
Di Pulau Raijin, Tempatnya petir ungu yang selalu saja menyambar dimana-mana dengan tingkat bertahan hidup yang sangat berbahaya. Han dan Kuro sedang menunggu kedatangan Kaido saat ini setelah 3 hari berlayar menuju kesini.
*Bzzrtt*JDUARR*JDUARR*JDUARR*. Bunyi Suara Petir Yang Selalu Menghantam Pulau Raijin
Aku pun merasa bersalah karena mengajak Kaido berduel di Pulau Raijin yang paling berbahaya ini dan Kuro juga ikut mengeluh karena dirinya tidak bisa terbang bebas di Pulau Tersebut.
"Dasar Tuan Tolol, Kalau mau memilih tempat itu sesuaikan dulu lokasi pulaunya. *Kwakk!*".Pekik Kuro yang dengan Kesal dan Berada di Tangan Kanan ku sambil menunggu kedatangan Kaido
"Baka, Ku pikir pulau ini yang paling aman untuk berduel dibandingkan 2 pulau yang lain".Ucapku yang dengan Santai dan Menghindari beberapa Petir Ungu yang berusaha untuk menyambar ku
Tiba-tiba saja, Di atas langit kami berdua merasa bahwa ada hawa yang sangat berbahaya dengan kemunculan Seekor Naga Biru yang dilapisi oleh beberapa Awan Hitam di sekeliling Tubuhnya.
"Wahh, Sepertinya dia telah datang".Ujarku yang sambil Tersenyum Tipis dan Merasakan bahwa keberadaan Aura Kaido sama berbahaya seperti menghadapi Akagami No Shanks
*BOOOMM!!!*. Bunyi Seseorang Yang Terjatuh
Kuro merasa merinding melihat tubuh besar milik Kaido yang membawa Senjata Gada Besi Hitam serta Sebotol Besar Sake dihadapan ku. Han saat ini hanya menatap datar Tubuh Kaido dan Kami akhirnya saling bertatapan mata satu sama lain.
'Hmm, Tak ku sangka dia sekuat itu ya!'.Pikirku yang dengan santai dan Bersiap dengan kedua mataku berubah menjadi Sharingan
Kaido lalu memperhatikan bahwa di Pulau Raijin ini hanya ada Han bersama Burung Gagaknya.
"Wororororo...! Apakah kau bocah yang bernama Uchiha D. Han? Seseorang yang menantang duel beberapa hari yang lalu!".Tanggap Kaido saat ini yang menatap ku dengan menyeringai tajam
"Ya, Itulah aku".Ujarku dengan suara yang Dingin
"Cih, Kau terlihat membosankan untuk Seorang Rookie yang hanya dilatih oleh Si Rambut Merah. Bukankah, Ninja itu sangat lemah ya".Ucap Kaido yang memikirkan beberapa Orang Ninja yang ada di Wanokuni sebagai Penjaga Orochi
"Hoy, Coba Katakan Sekali Lagi. Bajingan".Ujarku yang dengan Geram dan Mengeluarkan Aura Haki + Chakra secara langsung dari Tubuh ku
Han saat ini memegang 2 Katana berwarna Putih dan Cokelat sambil menatap tajam ke arah Kaido. Lalu kami berdua menggunakan Haki untuk bisa saling beradu serangan satu sama lain.
"Nitouryuu : Raikiri!!!".Pekikku yang melapisi Dua Katana milikku itu dengan Petir Biru serta Kedua Haki (Busoshoku No Haki + Haoshoku No Haki)
"Raimei Hakke!!!".Pekik Kaido yang melapisi Gada Besi Hitam miliknya dengan Petir juga + Dua Haki yang sama sepertiku untuk beradu Bentrokan
*DENTRANGG*NGWUNGG*BZRRTT!!!*. Serangan Kami Berdua Saling Beradu Dengan Petir Hitam (Aura Haki) Yang Muncul Di Sekeliling Keduanya
Pulau Raijin saat ini menjadi Terguncang dengan Langit Terbelah menjadi Dua serta Petir Ungu di Pulau semakin menyambar kuat dimana-mana.
"Wahh, Tak ku sangka hakimu di tahap seperti ini ya. Bocah!".Pekik Kaido yang sambil Tersenyum Lebar dan Terus mencoba mendorongku
"Kau juga kuat ya, Paman Berkumis Aneh".Ujarku yang sambil Tersenyum Lebar dan Berusaha saat ini beradu Bentrokan Serangan dengan Kaido
Kedua Katana ku Dan Gada Besi hitam Kaido saat ini berusaha untuk beradu Bentrokan Satu Sama Lain dengan sangat Sengit sekali. Sementara itu, Kuro sudah ku suruh untuk mengawasi langsung ke sekeliling Pulau Raijin karena takut ada yang ikut campur dalam urusan pertarungan duel ini.
'Sial, Ini tidak akan selesai...'.Pikirku yang sudah terpukul mundur oleh Serangan Kuat dari Kaido
*BRUAKHH*SWUUSHH*GUBRAK!!*. Bunyi Tubuh Han Yang Terlempar Sampai Menabrak Gunung
Aku lalu muntah darah karena rasa sakit dari Duel Serangan Pertama yang dimenangkan Kaido.
"*Uhuk,*Uhukk*Huwekk!!* Sial...".Gumamku yang berwajah pucat dan Mengeluarkan darah yang lumayan banyak dari Mulut ku
"Cih, Bocah itu lumayan juga ya!".Tanggap Kaido yang Kedua Tangan miliknya Kesemutan dan Ada Darah yang mengalir di masing-masing Jarinya
Han merasa bahwa Serangan milik Kaido tak jauh berbeda dengan Serangan Andalan milik Shanks yang sama-sama menggunakan konsep Haki.
"Oe, Bocah Ninja! Coba serang tubuhku dengan kekuatan terkuat yang kau punya...".Ucap Kaido yang sambil Tersenyum Remeh dan Membuka kedua lengannya secara lebar-lebar
"Baiklah, Jika itu yang kau mau. Dasar Belut Biru Sialan...".Ujarku yang mempersiapkan Energi dari Chakra yang ku miliki dengan sangat Kuat
Han saat ini mengeluarkan Teknik Rasengan Biru Raksasa di tangan kanannya ke Atas sedangkan Chidori Biru di tangan kirinya ke Bawah.
"MAJULAH!!!".Pekik Kaido yang tersenyum lebar
"Cho Oodama Rasengan + Chidori!".Pekikku yang menyatukan 2 Serangan Khusus tersebut untuk Menghantam Langsung Tubuh Kaido
*DABOOMMM*BZZRTT*SWUSHH*BRUAKK!!!*.
Kaido untungnya sempat melihat sekilas masa depan yang sangat berbahaya dan Seluruh tubuh miliknya dilapisi oleh Haki Penguatan karena dia akan terlempar jauh dari Pulau serta Tenggelam di Lautan. Jika serangan kuat itu menghantam tubuhnya secara langsung tanpa perlindungan.
"Kugh, UARGHH...! Apa-apaan Bocah Itu...!".Pekik Kaido yang Tubuhnya Berdarah di bagian Perut serta Mengalami Luka yang lumayan Parah
Kaido lalu tercengang melihat senyum iblis yang ada di wajah Han dan Khodam dengan 3 Manusia Kuat yang ada di balik Tubuh ku. Muncul sosok 1 yaitu Oden dengan kedua pedang yang ku miliki, sosok 2 yaitu Shanks dengan kekuatan ku yang hampir setara dengannya, serta sosok 3 yaitu Gol D. Roger dengan Aura Kuat yang dimilikinya.
"Ayo kita lanjutkan pertarungan duel ini, Pak Tua Sialan...".Ujarku yang dengan nada Dingin
Kaido merasa bahwa level Han sudah berada di tingkat para Yonkou yang sekarang dan Dirinya merasa Bahagia serta Tersenyum Lebar sekali.
"Worororo... Jangan sombong dulu kau Bocah, ini baru saja dimulai ya!".Tanggap Kaido yang sambil Tersenyum Tipis dan Berdiri kembali setelah dia sempat jatuh terduduk oleh Serangan ku
Kami berdua saling bertukar senyuman dan Saat ini berniat untuk membunuh satu sama lain. Aku dan Kaido pun saling beradu bentrokan serangan senjata dengan sengit di Pulau Raijin. Kami saat ini memiliki 3 Elemen Kekuatan yang sama yaitu Api, Petir, dan Angin. Lalu serangan senjata yang saling beradu bentrokan terus berlanjut selama 1 hari penuh dengan banyak bekas Luka yang kami berdua alami di Tubuh Masing-masing.
/Beberapa Jam Kemudian/
Hari Kedua Di Pulau Raijin, Aku dan Kaido saat ini mengalami Luka yang cukup parah di tubuh kami masing-masing dengan darah yang merembes di beberapa bagian tubuh yang kami miliki.
"*Hosh,*Hoshh...!* Tak ku sangka bahwa kau bisa bertahan sampai sejauh ini, Bocah!".Pekik Kaido yang sambil Tersenyum Lebar dan Mengalami adrenalin yang sangat luar biasa
"*Hoshh,*Hosh...* Aku tidak berharap bahwa kau memiliki daya tahan tubuh yang sangat luar biasa ya, Kaido".Ujarku yang terengah-engah juga sama seperti Kaido sambil Tersenyum Tipis
"Baiklah, Ini sudah cukup bermain senjatanya dan Aku akan lebih serius lagi untuk menangkap atau membunuh mu saat ini juga".Ucap Kaido yang di tubuhnya dikelilingi oleh Aura Biru yang sangat Kuat dan Berubah menjadi Mode : Naga Biru
*GROOAAARRRR!!!*. Bunyi Suara Teriakkan Kaido Dalam Bentuk Naga Biru di Atas Langit Raijin
Han saat itu hanya menatap datar saja Naga Biru Raksasa yang terbang tinggi di atas Langit. Petir Ungu masih terus saja menyambar di Pulau ini dan Aku serta Kaido sama-sama sudah terkena Sambaran Petir Ungu di atas Langit tersebut.
"Boro Breath!!".Pekik Kaido (Naga Biru) yang saat ini menyemburkan sebuah nafas api raksasa ke arahku seperti sebuah Laser untuk menyerang ku
"Ittouryuu : Tatsumaki".Ucapku yang melakukan sebuah putaran kuat dengan pedang cokelat ku
__ADS_1
*BWOOSHH*SWUNGG*BRASHH!!*.
Serangan Laser Nafas Api Naga milik Kaido saat itu berhasil ku tangkis dengan Badai Angin Hijau Raksasa yang ku buat. Naga Kaido tidak tinggal diam dan Langsung saja menyerang sekali lagi.
"Kamaitachi!!".Pekik Kaido (Naga Biru) yang saat ini langsung menembakkan beberapa gelombang pemotongan dari cakarnya langsung ke arahku
*SWISSHH*SWISSHH*SWISSHH!!*Trangg!*
Han saat itu berhasil menghindari beberapa bilah angin pemotong tersebut serta memotong juga Serangan Cakar milik Naga Biru Kaido tersebut.
"Sial, Itu hanya untuk memancingku ya!".Pekikku yang Terkejut dan Melihat Kaido (Naga Biru) yang saat ini membuka mulutnya lebar-lebar langsung untuk mencoba melahap Tubuh milikku
Aku langsung saja mencoba menghindari dengan cepat Gigitan tersebut meski Tangan Kiriku saat itu terkena Gigi Tajam milik Naga Biru Kaido.
"Ugh, Arghhh... Sialan!".Pekikku yang memegang tangan kiri ku dengan Darah mengalir lumayan banyak meskipun Haki Penguatan yang ku miliki sempat melindungi Serangan dari Gigitan Kaido
Han yang waktu itu masih memegang tangan kiri miliknya dengan kesakitan, Saat ini menjadi kaget melihat Kaido mencengkram seluruh tubuhku ini dengan cakar besar Naga Biru Miliknya.
"Matilah Kau, Bocah!".Pekik Kaido yang siap saat ini membanting Tubuhku ke tanah Pulau Raijin
Han yang waktu itu masih merasakan kesakitan di bagian lengan kirinya, Tak bisa mengelak dan Tersenyum tipis karena rencana miliknya telah berhasil. Kaido terkejut melihat batang pohon di Genggaman Cakar Naga Tangan Kanan miliknya dan Posisi Tubuh ku yang asli saat ini berada di atas Kepala Naga Birunya dengan bersiap-siap untuk melancarkan serangan terkuat ku. Kaido secara tak sadar sudah terkena Genjutsu (ilusi mata) yang membuatnya terlihat akan menang.
"Sialan, Aku berhasil ditipu ya!".Pekik Kaido yang dengan kesal dan Melihatku ada di atas kepala miliknya dengan Serangan Dua Pedang ku
"Nitouryuu : Hiryuu Kaen!!!".Pekikku yang kedua bilah Katana ku dilapisi oleh Api serta 2 Haki yaitu Busoshoku + Haoshoku dengan sangat Kuat
*SLASHHH!!*BLARRR*JRASSHHH!!!*.
Tebasan Dua Pedangku berhasil menembus kulit Naga Kaido dan Membuat kepala/wajah Naganya itu berdarah dengan luka (X) yang cukup Parah.
*GUSRAKK!!!*. Bunyi Tubuh Naga Raksasa Kaido Yang Terhempas Ke Tanah Pulau Raijin
Kondisi Kaido terluka lumayan Parah dan Kedua matanya saat ini tertutup tak sadarkan diri. Han saat ini mendarat di tanah dengan nafas yang tak beraturan dan Melihat kondisi tubuhnya saat ini Terluka lumayan parah juga meskipun memiliki kemampuan regenerasi tubuh. Aku sekarang ini menggunakan konsep Chakra seperti Naruto Vs Pain dengan mengisi selalu Energi Chakra milikku kepada Tiga Klon Bayangan ku yang bersemedi di berbagai ujung Pulau Raijin. Energi Haki milikku sudah habis dan Butuh waktu sekitaran sepuluh menit untuk bisa pulih kembali. Sekarang sudah malam dan Aku sangat kelelahan karena hampir 2 hari bertarung melawan Kaido di Pulau ini.
"Sial, Ku harap dia pingsan cukup lama".Ucapku yang terengah-engah dan Jatuh terduduk sambil melihat 2 Pedang ku yang masih baik-baik saja
Han yang sedang beristirahat sejenak tiba-tiba saja dikejutkan oleh Kaido yang tersadar kembali dan Aku terpaksa untuk melawannya tanpa Haki dengan kekuatan Chakra yang ku miliki.
"Wororororo, Bocah. Kau boleh juga ya!".Tanggap Kaido yang wajah / kepala Naga Birunya itu terus mengalirkan darah akibat Serangan Kuat ku
"Cih, Kau belum mati ya. Kaido".Ujarku yang saat ini tersenyum tipis dengan sinar bulan bersinar di Pulau Raijin meskipun Petir Ungu masih Ada
"Serangan Haki mu itu tidak bisa membunuhku meskipun Aku mengalami Luka di dalam tubuh bagian wajahku".Ucap Kaido yang dengan Santai dan Bersiap-siap untuk menyerang ku kembali
'Hmm, Haruskah aku menggunakan itu sekarang. Tetapi, Tubuh ku tak bisa menahan energi Chakra itu terlalu lama dan Hanya butuh waktu 1 jam itu batasan ku dalam menggunakan kekuatan yang ku sembunyikan selama ini...'.Pikirku yang saat ini dengan Serius dan Melihat Kaido (Naga Biru) yang sedang terbang melesat ke arahku
Han langsung menghindari serangan Kaido dan Terkejut saat melihat 4 Badai Angin Raksasa + Petir yang menyambar di sekeliling tubuh Naga Biru milik Kaido. Aku berusaha melarikan diri dari berbagai Serangan Kuat yang Kaido lancarkan.
'Sial, Aku tak bisa untuk terus-menerus melarikan diri darinya...'.Pikirku yang merasa terpojok dan Kaido (Naga Biru) bersiap untuk mengigit ku
*TRANG!!!*. Bunyi Suara Bentrokan Benda Tajam
Aku pun menggunakan kedua pedangku ini untuk menahan Gigi Tajam Kaido (Naga Biru) dan Saat ini kami berdua beradu kekuatan. Tanpa sadar, Aku melihat sekilas masa depan dengan kedua mataku yang hitam biasa. Dimana kedua tangan ku ini akan putus dan salah satu pedang ku akan patah bilahnya, Lalu dengan cepat aku langsung saja menghindari Gigitan Kaido (Naga Biru) dan Kaget saat melihat bahwa Bilah Pedang Cokelat ku patah sedangkan Kedua Tangan ku berhasil selamat dari Gigitan Taring Tajam milik Kaido.
Kaido (Naga Biru) mencoba menyerang ku sekali lagi dengan Gabungan 3 Elemen miliknya. Tetapi, Aku berhasil menghindari serangan tersebut dan Itu semua berkat penglihatan masa depan yang ku miliki. Aku terus berusaha untuk menghindar dari Kaido (Naga Biru) selama 10 Menit dan Itu semua ku lakukan untuk mengulur waktu.
"Yosh, Kau sudah bisa menggunakan kekuatan itu lagi. Diriku yang asli".Ucap 1 Klon Bayangan ku yang di dalam batin ku dan 2 Klon Bayangan ku yang lain juga sudah mengumpulkan banyak Chakra khusus untuk diriku yang Asli
Ini sudah jam 12 malam dan Aku langsung saja berdiam diri dengan Kaido (Naga Biru) yang saat ini menatapku dengan raut wajah bingung.
"UWAAAAHHH....!!!".Teriakku yang dengan Kuat dan Tubuhku saat ini dilapisi oleh Chakra Hijau yang sangat Luar Biasa dengan 3 Klon Bayangan ku yang akhirnya Menghilang dari Tempatnya
Uchiha D. Han saat ini menggunakan Wujud dari Susano'o miliknya yang membentuk Humanoid Raksasa dengan Kerangka Tulang yang terlihat keren dan Saat ini wujudnya benar-benar terlihat seperti Dewa Perang yaitu bentuknya Tengu + Kedua Sayap di belakang Punggungnya dengan Senjata Pedang Mata Bor Di Tangan Kanannya.
Kaido (Naga Biru) itu terkejut saat melihatku yang menyimpan kekuatan yang sekuat ini dengan ada sosok Dewa raksasa yang sebesar 100 meter ada di depannya. Kedua mataku juga sudah berubah menjadi Mangekyou Sharingan. Tanpa disadari oleh keduanya yang sedang berduel di Pulau ini, Ada ratusan kapal dari berbagai lambang di layar milik Angkatan Laut dengan jumlah kapal perang 50 dengan dipimpin oleh Admiral Kizaru serta 7 Wakil Admiral Angkatan Laut seperti Monkey D. Garp, Smoker, Momonga, Doberman, Yamakaji, Tsuru, dan Momousagi. Para Pasukan Angkatan Laut itu sedang mencoba untuk mendekat dan Beberapa laksamana muda juga ikut seperti Hina yang mengikuti Smoker karena adanya Uchiha D. Han yang terlibat langsung insiden besar saat ini.
Lalu Bajak Laut Yonkou Big Mom juga membawa 1 Kapal Perang Besar miliknya dengan setengah Anaknya juga ikut seperti 3 Komandan Manis dan Para putranya 12 Orang serta Putrinya 8 Orang. Adapun, 20 Kapal Perang besar milik Bajak Laut Yonkou Kaido yang saat ini mendekat juga kearah Pulau Raijin yang dipimpin langsung oleh King bersama juga Jack serta 3 Anggota Tobiroppo. Sepertinya, Mereka semua akan memulai perang juga di sekitaran Pulau Raijin dan Tak hanya itu saja bahwa diam-diam di sisi lain Pulau Raijin ini ada 2 Kapal Pasukan Revolusioner yang sedang memantau perkembangan dari Jarak Jauh saat ini yang dipimpin oleh Sabo, Koala, dan Betty.
...****************...
Sementara itu, Han dalam wujud Susano'o Hijau miliknya saat ini menyerang Kaido (Naga Biru). Aku menggunakan pedang bor untuk memukul, menebas, serta menusuk tubuh Naga Kaido.
"Kurang Ajar, Kau Bocah!".Pekik Kaido yang saat ini dengan Kesal dan Tak terima dipermainkan
"Rasakan ini, Kaido!".Tanggapku yang melakukan gerakan tusukan dan ratusan jarum tajam saat ini melesat dengan cepat ke arah Kaido (Naga Biru)
*Tsukk*Tsukk*Tsukk*Tsukk*Tsukk!!!*
Ratusan Jarum Chakra Hijau milikku berhasil saat ini menembus kulit Naga Biru Kaido dan Saat itu menciptakan luka yang cukup banyak jumlahnya dengan darah mengalir di Tubuh Naga Kaido.
'Sialan, Aku tanpa menggunakan Haki sekalipun masih bisa menembus sisik kulit Naga Kaido ya. Kekuatan ini benar-benar luar biasa!'.Pikirku yang tersenyum tipis dan melempar Pedang Bor ku ke Atas Langit yang melayang jauh di udara
"Ugh, Itu sakit sekali. Dasar Ninja Brengsek".Ucap Kaido yang dengan kesal sekali dan Mencoba untuk melepaskan Jarum Hijau Tajam yang ada di Tubuh Naga Biru Raksasa miliknya
"Ayo kita bermain-main, Kaido".Ucapku dengan Tersenyum Licik dan Menyerangnya kembali
Aku yang dalam keadaan bentuk Susano'o Hijau saat ini memegang Ekor Naga Biru Kaido sambil memutarkan sebanyak puluhan kali dengan petir ungu ikut menyambar Tubuh Naga milik Kaido.
*WUNG*WUNG*WUNGG*JDUARR!!*. Bunyi Suara Putaran Tubuh Naga Kaido Yang Ku Lempar Ke Atas Langit Pulau Raijin Dengan Sambaran Petir Ungu Yang Sangat Dahsyat Mengenainya
Kaido (Naga Biru) merasa pusing serta kesulitan untuk tersadar dengan Hantaman Petir Ungu juga yang berasal dari Pulau Raijin ini. Lalu Han yang dalam Mode Susano'o Hijau melompat tinggi ke udara dengan Kaki Raksasa miliknya dilapisi oleh Petir Biru menginjak langsung tubuh Kaido (Naga Biru) yang masih terbaring di tanah pulau ini.
*DUAGHH!!!*.
Kaido (Naga Biru) merasa kesakitan diinjak saat ini oleh Han (Susano'o Hijau) dengan Kepalanya yang langsung tertancap di Pulau Raijin tersebut. Pada saat itu, Aku mencengkram erat leher Naga Kaido serta melakukan lompatan tinggi di udara dan Langsung membanting Tubuh Kaido dengan Gerakan Smack Down yaitu 'Chokeslam'.
*SWUUNGG*GUBRAAKKK!!!*. Bunyi Keras Suara Hantaman Kaido (Naga Biru) Yang Terhantam Sekali Lagi Di Tanah Dan Han (Susano'o Hijau) Yang Saat Ini Berdiri Dengan Menatapnya Datar
Han pun masih memerlukan waktu bermain-main dengan Kaido (Naga Biru) yang merasa tubuhnya sangat kesakitan di siksa oleh ku berkali-kali. Aku Meninju, Menendang, Menusuk dengan Senjata, dan Membanting Tubuh Kaido (Naga Biru) saat ini dengan kondisi Pulau yang Kacau Balau serta Hampir Tenggelam oleh Perbuatan ku. Pada saat itu juga, Kaido (Naga Biru) benar-benar Pasrah + Tersiksa karena Han benar-benar Mengerikan.
"Yosh, Ini Serangan ku yang Terakhir!".Tanggapku yang sudah hampir Satu Jam bertarung dengan Kaido (Naga Biru) yang terlihat Babak Belur
__ADS_1
Kaido (Naga Biru) terbang di udara dan Sekarang sudah bersiap mengeluarkan Nafas Apinya dari Atas Langit Pulau Raijin. Akan tetapi, Serangan Laser Api Raksasa miliknya itu tidak menembus Pertahanan Tubuh Susano'o milikku yang sangat Kuat sekali dan Itu hanya sedikit menggoresnya.
'Sial, Bagaimana bisa dia memiliki kekuatan yang sangat kuat sekali?!'.Pikir Kaido (Naga Biru) yang sangat Kesal sekali dengan Kemampuan ku
Kaido (Naga Biru) saat itu sudah banyak sekali menggunakan berbagai macam cara untuk bisa menembus ketahanan Tubuh Susano'o milik Han yang sangat Kuat. Kaido saat itu sudah berusaha untuk mencoba Menggigitnya, Melilitnya, serta juga Melancarkan Serangan 3 Elemen miliknya ke arah Tubuh Susano'o Hijau milik Han. Tetapi, Hal itu sia-sia karena ketahanan tubuh Susano'o Han bagaikan besi yang tak akan pernah Hancur.
"Selamat Tinggal... Kaido".Ujarku (Susano'o Hijau) yang sudah saat ini melingkarkan kedua tangan ku di Leher Kaido (Naga Biru) dari ketinggian 300 Meter dan Mengajaknya untuk turun bersamaan dengan menghantam tanah di Pulau Raijin
Han menggunakan gerakan Smack Down yaitu 'RKO' dalam wujud Susano'o Hijau untuk terakhir kalinya dengan menyerang Kaido (Naga Biru).
*SWUUNGG!!*KABOOOOOMMM!!!*. Bunyi Suara Keras Dengan Dua Tubuh Raksasa Diantara Han (Susano'o Hijau) bersama Kaido (Naga Biru) Yang Saat Itu Menghasilkan Gempa Besar Serta Pulau Raijin Menjadi Goyah Akibat Kedua Monster Ini
"UAARGGHH...!!".Teriak Kaido (Naga Biru) dengan suara yang sangat Kesakitan sekali
Kaido (Naga Biru) mengalami Luka Parah Akibat Bantingan Tubuh dari Atas Langit dan Saat ini dia merasakan Sakit yang Luar Biasa serta Pingsan Tak Sadarkan Diri kembali ke bentuk Aslinya. Han saat itu sudah kembali Normal juga dan Muntah banyak sekali Darah + Chakra di Tubuhnya sudah Habis Total dengan Terbaring Lemah di Tanah.
'Sial, Pandangan mata ku sudah mencapai batas ya!'.Pikirku yang dengan Kelelahan sekali
Han dan Kaido pun sama-sama terbaring lemah di atas Tanah dengan Tubuhnya yang berlumuran Darah. Pertarungan kami berdua membuat tanah menjadi Rata serta beberapa Gunung Hancur. Ini sudah Jam 1 Pagi Lewat dan Hari ini benar-benar Gelap Gulita dengan hanya sinar bulan serta petir ungu yang masih menyinari Pulau Raijin. Burung Gagak Hitam ku (Kuro) sudah menghilang karena aku kehabisan Energi Chakra sedangkan Haki ku sudah pulih meskipun energinya masih setengah.
"*Hosh,*Hoshh...* Ini benar-benar melelahkan ya. Tak ku sangka, kau bisa sekuat itu...".Ujarku yang saat ini kelelahan dengan berbaring di tanah dan merasakan bahwa Kaido sudah tersadar kembali
"*Huff...* Kau sangat kuat ya, Bocah! Aku mulai mengakui mu bersama orang-orang tertentu dan Kau mungkin lawan terberat ku selama ini".Ucap Kaido yang mencoba bangkit berdiri meskipun di Tubuhnya mengalami beberapa Luka Sayatan
Kaido pun mulai bangkit berdiri kembali dengan wujud yang berbeda dan Dirinya masuk ke Mode Hybrid dengan penampilan tubuhnya itu berubah menjadi lebih menakutkan. Manusia setengah Naga Biru yang membuatnya terlihat Sangar.
'Sial, Dia menyembunyikan kekuatan itu selama ini ya!'.Pikirku yang dengan kesal melihatnya
"Aku tak percaya kau memaksa ku menggunakan Wujud ini ya, Uchiha D. Han".Ucap Kaido (Hybrid) sambil Tersenyum Menyeringai Lebar
Han juga mencoba berdiri kembali dengan satu pedang (Shirayuki) yang dimilikinya sambil terus menatap Kaido yang Tersenyum Tipis melihatku.
'Aku sudah dilatih oleh para monster itu selama 1 tahun lebih, Kenapa juga aku harus menyerah di tempat ini...?!'.Pikirku yang dengan kesulitan dan Saat ini mencoba kembali berduel dengan Kaido
Aku pun teringat beberapa anggota dari kru Bajak Laut Akagami No Shanks yang melatih ku dengan keras. Han sebenarnya sudah paham konsep dari 3 Haki tersebut dan Itulah mengapa dirinya hanya perlu mengontrol energi serta meningkatkan Haki tersebut ke level yang lebih Jauh meskipun gagal dalam Haki Kenbunshoku No Haki untuk melihat masa depan. Tetapi, Sekarang dirinya sudah tau bahwa Haki akan bertambah lebih kuat lagi jika ia melawan Orang yang lebih Kuat darinya.
"Ayo Kita Mulai Kembali Duelnya, HAN...!!!".Teriak Kaido (Hybrid) yang dengan penuh semangat
"Tentu Saja, KAIDO!!!".Teriakku yang juga dengan penuh Semangat mencoba Menyerangnya lagi
*DENTANGG*Trangg*Tringg*Srangg*Sringg!!*
Duel kami berdua dengan beradu bentrokan dari Senjata semakin memanas dan Han saat ini pun masih bertahan dari berbagai Serangan Ganas yang dilancarkan oleh Kaido secara Brutal.
/Beberapa Jam Kemudian/
Pagi sudah semakin cerah di luar Pulau Raijin dan Aku berhasil ditumbangkan oleh Serangan Kuat Kaido dengan Kedua Mata ku memutih serta juga Tubuh ku yang beberapa Tulangnya Hancur.
"Worororo... Ini benar-benar kejadian yang sangat menyenangkan sekali".Ujar Kaido (Hybrid) yang terduduk di atas Batu Besar dengan memegang Botol Sake Besar miliknya dan Langsung saja dia Meminum Sake tersebut dengan Senang Hati
Kaido (Hybrid) saat ini merasa akan Mabuk dan Di Luar Pulau Raijin terdapat kerusuhan dengan banyak Kapal Perang dari Angkatan Laut, Bajak Laut Yonkou, dan Pasukan Revolusioner memulai Perang di Lautan Awal Dunia Baru ini satu sama lain dengan mendekat ke arah Pulau Raijin.
"Sial, Padahal baru saja aku ingin Mabuk".Gumam Kaido (Hybrid) yang dengan Kesal dan Jalannya tertatih-tatih akibat Terluka Parah + Mabuk
*Tsingg*NGWUSSSHHH!!!*.
Kaido (Hybrid) saat inipun baru selesai meminum setengah botol Sake, Lalu tiba-tiba saja Aura Raja Han bangkit kembali dengan Pulau Raijin serta Bagian Luarnya terkena efek dampak tersebut.
"Mau Kemana Kau, ikan sapu-sapu sialan".Ujarku yang dengan Kesal dan Darah ku mulai mengalir merembes di beberapa bagian Tubuh ku
"Kau... Kenapa masih bisa bangkit?".Tanya Kaido yang dengan tercengang melihat ku dan Dirinya tau bahwa Han berada di ambang Kematian
"Bacot, Aku tak akan menyerah sedikitpun. Ayo kita berduel kembali".Ujarku yang dengan Kesal
Kaido (Hybrid) tiba-tiba saja memuntahkan darah lumayan banyak dan Dirinya juga sudah berada di ambang batas. Kami berdua berduel berlangsung hampir selama 3 hari dengan kondisi Tubuh yang tidak memungkinkan untuk Hidup. Aku dan Kaido hanya bisa tersenyum tipis untuk bisa mengakui kemampuan masing-masing, Han saat ini merasa berterima kasih kepada seorang dewa yang telah memberikan Hidup serta Tubuh Sekuat ini. Aku dan Kaido saling menatap untuk terakhir kalinya.
'Shanks, Aku pinjam kekuatan mu...'.Pikirku yang sambil Tersenyum Tipis dan Mengingat semua tentang yang ku pelajari selama ini bersama Para Anggota Kru Bajak Laut Akagami No Shanks
Di detik-detik terakhir ini, Aku malah kepikiran si Jeki Bodoh itu dan Serangan 1 Pedang ku kali ini untuk terakhir kalinya menutup duel tersebut.
"Ya, Mari kita akhiri ini semua".Ujar Kaido (Hybrid) yang sepertinya sudah sangat kelelahan sekali
Kaido lalu mengumpulkan Energi Haki dari Haki Busoshoku + Haki Haoshoku dan Petir Ungu di Ujung Senjatanya untuk terakhir kalinya. Han saat ini juga mengumpulkan Energi Haki yang Besar di bilah Tajam Pedang Shirayuki miliknya yaitu Haki Busoshoku + Haki Haoshoku dan Api Merah yang sangat panas untuk terakhir kalinya. Han sempat tak sadarkan diri selama beberapa menit akibat Serangan Kaido Hybrid yaitu 'Gundari Ryuseigun' dan Pingsan karena terkena Serangan telak dari 'Kosanze Ragnaraku' yang membuatku tumbang.
"Daiitoku Raimei Hakke!!!".Pekik Kaido yang saat ini menyerang ku untuk terakhir kalinya
"Kamusari!!!".Pekikku yang juga ikut Melancarkan Serangan Terkuat untuk terakhir kalinya
*DENTRANGG*BOOMSHH*BZRRTT!!!*.
Bentrokan Serangan Kami Berdua Menyebabkan Langit Terbelah Menjadi Dua Serta Lautan Dunia Baru Juga Mengamuk Menjadi-jadi. Bahkan, Di Pulau Raijin Petir Ungu Yang Menyambar Lenyap Dalam Sekejap Mata Dan Orang-orang Yang Saat Ini Sedang Berperang Di Pagi Hari Menjadi Ikut Terdiam Dengan Bentrokan Kuat + Sengit Ini.
"Bocah Ninja, Apa Impian Mu Yang Sebenarnya Di Dunia Ini?".Tanya Kaido Yang Dengan Serius
"Aku Akan Menciptakan Sebuah Kerajaan Dimana Semua Makhluk Hidup Bisa Hidup Bahagia Tanpa Khawatir Akan Peperangan Ataupun Ancaman Dari Dunia Luar!!!".Teriakku yang dengan penuh Semangat Membara dan Terus Menyerang Kaido
Kaido (Hybrid) merasa tercengang dengan tekad dan impian yang telah ku ucapkan. Kami berdua masih beradu Senjata dengan tak bersentuhan satu sama lain dan Aura Haki Raja (Petir Hitam) yang sangat Kuat sekali di sekeliling kami berdua.
"Shanks...".Gumamku Pelan yang sudah lelah dan mencapai batas ku dengan pandangan mata ku yang memutih + mengeluarkan darah banyak
Hal terakhir yang Han ingat adalah Shanks yang Tersenyum Tipis dan Serangan Duel Ku dengan Kaido untuk terakhir kalinya berakhir imbang. Aku yang terduduk tak sadarkan diri dengan pedang putih tertancap di dekatku dan Kaido yang juga Terbaring Lemah di Tanah dengan Tubuh yang tak bisa digerakkan kembali karena Luka Parah yang ada di Bagian Dalam Tubuhnya mengalami beberapa patah tulang seperti ku juga.
"Oya, Oya. Bukankah, Kalian berdua sama-sama Monster ya".Gumam Kizaru yang sudah berada di dekatku dengan bersikap Santai sekali
Kondisi tubuh Han benar-benar terluka patah dan Terlihat hampir Meninggal sedangkan Kaido saat ini masih bisa bernafas meskipun tubuhnya tidak bisa bergerak sama sekali karena luka di dalam Tubuhnya terlalu Parah akibat duel yang hampir 3 hari melawan Uchiha D. Han. Kami berdua sudah tidak bisa bertarung sama sekali (Seimbang) dan Tubuh ku sudah putih pucat dengan kedua mata ku mengalirkan lumayan banyak Darah. Tetapi, Han tetap tersenyum meskipun diambang batas untuk meninggal dunia di hari ini Juga.
Dirinya melihat bahwa Pulau Raijin benar-benar mengalami hancur Total dan Han beserta Kaido saat ini sama-sama tak sadarkan diri dengan luka serta Darah tersebar banyak sekali di Tanah. King tiba-tiba muncul dan mencoba menyerang Kizaru yang berada di dekat tubuhku. Keduanya saat ini beradu serangan satu sama lain sedangkan Jack mencoba membopong tubuhnya Kaido meskipun dirinya menatapku dengan Tatapan Mata Tajam. Katakuri diam-diam mencoba untuk membawa Tubuh ku tetapi dihentikan oleh Sabo yang ada di Pulau Raijin ini juga. Sementara itu, Garp dan juga Big Mom sedang berduel sengit di dekat Pulau ini dengan banyak orang saling bertarung satu sama lain untuk menangkap ku serta Kaido. Han yang sekarang sedang di tahan oleh Hina dengan besi hitam melilit tubuhnya serta Smoker mencoba untuk kabur membawa ku ke atas Kapal Perang milik Angkatan Laut. Kejadian hari ini benar-benar kacau dan Masuk ke dalam koran berita utama dengan judul Sang Ninja Misterius, Uchiha D. Han Tumbang di Tangan Yonkou Sang Binatang Buas, Kaido. Lalu tubuh ku saat ini di bawa oleh Kapal Perang Angkatan Laut menuju ke Penjara impel down, Perang di Pulau Raijin terhenti dengan Han yang berhasil tertangkap oleh Angkatan Laut dan Keseimbangan Dunia harus tetap Terjaga.
__ADS_1
To Be Continued ...