Si Ninja Misterius Di Dunia One Piece

Si Ninja Misterius Di Dunia One Piece
Sebuah Perjanjian Dan Han Vs Generasi Terburuk, Bajak Laut Urouge


__ADS_3

Di Sebuah Kamar Penginapan yang ada di dekat Lokasi Corrida Colosseum berada, Han saat ini terbangun di jam 8 pagi dengan wajah kelelahan.


"Hahh... Ini sudah pagi ya!".Tanggapku yang saat ini terbangun dari tidurku sambil menghela nafas


Aku sangat kelelahan saat bernyanyi di sebuah Konser Semalam yang sangat menghebohkan. Lalu tercium aroma masakan yang ada di dapur terasa sangat harum sekali dan Ini adalah Alasan satu lagi kenapa aku terlalu kelelahan semalam.


"Han-sama, Apakah kau sudah bangun?".Tanya Kalifa yang Tersenyum Manis melihat Wajahku


Han memutuskan untuk mengabaikannya serta memakai seluruh pakaiannya yang tergeletak di lantai kamar, Aku benar-benar tak percaya bahwa Kalifa harus berbohong kepada Atasannya hanya karena ingin melihat Konser Musik ku semalam dan Bahkan dia datang ke kamar penginapan ku ini hanya karena Cemburu tadi malam serta ingin dimanjakan oleh ku dengan cara yang menggoda sebagai Seorang Pelayan Ku yang Baru.


"Ya. Aku sudah bangun dan Kau sedang masak apa, Kalifa-chan?".Tanyaku yang dengan Tenang dan Membuatnya merasa bahagia sekali


"Itu aku membuat 2 Mangkuk Mie Ramen serta 2 Gelas Susu Vanilla untuk kita berdua".Ucap Kalifa yang Tersenyum Tipis sambil membawa Nampan yang berisi 2 Mangkuk Ramen + 2 Gelas Susu


"Oh, Begitu ya! Terimakasih ya".Ujarku yang saat ini mengelus kepalanya dengan Lembut


Kalifa merasa pipinya memerah merona dan Saat ini terasa bahagia sekali di Puji, Lalu kami berdua memutuskan untuk sarapan bersama di Lantai.


"Han-sama, Tujuanmu selanjutnya itu kemana ya? Aku sangat ingin sekali bersama mu".Ucap Kalifa yang dengan Wajah Sedih dan Tak mau berpisah dengan ku untuk waktu yang cukup Lama


"Ini Vivre Card untukmu, Kau bisa menemui ku kapan saja dan Berhati-hatilah agar identitas mu yang ini tak diketahui oleh siapapun!".Tanggapku yang memberi secarik kertas putih ke Kalifa dan Ada namaku di kertas kecil tersebut


"Tentu saja, Han-sama! Aku bahagia sekali dan Pastinya akan memberi kabar dulu sebelum kita berdua bisa ketemuan".Ujar Kalifa yang senang sekali dan Menyimpan kertas kecil itu di tempat yang menurutku paling Aman + Berbahaya


Aku langsung meneguk ludah saat melihat Kalifa secara terang-terangan menaruh kertas kecil itu diantara belahan dada besarnya dan Tersenyum menggoda saat menatap wajahku yang sedikit Tergoda dengan Lekukan Tubuh Seksinya.


"Kalau begitu, Aku harus beres-beres dulu karena ini hari terakhir ku berada disini".Ujarku yang saat ini membereskan semua barang-barang ku yang sedang ku susun di dalam Tas Ransel


"Baiklah, Aku akan cuci piring setelah itu berpisah denganmu. Tuan!".Tanggap Kalifa yang langsung saja berjalan ke dapur untuk membersihkan sisa bekas Mangkuk + Gelas sarapan kami berdua


Aku merasa beruntung memiliki Seorang Pelayan Baru seperti Kalifa. Wanita itu bertubuh ramping, Cantik dengan matanya berwarna biru, Berambut pirang tergerai panjang, dan Memakai Kacamata. Kami berdua semalaman bercerita tentang masa lalu, Makan malam bersama, Ngerokok + Mabuk, dan Terakhir tak perlu diceritakan lagi karena itu berhubungan dengan sesuatu yang Dewasa. Aku benar-benar merasa beruntung telah memilikinya serta Kekuatan Genjutsu Kotoamatsukami yang ku miliki benar-benar sangat Berbahaya sekali + Banyak menguras energi Chakra di Tubuh ku.


"Han-sama, Wajah anda benar-benar Tampan ya. Bahkan, Make up semalam masih membuat kulit putih anda terlihat Bagus".Ujar Kalifa yang tidak bisa berpaling dari ketampanan wajahku


"Eh, Iya juga. Sepertinya aku harus mandi pagi ini untuk menghilangkan semua bekas-bekas Make up yang ada di Wajahku ini".Ujarku yang langsung saja melihat kaca dan Merasa jijik sendiri dengan hasil dari Make Up yang dilakukan oleh Violet


Pada saat ini wajahku terlalu putih cerah dan Aku merasa dalam bahaya karena banyak Gadis serta Wanita yang diam-diam mengikuti ku dengan niat jahat pada waktu selesai konser musik semalam. Aku untungnya seorang Ninja yang langsung saja melarikan diri atau berteleportasi dengan cepat sekali yang membuat Para Penggemar Berat ku dari Kalangan Wanita merasa Kecewa.


"Yosh, Aku mandi dulu ya... Kalifa-chan".Ucapku yang melihat Kalifa menunjukkan kekuatan dari Buah Iblis Paramecia Awa-awa No Mi miliknya


"Han-sama, Biarkan aku membersihkan belakang punggung mu itu".Ucap Kalifa yang menggoda ku


Han pun memutuskan untuk masuk kamar mandi dan mengunci pintunya dari dalam dengan cepat.



Kalifa yang kalah cepat mendesis kesal dan Saat itu dirinya terus-menerus mengetuk pintu kamar mandi dengan keras sambil mencoba-coba untuk menggoda ku menggunakan Tubuhnya. Tetapi, Aku memutuskan untuk mengabaikannya meski terdengar sangat berisik sekali suaranya.


'Sial, Aku lupa bawa Handuk '.Pikirku yang masuk ke dalam Kamar Mandi tanpa Handuk


Han saat itu memutuskan untuk membuka pintu kamar mandi dan Melihat kalifa yang sekarang ini sedang Tersenyum Manis dengan Tubuhnya dililit oleh Handuk Putih Tebal Milikku. Aku menghela nafas dan mengizinkannya untuk masuk asalkan hanya membersihkan belakang punggung ku.


/Beberapa Menit Kemudian/


Kulit di tubuh ku saat ini terasa halus sekali dan Juga aroma wangi sabun tercium sangat harum. Aku merasa bahwa kekuatan buah iblis Kalifa ini sangat berguna untuk Mandi serta Berendam.


"Han-sama! Aku pamit pergi dulu ya, Sepertinya ada misi baru untuk ku".Ujar Kalifa yang dengan Lembut dan Selesai memakai semua pakaiannya


"Hm, Baiklah! Hati-hati ya. Jika kau dalam bahaya, Kau bisa menghubungi ku".Ujarku yang dengan Santai dan Memakai Pakaian Ninja Jounin


Kalifa merasa wajahnya memerah merona serta langsung bergerak mendekat ke arahku dengan kedua matanya tertutup dan minta di Cium.


*Chu~...*


Han terpaksa mencium bibir manisnya itu secara singkat dan Melihat wajahnya yang bahagia.


"Bye, Han-sama! Jaga dirimu baik-baik!".Tanggap Kalifa yang dengan Lembut dan Bergegas pergi


Aku hanya tersenyum tipis dan mulai bersiap-siap untuk pergi dari Pulau Dressrosa, Aku juga tidak lupa untuk berpamitan dengan Doflamingo. Ada 3 Alasan mengapa Doflamingo serta Keluarganya itu tak bergerak menyerang ku : 1.Han sudah tau kekuatan serta kelemahan Bajak Laut Keluarga Donquixote melalui informasi yang di dapatkan olehnya sendiri, 2.Doflamingo tau bahwa Han itu Berbahaya dan Jika dirinya mencoba menyakiti Han itu akan berakibat fatal karena Yonkou dari Bajak Laut Akagami No Shanks mungkin akan bergerak atau ikut campur, 3.Rahasia identitas aslinya diketahui serta Doflamingo lebih memilih untuk menjadikan Han sebagai Rekan Bisnisnya atau Bagian keluarganya melalui salah satu dari Kru Wanita yang akan dijodohkan secara tidak langsung jika rencananya berhasil. Itulah kenapa Doflamingo tidak terlibat konflik secara langsung dengan Han, Karena dirinya sibuk dengan buah iblis buatan (Smile-nya) serta Penjualan Senjata yang dilakukan secara diam-diam di Pulau ini.


"Ya, Aku pamit dulu ya. Doflamingo-san! Mari kita lakukan bisnis lagi di masa depan, Joker".


Ucapku yang sambil Tersenyum Tipis dan Merasa bahwa perjanjian di atas kertas untuk menjaga Rahasia serta Bisnis sepertinya sudah Selesai


"Hihihi... Aku kecewa kau tidak tinggal disini dan Bergabung menjadi bagian keluarga ku ini, Han! Sampai jumpa lagi dan Jaga dirimu baik-baik".


Ucap Doflamingo yang terkekeh kecil dan Saat itu menutup panggilan teleponnya begitu saja


Han dan Doflamingo tak boleh terlibat bertarung di Pulau Dressrosa ini serta Menjaga rahasianya masing-masing sebagai sebuah Perjanjian.


...****************...


Aku baru saja keluar dari kamar penginapan ku ini dan Terkejut melihat seorang manusia melayang terbang dengan Baby 5 berada di atasnya.


'Hahh, Bisakah aku pergi dengan tenang! '.Pikirku yang melihat Baby 5 berada di depan ku setelah melompat dari atas tubuh Buffalo


"Kau sudah mau pergi ya, Darling?".Tanya Baby 5 yang saat ini memasang raut wajah Sedih


"Iya, Aku harus melanjutkan petualangan ku dan Kau tau sendiri yang kemarin".Ucapku yang saat ini melihat Buffalo baru saja turun dari Langit


"*Nin* Jadi kau itu tunangan barunya Baby 5 ya, *Dasuyan*".Ucap Buffalo yang dengan logat aneh terdengar seperti Suara Baling-baling


"Eh, Mengapa kau turun kesini juga?".Tanya Baby 5 yang dengan Kesal melihat Buffalo


"Hm, Aku hanya penasaran saja dengan Pria yang sedang kau dekati. *Dasuyan*".Ucap Buffalo

__ADS_1


"Tidak, Kami berdua bukan Tunangan. Tetapi, itu hanya sebatas ... Teman tapi Mesra".Ujarku yang membuat kedua orang itu menjadi Bingung


"Apa maksudnya itu?".Tanya Baby 5 dan Buffalo yang sambil memiringkan kepalanya bersamaan


"Ya, Itu hanya semacam rahasia saja. Bisakah aku mengobrol berdua bersama Baby 5?".Tanyaku yang sambil menatap ke arah Buffalo dan si Pria besar aneh itu pun mengganguk setuju


Han lalu menarik tangan Baby 5 ke sebuah Gang Sempit untuk mengobrol secara empat mata dan Melihat buffalo yang sedang beli es krim di dekat Corrida Colosseum dengan Santainya.


"Ada apa, Darling~?".Tanya Baby 5 yang merasa ini akan menjadi pembicaraan Serius


"Aku hanya ingin membuat perjanjian dengan mu disini, Bisakah kau mendengarkan ku?".Tanyaku yang menatap Baby 5 dengan Serius


"Uhm, Aku mengerti!".Tanggap Baby yang sambil mengganguk paham dan Bersandar di Tembok


"Aku akan pergi selama 7 atau 8 Bulan dari pulau ini dan Mungkin akan kembali lagi kesini. Baby 5, Kamu bisa membuat pilihan di masa depan. Apa kau ingin menunggu ku selama berbulan-bulan di pulau dressrosa ini dan Baru menjadi kekasih ku setelah itu? Atau kau boleh saja mencoba untuk mencari pasangan baru mu dan Juga menikahi siapapun yang bisa membuatmu Jatuh Cinta di Masa Depan?".Tanyaku yang dengan Serius


"Aku akan pikirkan baik-baik. Mungkin, Hubungan kita akan sampai disini dulu tetapi aku pasti akan tunggu kedatangan mu ke pulau ini dan Setelah itu memberikan jawaban yang pasti".Ucap Baby 5 yang dengan Jujur sambil Tersenyum Tipis


"Baiklah, Ini ada sebuah hadiah kenangan yang ku beli semalam khusus untukmu. Kau bisa saja mencium aroma wanginya jika merindukan ku dan Aku pasti akan datang kesini lagi...".Ucapku yang memberikan beberapa Bunga Putih harum dan indah untuk hadiah khusus Baby 5


Aku pun menyilangkan kedua tangan ku di depan badan sambil memiringkan kepala saat melihat Senyuman Lebar Baby 5 yang terlihat indah.



Padahal kisah cinta yang aneh ini hanya selama beberapa hari saja. Tetapi, Rasanya bagi Han di Masa Depan sesuatu akan hilang nantinya.


"Terimakasih, Aku akan menjaganya dengan baik. Jaga dirimu ya, Han-kun".Ujar Baby 5 yang sambil Tersenyum Lebar dengan Wajah Merah Merona


Han tau bahwa itu sebuah senyuman palsu dari Baby 5 dan Aku bisa melihat kesedihan di dalam Hati serta Topeng Raut Wajahnya tersebut.


*Chuupp~...*.


Aku tanpa basa-basi langsung mencium bibirnya Baby 5 dengan Lembut dan Saat itu Baby 5 juga membalas Ciuman ku dengan Air Mata yang ikut menetes di wajahnya. Kedua tangan ku langsung menyusuri setiap lekuk tubuh Baby 5 dari Badan sampai ke Leher sedangkan Baby 5 kedua tangan miliknya merangkul bagian Leher ku. Kami juga saling beradu lidah masing-masing secara sengit dan Berpelukan dengan cara yang Romantis.


'Uhh, Sepertinya aku salah waktu...'.Pikir Buffalo yang terkejut melihat kejadian di depan matanya


"Enghh, Darling~! Jangan pergi".Lirih Baby 5 yang menikmati Ciuman Mesra untuk terakhir kalinya


Han dan Baby 5 menghentikan Ciuman Panas itu yang berlangsung selama 5 Menit + Wajah dari keduanya sama-sama Merah Merona sekali.


"Maaf ya, Baby 5-chan! Aku harus pergi".Ucapku yang memasang raut wajah sedih dan Berbalik pergi sambil menitipkan pesan ke Buffalo


Baby 5 hanya bisa menatapku dengan Air Mata yang menetes di wajahnya dan Berjongkok saat ini dengan suara tangisan yang terdengar pelan.


/Beberapa Menit Kemudian/


Han saat ini telah sampai di sebuah tepi sisi bukit berwarna kuning dengan Lautan Biru Luas dan Cuaca yang masih panas di pagi hari yang cerah.


"Yosh, Saatnya bersiap-siap untuk berangkat dan Memulai petualangan ku kembali...".Ujarku yang sedang mempersiapkan Jet Ski milik ku dan Saat itu terkejut mendengar suara langkah kaki


"Kau akan pergi dari pulau ini ya?".Tanya Violet yang datang menghampiri ku dengan raut wajah Sedih dan Berjalan mendekat ke arahku


"Iya, Violet-san! Aku mungkin akan kembali dalam waktu yang cukup lama".Ujarku dengan Tenang


"Jangan panggil aku Violet lagi, Nama asliku Viola dan Aku merupakan Seorang Mantan Putri dari Kerajaan Dressrosa ini 9 Tahun yang lalu".Ucap Viola yang dengan raut wajah sedih di depan ku


"Aku sudah tau kok. Jadi, Apa tujuanmu datang kesini?".Tanggapku yang sambil Bertanya


Viola sempat terkejut mendengarnya tetapi dia juga tau bahwa Han merupakan Seorang Ninja.


"Aku hanya penasaran antara Kau dengan Doffy lebih kuat siapa?".Tanya Viola dengan penasaran


"Jika kita berdua berduel, Mungkin aku yang akan menang. Tetapi jika lawanku seluruh kru bajak laut Donquixote, Maka itu sulit untuk dipikirkan dan Aku tau isi pikiran mu itu. Viola-san".Ucapku yang melihat wajahnya menyimpan Dendam


Tiba-tiba saja, Viola memeluk tubuhku dan Saat ini meneteskan air matanya dengan sedih sekali.


"Maaf, Aku merasa berdosa karena Tubuhku ini telah ternodai dan Aku merasa tidak pantas jika berada di dekatmu".Ujar Viola yang dengan sedih


"Bodoh, Jangan bicarakan masa lalu mu jika itu membuatmu kesal dan kecewa. Tunggu saja aku di masa depan, Mungkin aku akan membantumu untuk mengembalikan kerajaan Dressrosa ini ke tangan Keluarga Riku lagi".Ujarku yang dengan Serius dan Viola cukup terkejut mendengarnya


Viola menatap mataku dengan wajah serius dan Tanpa diduga bibirnya itu langsung mencium ku dengan penuh nafsu. Bahkan, Kedua tangannya itu merangkul leher ku dengan Tenang. Han saat ini juga menyentuh tubuh Viola dengan gerakan perlahan dari arah Paha sampai ke arah Pipinya.


*Chuuupp~...*


Kami berdua saling beradu lidah dengan sengit dan Tak ada satupun orang yang melihat kejadian di sisi tepi bukit kuning ini. Han dan Viola cukup lama berciuman dengan penuh Nafsu serta Tak lama kemudian ada sebuah Perang di Lautan.


*Boom*Boom*Kaboom!*. Bunyi Suara Meriam Yang Sedang Beradu Tembakan Di Lautan


Aku dan Viola saling menghentikan Ciuman yang panas ini setelah 10 menit berlalu. Han hampir saja melakukan hal yang tak senonoh bersama Viola untuk kedua kalinya. Wajah kami berdua saling memerah merona satu sama lain dan Aku melihat ke arah Lautan dengan Satu Kapal Bajak Laut melawan Tiga Kapal Perang Angkatan Laut.


"Hmm, Mereka sepertinya sedang bertempur dan Ini berbahaya sekali".Ujar Viola yang melihat ke arah Lautan dan Juga mengambil jubah merah miliknya yang tadi sempat Terjatuh ke Tanah


'Cih, Menggangu saja para kroco itu '.Pikirku yang dengan Kesal dan Bersiap-siap untuk bertempur


"Han-san, Apakah kau benar-benar akan datang ke pulau ini lagi?".Tanya Viola yang penasaran


"Aku berjanji. Jika kau melihat Bajak Laut Topi Jerami datang ke Pulau ini juga, Itu tanda dari berakhirnya Keluarga Donquixote Doflamingo di Masa Depan".Ujarku yang dengan wajah Serius


"Bukankah kelompok bajak laut itu sudah tidak diketahui lagi selama 1 tahun setengah bulan ini. Apa kamu yakin dengan kelompok bajak laut itu, Han-san?".Tanggap Viola yang sambil bertanya


"Tenang saja, Jika mereka tak datang ke pulau ini. Aku yang akan mengalahkan Doflamingo itu dan Melenyapkan kekuasaannya di Pulau ini di masa depan".Ujarku yang dengan Santai


"Berapa lama aku harus menunggu?".Tanya Viola yang dengan penasaran menatap ke arahku


"Tunggu dalam waktu 7 atau 8 bulan lagi, Kamu harus bertahan selama itu...".Ujarku yang dengan Serius dan Melihat bahwa Perang di Lautan itu sudah hampir berakhir dengan 2 Kapal Perang Angkatan Laut yang sudah Hancur / Tenggelam

__ADS_1


"Baiklah, Aku akan percaya kata-kata mu dan Aku pasti akan menunggu kedatangan mu".Ujar Viola yang dengan Tersenyum Manis dan Memeluk ku dengan erat seolah-olah tak mau melepaskan ku


"Aku merasa jahat karena telah meninggalkan mu, Setelah melakukan hubungan itu".Bisik ku yang dengan pelan ke arah telinga kiri Viola


"Bodoh, Aku dari awal sudah ternodai oleh Doffy dan Aku merasa tak pantas bersama mu...".Ucap Viola yang mengingat kenangan di masa lalunya


"Ya, Aku tetap merasa bersalah. Tetapi, Aku dan Doflamingo mana yang lebih enak?".Tanyaku ke arah Viola yang membuat wajahnya malu


"A-Aku tak mau menjawabnya ... Tetapi, Bersama dengan mu itu lebih menyenangkan".Ucap Viola yang Gugup dan Wajahnya memerah malu sekali


*Ctikk*. Bunyi Suara Sentilan Di Dahi Viola


"Hehehe... Dasar Wanita Nakal".Ujarku yang saat ini menyentil dahi Viola sambil Terkekeh Kecil


"Kau yang menanyakan pertanyaan memalukan itu, Aku ini lebih tua darimu loh...".Ujar Viola yang menggembungkan pipinya sambil mengelus-elus bagian dahinya dengan raut wajah Cemberut


Han yang merasa gemas langsung saja memberi tanda dengan mengigit kecil leher Viola yang saat itu membuatnya Terkejut dan sedikit Kesakitan.


"Sampai jumpa lagi, Viola-chan~! Aku pasti akan kesini lagi di masa depan...".Ujarku yang sambil Tersenyum Manis dan Mengelus Rambutnya


"Uhm, Aku akan menunggumu... Han-kun".Ucap Viola yang Tersenyum Tipis dan Jantungnya saat ini berdetak lebih kencang melihat Wajahku


Han memutuskan untuk menyiapkan 4 Kunai dan Burung Gagak yaitu Kuro terbang di sekitaran ku. Viola masih melihat ke arahku meskipun dirinya saat ini harus kembali ke kerajaan Dressrosa.



Aku tanpa basa-basi lagi melempar 4 Kunai yang ku pegang di tangan kiri ku ke arah 4 Kapal yang sedang berperang dengan tepat Sasaran.


"Oya, Sepertinya si Tuan Playboy akan beraksi di depan Wanita Cantik ya. *Kwakk...!*".Ucap Kuro yang sepertinya kesal melihatku berubah sifat menjadi tambah mesum selama Latihan 1 bulan dengan Benn Beckman di Pulau Yukiryu


'Burung Gagak itu bisa berbicara ya...'.Pikir Viola yang Terkejut melihat Kuro muncul di dekatku


"Baka, Sebaiknya kau memperhatikan musuh kita kali ini siapa?!".Tanggapku yang menghilang di Tempat dan Tiba-tiba saja sudah muncul di salah satu Kapal Bajak Laut dari Generasi Terburuk


Han terkejut saat melihat bahwa itu adalah Bajak Laut Fallen Monk, Urouge yang dijuluki sebagai si 'Biksu Gila' dan Harga buronannya cukup mahal meskipun Pria itu memiliki Nilai Buronan paling Rendah diantara Generasi Terburuk yang lain.


"Cih, Para pasukan angkatan laut itu merepotkan saja".Ujar Urouge yang dengan Kesal dan Saat ini terkejut melihat kedatangan ku di atas Kapalnya


"Yo, Urouge! Apakah melawan Tiga Kapal Perang Angkatan Laut sesulit itu?".Tanyaku yang melihat tubuhnya sudah Babak Belur dan Sepertinya itu karena terkena tembakan Bola Meriam


"Hahaha...! Tak ku sangka, Seorang Ninja yang sudah menghilang selama ini tiba-tiba muncul di atas Kapal ku".Ucap Urouge yang sambil Tertawa dan Memakai sebuah pilar hitam sebagai Senjata


Han bisa melihat bahwa para pasukan angkatan laut itu sudah dikalahkan dan Juga seorang yang merupakan Wakil Admiral Angkatan Laut sudah Tumbang di bawah kaki Urouge. Sepertinya, Duel mereka berdua cukup sengit dan Aku juga bisa melihat wajah dari Para Anggota Kru Bajak Laut Fallen Monk yang terlihat Panik saat menatapku.


"Kau sepertinya sudah melemah dan Aku tidak mau melawan orang yang sudah Terluka".Ujarku yang memutuskan untuk bersiap-siap Pergi


"Apakah Seorang Ninja seperti mu itu hanyalah pengecut yang tak berani untuk berduel dengan ku".Ujar Urouge yang sambil Tersenyum Lebar saat melihat ku yang baru saja ingin Pergi


"Urouge-san, Jangan melawan monster itu...".


"Kita harusnya membiarkan dia pergi, Kapten".


"Pria itu sangat berbahaya dan Tingkat kekuatan miliknya di level yang berbeda".


Ucap Para Anggota Kru Bajak Laut Fallen Monk yang dengan Ketakutan + Wajahnya Panik


"Tenang saja, Aku belum mengeluarkan seluruh kekuatan ku ini. Inga Zarashi".Ucap Urouge yang saat ini menggunakan kekuatan buah iblisnya dan Tubuhnya berubah menjadi Gede + Berotot


Han hanya menatapnya datar ke arah Urouge dan Tau bahwa Pria itu kuat secara Fisik. Akan tetapi, Aku melihatnya mencoba untuk meninju tubuhku dengan gerakan pukulan yang cepat + kuat.


'Cih, Dia terlihat lambat sekali. Bahkan lebih cepat Roo-san dibandingkan Pria Besar Berotot Yang Bodoh ini...'.Pikirku yang bisa menghindari setiap satu pukulan bertubi-tubi dari Urouge


"Jangan cuman menghindar Ninja Sialan! Coba kerahkan seluruh kemampuan mu!".Pekik Urouge yang dengan Kesal dan Menggunakan Senjata Pilar Hitamnya untuk menghantam Tubuh ku


*Dentangg!!!*. Bunyi Suara Besi Yang Tertahan


Aku menggunakan Haki Busoshoku milikku saat ini untuk menghentikan gerakan dari senjata pilar hitam milik Urouge yang berniat Menyerang ku.


"Kau yakin, Biksu Gila? Aku mungkin hanya perlu mengalahkan mu dalam sekejap mata...".Ujarku yang dengan ekspresi wajah Dingin dan Saat itu membuat Urouge panik karena Tenaga dari Satu Tangan ku sangat Kuat menggenggam pilarnya


'Apa-apaan ini, Mengapa tenaga si Ninja Sialan ini lebih Kuat daripada Milikku ya?!'.Pikir Urouge yang saat ini berkeringat dingin dan kesulitan


*BUAGH*WUSH...*GUBRAKK!!*. Bunyi Suara Dari Sebuah Pukulan + Hantaman Kuat di atas Kapal


Urouge bahkan tak bisa menghindar sama sekali dari 1 Pukulan Kuat milikku dan Tubuh besarnya itu sampai terlempar menabrak tembok kapalnya.


"Ughh, Sakit sekali. Pukulan itu seperti hantaman dari 1 Kapal Perang Angkatan Laut".Ujar Urouge yang sempat menggunakan Hakinya tetapi tetap saja Wajahnya Kesakitan menerima Pukulan ku


Han saat ini menginjak tubuh besar milik Urouge dan Wajahku bahkan menatapnya Datar. Aku bisa melihat bahwa Para Anggota Kru dari Bajak Laut Fallen Monk memohon ampun kepada ku.


"Kau benar-benar kuat, Aku merasa bodoh karena telah meremehkan mu. Han si Ninja Misterius! Itu benar-benar pukulan yang menyakitkan ku...".Ujar Urouge yang Wajahnya sudah Babak Belur lagi


"Selamat tinggal... Pecundang".Ujarku yang saat itu langsung melapisi tangan kanan ku dengan Haki Busoshoku dan Meninju Perut Urouge


*BUAGH!!* KRAKK*Kaboom!!*. Bunyi Suara Dari Pukulan Kuat Ku Yang Menyebabkan Kapal Bajak Laut Fallen Monk Hancur dan Urouge Pingsan


Han berdiri di atas Air Lautan dengan tenang dan Menyalakan Rokok satu batang dengan Santai sambil Menghisapnya. Aku bisa melihat bahwa 3 Kapal Angkatan Laut dan 1 Kapal Bajak Laut saat ini sudah Hancur Total serta ada beberapa Orang yang mencoba untuk berenang sedangkan Pria dari Wakil Admiral Angkatan Laut dengan Urouge sedang mengambang di Lautan dengan Terluka Parah. Aku memutuskan untuk pergi dengan Jet Ski milikku sambil membiarkan Para Orang-orang itu melarikan diri dari kejaran ikan petarung yang mencoba untuk memangsa mereka semua.


"Cih, Merepotkan saja...".Ujarku yang kesal saat melihat tiga ikan petarung itu malah menghalangi pelayaranku dengan bersiap untuk menyerang ku


*Tsiingg...!!!*. Bunyi Suara Haki Raja milik Han


Aku langsung membuat 3 ikan petarung itu kabur melarikan diri dariku setelah merasa terintimidasi dan Saat itulah aku kembali berlayar menuju ke arah Pulau Selanjutnya dengan Jet Ski ku.


To Be Continued ...

__ADS_1


__ADS_2