
Han saat ini berada di dalam kamar tidurnya pada malam hari jam 7 dan Saat ini sedang asik main game di smartphonenya sambil menunggu Lily.
'Sial, Tempat ini benar-benar dingin jika sudah mendekati malam hari...!'.Pikirku yang merasa Dingin sekali dengan Angin yang berhembus ke dalam ruang kamarku melalui Jendela
*Tok*Tok*Tokk!*
Aku memutuskan untuk menghentikan kegiatan bermain Game di kamarku dan Keluar melihat ke pintu depan siapa yang datang ke kamarku.
"Yo, Selamat malam. Han-kun~...!".Tanggap Lily yang langsung memeluk tubuhku dengan erat dan Sepertinya dia baru saja selesai Mandi
"Hmm, Apa yang kau lakukan?".Tanyaku dengan wajah datar mencoba melepaskan pelukannya
"Hehe, Aku datang untuk memberikan informasi bagus untukmu dan Bersenang-senang malam ini bersamamu".Ucap Lily yang tersenyum manis
"Baiklah, Masuklah ke dalam kamarku ini".Ujarku yang melihat-lihat situasinya
Lily ternyata hanya datang sendirian saja dan Dia memberitahukan bahwa Bajak Laut Bellamy akan pergi besok pagi jam 9 ke Pulau Langit melalui jalan alternatif yang sudah diketahui oleh mereka dari informasi Bajak Laut yang lain.
"Itulah yang ku tahu, Sekarang apakah kamu mau bersenang-senang?".Tanya Lily yang Tersenyum Tipis dan Mulai melucuti pakaiannya secara satu persatu di hadapanku dengan Menggoda
"Maaf, Aku hanya butuh informasi mu saja. Kau sudah boleh pergi, Lily!".Tanggapku yang dengan Wajah Datar dan Lily malah mendorong tubuhku untuk berbaring di atas kasur dengan seenaknya
"Tenanglah, Aku pasti akan melayani mu sampai puas malam ini. Sayang~...".Bisik Lily pelan dan Mulai mencium bibirku dengan penuh Nafsu
*Tok*Tok*Tokk!*
Tiba-tiba saja, Ada suara ketukan pintu di ruang kamarku yang membuat Lily kesal dan Langsung saja menghentikan aksinya di atas Tubuhku.
"Maaf, Aku harus membuka pintu".Ujarku dengan Senang dan Berjalan ke arah pintu kamarku
Ketika ku buka ternyata itu hanyalah seorang pria yang merupakan petugas hotel yang mengantar makan malam khusus untuk ku dan Setelah itu pria pelayan hotel itu langsung pergi begitu saja.
"Ayo kita lanjut, Sayangku".Ujar Lily dengan pose yang sangat menggoda di atas Kasurku
"Bagaimana kalau kita berdua pergi ke Bar untuk mabuk?".Tanyaku sambil meletakkan nampan di atas meja Kamarku dan Mengalihkan kegiatan yang masih belum ku inginkan untuk malam ini
"Hmm, Apakah kamu tidak menginginkan tubuh milikku ini?".Tanya Lily dengan nada kecewa
"Bukan begitu, Aku hanya ingin keluar mencari angin sambil meminum Sake di Bar".Ujarku yang sambil Tersenyum Tipis dan Membuat Lily saat ini luluh sambil memakai pakaiannya kembali
"Baiklah, Ayo kita mabuk malam ini".Ujar Lily yang menggandeng tangan kiri ku dan Membisikkan suatu pembicaraan yang cukup Vulgar
'Wanita ini benar-benar murahan sekali...'.Pikirku yang hanya bisa menggelengkan kepalaku
Aku pun keluar kamar Penginapan Hotel Tropical ini bersama Lily yang menggandeng tangan kiri ku sambil Tersenyum Tipis menuju ke arah Bar.
/Beberapa Menit Kemudian/
Kami berdua sampai di dalam Bar yang lumayan ramai dan Banyak bajak laut yang sedang Minum sambil mengobrol satu sama lain. Aku saat ini memakai Jaket Hoodie Hitam yang menutupi bagian kepalaku dan Duduk di salah satu kursi yang ada di dalam Bar bersama Lily.
"Permisi, Paman! Tolong 2 Gelas Sakenya untuk malam ini ya!".Tanggap Lily yang dengan penuh Semangat dan Duduk di dekatku saat ini sambil menunggu pesanan miliknya dibuat
"Baiklah, Tunggu sebentar ya Nona dan Tuan! Aku pasti akan buatkan".Ujar Paman Bartender tersebut dengan Ceria dan Membuatkan 2 Gelas Sake yang beralkohol tinggi untukku serta Lily
Han saat itu hanya diam saja sambil melihat ke arah sekelilingnya dengan mendengarkan semua pembicaraan Para Bajak Laut tersebut.
"Apakah kau tau bahwa tadi siang Uchiha D. Han ada di Pulau Jaya Kota Mock ini?".
"Apa katamu? Bukankah Pria Tampan itu memiliki Nilai Buronan 450 Juta Berry!".
"Ya, Ku dengar dari Rumor bahwa pria itu seorang Ninja yang sangat Mengerikan dan Kejam".
Ucap Para Bajak Laut tersebut yang sedang asik membicarakan tentang Han untuk malam ini
'Sial, Mereka semua membicarakanku seenaknya saja ya?!'.Pikirku yang dengan Kesal
Tiba-tiba saja, Pintu Bar mulai terbuka lebar dan Lily memutuskan untuk menjauh dariku ketika melihat bahwa itu adalah Bajak Laut Bellamy.
"Cih, Aku sudah muak berada di kota ini. Kita saat ini juga harus bersiap untuk pergi ke pulau langit besok pagi?!".Tanggap Bellamy dengan Serius
"Ya, Kau benar. Aku merasa bahwa di Kota Mock ini sudah membosankan".Ujar Sarquiss dengan kesal dan Terkejut ketika melihat bahwa Lily ada di dalam Bar ini sedang menghampiri dirinya
Semua Anggota Kru Bajak Laut Bellamy ada di dalam Bar ini sedang menikmati minuman untuk Mabuk serta Berpesta. Han saat ini sendirian saja di Ujung Pojok Bar sambil melihat ke arah Bajak Laut Bellamy yang sedang asik Mengobrol.
'Cih, Mereka berisik sekali...'.Pikirku yang tak jadi Minum Sake dan Membayarnya di atas meja Bar
Lily terlihat kecewa ketika aku berjalan keluar Bar dan Saat ini dirinya berada di Pelukan Sarquiss dengan wajah yang cemberut sambil sesekali mengobrol serta ketawa bersama temannya.
Sementara itu, Han sedang menikmati suasana angin malam sambil melihat bintang-bintang di salah satu atap bagian atas rumah Warga.
'Ya, Kesunyian malam disini lebih Menenangkan ketimbang suasana yang ramai di Bar...'.Pikirku yang mengeluarkan Smartphoneku dan Menyetel Lagu Jepang yang Sedih di malam hari ini
Han benar-benar menikmati suasana sendirian di atap atas bangunan rumah ini dengan berbaring sambil mendengarkan musik yang indah. Tetapi, Malam ini malah ada kegaduhan di bawah dekat dengan Bar yang ku lihat bahwa banyak sekali Bajak Laut yang berkelahi satu sama lain.
"Sial, Niatnya mencari ketenangan malah sebuah kerusuhan yang ku dapat".Ujarku yang melihat di bawah sana 2 Bajak Laut saling beradu pedang
Aku tadinya baru saja mau turun ke bawah untuk membunuh semua Bajak Laut itu tetapi langsung terhenti ketika melihat Bellamy yang bergerak secara cepat dengan kekuatan buah iblisnya itu untuk memukul serta menendang Lawannya.
'Akhirnya, Aku tidak perlu turun tangan ke bawah untuk mengurus para kroco itu '.Pikirku yang saat ini melihat bahwa semua anggota kru bajak laut Bellamy keluar kecuali yang Perempuannya
Han memutuskan untuk melesat ke arah Bar dan Ku lihat bahwa di dalam Bar masih ada Lily yang bersama Seorang Wanita Berambut Pink yang diikat sedang asik Minum Sake dalam keadaan Mabuk Berat di Kursinya. Lalu aku memutuskan untuk memesan segelas anggur merah dengan duduk tak jauh dari meja mereka berdua.
"Hoi! Apakah kau pernah melihat Han yang asli, Muret?".Tanya Lily yang dalam keadaan Mabuk
"Hmm, Apa maksudmu Lily?".Tanya Muret Balik yang dengan Raut Wajah Bingung
"Ya, Dia itu pria yang sangat Tampan. Aura yang dimilikinya itu sangat Kuat dan Mempesona. Aku ingin sekali diperkosa olehnya...*Hic...Hic*".Ujar Lily yang dalam kondisi Mabuk Berat di Kursinya
"Kau ini, Apakah kau benar-benar sudah bertemu dengan Pria itu...?".Tanya Muret yang kondisinya saat ini belum Mabuk sama sekali
"Ya, Aku bahkan tau tempat tinggalnya itu di kota Mock ini, *Hic...*!".Tanggap Lily yang kepalanya sudah berbaring di atas meja dengan kelelahan
"Oh, Begitu ya!".Tanggap Muret dengan Santai
Lalu 2 Perempuan itu merasa diawasi oleh semua Bajak Laut yang menatap keduanya dengan mata Mesum dan Banyak Laki-laki Mesum yang mulai berjalan ke arah 2 Perempuan cantik itu untuk dilecehkan dengan Han yang duduk di Kursi yang ada Muret serta Lily secara langsung melindungi kedua perempuan yang membuat para pria yang ada di dalam Bar ini menjadi semakin Kesal.
__ADS_1
"Oe, Kawan! Apa maksudmu duduk di kursi ini?".
"Kau mau mati ya, Menyingkir dari sini sekarang".
"Seharusnya pria lemah sepertimu itu pergi, Kami ingin menikmati tubuh 2 perempuan itu!".
Ucap Para Pria Bajak Laut yang kesal denganku dan Tak terima jika Han ada di kursi Bar ini
"Hahh, Kalian semua mau mati ya?".Tanyaku yang memasang Wajah Dingin dan Mengaktifkan Mata Mangekyou Sharingan menatap mereka semua
Han menunjukkan jati dirinya dengan membuka penghalang di kepalanya yang memakai Jaket Hoodie Hitam dengan menampilkan ketampanan miliknya di dalam Bar ini, Para Laki-laki Bajak Laut itu langsung pucat dengan melarikan diri kecuali Para Perempuan yang terpesona denganku.
"Jadi, Kau benar-benar ada di pulau ini ya? Uchiha D. Han...".Ujar Muret yang dengan Terkejut
"Ya, Aku hanya sampai besok pagi saja berada di pulau ini!".Tanggapku yang dengan Santai dan melepaskan Jaket Hoodie Hitam milikku
"Han-kun~ Akhirnya, Kamu datang lagi".Ucap Lily yang dengan memeluk tubuhku dengan erat
"Ada apa dengannya?".Tanyaku dengan Terkejut
"Ya, Dia tadi sempat bertengkar dengan Sarquiss gara-gara kau dan Uang 3 Juta Berry yang dimiliki olehnya dituduh sebagai bentuk perselingkuhan dengan pria lain".Ujar Muret yang dengan Santai
Muret melihatku dengan tersenyum tipis saat ini sedangkan Han melihat bahwa Bar ini langsung kosong dengan hanya kita berempat saja.
Muret adalah perempuan cantik yang memiliki tubuh langsing dengan rambut diikat. Saat ini mengenakan pakaian warna kuning ketat, Serta pada pakaiannya memperlihatkan belahan dada miliknya dan dihiasi salib pada sepatu botnya.
'Apakah aku semenakutkan itu ya?!'.Pikirku yang dengan Bingung dan Wajahku ini tiba-tiba saja di arahkan ke hadapan Muret yang Tersenyum Tipis
"Yo, Pria Tampan! Kau mendengarkan ku?".Tanya Muret yang sangat dekat dengan Wajahku
"Hmm, Ya! Itu tentang apa ya?!".Tanggapku yang dengan Bingung dan Melihat Muret yang terdiam ketika melihat Mata Sharingan milikku
"Wahh, Mata Merahmu benar-benar indah serta terlihat sangat Mempesona".Ujar Muret yang saat ini Kagum dengan Tatapan Mata Milikku
"Muret, Dia itu milikku. Kau tak boleh mengambil punyaku ini".Ucap Lily yang menyingkirkan kedua tangan Muret dari pipiku dengan Kesal
"Fufu, Maaf ya! Gadis ini kalau sedang mabuk itu suka berkhayal".Ujar Muret dengan terkekeh kecil
Aku dan Muret pun saling mengobrol satu sama lain. Ternyata, Muret adalah seorang dokter di atas kapal Bajak Laut Bellamy. Kami berdua juga menjadi akrab dengan mengobrolkan hal pribadi.
"Ya, Sepertinya aku harus kembali".Ujarku yang menghabiskan 3 Gelas Minuman Sake beralkohol rendah dengan kedua pipiku yang Memerah
"Ugh, Kepalaku juga sudah Pusing...".Ujar Muret yang wajahnya juga memerah serta Mabuk
Lily saat ini sudah terbaring di atas meja kepala miliknya dengan kondisi Mabuk Berat. Aku pun terpaksa mengendong tubuhnya Lily sambil juga membopong Muret yang saat ini sedang Mabuk.
"Sial, Untung saja aku masih sadar".Ujarku yang dengan Santai membawa tubuh kedua wanita ini menuju ke arah Hotel Tropical atau Kamarku
"Tolong ya, Biarkan kami berdua tidur di kamarmu untuk malam ini saja. Lily benar-benar di hukum oleh Sarquiss untuk tidak kembali ke Kapal dan Aku juga ikut menemaninya sebagai teman dekat karena khawatir dengannya".Ujar Muret yang tadi sempat dibicarakan di dalam Bar dengan kondisi tubuhnya yang saat ini Pingsan juga
"Cih, kenapa aku harus melakukan ini?".Ucapku yang dengan Kesal dan Saat ini membawa tubuh 2 Perempuan ini tanpa kesulitan sama sekali
"Lagi-lagi hal yang merepotkan".Ujarku yang saat ini melihat bahwa 2 Perempuan itu sudah Tidur dengan Nyenyak sekali di atas Kasurku
Beruntung sekali bahwa Han bukan orang yang Mesum. Jika itu pria lain, Mungkin 2 Perempuan ini sudah dilecehkan secara seksual akan tetapi Han tidak memiliki niat sedikitpun untuk berbuat sesuatu yang Mesum. Karena aku masih terlalu muda untuk menuju Tangga Kedewasaan itu.
"Yosh, Saatnya tidur di lantai".Ujarku yang saat ini menyebarkan sebuah kasur futon di lantai kamar dengan terbaring di atasnya untuk Tidur
Han benar-benar memejamkan matanya dengan Tertidur Pulas dan Lily serta Muret juga tertidur dengan nyenyak di atas kasur kamar yang ku sewa ini di Jam 21.00 dengan suasana malam yang Dingin serta Suara Hewan yang terdengar seperti Jangkrik di dekat hotel tropical ini.
Keesokan pagi harinya, Aku terbangun di jam 6 pagi dengan melihat langit mulai cerah dan Han saat ini berada di atas kasur dengan ada 2 wanita yang memeluk tubuhnya di masing-masing sisi.
"Loh, Bukankah aku seharusnya tertidur di bawah kasur".Gumamku pelan dengan Bingung
Aku melihat bahwa Lily dan Muret hanya tersisa memakai pakaian dalam saja sedangkan saat ini aku hanya mengenakan celana pendek dengan kondisi tak memakai baju yang memperlihatkan bagian dada serta perutku untuk saat ini.
'Ku harap kedua wanita ini tak macam-macam dengan Tubuhku '.Pikirku yang melihat bahwa 2 Wanita ini masih memeluk tubuhku dengan erat
Han melepaskan pelukan kedua wanita tersebut dan Saat ini bersiap-siap untuk membuat sarapan pagi serta mandi terlebih dahulu. Tujuannya saat ini adalah Menyelinap ke kapal bajak laut Bellamy dan Menuju ke Pulau Langit tanpa terlibat sebuah Masalah. Aku pun selesai mandi selama 15 menit dan Bersiap-siap membuatkan sarapan pagi yang Lezat dengan Menu Nasi Goreng + Telur Dadar serta Minuman Teh Hangat untuk kami bertiga.
"ugh, Hoahm~...! Tidurku pulas sekali...".Ujar Lily yang terbangun dari kasurku dengan kepalanya yang masih pusing akibat mabuk berat semalam
"Yo, Kau sudah bangun ya!".Tanggapku yang saat ini dengan Santai sambil memberikan segelas air putih untuk Lily yang tersenyum manis melihatku
"Ya, Terimakasih!".Tanggap Lily dengan Tenang
"*Huwekk...* Sial, Aku terlalu banyak minum".Ujar Muret yang Mual dan Kepalanya juga pusing
"Baguslah, Kalian berdua sudah bangun".Ucapku yang dengan tenang dan Meletakkan tiga Piring Nasi Goreng sarapan pagi serta tiga Gelas Teh
"Wahh, Bau makanannya harum sekali".Ujar Lily
"Ya, Sepertinya itu kelihatan Lezat".Ujar Muret
Kedua perempuan itu langsung duduk di Lantai dan Bersiap-siap makan sarapan pagi denganku.
Kami bertiga menyantap makanan dengan lahap dan Lily serta Muret merasa bahwa Han adalah Seorang Koki yang Handal. Nasi Goreng yang ku buat ini sangat Lezat dan Bagus untuk Sarapan.
"Kau Benar-benar Pria Idaman, Han-kun~...".Ucap Lily yang memuji masakanku dengan Tersenyum
"Ya, Ini benar-benar enak sekali. aku pasti merasa bahagia jika memiliki suami sepertimu!".Tanggap Muret yang juga memujiku dengan Senang
"Hahh, Cepatlah makan. Kita harus bersiap-siap untuk pergi ke Pulau Langit".Ujarku yang dengan Wajah Datar dan Menghabiskan sarapan pagiku
"Wahh, Ini sudah Jam 7 Pagi!".Pekik Lily Kaget
"Kau benar, Kita harus buru-buru kembali ke kapal dan Jangan sampai ketahuan oleh Kapten".Ucap Muret yang dengan Panik saat melihat Jam yang terpasang di Dinding Kamar Penginapan ku
Kedua perempuan itu makan dengan cepat dan Menumpang mandi di tempatku dengan sangat buru-buru sekali sedangkan Han sedang sibuk untuk merapihkan semua piring + gelas kotor.
'Fyuhh, Saatnya pergi mengunjungi pulau langit di atas sana '.Pikirku yang sambil memandang ke arah Langit dari Jendela Kamar-ku
Lily dan Muret pun sudah selesai mandi selama 20 menit dengan aroma wangi di tubuh mereka.
__ADS_1
"Han-kun, Apakah kamu sudah bersiap-siap untuk pergi ke pulau langit?".Tanya Muret
"Ya, Aku sudah siap kok".Ujarku dengan santai
"Bagaimana cara agar kamu bisa menyusup ke dalam kapal kami nanti?".Tanya Lily
"Aku akan berubah Wujud atau Menghilangkan Hawa Keberadaan ku seperti Ninja".Ujarku yang dengan Tenang dan Mengubah diriku menjadi Seekor Kucing Hitam yang imut dengan Jutsu Perubahan Wujud (Henge No Jutsu) yang hanya terbatas sampai 5 menit saja
"Wahh, Imut sekali kucing hitam ini...".Ujar Lily yang dengan Gemas dan Meletakkan wujudku yang menjadi Kucing Hitam di belahan dadanya
"Kyaa, Aku juga mau memeluk tubuhnya".Ucap Muret yang dengan Gemas dan Memelukku yang saat ini dengan erat sekali ke Dadanya juga
'Sial, Aku benci wujud ini. *Meow* '.Pikirku yang merasa tak bisa bernafas di peluk oleh 2 wanita ini yang sedang memperebutkan Tubuhku
Akhirnya, Aku pun kembali ke wujud asliku karena kesal diganggu oleh Muret dan Lily yang malah asik bertengkar untuk memperebutkan ku dalam bentuk Seekor Kucing Hitam yang imut sekali.
"Ayo kita berangkat!".Tanggapku dengan Tegas
Kedua wanita itu menurut saja karena melihatku yang kesal dengan tingkah laku mereka berdua.
/Beberapa Jam Kemudian/
Han saat ini sudah berhasil menyusup ke dalam Kapal Bajak Laut Bellamy dengan menggunakan Genjutsu ke Semua Anggota Bajak Laut Bellamy yang tak bisa merasakan Hawa Keberadaanku di kapal mereka. Di atas kapal ini hanya Lily serta Muret saja yang menyadari keberadaan ku.
"Akhirnya, Aku berhasil menyusup kesini".Ucapku yang dengan Tenang dan Terbaring di atas kasur Kamar Khusus Perempuan Bajak Laut Bellamy
"Bagaimana bisa kau tak diketahui oleh Bellamy serta temanku yang lain?".Tanya Muret dengan wajah bingung melihatku berhasil menyelinap
"Ya, Karena mereka tak memiliki Haki dan Juga pendeteksi untuk menangkap ku yang seorang Ninja".Ujarku yang dengan Santai dan Merasakan bahwa Kapal Bajak Laut Bellamy mulai Bergerak
"Caramu menyelinap benar-benar menakutkan ya, Untung saja kau sangat Tampan".Ujar Lily yang sambil Tersenyum Lebar dan Memeluk Tubuhku
"Apakah kalian berdua tidak keluar dari kamar ini, Nanti bisa-bisa para teman kalian curiga".Ujarku yang menyarankan kedua perempuan itu pergi
Aku terkejut ketika melihat mereka berdua saat ini berganti pakaian langsung dihadapanku dan Han memilih untuk memejamkan matanya di atas kasur ini dengan Lily serta Muret bergegas keluar dari kamar perempuan sambil tersenyum jahil.
"Dasar Kedua Perempuan Itu?!".Tanggapku yang hanya menggelengkan kepalaku dan Langsung saja fokus untuk bermain Game di Ponselku
Han asik bermain game bola di kamar perempuan ini sendirian saja dengan kapal bajak laut Bellamy yang terus bergerak menuju ke atas Jalan Awan Putih menuju Langit. Aku benar-benar fokus saat ini bermain Game Bola dan Tak menyadari waktu.
/Beberapa Jam Kemudian/
Ini sudah 2 jam berlalu dengan kapal bajak laut milik Bellamy yang berada di atas Langit dengan Awan Putih di sekeliling tempat ini. Aku bisa lihat dari jendela kamar bahwa ada seekor ikan aneh besar yang saat itu mencoba menyerang kapal ini tetapi berhasil dikalahkan oleh Bellamy.
"Hmm, Ini sudah sampai ya. Tak sia-sia aku saat ini menggunakan Real Madrid untuk Juara UCL di Smartphoneku dan Tanpa sadar telah tiba".Ujarku yang tersenyum tipis dan Menyimpan kembali hp smartphone milikku ke saku kantong celanaku
Sepertinya ini di Lautan Awan Putih yang paling bawah dan Ada tulisan di pintu masuk tersebut yang bertuliskan 'Gerbang Surga' di atasnya.
"Wahh, itu benar-benar keren".Ujarku yang saat ini memotret ke arah Gerbang Pintu Masuk tersebut
Han lalu merasakan bahwa ada keberadaan tiga orang perempuan yang mendekat ke kamar ini dengan Kenbunshoku no Haki miliknya.
"Cih, Mereka mau masuk ya!".Tanggapku yang saat ini menyembunyikan hawa keberadaanku lagi di pojok kamar perempuan dengan Tenang
Aku bisa melihat bahwa itu adalah... Lily, Muret, dan Satu lagi perempuan berkulit hitam yang saat ini seperti sedang mencari barang yang penting.
"Cih, Mengapa barang itu tak ada ya?!".Tanggap Perempuan berkulit hitam tersebut
"Mou, Ayo kita nikmati pemandangan pulau langit itu. Mani-san!".Tanggap Lily yang dengan Kesal dan Mengembungkan kedua pipinya
"Nih, Kamera yang kau cari. Apakah pulau langit ini cukup indah untuk bisa di foto?".Tanya Muret yang sambil memegang sebuah Kamera
"Ya, Itu penting untuk catatan perjalanan kita dan Aku ingin membuat kenang-kenangan disini".Ujar Mani tersenyum lebar dan Mengambil kamera itu dari tangan Muret sambil berjalan keluar kamar
"Ya, Itu terserah kau saja. Aku mau di kamar dulu sebentar".Ujar Muret yang dengan Santai
"Aku juga ingin disini dulu".Ucap Lily yang saat ini menatap Muret dengan tatapan mata yang Tajam
"Hmm, Baiklah! Aku akan pergi dulu".Ujar Mani
Lalu di kamar perempuan ini hanya ada aku dan juga Lily serta Muret. Kapal Bajak Laut Bellamy saat ini sedang di bawa lari oleh Kepiting Merah Raksasa yang membawa kita ke jalur jalan awan putih yang lebih tinggi lagi. Meskipun, Kapal ini sedang bergerak dengan cepat akan tetapi Muret dan Lily sekarang lagi asik memperebutkan satu ciuman perpisahan dariku dengan seenaknya.
*Chupp*Chupp~*
Han yang saat ini kesal hanya mencium bibir Lily dan Muret dalam waktu singkat (1 Detik). Lalu aku memutuskan untuk melesat pergi dengan cepat menghilang dengan ber-teleportasi.
'Pria itu...!'.Pikir Lily dan Muret dengan Geram dan Menyentuh bibirnya dengan lembut
Pada saat ini, Han berada di atas Jet Ski miliknya yang sedang melintas di atas Awan Putih dengan bergerak menjauh dari Kapal Bajak Laut Bellamy.
"Hmm, Jadi di atas awan putih ini juga Lautan ya. Ada banyak sekali Hewan Aneh disini".Ucapku yang melihat banyak Monster Langit di Lautan Awan Putih ini sedang mengelilingi Jet Ski ku
"Kyaa... Tolong Aku!".Teriak Perempuan dari arah kejauhan yang ku lihat sedang di kejar oleh ikan hiu langit di Lautan Awan Putih ini
"Dia...!".Tanggapku yang Terkejut
*BRMMM*Ngiingg*Whussh!!*
Han melihat seorang perempuan cantik dengan rambut blonde yang di kuncir 2 samping saat ini di kejar oleh 2 Ekor ikan hiu langit dengan naik kendaraan motor yang aneh sepertiku juga.
"Katon : Goukakyuu no Jutsu!".Pekikku yang saat ini menyemburkan Bola Api Raksasa
*Bwooshh*BLAAARR*
Aku berhasil memanggang 2 ekor ikan hiu langit itu dengan serangan bola api raksasa milikku yang membakar habis kedua ikan hiu tersebut.
"Fyuuh~... Melegakan sekali!".Tanggapku dengan lega dan Melihat perempuan itu menghampiriku
"Heso, Namaku Conis dan Ini Su! Terima kasih banyak karena telah menyelamatkanku...".Ucap Conis yang dengan sopan sambil tersenyum tipis
"Ya, sama-sama. Namaku Uchiha D. Han! Aku dari Lautan Biru".Ujarku yang dengan Tenang
Kami berdua saling mengenal lebih dekat dengan mengobrol secara akrab satu sama lain. Aku tau bahwa satu-satunya wisata di Pulau Langit ini hanya ada di Upper Yard, Karena semua pulau yang ada di wilayah langit ini sudah dihancurkan oleh God Enel. Aku masih mengendarai Jet Ski dan Conis mengendarai Waver miliknya menuju ke arah Upper Yard tempat tinggal para penduduk yang masih hidup di Pulau Langit ini.
To Be Continued ...
__ADS_1