Si Ninja Misterius Di Dunia One Piece

Si Ninja Misterius Di Dunia One Piece
Pemandian Air Panas Ukkari dan Bertemu Mantan Anggota Baroque Works


__ADS_3

Han terbangun di penginapan kamar yang ada di tengah ibukota Alubarna, Kerajaan Alabasta. Aku berhasil menemukan Bangunan yang merupakan salah satu penginapan kamar yang bagus di kota ini pada saat Jam 7 Malam dan Harganya cukup murah untuk sewa selama satu malam.


'Sial, Kenapa malam hari dingin sekali sedangkan pada siang hari sangat panas di Padang Pasir ini ya...'.Pikirku yang baru selesai mandi pagi dan Ini sudah jam setengah 8 pagi di layar Hpku


Aku memutuskan untuk sarapan pagi memakan Buah Apel + Roti Bakar Rasa Cokelat dengan satu Gelas Teh Hangat. Suasana di Kerajaan Alabasta ini benar-benar ramai sekali dengan banyak orang yang melakukan aktivitasnya masing-masing.


"Hmm, Mungkin tujuanku yang selanjutnya akan pergi ke kota Rainbase".Gumamku pelan sambil memikirkan tempat yang berada di sisi pulau ini


Han selesai menghabiskan sarapan paginya dan Bersiap-siap untuk melanjutkan petualangannya di pagi hari yang cerah dengan Matahari bersinar sangat terik sekali, Aku bisa melihat dari Jendela Kamarku yang berada di Lantai 3 Atas.


"Uhh~..., Mudah-mudahan cuacanya tidak terlalu panas untuk ku lalui".Ujarku yang dengan Tenang


Aku merapihkan semua barang yang penting dan Memakai tas ransel hitam yang berisi beberapa Pakaian, Cemilan Kecil, Serta Lembaran Uang Berry yang ada di dalamnya cukup Banyak.


"Yosh, Saatnya meninggalkan ibukota Alubarna dan Menuju ke kota Rainbase".Ujarku yang penuh Semangat dan Pergi mengembalikan kunci yang ku sewa kamar penginapan di Lantai 3 ini


Setelah itu, Aku berjalan santai di pagi hari sambil memakai jubah putih untuk melindungi tubuhku.


/Beberapa Menit Kemudian/


Aku bisa melihat bahwa semua warga di ibukota Alubarna, Tepatnya pusat kerajaan Alabasta. Ada banyak orang yang berwajah ceria dan Jalanan di penuhi dengan orang-orang yang berjualan dari berbagai macam-macam makanan khas daerah sini serta barang unik lainnya. Aku memutuskan untuk Membeli Minuman sebanyak 1 Tong Kayu untuk perjalananku di Padang Pasir nantinya.


"Ibukota Alubarna ini sudah menjadi lebih baik ya semenjak Perang Saudara terjadi".Gumamku saat melihat Anak-anak yang berlarian dengan Ceria


Han pun mampir di sebuah bar kecil sebentar dan Saat ini menyimpan 1 Tong Kayu berisi minuman Air Putih biasa di Dimensi Penyimpanan Khusus. Aku tadinya berpikir untuk menyewa seekor Unta atau seekor Bebek yang ada di tempat Penjualan Hewan Transportasi di pinggir ibukota tetapi saat ini aku memilih untuk berjalan kaki saja di Padang Pasir yang jaraknya tidak terlalu Jauh.


"Yosha! Waktunya berangkat...!!".Pekikku dengan penuh Semangat dan Berjalan kaki meninggalkan ibukota Alubarna yang ku singgahi selama 1 hari


Aku berjalan dengan riang gembira melalui jalur Padang Pasir yang sesuai dengan peta di Hpku.


...****************...


Aku pun telah tiba di tepi Lautan setelah berjalan lumayan cukup jauh di Padang Pasir ini selama 1 Jam dari ibukota Alubarna, Kerajaan Alabasta.


"Hosh, Hoshh...! Melelahkan juga".Ujarku dengan keringat yang lumayan banyak di Tubuhku


Han bukan kelelahan karena berjalan tetapi tak tahan dengan cuaca panas di Padang Pasir ini.


'Sial, Aku belum terbiasa dengan cuaca panas di Kerajaan Alabasta ini...!'.Pikirku yang mengelap keringat di tubuhku dengan lembut memakai kain putih tebal yang dulu sempat ku beli


Aku pun memutuskan untuk beristirahat selama 5 menit di sebuah Bebatuan dan Mengeluarkan kendaraan Jet Ski milikku untuk melewati Lautan menuju ke sisi pulau tempat Kota Rainbase.


"Yah, Istirahat sudah selesai. Saatnya untuk lanjut berpetualang kembali".Ujarku yang langsung naik ke atas Jet Ski ku dengan menancapkan Gas


*Brrmmm*Ngiingg*Whusshh*


Han pun saat itu hanya membutuhkan waktu 10 menit saja untuk menempuh perjalanan dari sisi pulau kanan menuju ke sisi kiri dengan jet skinya.


"Ehh, Dekat sekali ya!".Tanggapku yang Terkejut


Aku menyimpan kembali kendaraan Jet Ski ku ini ke Dimensi Penyimpanan Khusus. Lalu aku pergi menuju ke Kota Rainbase yang jaraknya lumayan cukup jauh sekitaran 2 Jam jika berjalan kaki.


"Yosh, Aku hanya butuh elemen petir dan angin untuk bisa cepat sampai kesana...".Ucapku yang sudah mulai malas berjalan kaki di Padang Pasir dan Melapisi tubuhku dengan Aura Biru (Petir) + Aura Hijau (Angin) yang seketika muncul


*SWOOOSSHH*


Tubuhku bagaikan sebuah peluru dengan sangat cepat sekali langsung berlari melesat menuju ke Kota Rainbase dengan kecepatan tinggi.


/Beberapa Jam Kemudian/


Aku berhasil tiba selama 1 Jam di kota Rainbase ini dan Sekarang sudah Jam 10 pagi, Cuaca yang terjadi di kota ini terlihat mendung sekali seperti mau turun Hujan. Han saat ini sedang berada di salah satu atap Bangunan yang Tinggi dengan Kondisi Tubuhnya yang sedang Terbaring Lelah.


'Sial, Aku terlalu banyak menggunakan energi chakra dan Rasanya seperti seorang superhero flash '.Pikirku yang dengan Santai dan Hujan saat ini mulai turun dengan Rintik di Kota Rainbase


Aku memutuskan untuk mencari tempat untuk berteduh dan Melihat bahwa salah satu Kasino tempat Crocodile dulu tinggal sudah Hancur.


"Yah, Padahal aku mau berjudi di tempat itu jika sudah diperbaiki".Ujarku pelan dengan raut wajah Kecewa dan Memutuskan untuk masuk ke dalam Restoran Kecil yang ada di Kota Rainbase


Han memesan sedikit makanan di kota itu serta mendengar pembicaraan orang-orang yang ada di dalam Restoran Kecil ini tentang Pemandian Air Panas Ukkari yang terdapat di Kota Yuba.


"Aku dengar bahwa Putri Vivi serta Raja dan juga Para Pengawalnya sudah pergi kesana".


"Ya, Mereka berkunjung kesana seminggu yang lalu dan Pemandian Air Panas itu cukup bagus".


"Di Kota Yuba juga sudah terlihat lebih terawat".


Ucap Para Warga Kota Rainbase yang mengobrol dengan sangat akrab satu sama lain


Aku yang mendengar berita bagus tersebut saat ini langsung melebarkan senyuman ku dan Tak peduli dengan Hujan Deras di Luar Restoran. Han pun langsung buru-buru menghabiskan makanan Nasi Goreng serta Air Putihnya, Lalu aku bayar ke kasir dengan bergegas pergi ke pintu keluar.


'Aku merindukan tempat yang penuh kenangan di Dunia Masa Laluku '.Pikirku yang merasa sangat bersemangat sekali dan Pemandian Air Panas itu merupakan Tempat Ternyaman bagi Han untuk Menenangkan Hati, Pikiran, Serta Jiwanya


Han tak peduli dengan Hujan Deras saat ini yang membasahi tubuhnya, Tujuan selanjutnya ke kota Yuba untuk pergi ke Pemandian Air Panas.


"Saatnya berangkat lagi!".Pekikku yang dengan mata berbinar-binar kagum

__ADS_1


*SWOOSHH!!!*


Aku tanpa sadar melesat dengan cepat menuju ke arah Kota Yuba untuk pergi ke Pemandian Air Panas yang terhubung dengan kota Tersebut.


"AKHIRNYA, SAMPAI JUGA...!!!".Teriakku dengan penuh Semangat dan saat ini berada di kota Yuba


Seharusnya membutuhkan waktu setengah hari untuk bisa menempuh perjalanan panjang dari Kota Rainbase menuju ke Kota Yuba. Han saat itu hanya butuh waktu 6 Jam saja dan Saat ini sudah tiba di Kota Yuba yang dipenuhi dengan berbagai Tanaman Katkus serta Tumbuhan Lainnya.


*Brukk!*


'Sial, Aku terlalu bersemangat ya '.Pikirku dengan terbaring kelelahan di Tanah dan Tiba-tiba kakek tua yang kurus berjalan menghampiriku


"Nak, Mengapa kau tiduran di tanah?".Tanya Toto yang dengan bingung melihatku


"Hoshh... Aku hanya kelelahan saja, Kakek! Apa kau tau tempat Pemandian Air Panas?".Tanyaku yang mencoba untuk berposisi duduk di Tanah


"Ya, Mereka sebentar lagi akan berangkat kesana melalui jalanan bawah tanah!".Tanggap Toto


"APA?!".Pekikku yang Terkejut dan Berdiri saat itu langsung berlari dengan cepat menuju ke tempat yang diberitahukan oleh si Kakek Tua,Toto


Han pun bisa melihat bahwa ada Seekor Kepiting Merah Raksasa dengan tulisan Ukkari di bagian wajahnya dan Saat ini bersiap-siap untuk pergi ke tempat Pemandian Air Panas yang Terkenal.


"Tunggu Dulu!!".Pekikku yang langsung lompat ke atas Tubuhnya Kepiting Merah Raksasa tersebut dan Melihat bahwa di atas Tubuhnya ada banyak sekali Orang yang ingin berkunjung ke Ukkari


Aku menjadi pusat perhatian semua orang yang ada di atas Tubuh Kepiting Merah Raksasa ini dan Han memutuskan untuk duduk di salah satu kursi dekat dengan Anak Gadis yang sedang asik melukis tanpa peduli padangan mata mereka.


'Akhirnya sampai juga, Untung saja aku datang tepat waktu '.Pikirku yang melihat sekeliling dan Merasa familiar dengan orang-orang yang ada di sekitar tempatku sedang duduk saat ini


Seekor Kepiting Raksasa Merah saat ini mulai berjalan menyamping dengan cara yang aneh di jalur jalanan bawah tanah dengan senyumannya.


'Hmm, Bukankah mereka semua mantan anggota Baroque Works ya! '.Pikirku yang dengan Terkejut


Ada lima orang mantan anggota Baroque Works yang berada di atas Kepiting Raksasa Merah ini yaitu Miss Goldenweek ada di Sampingku, Lalu Mr.4 dan Miss Merry Christmas di Belakangku, dan Yang terakhir ada Mr.5 dan Miss Valentine yang ada di Depan Kursiku yang sedang Duduk.


"Ya, Mereka berlima mungkin sudah keluar dari Organisasi Baroque Works".Gumamku Pelan dan Melihat bahwa Gadis Kecil bernama Marianne ini sedang Gambar sebuah Pemandian Air Panas


Han memutuskan untuk menutup kedua matanya dengan Tertidur Lelap selama perjalanan menuju ke Pemandian Air Panas Ukkari, Aku lalu merasa ada yang menggoyangkan Tubuhku.


"Onii-san, Kita sudah sampai di pemandian air panas ukkari".Ucap Marianne dengan Lembut


Aku mulai membuka mata dan Tiba-tiba melihat bahwa ada sebuah pintu masuk dengan papan di setiap Lokasi Pemandian Air Panas yang cukup besar. Han pun tersenyum tipis sambil mengelus kepalanya Marianne (Miss Goldenweek) dengan lembut dan Mulai turun dari atas tubuh Kepiting Raksasa Merah yang bernama Hasami. Tanpa ku sadari bahwa Marianne wajahnya sudah merah merona merasakan Sentuhan Lembut dariku.


"Yosh, Saatnya Mandi!".Tanggapku yang sambil melihat ke Layar Smartphone ku


Saat ini sudah Jam 4 Sore dengan banyak sekali orang dari berbagai kalangan Muda dan Tua ada di Pemandian Air Panas Ukkari. Aku memasuki tempat berganti pakaian khusus untuk Pria dan Harga untuk masuk ke Pemandian Air Panas ini lumayan mahal meskipun bagus Tempatnya.



"Anak muda, Kau harus rajin merawat tubuhmu itu".Ucap si Kakek Tua dengan Tersenyum Tipis


"Siap, Kakek! Aku pergi dulu ya!".Tanggapku yang mencoba untuk memakai handuk putih menutupi bagian bawahku yang terlihat sangat Besar


Para pria merasa sangat kecewa saat melihat ku yang memiliki kualitas bagus di Kejantananku itu. Aku tak peduli dengan tatapan iri serta dengki dari para pria yang menatapku dengan penuh Kebencian dan Saat ini memutuskan masuk ke dalam tempat kolam pemandian air panas yang terlihat cukup ramai sekali orang dari kalangan laki-laki muda hingga pria tua dengan posisiku yang duduk di kursi kayu kecil depan kaca sambil langsung saja membasuh Seluruh Tubuh ku ini menggunakan Sabun serta memakai Shampoo untuk membersihkan Rambut Hitam ku. Setelah selesai mengguyurkan air ke tubuhku sebanyak 7 kali, Aku memutuskan untuk berendam di dalam Kolam Pemandian Air Panas dengan Tenang.


"Fuahh~... Ini melegakan sekali ya".Ujarku sambil Tersenyum Tipis saat ini berada di Ujung Kolam Pemandian Air Panas sendirian saja menatap ke atas Langit yang masih Sore Hari


Lalu ada seorang kakek tua yang menawarkan 1 Gelas Kecil Alkohol yang langsung ku tolak dan beralasan di bawah umur yang membuatnya saat ini terlihat cukup kecewa. Han benar-benar tidak mau Mabuk untuk saat ini dan Menikmati waktu di Pemandian Air Panas ini sambil mengenang masa lalunya di Dunia Sebelumnya.


'Ini benar-benar tempat yang bagus '.Pikirku yang sambil menutup kedua mataku dengan Tenang


Han menghabiskan waktu selama 1 Jam berada di Pemandian Air Panas Ukkari saat ini dan Aku pun sudah merasa cukup puas berada di tempat ini dengan Tubuhku yang terasa mulai Segar.


"Ini benar-benar tempat yang nyaman~...".Ujarku yang berada di Luar Pemandian Air Panas


"Ya, Kau benar sekali...!".Tanggap Seorang Gadis yang ada di sebelahku sambil membawa Payung Kuning dan Tersenyum dengan Manis


"Hmm, Aku Han".Ucapku singkat


"Perkenalkan Namaku Mikita".Ucap Mikita


Kami berdua saling berjabat tangan berkenalan dan Mengobrol berdua dengan akrab satu sama lain. Han menceritakan tentang petualangan di Kerajaan Alabasta ini sedangkan Mikita cerita tentang bisnisnya yang ada di Spiders Cafe yang lokasinya tidak terlalu jauh dari tempat ini.


"Baiklah, Aku pergi dulu ya. Mikita-chan~".Ujarku yang sambil Tersenyum Tipis dan Kami berdua sudah mengobrol selama 10 Menit


"Ya, Hati-hati di jalan. Han-kun~".Ujar Mikita yang sambil Tersenyum Manis melambaikan tangan


Mikita merasa bahagia bisa mengobrol dengan pria tampan seperti Han sedangkan Aku saat ini memutuskan untuk berkunjung ke Spiders Cafe untuk mencari informasi serta Membeli 3 Tong Cola untuk persediaan bahan bakar Jet Ski ku.


/Beberapa Menit Kemudian/


Han sudah tiba di Kota Yuba yang membutuhkan waktu selama 15 menit meskipun seharusnya 2 jam batas waktu berada di Pemandian Air Panas.


"Yo, Anak Muda! Apakah kau sudah selesai untuk menikmati Pemandian Air Panas itu?".Tanya Toto yang dengan Tersenyum Lebar menatapku


"Ya, Itu menyenangkan Kakek!".Tanggapku yang Tersenyum Lebar dan Mood ku sedang bagus

__ADS_1


"Baguslah kalau begitu. Jadi, Kemana tujuanmu selanjutnya?".Tanya Toto yang dengan Santai


"Aku akan pergi ke Spiders Cafe, Setelah itu pergi berlayar ke Lautan".Ujarku yang dengan Tenang


"Ya, Kalau begitu hati-hati Nak. Namaku Toto, Aku lupa memperkenalkan diriku karena sudah terlalu Tua".Ucap Toto yang sambil Tersenyum Lebar


"Namaku Uchiha D. Han, Salam Kenal Jii-san. Aku pergi dulu ya!".Tanggapku yang langsung hilang (Ber-teleportasi) agak menjauh dari Kota Yuba


'Ehh, Uchiha D. Han! Bukankah Pria Itu Seorang Ninja Ya! '.Pikir Toto yang dengan Terkejut


Han saat ini sedang berjalan santai di waktu Jam 17.30 menuju ke Spiders Cafe yang berada di sisi ujung pulau bagian kiri bawah Kerajaan Alabasta.


"Ya, Tujuanku selanjutnya adalah Pulau Jaya dan Pulau Langit".Gumamku pelan sambil tersenyum tipis dan Langsung saja melesat dengan cepat ke arah Lokasi Spiders Cafe yang jaraknya lumayan jauh dari Kota Yuba atau butuh waktu 3 Jam


Suasana hatiku yang sedang bagus mendekati waktu malam hari, Saat ini harus menjadi Buruk dan Melihat seekor Tokek berwarna ungu tinggi sedang menghalangi setiap langkah kaki ku.


"Oyy, Tokek bodoh menyingkirlah dari depan ku. Kau mau mati ya!".Pekikku yang dengan kesal


Tokek ungu itu tak peduli sama sekali denganku dan Terus mencoba untuk menghalangiku saat ini dengan Wajahnya yang Menyebalkan.


*Crsshhh*


"Baiklah, Kau mau mati ya! Chidori".Ujarku yang dengan Kesal dan Menyerang Tokek ungu itu


*Jdaaarr!*


Tokek Ungu itu langsung menjadi gosong dengan terbaring di tanah dan Aku pergi meninggalkan Hewan Konyol itu. Akan tetapi, Ada 2 Ekor Kadal Ungu Raksasa yang mencoba menghalangi jalan dengan berada di bagian depan dan belakangku.


"Yosh, Moodku sudah tambah buruk".Ujarku yang mengeluarkan 1 Katana Putih milikku


Lalu 2 Ekor Kadal Ungu itu mencoba menyerang ke arahku dari masing-masing kedua sisi dengan Han yang langsung melompat tinggi di Udara.


"Ittouryuu : Raikiri!".Tanggapku dengan santai


*Bzzrrtt*SLASSHH*JRASSHH*CRASHH*


Pedang Putihku itu dilapisi Petir Biru yang sangat Kuat dengan Gerakan Cepat dari atas Langit, Aku berhasil memenggal leher 2 Ekor Kadal Raksasa berwarna ungu itu dalam sekali Serangan saja.


"Cih, Menggangu saja!".Tanggapku yang dengan Kesal dan Membersihkan darah yang ada di bilah pedangku dengan sekali sentakan saja


Han memutuskan untuk melanjutkan perjalanan dengan melesat cepat menggunakan Petir Biru yang mengelilingi Tubuhnya menuju ke Spiders Cafe dengan kecepatan yang luar biasa.


"Akhirnya, Aku tiba juga di tempat ini".Ujarku yang melihat Tulisan Spiders Cafe di depannya


*Gukk*Gukk*Gukk!*


Seekor Anjing Putih mulai menggonggong saat ini di depan ku dan Aku menatapnya Tajam yang membuat Anjing Putih Kecil itu Ketakutan.


"Yosh, Saatnya masuk mencari informasi serta Membeli 3 Tong Minuman Cola".Ujarku yang saat ini membuka pintu Spiders Cafe dan Aku hanya melihat seorang wanita cantik berambut biru tua keriting sedang membersihkan Gelas


"Selamat Datang!".Sapa Wanita tersebut dengan Tersenyum Manis ketika melihat Wajahku


"Permisi, Aku mau pesan 3 Tong Kayu yang berisi minuman Cola...".Ujarku yang dengan Santai dan Duduk di bagian kursi dekat dengan Pemiliknya


"Ya, Tunggu sebentar ya. Pria Tampan~...".Ujar Wanita tersebut dengan mengedipkan matanya


Aku hanya mengangkat satu alisku dan Saat ini menunggu pesananku. Han tau bahwa Wanita itu adalah Mantan Anggotanya Baroque Works serta Rekan dari Mr.1 yang dikalahkan oleh Nami.


"Hehehe, Ini pesananmu sayang~".Ujar Zala yang tersenyum manis dengan mengelus daguku


"Berapa harganya?".Tanyaku dengan Santai


"Gratis, Jika kamu bisa memuaskan ku selama 1 jam saja".Bisik Zala di telingaku dengan Lembut


"Nona, Aku tau tentang Kekuatan buah iblis mu itu Miss Doublefinger".Ujarku sambil Tersenyum Tipis yang membuat Zala terlihat Terkejut


"Fufu, Aku ketahuan ya! Kau benar-benar sangat menarik ya, Uchiha D. Han. Buronan seharga 450 Juta berry".Ucap Zala dengan mendekat dan saat ini mencoba untuk Menggodaku


"Jadi, Berapa harga cola ini dan Informasi penting yang kau miliki?".Tanyaku yang dengan Serius


"Ara-ara~, Langsung ke intinya ya!".Tanggap Zala yang sambil Tersenyum Manis



Kami berdua mengobrol untuk waktu yang cukup lama dengan banyak sekali informasi bagus yang berhasil ku dapatkan. Zala menawarkan ku untuk tidur di kamarnya selama 1 malam secara Gratis, Tetapi aku menolaknya dengan membayar biaya minuman Cola dan informasi tersebut. Lalu aku berjalan pergi keluar dari Spiders Cafe dengan melihat wajah Zala yang terlihat Sedih merasa Kesepian di malam hari ini, Han menghela nafas melihat hal tersebut dengan berjalan mendekati Wanita Berambut Biru Tua itu sambil langsung saja Mencium Bibirnya dengan Lembut.


*Chupp~*


"Hnghh~..., Emhh...".Lirih Zala yang Terkejut dan Membalas Ciuman Bibirku dengan penuh Nafsu


Kami berciuman selama 30 Detik saja dengan Zala yang wajahnya terlihat memerah merona.


"Anggap saja sebagai bonus dariku".Ujarku yang sambil mengedipkan sebelah mataku dan pergi keluar dari Spiders Cafe dengan cepat sekali


"Sial, Aku hampir saja memperkosa pria itu. Bibir miliknya manis sekali".Ujar Zala yang menyentuh bibirnya sendiri dengan detak jantung tak karuan

__ADS_1


Han saat ini berjalan di daerah sekitar Tanaman Kaktus sambil melihat Anjing Putih Kecil yang sedang bersembunyi dariku dengan ketakutan. Aku tak peduli dengan hewan menyebalkan itu dan Sekarang memutuskan untuk membangun sebuah Tenda di Pinggir Lautan Bebatuan.


To Be Continued ...


__ADS_2