
Di tengah Lautan Grand Line saat ini di Siang Hari yang Cerah, Han sedang mencoba untuk Santai dengan Memainkan Smartphone-nya di atas Jet Ski Milik-nya bermain Game Subway Surfers.
"Cih, Ini mah gampang sekali. Mengapa tidak ada Game Online di Hp-ku!".Tanggapku yang dengan Kesal dan Melihat ke sekeliling Lautan Biru yang Luas terasa sangat Sepi sekali
Han merasa bosan di tengah perjalanan Lautan ini, Karena sudah 3 hari tak ada Kapal ataupun Perahu yang melewati-nya meskipun ada 2 Pulau yang sudah ku lalui yaitu Pulau bernama Banaro serta Pulau Gunung Es yang tak ku ketahui nama tempat tersebut tetapi kelihatan Sepi sekali. Aku juga melihat di Peta dan Tak ada tanda-tanda dari Pulau di sekitar Lautan yang telah ku Lalui.
'Kalau begini terus, Aku akan mati kebosanan di Tengah Lautan Bodoh ini...! '.Pikirku yang saat ini dengan kesal dan tiba-tiba saja ada banyak kabut yang mengelilingi Jet Ski-ku Tebal sekali
Han merasa bahwa ini adalah Area Lautan yang disebut sebagai Segitiga Bermuda. Bukan-nya, Aku merasa takut tetapi justru merasa sangat bersemangat dan Penasaran apakah akan ada Kapal Thriller Bark yang melintas di dekat-ku.
"Yosh, Minimal ada bencana atau sebuah cobaan yang akan menghampiri-ku...!".Tanggapku yang Tersenyum Lebar sambil mengendarai Jet Ski-ku dengan Tenang dan Melihat ke sekeliling yang terasa sangat Sulit sekali dan Aku pun terpaksa mengaktifkan Sharingan-ku untuk berjaga-jaga
Aku mengitari tempat ini dan Tak menemukan 1 Keanehan ataupun sebuah Masalah di Lautan ini. Sampai akhirnya, Aku bisa melalui Kabut Asap yang Tebal itu hanya dalam waktu 2 Jam saja.
"Huhh, Membosankan. Ku kira menyeramkan dan Akan mengancam nyawa-ku, Ternyata tak ada hal yang Mengejutkan-ku!".Tanggapku yang dengan Kesal dan Kembali menormalkan kedua mata-ku
Han saat ini merasa Kesal dan Kecewa dengan Lautan yang disebut Tempat Paling Berbahaya tersebut. Aku memutuskan untuk menancapkan Gas terlebih dahulu dengan menjauhi Kabut Asap yang membosankan tersebut. Cuaca sekarang sudah kembali cerah di Jam 3 Siang dan Aku pun memutuskan untuk Makan beberapa Onigiri serta Minum Sebotol Air Putih Biasa. Saat aku sedang asik makan serta bersantai di atas Jet Ski, Ada muncul Hewan Laut yang Besar berbentuk ikan paus putih yang sedang menatap Makanan-ku. Yah, Aku saat ini baru saja mengeluarkan Daging Mizu-mizu yang waktu itu ku beli di Kota Water 7.
"Hm, Apakah kau mau daging ini?".Tanyaku yang dengan Tenang sambil menatap-nya
ikan paus putih yang besar itu malah sedang mencoba menyerang ke arah-ku dengan mulut yang sudah terbuka lebar sekali. Han saat ini hanya menatap datar bahaya di depan mata-nya dan Memutuskan untuk melawan Hewan Laut itu dengan menggunakan salah satu Jutsu-nya.
"Dasar Paus Putih Sialan Ini... Fuuton : Kazekiri no ****Jutsu****".Ucapku yang dengan menggunakan Pedang Kecil (Tantou) untuk menyerang ikan paus yang sepertinya sedang Kelaparan
Han melakukan 2 Ayunan berbentuk X ke arah si ikan paus putih tersebut dengan Elemen Angin yang sangat Kuat sekali. ikan paus putih itu tak bisa menghindar dari Serangan Bilah Angin yang seperti pemotong pedang sedang Terbang.
*Swiishh*Swuushh*Slashh*Jrasshh*
Tebasan Sabit Angin Terbang milik Han berhasil membuat ikan paus itu terluka parah dan Juga pingsan tak sadarkan diri dengan mengambang di atas Lautan + Darah yang juga berceceran dari dalam Tubuh-nya. Karena ikan paus putih tadi sempat membuka mulut-nya dan Bagian perut dari ikan paus putih itu langsung Tertebas oleh Serangan-ku yang sangat Kuat sekali.
"Niat mau makan sebentar malah datang lagi 1 Bahan Makanan yang Lezat".Ujarku melihat isi dari ikan paus putih besar itu banyak sekali
Han menghampiri ikan besar itu dengan cepat menggunakan Jet Ski-nya dan Memutuskan saat ini untuk memotong bagian-bagian penting dari Daging ikan paus putih ini yang bisa di Masak.
"Nasib-mu itu sial sekali ya, ikan bodoh".Ujarku yang sambil mengelus-elus bagian Kulit-nya
Ini bukanlah Monster Laut karena ukuran-nya itu hanya sekitaran 5 Meter saja dan ikan paus putih ini yang terlebih dahulu Menyerang-ku. Setelah selesai memotong kecil-kecil Daging ikan paus putih ini, Aku memutuskan untuk pergi dengan menyimpan Daging itu di Bungkus Plastik serta Menaruh-nya langsung di dalam Penyimpanan 'Ruang Dimensi Khusus' Smartphone-ku. Aku pun mengecek Jam saat ini menunjukkan waktu pukul 4 Sore Hari di Hp-ku serta memutuskan untuk lihat Peta Dunia One Piece yang ternyata ada 2 Kapal dari Angkatan Laut serta Bajak Laut yang ada di Radar Gps Smartphone-ku.
"Akhirnya, Ada yang bisa aku tes sebagai lawan baru untuk-ku".Ujarku yang dengan Senang Hati
Han saat ini melihat bahwa yang paling dekat ada 1 Kapal Angkatan Laut yang Besar tidak jauh dari Posisi-ku yang sekarang. Aku memutuskan untuk pergi ke Kapal Angkatan Laut tersebut dan Tanpa menyadari bahwa itu Kapal milik Kapten Hina.
...****************...
Aku yang sekarang ini sudah berada di atas Kapal Angkatan Laut dengan Tulisan Nama 'Hina' yang ada di Layar Putih Kapal ini. Han yang baru saja sampai sudah ditodong beberapa Senjata seperti Pedang + Shotgun oleh Para Pasukan Angkatan Laut yang memasang posisi Waspada.
"Tenanglah, Aku hanya seorang petualang yang ingin menumpang Kamar Mandi? Bisakah kalian menunjukkan jalan-nya para pasukan keadilan? Aku sakit perut sekali...".Ujarku dengan menahan Sakit Perut dan Ingin buang air besar
Han tadi-nya berniat ingin tampil keren dengan mengancam Para Pasukan Angkatan Laut, Akan tetapi malah merasakan Perut-nya Mules.
"Siapa kau? Apa tujuan-mu menaiki Kapal-ku ini, Dasar Pria yang Aneh?".Tanya Si Wanita Rambut Pink yang sambil Merokok menatap-ku Serius
"Tanya-nya nanti saja ya, Aku benar-benar sakit perut dan Berniat ingin buang air besar".Ujarku yang dengan Wajah Pucat + Memegang Perut yang terasa masih Sakit sekali
"Fyuhh~, Fullbody dan Jango! Tolong antarkan Pria itu".Ucap Hina yang memerintah 2 bawahan pria yang terlihat Aneh tersebut
"Baik, Kapten Hina-chan~...!".Pekik Fullbody dan Jango lalu membawa-ku menuju ke kamar mandi yang ada di dalam Kapal Angkatan Laut tersebut
Han saat ini diam-diam mengeluarkan 1 Bunshin milik-nya untuk mencari berbagai Informasi yang Penting serta Tujuan dari Kapal Angkatan Laut ini dengan Tenang dan Tanpa diketahui oleh Kedua Pria bodoh yang sedang Membawa-ku. Aku pun masuk ke dalam Kamar Mandi dengan Buang Air Besar serta Saat ini merasa sangat Lega sekali setelah 10 Menit sudah berlalu di Kamar Mandi.
'Sialan, Aku menyesal makan yang pedas-pedas di Pagi Hari '.Pikirku yang sambil mengingat satu Daging Ayam Goreng dengan Sambel yang saat itu banyak sekali ku Makan untuk Sarapan
"Hoy, Kau sudah selesai ya. Pria dengan Wajah yang sangat Menyebalkan".Ujar Fullbody yang iri ketika melihat Ketampanan dari Wajah-ku dan Saat ini menahan satu tangan kanan-ku
"Kau harus diintrogasi, Aku akan menghipnotis dirimu nanti...".Ujar Jango yang dengan Kesal sambil menahan satu tangan kiri-ku
"Ya, Itu terserah kalian berdua saja. Hmm, Jadi kau bisa Sulap ya. Paman Aneh?".Tanyaku yang menatap Jango dengan Kagum
"Siapa Yang Kau Panggil Paman? Dasar Bocah Tampan Sialan!".Pekik Jango dengan Kesal
"Hahaha...! Itu memang benar, Kau sudah terlihat tua. Jango!".Pekik Fullbody yang sambil Tertawa
"Apa kata-mu Pinky Sialan!".Pekik Jango yang mengejek Fullbody dengan Kesal
Kedua-nya mulai berdebat dan Bertarung sesama teman dengan Konyol-nya sedangkan Han saat ini hanya menyaksikan kedua-nya yang sedang asik berkelahi dengan Wajah yang Sweatdrop.
"Oe, Hentikan! Jadi jango-san, Bisakah kau untuk menunjukkan Sulap-mu. Aku sangat penasaran sekali".Ucapku yang menghentikan kedua-nya
"Tentu saja, Sulap-ku ini tak pernah Gagal. Kau akan melihat Seorang Jenius seperti-ku yang berhasil dalam Sulap-nya".Ujar Jango dengan Wajah yang Bangga dan Mengeluarkan sebuah Ring Bulat dari Saku Baju-nya
"Hmm, Kau menggunakan Trik Sulap Bodoh itu lagi!".Tanggap Fullbody dengan nada Mengejek
"Diam Kau, Aku pasti akan menunjukkan kepada Pemuda Bodoh ini tentang Sulap-ku".Ujar Jango yang dengan Kesal dan Mulai menggoyangkan Ring Bulat Putih itu di depan-ku
'Hmm, Ini satu trik yang lucu...'.Pikirku yang saat ini Tersenyum Licik dalam Hati
"Kau akan pingsan dalam hitungan ke-3, 1... 2... 3... Jango".Ucap Jango yang memperlihatkan trik sulap bodoh-nya di depan-ku secara langsung
*Gubrakk*Gusrakk* Bunyi Suara 2 Tubuh yang Terjatuh tergeletak di Lantai Kayu Kapal.
Han saat itu juga sempat menoleh ke arah lain dan Hipnotis Sulap itu malah justru mengenai Jango sendiri beserta Fullbody yang sekarang sedang Tertidur di Lantai dengan Pulas. Aku pun memutuskan untuk meninggalkan kedua-nya begitu saja dan Keluar ke tempat Para Pasukan Angkatan Laut yang sedang berkumpul saat ini.
'Baka, Trik Murahan itu hanya bisa digunakan ke Anak Kecil atau Orang Bodoh '.Pikirku yang saat ini sedang berjalan Santai ke luar
Di tengah perjalanan lorong Kapal Angkatan Laut, Aku melihat ada 1 Klon Bayangan-ku datang saat ini menuju ke tempat-ku dengan Tenang.
"Informasi apa yang kau dapatkan?".Tanyaku
"Tentang Kapal Angkatan Laut ini yang baru saja dari penjara impel down untuk menyerahkan si Buronan bernama Mr.2 dan Juga akan pergi ke Tempat bernama Marijoa untuk Rapat tentang Eksekusi Hiken no Ace di Marineford yang akan diadakan 2 Minggu lagi".Ujar 1 Klon Bayangan-ku yang dengan Tenang
__ADS_1
"Baiklah, Kau sudah boleh kembali. Terimakasih atas informasinya".Gumam-ku pelan yang saat ini dengan Santai dan Melihat 1 Klon Bayangan-ku berubah menjadi Asap serta Menghilang
"Jadi perang besar antara Angkatan Laut serta Shichibukai melawan Bajak Laut Shirohige serta Aliansi-nya sudah dekat ya".Ujarku dengan pelan dan Tersenyum Tipis mulai berjalan keluar
Han saat ini duduk dihadapan Hina yang sedang memakai Kacamata Hitam sambil Merokok dan Pakaian-nya terlihat sangat Ketat sekali.
"Hmm, Dimana Jango dan Fullbody yang saat ini ku suruh untuk menemani-mu?".Tanya Hina yang dengan tenang menatap ke arah-ku
"Mereka berdua ternyata sama-sama Sakit Perut dan Saat ini berada di Kamar Mandi".Ujarku yang dengan Tenang dan membuat Hina percaya
Hina adalah Seorang Wanita Tinggi dan Langsing dengan rambut panjang mencapai punggung dan Terurai di kedua sisi Wajah-nya. Rambut-nya saat ini berwarna Pink dengan Tampilan yang feminin serta Dada-nya Besar dan juga Penampilannya itu agak menarik bawahan serta Bajak Laut tertentu.
Dia memiliki kedua mata warna coklat gelap dan Memakai lipstik bewarna Merah.
"Baiklah, Pertama-tama... Siapa Nama-mu? Dan Darimana Asal-mu? Serta Apa Tujuan-mu?".Tanya Hina yang tak mau bertele-tele sekarang juga
"Nama-ku Uchiha D. Han, Aku dari Lautan East Blue, Tujuan-ku adalah Berpetualang di seluruh penjuru dunia".Ujarku yang dengan Tenang
"Mengapa kau membawa pedang kecil? Apakah kau mengikuti sebuah Organisasi?".Tanya Hina dengan Wajah yang terlihat Serius sekali
"Aku hanya untuk menjaga diri dan Terkadang juga menjadi Pemburu Bajak Laut. Aku sekarang tak mengikuti Organisasi manapun!".Tanggapku yang dengan Tenang dan Membuat hina saat ini mengangguk mengerti sambil Merokok
"Hmm, Begitu ya! Kau sekarang boleh pergi".Ujar Hina yang dengan Santai dan Membiarkan-ku untuk pergi dari atas kapal Milik-nya
"Baiklah, Terimakasih atas perlakuan-mu Wanita Cantik. Ku harap kita akan bertemu lagi di masa depan, Hina-chan~...!".Tanggapku yang dengan Nada sedikit Menggoda Wanita tersebut
Para Pasukan Pria Angkatan Laut di kapal Hina terlihat kesal saat melihat-ku menggoda Kapten mereka dan Hina sepertinya merona tipis ketika mendengar sedikit Pujian dariku. Aku yang baru saja ingin melompat dari atas Kapal Angkatan Laut, Tiba-tiba terhenti ketika mendengar suara Teriakkan dari Salah Satu Anak Buah Hina.
"Tunggu! Lapor, Kapten Hina! Fullbody-san dan Jango-san terlihat pingsan tergeletak di Lantai Lorong Kapal!".Pekik Salah Satu Anak Buah dari Angkatan Laut tersebut dengan Keras
Tiba-tiba saja, Tanpa basa-basi lagi Hina dengan cepat langsung melesat cepat ke arah-ku. Dia menggunakan Kekuatan Buah Iblis-nya dengan Mengikat Perut-ku menggunakan Besi Hitam yang sangat Kuat dan Duduk di atas Perut-ku.
*Gebrakk*
Han saat ini masih berwajah datar menatap Hina yang ada di atas Tubuh-nya sedang Duduk.
"Sayang sekali, Kau tertangkap ya. Anak Muda! Bisakah kau memberitahu-ku apa yang saat itu kau lakukan?".Tanya Hina yang menatap-ku saat ini dengan Tersenyum Tipis
Aku pun hanya bisa tersenyum manis saat ini yang membuat wajah Hina merah merona.
*Pufft* Bunyi Suara Asap Di Bawah Tubuh Hina.
Tiba-tiba saja, Hina saat ini malah duduk di atas Batang Kayu Pohon yang Mengejutkan-nya dan Tak melihat-ku sama sekali di sekeliling-nya.
"HINA-CHAN, KAU MENCARI-KU YA!".Teriak-ku yang sedang berjongkok santai di atas bagian Tiang Layar Kapal dan Mengejutkan semua Pasukan Angkatan Laut yang Melihat-ku
"Sejak kapan kau berada disitu?".Tanya Hina yang dengan Terkejut menatap ke arah-ku
"Kawarimi no Jutsu".Gumam-ku pelan dan Saat itu sempat menggunakan teknik pengganti tubuh dengan bertukar menjadi Batang Kayu
Para Pasukan Angkatan Laut mulai mengarahkan Shotgun mereka ke arah-ku dan Han tidak sama sekali Terancam dengan Senjata Api tersebut.
"Tembak!!".Pekik Hina dengan Keras
Rentetan Peluru Shotgun berhasil di tembak ke arah-ku, Akan tetapi Han saat itu sudah Teleport dan Tiba-tiba saja melakukan perlawanan balik.
"Dasar Para Kroco Sialan...".Gumam-ku pelan dan Saat ini kesal dengan melesat seperti Petir Biru
Han lalu Memukul, Menendang, Membanting, dan Menebas Para Pasukan Angkatan Laut dengan Kecepatan yang sangat Luar Biasa. Sampai tak ada satupun dari semua pasukan angkatan laut yang masih bisa melawan-ku dan Saat ini hanya ada Hina yang tersisa seorang diri saja.
"Brengsek, Siapa Kau Sebenarnya?".Tanya Hina dengan Kesal dan Melihat 20 orang pasukan-nya pingsan hanya dalam waktu 10 detik saja
Han saat ini hanya menatap datar Hina dan Saat itu juga berteleportasi atau Menggunakan Jurus (Shunshin no Jutsu) di belakang tubuh Hina.
"Aku seorang... Ninja".Bisik-ku pelan di belakang Tubuh Hina sambil Memeluk-nya
Hina terkejut merasakan pelukan dari belakang Tubuh-nya dan Mencoba untuk menyerang-ku kembali dengan sebuah Tendangan tetapi aku berhasil menghindari serangan Tersebut.
"Sialan, Berani-nya kau memeluk-ku!".Pekik Hina yang dengan Kesal dan Bersiap untuk melakukan Serangan Kejutan menggunakan Buah Iblis-nya
"Hm, Tubuh-mu seksi juga ya. Hina-chan".Ujarku dengan mencoba untuk menggoda-nya
Lalu tiba-tiba saja, Aku merasakan ada Fullbody dan Jango yang Menyerang-ku dari Belakang.
"Sialan, Berani-nya kau menipu-ku!".Pekik Jango
"Kami berdua akan Menangkap-mu, Sialan!".Pekik Fullbody yang dengan Kesal
"Awase Baori!".Pekik Hina yang kedua tangan-nya mengeluarkan Kandang Besi Hitam memanjang
Aku tersenyum tipis dan Melompat tinggi sambil menginjak Tubuh Jango serta Fullbody untuk digunakan sebagai Pijakan Kedua Kaki-ku.
"Baka, Jangan mendekat!".Pekik Hina yang saat ini mulai menyatukan Besi Hitam Panjang itu
*Swiingg*TRANG* Bunyi Suara Hantaman Besi.
Han berhasil lolos dari Serangan Hina serta saat ini malah Jango bersama Fullbody yang terjerat oleh Serangan Besi Hitam Panjang tersebut.
"Wow, Serangan yang bagus!".Tanggapku yang berdiri di atas Tembok dengan Tenang
"Hina Gagal".Ujar Hina Pelan dan Menatap-ku saat ini dengan Ekspresi Wajah Kesal
Kedua Pria bodoh itu malah senang di Jerat Besi Hitam oleh si Hina. Aku pun langsung menyerang saat ini dengan Kedua Kaki-ku di Lapisi Petir.
*Bzzttt*Duaghh*Duaghh*
Jango dan Fullbody merasa tersambar oleh Petir Biru yang sangat kuat. Kedua-nya langsung saja tak sadarkan diri di lantai kayu kapal.
"Hentikan itu, Dasar Pria Brengsek...!!".Pekik Hina yang dengan Kesal dan Mulai maju menyerang-ku dengan menggunakan Kekuatan Buah Iblis-nya
__ADS_1
Han saat ini mulai bertarung dengan Serius dan Menyerang ke arah si Kapten Hina juga.
/Beberapa Menit Kemudian/
Pertarungan-ku melawan Hina berlangsung 15 menit dengan Kemenangan-ku. Pada saat ini, Kapal Angkatan Laut agak berantakan dengan beberapa Kayu di Lantai yang Retak serta Layar juga agak Sobek cukup Lebar. Han sekarang ini sedang menatap Kapten Hina yang tergeletak tak berdaya di Lantai Kayu Kapal Milik-nya dengan Keadaan diri-nya yang sedang Menangis.
"Hiks... Hiks! Aku kalah, Kau benar-benar Monster ya. Sekarang kau bebas melakukan apapun yang kau mau dengan-ku, Asalkan jangan sakiti Anak Buah-ku".Ujar Hina yang dengan menangis kecil dan Sekarang dalam kondisi Pasrah
Aku pun dengan santai berjongkok di samping Tubuh Hina yang Tergeletak dengan berbagai Luka Memar + Luka Bakar di sekujur Tubuhnya.
"Baka, Aku tak akan melakukan apapun kok. Kau sudah tak berdaya, Jadi untuk apa lagi aku ada di Kapal ini...".Ujarku yang dengan Tenang dan Ada sedikit Luka di Pipi Kanan-ku yang Berdarah juga akibat terkena Besi Hitam Tajam milik Hina
"KAU MENGASIHANI-KU YA, DASAR BAJAK LAUT SIALAN!".Teriak Hina dengan Kesal dan Saat ini hanya menatap-ku Tajam di Lantai
Han saat ini mengelus pipi Hina dengan Lembut dan Hina saat ini menutup kedua mata-nya serta Pasrah untuk menerima hukuman dariku.
"Kamu benar-benar wanita yang cantik ya".Ujarku dengan Tersenyum Manis dan Saat ini Hina yang kelihatan kebingungan melihat-ku berdiri
Aku saat ini merenggangkan otot-otot di seluruh Tubuh-ku yang terlihat lumayan Pegal dan Tanpa sadar ada Satu Kapal Bajak Laut yang mendekat ke arah Kapal Angkatan Laut milik Hina ini.
*Boom*Boom*Boomshh*
Ada tiga bola meriam yang hampir saja mengenai Kapal Angkatan Laut milik Hina saat ini, Hina saat ini mencoba untuk berdiri melawan Satu Kapal Bajak Laut yang sedang mendekat Tersebut. Han saat ini mengeluarkan Aura yang sangat Kuat dan Sampai membuat Hina yang ada di sisi-nya juga ikut merinding ketika melihat Tatapan Mata-ku yang berubah menjadi Sharingan sekarang.
'Mata apa itu? Terlihat kuat tetapi penuh sekali dengan Rasa Kebencian '.Pikir Hina yang saat ini merinding melihat mata-ku berubah merah
"Wahahaha, Tembak Kapal Angkatan Laut yang kelihatan Rusak itu...!".Pekik Si Kapten berkumis dan Bertubuh Gendut dengan Keras
"BERANI-NYA KAU MERUSAK KENDARAAN JET SKI-KU, DASAR GENDUT SIALAN...!!".Teriak-ku yang dengan Keras ke arah Kapal Bajak Laut itu dengan sangat Marah dan Hina melihat bahwa ada Kendaraan Motor Laut yang terlihat dalam posisi terbalik di bawah Lautan dekat Kapal-nya
"SIAPA YANG KAU PANGGIL GENDUT ITU, DASAR KAU PRIA BRENGSEK...!!".Teriak Si Kapten itu dengan sangat Kesal menatap-ku di Kapal milik Hina yang berada di bagian tengah kapal
Han dan Hina melihat ada 10 Bola Meriam yang saat ini mengarah langsung ke arah kami dari Tembakan Kapal Bajak Laut Aneh itu, Aku pun berdiri di Pinggir Kayu Kapal dan Bersiap dengan Jutsu Api yang akan ku keluarkan.
"Sialan, Aku masih lemah...".Ujar Hina yang panik melihat ada sepuluh tembakan Meriam
Aku lalu melakukan segel tangan dengan cepat.
"Katon : Goukakyuu no Jutsu...!!".Pekikku yang sambil menyemburkan Bola Api Raksasa dari Mulut-ku yang membuat Hina terkejut
*Whoosshh*BLAAARRR*
10 Bola Meriam yang ditembakkan oleh 1 Kapal Bajak Laut itu langsung lenyap begitu saja oleh Bola Api Raksasa yang ku keluarkan. Lalu kapal bajak laut itu langsung terbakar habis oleh Api Raksasa yang ku semburkan dari Mulut.
'Apa-apaan kekuatan tak masuk akal milik Pria itu?! '.Pikir Hina yang melamun saat ini melihat kekuatan nyata yang muncul di depan-nya
Han saat ini mengecek Jet Ski-nya yang ada di Lautan dan Ternyata itu hanya terbalik saja tanpa Goresan sedikitpun. Batu Laut yang digunakan oleh Iceburg benar-benar Kuat, Meskipun benda itu harga-nya sangat mahal sekali tetapi kualitas yang digunakan sangat bagus bagi-ku. Aku saat ini kembali ke atas Kapal Hina untuk sekarang menyelesaikan masalah-ku dengan-nya.
"Yo, Hina-chan!".Sapa-ku dengan lembut
Hina yang mencoba berjalan tiba-tiba saja hampir terjatuh karena masih Kesakitan dan Aku dengan cepat langsung saja menangkap Tubuh-nya.
"Bagaimana bisa kau sampai sekuat itu?".Tanya Hina yang penasaran dengan Asal-usul dariku
"Ya, Itu mungkin bakat alami-ku dari Bayi. Karena aku terlahir sebagai Ninja".Ujarku dengan lembut dan Menatap mata-nya dengan kembali normal
"Mata apa yang tadi itu?".Tanya Hina penasaran
"Maaf, Itu rahasia keluarga".Ujarku dengan Santai
"Maukah kau bergabung dengan Angkatan Laut? Kekuatan-mu sangat dibutuhkan untuk keadilan di dunia ini!".Tanggap Hina yang sambil bertanya dengan Serius ke arah Wajah-ku
Han saat itu hanya menundukkan wajahnya dan Mengingat semua perbuatan Tenryuubito yang ada di Dunia ini sangat Menjijikkan, Ketika dirinya dulu menonton Anime One Piece.
"Maaf aku harus menolak tawaran-mu, Karena bagi-ku Keadilan adalah Suatu Kejahatan Besar yang belum Terungkap".Ujarku dengan Serius
Hina terkejut mendengar perkataan dariku dan Memukul pelan dada-ku sambil menangis kecil.
"Baka, Mengapa kau menolak-nya? Hiks...".Ucap Hina yang dengan Sedih menatap-ku
Han saat ini hanya terdiam sambil menggunakan Jutsu Penyembuhan (Shousen Jutsu) dengan mengelus punggung belakang tubuh Hina. Saat ini, Hina menyadari bahwa Tubuh-nya perlahan pulih dari Luka serta Energi-nya mulai bertambah secara tiba-tiba sambil melihat satu tangan-ku yang mengeluarkan Cahaya Hijau Hangat dan Tangan kiri-ku mengelus lembut punggungnya.
"Tubuh-ku perlahan mulai pulih".Ujar Hina dengan Terkejut melihat Semua Luka di Sekujur Tubuh milik-nya mulai Sembuh secara langsung
"Ini bayaran dari biaya kamar mandi kecil yang telah ku Gunakan".Ucapku dengan Tenang
Hina merasakan perasaan hangat yang luar biasa dan Perlahan memeluk Tubuh-ku dengan Erat. Sampai akhirnya, Tubuh-nya kembali Normal dan Saat ini kami berdua pun saling bertatapan mata dengan Background Matahari yang Terbenam.
*Chupp~*
Tanpa sadar, Han dan Hina mulai berciuman saat ini dengan Mesra selama 15 Detik lama-nya.
"Hnghh...".Lirih Hina dengan tatapan mata sayu menatap ke arah Wajah-ku yang Tampan
Kami berdua saat ini tak menyadari bahwa Para Anak Buah Angkatan Laut milik Hina melihat Kejadian yang sangat Menyakitkan dengan Sedih + Cemburu sekali. Jango dan Fullbody menangis dengan air mata deras serta membuka rahang lebar melihat Kapten-nya sedang berciuman.
"Sudah cukup, Hina! Ada beberapa pria yang saat ini Cemburu melihat kita".Bisik-ku Pelan dan Saat ini membuat Hina langsung saja Tersadar serta Mendorong Tubuh-ku dengan cukup Kuat
Wajah-nya sangat memerah merona dan Aku pun hanya Tersenyum Manis melihat hal imut itu.
"Selamat tinggal, Hina-chan~".Bisik-ku Pelan dan Menatap para pasukan angkatan laut itu sambil menjilati bibir-ku sendiri dengan Mengejek
Para Pasukan Angkatan Laut Bawahan Hina saat ini mulai terlihat sangat Marah dan Berniat untuk Menyerang-ku tetapi aku sudah menghilang di tempat / Melarikan diri terlebih dahulu.
'Bisa-bisanya aku terpengaruh pesona-nya. Aku menyukai Smoker-kun, Akan tetapi Hati Kecil-ku berkata lain '.Pikir Hina yang dengan bimbang
Lalu melihat bahwa Han sudah mulai menjauh dari Kapal Angkatan Laut milik-nya dengan cepat menancapkan Gas Jet Ski-nya tersebut. Aku pun merasakan seluruh tubuh-ku sakit dan Energi Chakra yang ku miliki mulai menipis.
"Huwekk, Sialan! Sepertinya... Aku terlalu banyak menggunakan Chakra".Ujarku yang muntah darah dan Tiba-tiba teringat bibir lembut Hina
__ADS_1
Han saat ini memutuskan untuk beristirahat di tengah Lautan Gelap yang hanya di sinari oleh Cahaya dari Bulan, Bintang, serta Lampu Jet Ski milik-nya dengan perasaan hati yang Aneh.
To Be Continued ...