Si Ninja Misterius Di Dunia One Piece

Si Ninja Misterius Di Dunia One Piece
Mengunjungi Kerajaan Pasir, Alabasta


__ADS_3

Han telah tiba di Kerajaan Alabasta tepatnya di Kota Nanohana yang terlihat ramai dan indah sekali Bangunan-bangunan di Kota ini.


'Sial, Cuaca disini panas sekali ya...!'.Pikirku yang saat ini memakai sebuah Jubah Hitam dan Juga membawa Tas Ransel Hitam di Punggungku


Aku menempuh pelayaran selama 1 hari dan ini sudah pukul jam 9 pagi di Kota Nanohana yang merupakan Kota Pelabuhan di tenggara Alabasta dan ini adalah kota pelabuhan pusat. Ada banyak sekali orang-orang dengan pakaian yang tertutup di sekitaran tempat ini dan Aroma Wangi Parfum yang sangat menyengat sekali di Pasar.


"Hmm, Benar-benar kota yang bagus".Ujarku yang berjalan santai dengan banyak sekali di tawarkan oleh berbagai macam barang-barang unik


"Tuan, Ini ada apel emas yang bisa membuatmu hidup selama ribuan tahun".Ucap Seorang Kakek Tua yang menawarkan ku buah apel miliknya


"Hmm, Berapa harganya?".Tanyaku yang dengan Santai dan Melihat buah apel yang diwarnai itu


"Hehehe, Harganya hanya 1000 Berry saja".Ucap Kakek Penjual Buah tersebut dengan Terkekeh


"Maaf ya, Kakek! Aku tak jadi beli karena sedang berpuasa".Ujarku yang sambil Tersenyum Tipis dan Melanjutkan perjalanan ku


Si Kakek Tua Penjual Buah itu hanya bisa pasrah dan Mengabaikan ku begitu saja. Aku waktu itu tertarik dengan Toko yang Menjual Parfum dan Memasuki ke dalamnya dengan Tenang.


'Sial, Aroma Parfumnya harum sekali ya...'.Pikirku yang sambil Tersenyum Tipis dan Di dalam Toko Parfum yang tercium aroma wangi menyengat


Penjualnya itu seorang paman yang lumayan agak tua dengan berada di dalam Toko Parfum ini ada banyak sekali Gadis-gadis Muda serta Wanita Dewasa yang berpakaian seperti Seorang Penari Arab yang sedang memilih berbagai macam botol parfum. Aku memutuskan untuk mencari Parfum buat Pria yang Aromanya bagus untuk Pakaian serta Tubuhku. Paman Penjual Parfum langsung menawarkan produk Parfum terbaiknya dan Bau Aroma Parfum yang dipilihnya sangat wangi.


"Wah, Benar-benar bagus sekali dan Harganya juga tak terlalu Mahal".Ujarku sambil Tersenyum Tipis dan Menyemprotkan parfum itu langsung ke Pakaianku dengan Wangi yang harum sekali


Beberapa Gadis dan Wanita yang mencium bau aroma parfum itu langsung menoleh ke arahku, Seketika mata mereka semua berubah menjadi Lope-lope melihat ketampanan Wajahku. Aku tak sadar bahwa di sekelilingku ini sudah ada banyak perempuan yang mengerubungi ku dan Mencoba untuk bertingkah seksi dengan Menggodaku.


"Hey, Pria Tampan! Apakah kau mau kencan hari ini denganku berdua saja?".


"Jangan mau, Lebih baik sama Janda sepertiku saja di rumahku. kita bisa bersenang-senang~".


"Tidak boleh, Pria ini masih muda. Akan lebih baik jika bersamaku untuk hari ini...".


"Jangan menghalangiku, Wanita Dewasa yang Seksi sepertiku lebih berpengalaman".


Ucap Para Gadis Muda Dan Wanita Dewasa yang sedang memperebutkan ku dengan merangkul masing-masing Kedua Tanganku dengan Nada Bicara yang sangat Menggoda di Telinga ku


Han merasa sangat kesulitan merasakan ada 6 Orang Perempuan yang sedang mengerubungi di sekeliling Tubuhnya dan Aku langsung meminta bantuan ke si Paman Penjual Parfum Tersebut.


"Semoga saja... Kau mati konyol seperti di Film Azab Indosiar, Dasar Pria Tampan Sialan!".Pekik si Paman Penjual Parfum dengan Kesal + Iri hati


'Dia malah emosi...'.Pikirku yang Terkejut melihat si Paman Penjual Parfum Tersebut


Aku sekarang benar-benar terpojok oleh semua perempuan yang ada di dalam Toko Parfum ini.


"Maaf, Bisakah kalian membiarkanku pergi dari dalam toko ini?".Tanyaku yang memasang Wajah imut sambil Tersenyum Manis


*Blush*Blushh*


Para Gadis dan Wanita itu langsung terdiam serta wajah mereka menjadi merah merona dengan tak berdaya sampai menjatuhkan diri ke Lantai.


'Tampan Sekali...'.Pikir Wanita Dan Gadis tersebut dalam kondisi tumbang di Lantai


"Yosh, Ini kesempatan ku!".Tanggapku yang saat ini langsung mencoba melarikan diri

__ADS_1


"Woy, Kau Belum Bayar!".Pekik si Paman Penjual Parfum itu dengan Kesal melihatku yang sedang mencoba untuk melarikan diri


'si Paman Bodoh itu...!'.Pikirku yang dengan kesal


Para Gadis dan Wanita menjadi tersadar kembali dengan melihatku berada di Pintu Masuk Toko.


"Makan Nih Duit...!!".Pekikku yang dengan Kesal melempar sekantung Uang berisi beberapa berry ke arah wajah si Paman Penjual Parfum tersebut


*Pletakk!*.


Lemparan ku itu berhasil mengenai Wajah dari si Paman Penjual Parfum itu dengan keras sekali. Aku pun terpaksa melarikan diri dari kejaran para Gadis dan Wanita yang memandangi ku dengan penuh Nafsu saat ini, Lalu bersembunyi di sebuah atap Bangunan tempat warga Kota Nanohana.


"Hosh, Hosh...! Begini amat ujian puasa pertama yang ku jalankan!".Tanggapku yang dengan nafas terengah-engah dan Terbaring di atap Bangunan


Aku saat ini masih bisa merasakan bahwa Para Gadis dan Wanita itu sedang mencoba mencari ku dengan berpencar di sekitar kota Nanohana.


'Sial,Sepertinya aku harus menyamar lagi '.Pikirku yang merasa bahwa di bawah masih belum aman


Han sekarang mencoba untuk memakai Pakaian Mode Ninja Hitam yang sangat Tertutup sekali.


"Aku berharap tidak bertemu dengan Para Gadis dan Wanita untuk sementara waktu".Ujarku yang berjalan-jalan di sekitaran Kota Nanohana


Lalu aku merasa lapar dan haus sekali berada di perjalanan kota ini yang cuacanya cukup Panas. Pikiran dan Tubuhku bergerak sendiri menuju ke arah Restoran Spice Bean tempat Ace, Smoker, serta Luffy mengunjungi Restoran di Kota ini.


"Ya, Sepertinya aku harus makan dan minum di dalam Restoran ini saja...".Ujarku yang langsung masuk ke dalam Restoran Spice Bean


Han tanpa peduli dengan banyaknya Pelanggan di dalam Restoran ini langsung memilih duduk di bagian depan dekat dengan pemilik Restoran.


"Paman, Aku mau pesan banyak makanan enak yang ada di Restoran ini...".Ujarku yang langsung memperlihatkan wajahku secara diam-diam


/Beberapa Menit Kemudian/


Ada berbagai macam Makanan yang Lezat tersaji di meja makanku seperti Daging, Spaghetti, Nasi Goreng, dan Juga kue khas kota ini. Ada juga 3 Gelas Minuman yang berisi Air Putih, Teh Hangat, serta Anggur Merah. Aku tanpa basa-basi makan secara lahap di Restoran Spice Bean ini dengan Rasa Makanan yang terasa sangat Lezat sekali.


"Hahh... Ini benar-benar nikmat!".Tanggapku yang sambil menghela nafas dan Merasa kenyang


Han selesai menghabiskan 3 Piring Makanannya serta 3 Gelas Minumannya tersebut dan Tanpa di sadari bahwa Puasa ku telah batal hanya karena Cuaca serta Di Kejar-kejar Perempuan. Aku pun membayar semuanya seharga 7 Ribu Berry dan Meninggalkan Restoran Spice Bean itu dengan Perutku yang sudah sangat Kenyang sekali.


'Oh, iya... Aku seharusnya puasa hari ini !'.Pikirku yang baru saja tersadar ketika keluar Restoran


Aku saat ini melanjutkan perjalananku untuk ke Kerajaan Alabasta atau lebih tepatnya ke ibukota Alubarna yang jaraknya lumayan jauh dari kota ini jika berjalan kaki di tengah Padang Pasir. Aku pun memutuskan untuk menaiki Jet Ski ku saja dari Pelabuhan menuju ke sisi pinggir Kota Alubarna yang hanya di halangi oleh Jalur Batasan Lautan antara Kota Rainbase di sisi kiri dan Alubarna di sisi kanan jika melihat peta dunia di Smartphone.


"Yosh, Saatnya berangkat menuju ke Kerajaannya Vivi dan Aku ingin sekali melihat Gadis itu".Ujarku yang sambil Tersenyum Tipis dan Mulai berjalan menuju ke Pelabuhan Kota Nanohana


Han mulai mengendarai Jet Skinya meninggalkan kota Nanohana untuk pergi ke ibukota Alubarna.


*BRMMM*Ngiingg*Wushhh*


Aku pun menancapkan Gas Jet Ski dengan Cepat dan Mulai bergerak di Lautan Grand Line ini yang ada di Tengah-tengah Laut Pulau Alabasta. Ini memang pulau yang unik jika di lihat dari Petaku dan Tiba-tiba saja ada Hewan seperti Anjing Laut yang menghalangiku di depan dengan gerakan pose yang seolah-olah menantang ku jika ingin lewat di Jalur Lautan ini dengan Ramai sekali.


"Bukankah itu kung fu Dugong ya...".Ujarku yang melihat Hewan Laut imut itu dengan wajah datar


Han memutuskan untuk melanjutkan perjalanan lagi dengan menancapkan Gas Jet Skinya kearah Kung Fu Dugong tersebut, Kung Fu Dugong juga berenang dengan cepat sekali serta Dia langsung melompat ke arahku dengan gerakan Meninju.

__ADS_1


*Duagh*Swuung*BRUAKK!!*


Han menghindari Pukulan Kung Fu Dugong yang satu itu dan Langsung saja melakukan sebuah Tendangan Salto yang dilapisi Haki Penguatan dengan sangat Kuat yang membuat Hewan imut itu sampai terpental menabrak Bebatuan.


"Peduli setan dengan hewan imut, Aku sedang buru-buru Sialan!!".Pekikku yang dengan Kesal dan Melarikan diri langsung menancapkan Gas Jet Ski ku setelah selesai mendarat di atasnya


Rupanya, Para Hewan Kung Fu Dugong itu masih mencoba untuk mengejar ku dan Aku langsung menambahkan Elemen Angin + Petir untuk saat ini menambah kecepatan gerakan Jet Ski Ku.


*WRUUUUUSHH!!!*


Kecepatan Jet Ski milikku bagaikan Roket yang menempuh Lautan Grand Line ini dengan sangat tak masuk akal sekali, Aku juga terkejut bahwa ini bisa langsung sampai hanya dalam waktu 6 jam saja ke sisi ibukota Alubarna yang jaraknya saat itu lumayan jauh yang seharusnya jika jalan kaki di Padang Pasir bisa sampai 12 Jam lamanya.


"Yosha, Akhirnya tiba juga di daratan".Ujarku yang sambil Tersenyum Lebar dan Menyimpan Jet Ski ku di dalam Penyimpanan Dimensi Khusus


Pada saat ini sudah Jam 4 Sore dan Cuaca sudah tak terlalu panas di Tempat ini. Aku memutuskan untuk beristirahat dengan Memakan Onigiri serta Meminum Sebotol Air Putih di sebuah Bebatuan.


'Sial, Aku lupa bahwa menggunakan 2 Elemen itu bisa menguras Energi ku lebih banyak ya '.Pikirku yang bermandikan keringat di Tubuhku


Han sudah selesai beristirahat selama 10 menit di atas Bebatuan dan Melanjutkan perjalanannya kembali menuju ke ibukota Alubarna yang cukup dekat jika dilihat dari Peta yang ada di Ponsel ku.


"Sialan, Rasanya aku ingin mencoba sekali untuk naik Unta".Gumamku yang dengan Santai


Aku memutuskan untuk menggunakan 1 Elemen petir agar lebih cepat sampai ke ibukota Alubarna dan Setelah itu Tubuhku melesat dengan sangat cepat yang dilapisi Petir Biru di sekeliling ku.


*Bzzzrrt*Swuushh*


Bagaikan Tombak Petir, Aku melesat cepat sekali menuju ke Pusat Kerajaan Alabasta dan Tampak hanya 15 menit saja sudah terlihat ibukota itu.


"AKHIRNYA, SAMPAI JUGA!".Teriakku yang sudah tiba di ibukota Alubarna yang sangat Luas sekali


Banyak orang-orang warga Alubarna melihat ku dengan pandangan mata aneh sedangkan Para Gadis mencoba merapihkan pakaiannya untuk berkenalan denganku. Akan tetapi, Han langsung saja menghilang dari tempat bagian pintu masuk kota untuk menuju ke istana kerajaan Alabasta.


"Fuhh~, Untung saja aku langsung menghilang di tempat".Ujarku yang tadi sempat melihat 3 Gadis yang mencoba untuk mendekatiku


Han saat ini sedang mencoba melompat-lompat di atas atap Bangunan Putih, Aku bisa melihat bahwa penduduk di ibukota Alubarna ini cukup Ramai dengan beberapa Bangunan seperti Baru.


"Ya, Mungkin karena beberapa bulan yang lalu itu ada Perang Besar Terjadi antara Prajurit Kerajaan Alabasta dan Pasukan Pemberontak meskipun Crocodile yang menjadi Dalang dari insiden besar tersebut".Ujarku yang dengan Santai dan Melihat istana kerajaan Alabasta yang terlihat Megah


Semua bangunan di pulau ini mirip seperti Masjid dan Bahkan, Di Kota Nanohana juga. Aku melihat bahwa di atas atap istana kerajaan ada Vivi yang sedang bermain-main dengan Anak Kecil saat ini memakai Pakaian Putri sambil menari-nari. Han sudah berpakaian seperti biasa melepas jubah hitamnya dengan berjongkok di atas atap istana.


'Hm, Gadis itu cantik dan manis tapi masih muda ya...'.Pikirku yang sambil Tersenyum Tipis di atas atap bangunan istana kerajaan Alabasta



Aku secara diam-diam mengambil foto Vivi dari kejauhan dan Merasakan bahwa ada satu orang penjaga yang mendekat ke arahku dengan cara terbang menggunakan wujud buah iblisnya.


'Cih, Mengganguku saja. Aku lebih baik mencari penginapan kamar di sekitar sini...'.Pikirku yang langsung ber-teleportasi menghilang di tempat


"Kemana pria itu?".Gumam Pell yang bingung dan Merasa bahwa Han sudah Lenyap dari istana ini


"Oy, Pell-san! Tolong Turun Dong!".Pekik Vivi yang memanggilnya dengan Wajah Ceria


'Sial, Burung Falcon itu hampir mengetahui ku ya. Untung saja aku lebih cepat '.Pikirku yang berada Jauh di depan istana kerajaan Alabasta

__ADS_1


Han pun memutuskan untuk mencari penginapan kamar yang ada di ibukota Alubarna ini dan Aku memutuskan untuk Mandi di sore hari jam 5 serta menikmati waktu tidur ku ini, Setelah aku berhasil temukan tempat yang layak serta bagus untuk ku tinggali selama 1 malam saja di ibukota ini.


To Be Continued ...


__ADS_2