Si Ninja Misterius Di Dunia One Piece

Si Ninja Misterius Di Dunia One Piece
Sisi Baik Dan Sisi Jahil Seorang Ninja


__ADS_3

Pada saat ini di tengah Lautan East Blue dengan cuaca yang masih mendung terlihat ingin Hujan. Kapal Bajak Laut Yonkou Akagami No Shanks masih berlayar dengan Angin Kencang + Cuaca ekstrim dengan badai besar menerpa kapal.


"Fyuh~... Di cuaca yang buruk ini memang enak jika minum kopi pahit tapi hangat".Ujarku yang dengan santai menyeruput secangkir kopi hitam


"Bukankah kau biasanya minum susu cokelat ya, Itupun hampir setiap hari".Ujar Shanks yang saat ini sedang membaca koran dengan Tenang


"Ya, Itu karena cuaca di sore hari ini sedang buruk dan Aku terlalu bosan minum susu terus"Ucapku yang dengan Tenang dan Memainkan Ponselku


"Hehehe, Kalau aku lebih suka minum Teh hangat dibandingkan minum Kopi hitam jika Hujan turun seperti ini".Ujar Roo yang sambil Terkekeh dan Air Hujan mulai turun secara Deras sekali


"Bukankah merokok lebih baik jika sedang dalam cuaca buruk seperti ini...".Ujar Beckman dengan Terkejut melihat Shanks serta Anggota Kru yang lain langsung memelototinya secara Tajam


"Ehh, Apakah menghisap rokok senyaman itu ya?! Bukankah itu tak baik untuk kesehatan...".Ucapku yang dengan Penasaran dan Meminta rokok satu batang kepada Beckman tetapi tak dikasih


"Oy, Beck! Jangan mengajarkan hal yang buruk kepada pemuda ini".Ujar Shanks dengan Serius


"Ya, Aku paham kok!".Tanggap Beckman sambil langsung mematikan 1 batang rokoknya dan Saat itu menyimpan sebungkus rokok miliknya di Saku Celana Panjangnya dengan raut wajah datar


"Han-kun, Merokok itu tak baik. Kau seharusnya fokus untuk membentuk tubuhmu dan Latihan untuk menguasai 3 Haki milikmu agar lebih kuat dalam menghadapi orang-orang dunia baru di masa depan".Ujar Yasopp yang dengan Santai


"Oke!".Tanggapku yang dengan singkat


"Oy, Han! Berapa usiamu yang sekarang?".Tanya Shanks yang dengan penasaran


"Aku... 18 Tahun".Jawabku yang dengan Tenang


"Hmm, Kau 1 tahun lebih tua dari putraku ya".Ujar Yasopp yang tak menyangka usiaku masih muda


"Ehh, Ku kira kau sudah di atas 20 tahun. Soalnya, Kau sangat tinggi untuk anak seusiamu".Ujar Roo yang tampak terkejut mendengar usiaku saat ini


"Ya, Aku memang masih Muda".Ujarku yang saat ini dengan wajah serius dan Merasa bingung


'Cih, Aku nggak bisa menawari dia minuman sake favorit ku untuk Mabuk bareng ya... '.Pikir Shanks yang merasa Kecewa dan Menunggu 2 tahun lagi


"Shanks, Jangan coba-coba untuk mengajarinya cara meminum Sake yang kadar alkoholnya tinggi dan aneh itu".Ucap Beckman yang memperingati Kaptennya dengan raut wajah Serius


"Ya, ya! Aku tau itu. Bukankah, kita semua selalu berakhir telanjang bulat dengan kondisi konyol ketika meminum Botol Sake itu ya".Ujar Shanks yang mengingat 1 kejadian memalukan terjadi di masa lalu dan Minuman Botol Sake rasa Aneh itu masih ada di Ruang Penyimpanan Kapal


"Aku tak akan mau meminumnya lagi, Meskipun kau yang memerintahkannya Bos Besar".Ucap Hongo yang wajahnya memerah malu sekali


"Eh, Memangnya 1 kejadian memalukan seperti apa?".Tanyaku yang merasa Penasaran


"Lupakan saja!".Tanggap Semua Anggota Bajak Laut Shanks dengan raut wajah memerah malu


Han saat itu hanya bisa menggelengkan kepala dan Sepertinya itu terlalu memalukan untuk ku dengar serta diceritakan. Jadi, Kami semua yang saat ini sedang berkumpul di bagian Dapur Kapal yang ukurannya luas sedang melakukan aktivitas masing-masing sembari menunggu hujan reda.


"Oy, Han! Apakah kau sudah punya pacar?".Tanya Limejuice yang merasa penasaran


"Aku belum punya dan Tidak tertarik".Ujarku yang dengan Santai dan Fokus bermain Game Offline Subway Surfers di Smartphoneku


"Eh, Bukankah wajahmu sangat Tampan. Ku pikir kau sudah punya 1 atau memiliki banyak mantan pacar".Ujar Limejuice yang dengan Terkejut


"Aku mau jadi orang yang Kuat dan memiliki Uang banyak dulu. Setelah itu baru memikirkan masa depan yang cerah dengan Jodohku".Ucapku yang dengan Tenang dan Membuat semua orang yang ada di Atas Kapal ini Terdiam sejenak


"Dahahaha...!!! Palingan Tidak Ada Satu Wanita Pun Yang Mau Dengan mu!".Pekik Shanks yang sambil Tertawa Terbahak-bahak dan Mengejekku


"Maaf saja, Aku bukannya mau sombong".Ujarku yang langsung saja menunjukkan beberapa Foto Perempuan Cantik di Galeri Smartphoneku yang pernah ku temui atau Foto secara diam-diam


Shanks beserta Anggota Kru Bajak Lautnya saat itu terkejut dengan membuka rahang lebar ketika melihat Foto Perempuan Cantik + Seksi ada di Smartphoneku. Lebih terkejut lagi saat ada Foto Wanita Tercantik Di Dunia atau Si Ratu Bajak Laut Boa Hancock yang ku perlihatkan ke mereka. Han waktu itu mengambil Foto Boa Hancock secara diam-diam untuk dijadikan Koleksi di Ponselnya.


"Kau pasti secara diam-diam memotret foto para gadis itu tanpa sepengetahuan orangnya ya".Ujar Shanks yang langsung saja menuduhku


"Ya, Sebagian begitu sih".Ujarku dengan Jujur


"Tak ku sangka, kau bertemu dengan beberapa gadis yang cukup terkenal ya".Ujar Beckman yang kagum dengan kemampuan ku dalam menggaet Seorang Gadis dan Merasa bahwa Han saat ini bisa diajarkan untuk sesuatu yang lebih Dewasa

__ADS_1


Kami saling mengobrol satu sama lain dan Hujan di luar sudah berhenti. Akan tetapi, Hari ini sudah malam jam 18.30 di Smartphoneku. Han dan Roo sudah menyediakan banyak Nasi Putih yang baru selesai serta mulai memasak menu Kare + Udon sebagai sebuah hidangan Makan Malam.


...****************...


Keesokan pagi harinya, Building Snake berkata tadi malam bahwa tujuan kita yang selanjutnya adalah Pulau Loguetown yang dikenal sebagai Kota awal dan kota akhir yang pernah dikunjungi oleh Han beberapa bulan yang lalu.


'Lagi-lagi aku ke pulau suram itu ya !'.Pikirku yang dengan malas dan Melihat pulau Loguetown saat ini di depan mataku dengan Kapal yang berlayar mulai mendekat ke arah Pelabuhannya


"Yosha, Kalian Semua Aku Bebaskan Untuk Beli Apapun Di Pulau Loguetown Ini dan Kumpul Jam 2 Siang Ya!".Pekik Shanks yang membebaskan kegiatan kita semua di Pulau Loguetown ini


Lalu beberapa anggota bajak laut Shanks mulai menurunkan jangkar dan Memisahkan diri untuk menjelajahi Pulau Loguetown ini dengan senang.


"Hm, Enaknya kemana ya?!".Tanggapku yang saat ini masih bingung di atas Kapal dan Hanya ada sedikit saja Anggota Shanks yang menjaga Kapal


Semenjak kepergian Kapten Angkatan Laut yaitu Smoker dari Pulau Loguetown ini, Situasi disini menjadi tidak aman dan Banyak penjahat saat ini menjadi lebih leluasa melakukan aksi kriminal.


"Sial, Ini masih jam 8 pagi dan Aku bingung harus ngapain di pulau ini ya".Gumamku Pelan dan Saat ini sedang berjalan di Tengah Pulau Loguetown


Han melihat bahwa orang-orang warga disini ada yang terpesona melihat ketampanan wajahku ini dan Juga ada yang Ketakutan karena tau siapa aku yang sebenarnya. Aku benar-benar tak peduli dengan pandangan mata para warga Loguetown.


"Yo, Han-kun! Kau sedang apa?".Tanya Howling Gab dengan suara yang seram sekali


"Eh, Gab-san! Aku hanya sedang bingung".Ujarku yang terkejut melihatnya ada di dekatku


"Hmm, Begitu ya! Bisakah kau membantuku saat ini?".Tanya Howling Gab yang dengan Serius


Han terkejut dengan interaksi dari orang ini yang sangat jarang berkomunikasi denganku dan Ini adalah pertama kalinya Pria itu meminta tolong.


"Boleh, Mumpung aku sedang bosan".Ucapku


Kami berdua mulai berjalan bersama dan Saat ini memasuki area permukiman kumuh. Aku kaget saat melihat tempat tinggal yang kotor serta bau di daerah sini dengan adanya beberapa orang yang terlihat gelandangan dan Terkejut bahwa ada Panti Asuhan yang tempatnya sudah rusak parah dengan ada 6 orang anak kecil yang masih tinggal disini yaitu 3 anak laki-laki serta 3 anak gadis yang sedang terbaring lemah (Kelaparan).


"Hey, Kalian sedang apa? Dan Dimana Orang Tua Kalian?".Tanyaku yang dengan Tenang


"Kami sedang tertidur untuk menghilangkan rasa lapar di perut kami ini. Ada yang orang tuanya sudah meninggal serta ada juga yang dibuang oleh orang tuanya. Kami tinggal di Panti Asuhan yang rusak ini dengan kondisi seadanya".Ucap si Anak Laki-laki yang paling tua dengan Tubuhnya yang memiliki banyak bekas luka serta terlihat sangat kurus sekali dengan pakaian yang robek


Howling Gab hanya menggangukkan kepala saja meskipun banyak orang yang ketakutan saat ini melihat tampang wajahnya yang Menyeramkan.


'Aku berharap Han-kun tak terlalu lama perginya dan Mengapa mereka semua ketakutan ya?'.Pikir Howling Gab yang merasa Aneh serta Kecewa saat melihat banyak orang menghindarinya


Sementara itu, Han berlari melesat cepat sekali serta melompat-lompat seperti Seorang Ninja. Aku saat ini membeli banyak makanan dari satu toko ke toko lain dan Saat itu juga memborong banyak pakaian di Toko Pakaian dengan barang yang ku bawa di simpan ke dalam Penyimpanan Dimensi Khusus yang ada di Smartphoneku.


"Yosh, Akhirnya selesai juga".Ujarku yang saat itu sudah menghabiskan uang 5 juta berry


Han langsung saja berteleportasi ke permukiman kumuh warga Loguetown yang ada di Pinggir Sisi Ujung Pulau. Banyak orang gelandangan serta 6 anak yatim yang terkejut dengan kemunculan ku.


"Uwahh, Onii-san! Kau mengejutkan kami semua, Hebat sekali bisa langsung muncul".Ujar Seorang Gadis Kecil yang kondisinya terlihat berantakan


Howling Gab tak menyadari keberadaan ku yang bisa tiba-tiba muncul disini dan Bingung melihat aku yang datang kesini dengan Tangan Kosong.


"Baiklah, Kakak saat ini punya sulap. Coba kalian lihat ya, Maka Terjadilah".Ujarku yang langsung saja menekan 1 tombol di Smartphoneku saat ini mengeluarkan semua makanan serta pakaian yang ku beli di toko-toko bagian tengah Kota


Semua orang yang ada di Permukiman Kumuh ini mendadak terkejut melihat ada banyak makanan dari berbagai macam Daging serta Buah-buahan muncul dengan banyak juga Pakaian yang layak untuk di pakai. Han saat itu menyuruh keenam anak yatim itu untuk Makan yang sudah ku beli dan Mereka semua menjadi bahagia sekali. Aku juga menyuruh para gelandangan yang berjumlah 10 orang untuk bergabung agar bisa menikmati makanan bersama-sama. Mereka semua saat ini langsung menangis bahagia saat merasakan bisa memakan banyak makanan yang sangat Lezat.


"Onii-chan! Terimakasih banyak ya. Jika aku udah dewasa nanti, Mari kita menikah...".Ujar Seorang Gadis yang usianya masih 10 Tahun berambut pirang panjang terlihat Cantik tetapi Kurus sekali


"Ya, Jika aku mengingatnya".Ujarku yang sambil mengelus lembut kepala Gadis tersebut


Han pun lalu menoleh melihat Howling Gab yang hanya terdiam bersandar di tembok retak panti asuhan sedang tersenyum tipis. Aku langsung saja menyuruh mereka untuk berterima kasih ke Paman Howling Gab yang menunjukkan tempat menuju area permukiman kumuh ini, Lalu para 6 anak yatim serta 10 Orang Gelandangan saat itu langsung saja menunduk dengan sopan sambil berterima kasih kepada Howling Gab yang telah membantu mereka dalam menghadapi krisis di Daerah Kumuh ini karena Kelaparan. Lalu aku dan Howling Gab merenovasi tempat panti asuhan yang lebih layak lagi untuk para 6 anak kecil serta 10 pria gelandangan yang umurnya saat ini udah lumayan tua agar bisa bertahan hidup di tempat ini dengan bantuan mereka semua juga dalam membangun tempat tinggalnya. Kami bekerja sama selama 3 Jam memperbaiki bagian yang rusak dari Rumah Panti Asuhan ini yang saat itu biaya untuk perbaikan rumahnya Han yang bayar.


"Fiuhh, Akhirnya selesai juga!".Tanggapku yang berkeringat banyak sekali dan Mengeluarkan 5 Klon Bayangan ku untuk membantu memperbaiki Rumah Panti Asuhan yang terdapat 2 Lantai


"Aku tak menyangka bahwa Kakak yang tampan ini Seorang Ninja".Ucap Gadis yang paling kecil berumur 5 tahun dengan rambut hitam pendek yang sambil Tersenyum Manis sekali


"Uwahh, Ku kira di dunia ini hanya dipenuhi oleh Bajak Laut serta Angkatan Laut saja. Rupanya, Ada Ninja juga ya".Ujar Seorang Anak Laki-laki yang paling kecil berumur 7 tahun dengan warna rambut merah terlihat kagum menatap wajahku

__ADS_1


"Hehehe, Aku penasaran dengan masa depanmu. Han-san! Ku harap kita akan bertemu lagi di masa depan".Ujar Seorang Gadis yang usianya sekitar 10 tahun yang berambut pink sambil Terkekeh


Ada 6 anak yatim yang merasa bahagia melihat tempat tinggalnya sudah bagus lagi dan Pakaian mereka baru dengan masing-masing 3 Pasang.


"Baiklah, Ini sudah jam 11 siang dan Kakak serta Paman sudah harus pergi".Ujarku yang membuat mereka semua terlihat sangat Kecewa dan Sedih


Howling Gab juga terlihat kecewa tetapi memang kami berdua harus pergi dari permukiman kumuh ini dan Tidak akan datang kesini lagi dalam waktu dekat atau mungkin bertahun-tahun lamanya.


"Onii-chan, Kenapa tidak tinggal disini saja?".


"Mengapa kalian berdua harus pergi bersama?".


"Tolong jangan tinggalkan kami disini, Ajak kami untuk bersama kalian berdua?!".


Tanya Ketiga Gadis kecil itu dengan raut wajah Sedih dan Menangis menatapku serta Gab


Aku lalu memeluk ketiga gadis itu dengan lembut sedangkan Howling Gab mengelus kepala Anak Laki-laki yang paling kecil yang saat ini menangis.


"Terimakasih atas bantuannya, Han Nii-san! Aku tak mengenalmu tetapi kau sangat baik kepada kami semua dan Terimakasih juga Gab-san yang sudah peduli kepada kami orang miskin ini".Ujar Si Anak Laki-laki paling tua dengan raut wajahnya sedih sekali dan Terlihat ingin menangis


Para Pria Gelandangan Tua itu juga sedih dan tau bahwa mereka semua harusnya meninggal dunia hari ini karena mati kelaparan, Tapi tak disangka ada 2 orang penyelamat yang membantu mereka dalam menghadapi krisis di Permukiman Kumuh ini yang diketahui sebagai Seorang Bajak Laut yang harusnya dirahasiakan kepada para 6 anak yatim itu agar tak membenci Han dan Juga Gab.


"Baiklah, Ini ada Uang sebesar 10 Juta Berry di dalam koper sebagai kebutuhan hidup atau buat saja 1 Toko yang menguntungkan sebagai Uang Penghasilan kalian selama hidup di tempat ini. Aku berharap kalian semua menggunakan Uang ini sebaik-baiknya ya, Kami berdua pamit pergi dulu".Ujarku yang mengeluarkan Koper dengan Uang yang berisi 10 Juta Berry dan Langsung membuat Para Gelandangan serta 6 Anak Yatim itu terkejut melihat Tumpukan Uang Tersebut


"Terimakasih banyak, Han-sama! Kami tak akan pernah melupakan kebaikan kalian berdua".Ujar si Pria Gelandangan paling tua dengan Bahagia


Aku dan Howling Gab memutuskan untuk pamit meninggalkan daerah permukiman kumuh kecil itu dengan terdengar ucapan selamat tinggal dari mereka semua. Tanpa disadari oleh Han bahwa 16 orang itu akan sukses di Masa Depan dan Ini semua berkat bantuan yang dilakukan olehnya.


/Beberapa Jam Kemudian/


Han dan Howling Gab telah sampai di atas Kapal dengan melihat ada beberapa Orang yang mulai berkumpul satu persatu di bagian Deck Kapal.


"Terimakasih ya, Han-kun! Kau benar-benar pria yang baik".Ujar Howling Gab sambil tersenyum lebar dan Mengelus kepala ku dengan lembut


Aku pun hanya tersenyum tipis mendengarnya dan Tiba-tiba saja muncul sebuah satu ide jahil di kepalaku saat ini untuk mengerjai si Shanks.


"Oy~... Kalian semua! Bersiaplah, kita akan pergi melewati Red Line untuk menuju ke Lautan Grand Line!!!".Pekik Shanks yang baru saja datang dan Membawa 2 Tong Kayu berisi Minuman Sake


"Oh, Jeki! Kau lama sekali ya!!".Tanggapku yang menyapa Shanks saat ini baru tiba di atas Kapal


"Berisik, Siapa yang kau panggil Jeki itu?!".Pekik Shanks yang sambil menatapku dengan kesal


"Tentu saja, Itu nama panggilan baru mu dariku. Jeki yang artinya Jelek Dekil".Ejek Ku yang saat itu membuat Shanks langsung Kesal


*Bak"Bukk*Buagh*Jduagh!!*


Han dan Shanks langsung baku hantam dengan konyolnya yang membuat para anggota kru lain tepuk jidat melihat tingkah laku keduanya.


"Hoy, Kalian berdua sudah hentikan! Kita harus pergi dari Pulau Loguetown ini".Ucap Beckman yang dengan Kesal dan Membuat kedua orang itu terdiam dengan mempersiapkan keberangkatan Kapal Bajak Laut Shanks yang akan menuju ke Red Line untuk dilewati agar bisa ke Grand Line


Sampai akhirnya, Aku membuatkan makanan dan minuman khusus untuk Shanks yang sudah ku campur obat sakit perut untuk mengerjainya.


"Shanks, Ini untukmu sebagai permohonan maaf dariku".Ujarku yang dengan wajah datar


"Nah, Begitu dong! Namaku itu Shanks bukan jeki yang aneh".Ujar Shanks yang sambil Tersenyum Lebar dan Memakan dengan Lahap Mie Goreng buatan ku yang rasanya sangat Lezat sekali



Han tiba-tiba memunculkan senyuman jahil yang membuat wajah Shanks pucat dan Perutnya saat ini langsung kesakitan secara mendadak.


"Ugh, Kurang Ajar Kau Bocah. Aku Pastinya Akan Membalasmu!".Pekik Shanks yang dengan kesal


"Bwahahaha...! Yey, Berhasil!".Pekikku yang saat ini Tertawa Terbahak-bahak


Shanks pun harus bolak-balik menuju ke kamar mandi sebanyak 7x yang membuatnya merasa kesusahan karena harus membersihkan dengan 1 tangan saja kotoran miliknya sedangkan Han beserta beberapa anggota kru bajak laut Shanks yang lain saat ini Tertawa Terbahak-bahak.

__ADS_1


To Be Continued ...


__ADS_2