Si Ninja Misterius Di Dunia One Piece

Si Ninja Misterius Di Dunia One Piece
Melawan Bajak Laut Lemah


__ADS_3

Pada saat ini di Kamar Penginapan yang lumayan agak Luas, Han sedang memakan Sarapan Pagi yang di bawa tepat waktu oleh Pria kemarin. Aku juga masih merasa mengantuk berat, Karena di Kamar Sebelah-ku masih ada sepasang kekasih yang berbulan madu dengan Berisik sekali.


'Sial, Jika mereka berdua keluar nanti. Aku pasti akan mengancam Pasangan Bodoh itu...'.Pikirku yang dengan Kesal dan Menghabiskan Sarapan Pagi-ku yang berisi Nasi Putih + Karaage saja


Kali ini, Aku meminum segelas Susu Vanilla yang masih Hangat dan Memutuskan untuk Mandi setelah selesai Sarapan Pagi. Untungnya, pada saat kemarin aku sempat berbelanja beberapa pakaian biasa sebanyak 10 Pasang Helai Pakaian dan Setelah mandi selama 10 Menit, Aku saat ini memakai Baju Putih Polos, Celana Hitam Pendek Jeans, Topi berwarna Merah, dan Sendal biasa.


"Hmm, Sekarang enak-nya kemana ya? Aku saat ini masih menyimpan Uang 175 Ribu Berry dan Mungkin, Aku membutuhkan banyak Uang untuk membeli Kendaraan Laut di Pulau ini".Ujarku yang masih berpikir untuk kembali Berlayar di Lautan meskipun pernah mengalami kejadian pada saat Malam Hari Ombak Laut 'Aqua Laguna'


Karena bagi Han, Tinggal di Pulau Water Seven ini cukup Membosankan dan Jiwa Petualangan milik-nya masih Membara untuk Berlayar.


'Yosh, Lebih baik jalan-jalan di Pulau Water Seven ini dan Membantu pekerjaan Paulie-san agar bisa dapat Uang yang Banyak! '.Pikirku yang dengan Tenang dan Memutuskan untuk Pergi dari Kamar Penginapan-ku dengan Mengunci Ruangan-ku


...****************...


Han saat ini berjalan Santai di Suasana Pagi yang Cerah di Jam 8 dan Melihat banyak orang yang berlalu-lalang melakukan Aktivitas biasa-nya.


'Hmm, Suasana di Kota ini selalu Ramai ya... Meski, Ada Ancaman dari Aqua Laguna '.Pikirku yang melihat ke sekeliling Para Warga Water 7 sedang Bahagia melakukan Kegiatan-nya


Aku pun mencoba untuk membeli beberapa Kue serta Minuman Segar di sekitar Pasar yang ada di Kota ini dan Melihat ada banyak sekali yang saat ini mengendarai Hewan bernama Yagara Bulls.


"Aku sepertinya tertarik untuk menyewa Hewan Kuda Laut itu...".Ujarku yang dengan Tenang


Kendaraan Transportasi Laut milik Kota Water 7 itu memang sangat unik ya. Lalu aku bertanya ke salah satu warga tempat untuk menyewa Hewan Yagara Bulls itu dan Ternyata dekat dari Posisi-ku saat ini yang berada di ujung Jalan. Sampai aku tiba di Tempat Penyewaan Yagara Bulls dan Ada banyak sekali Warna dari Kuda Laut itu yang saat ini terlihat Unik dengan Seorang Paman datang untuk menawarkan jasa transportasi yang ingin ku Sewa. Aku lalu memilih yang berwarna Merah dari Yagara Bulls tersebut dan Harga-nya 2000 Berry sampai waktu Sore Hari dengan Paman itu yang memasangkan 2 Tempat Duduk di Atas Yagara Bulls Berwarna Merah Tersebut. Han pun pergi dengan mengendarai Yagara Bulls seorang diri yang Renang-nya Lumayan Cepat juga.


"Hmm, Kuda Laut ini sangat Nyaman ya".Ujarku yang dengan Senang sekali dan Merekam Video di Smartphone-ku sebagai sebuah Kenangan


Asik jalan-jalan melewati berbagai Kanal Air yang ada di Pulau Water Seven ini, Tanpa ku duga si Yagara Bulls Merah ini malah berhenti di Tempat Penjualan Daging yang terlihat Lezat ada di Pasar atas Perahu Kecil dengan Seorang Paman yang Berjualan Beberapa Daging Aneh Tersebut.


'Hmm, Bukankah Luffy pernah membeli daging ini ya?! '.Pikirku yang merasakan Aroma Lezat dari Daging Aneh tersebut


"Nak, Maukah kau membeli beberapa Daging dari Paman ini? Dan Yagara-mu sepertinya sangat Lapar!".Tanggap Si Paman Penjual Daging itu yang dengan Ramah menyambut-ku


"Oh, Tentu. Aku beli Daging-nya 10 Bungkus saja ya, Paman!".Tanggapku yang dengan Tenang


Lalu si Paman Penjual Daging itu terlihat Senang dan Menyiapkan Pesanan-ku. Aku pun membayar beberapa Uang Berry yang ternyata harga-nya itu cukup murah dan Han serta Yagara Bulls saat ini mencoba Daging tersebut yang terasa Lezat.


"Aum, Nyam...! Meskipun, Harga-nya murah akan tetapi Rasa Tekstur Daging ini sangat Lembut ya. Benar-benar makanan yang bagus".Ujarku yang dengan Senang memakan Daging Tersebut dan Juga menyuapi Yagara Bulls Merah yang saat ini terlihat sangat Lahap sekali Memakan-nya


Kami berdua masih berkeliling di sekitaran Kota Water 7 ini dengan melihat serta bertemu juga beberapa Orang yang menyapa-ku dengan Akrab. Aku lalu menyuruh Yagara Bulls Merah ini untuk pergi ke sebuah Jalan yang menuju tempat tinggi di Lautan Kota ini untuk melihat Pemandangan.


'Sial, Tempat ini benar-benar menakjubkan meski aku penasaran dengan Keindahan Pulau Langit serta Pulau Manusia Ikan...'.Pikirku yang sambil Tersenyum Tipis dan Mulai ber-selfie bersama Yagara Bulls Merah di tempat Ketinggian bagian Air Mancur dengan Kamera di Smartphone-ku yang benar-benar Jernih sekali


Han yang melihat pemandangan saat ini mulai terasa Bosan, Bahkan ketika aku sedang bermain Game Bola di Smartphone-ku ini pasti ada saja Orang yang menggangu Ketenangan-ku dengan minta di Foto melalui Alat Den-den Mushi yang mereka miliki untuk sebuah Kenang-kenangan.


"Yah, Lebih baik aku pergi dari tempat ini. Karena cuaca sudah Siang Hari Panas sekali...".Ujarku yang dengan Suara Pelan dan Mulai bergegas kembali ke Tempat Penyewaan Yagara Bulls

__ADS_1


Meskipun, Saat ini Yagara Bulls terlihat Sedih dan Kecewa karena dia harus kembali ke Tempat-nya. Aku pun mencoba menghibur-nya saat ini sambil mengelus kulit-nya dengan Lembut serta akan memberikan beberapa Daging Kesukaan-nya yang membuat-nya Tersenyum Lebar kembali.


/Beberapa Jam Kemudian/


Aku sudah selesai mengembalikan Yagara Bulls Merah itu dari tadi Siang dan Sekarang udah sore hari Jam 4 dengan Langkah Kaki-ku menuju ke Restoran Kecil tempat si Kakek Tua Pendek yang Mabuk itu berjualan untuk Makan disana.


"Sialan si Paulie, Bisa-bisanya ia mengabaikan-ku yang sedang butuh Pekerjaan".Gumam-ku yang dengan Kesal dan Berjalan ke Tangga Bawah di Restoran Kecil atas Perahu untuk Makan


Han secara tak sengaja malah bertemu dengan si Perempuan Kembar Kiwi dan Mozu yang bekerja sebagai Bartender di Bar tadi malam. Aku saat ini merasa datang di waktu yang Salah, Ketika si dua Kembar Perempuan itu Tersenyum Manis melihat kedatangan-ku dengan tatapan menggoda.


'Sial, Aku malah bertemu mereka disini dan Saat ini mereka berdua malah memakai Pakaian Seksi yang sangat Minim sekali...'.Pikirku yang ingin balik lagi menaiki tangga untuk Pergi


"Yo, Han-kun Sayang~! Kenapa kamu malah balik lagi?".Tanya Mozu yang sambil Memeluk Tangan Kanan-ku dengan memakai Pakaian Bra kuning serta Celana Pendek yang berwarna kuning


"Ano, Aku sepertinya lagi sakit Perut".Ujarku yang berkeringat dingin karena perempuan ini dekat sekali dengan Tubuh-ku untuk sekarang


"Jangan bohong, Darling~! Kami tau kalau kamu menghindari kami berdua".Bisik Kiwi yang saat ini dengan Lembut dari Arah Kiri-ku dengan Pakaian Tanktop warna Pink serta ****** ***** Pink


Han yang saat ini sedang diapit Tubuh-nya oleh Dua Perempuan Kembar si Kiwi dan Mozu saat ini hanya bisa Pasrah saja untuk Makan disini.


"Bocah, Kau memiliki masa muda yang sangat beruntung sekali...".Ujar Banban dengan iri yang melihat-ku sedang di Peluk oleh Mozu dan Kiwi


'Tidak, Aku sedang sial sekarang '.Pikirku yang saat ini di Peluk oleh Kedua-nya dengan Erat


Aku saat ini memutuskan untuk memesan makan yaitu Ramen dengan minum-nya Air Putih biasa. Lalu si Kakek Tua Pendek yang bernama Banban itu malah Memasak dalam keadaan Mabuk dan Rasa dari Ramen ini agak Asin sekali tetapi tetap Enak untuk di Makan meskipun beberapa kali pipi-ku di Elus serta di Cubit oleh Kiwi dan Mozu. Kedua Perempuan Kembar itu sepertinya sudah selesai makan dan Saat ini hanya berniat untuk Menggoda-ku karena mereka berdua sedang Libur dalam Bekerja sebagai Bartender.


Lalu setelah selesai Makan dan Membayar, Aku pun berniat kembali ke Penginapan Kamar-ku. Akan tetapi, Mozu dan Kiwi mengikuti langkah kaki-ku dari sisi masing-masing Tubuh-ku.


"Apa yang kalian berdua lakukan?".Tanyaku yang merasa Kesal diikuti oleh mereka berdua


"Aku hanya ingin tau tempat tinggal-mu...".Ucap Mozu yang dengan Santai


"Aku juga sama".Ujar Kiwi yang dengan Tenang


'Cih, Kedua keluarga perempuan Franky ini sudah sangat merepotkan-ku '.Pikirku yang Kesal


Kami bertiga berjalan bersama dan Saat ini hari sudah mau Malam. Pada saat berada di tengah perjalanan menuju Penginapan Kamar-ku, Ada bajak laut yang menggangu ketenangan Warga.


"Cih, Mereka semua itu adalah Bajak Laut Helm Besar".Ucap Kiwi dengan Kesal melihat kelakuan dari Bajak Laut itu yang sedang Merampas Uang Para Warga Kota Water Seven saat ini


"Si Kapten Mikazuki, Orang itu memiliki Harga Buronan sebesar 36 Juta Berry".Ujar Mozu yang sambil menunjuk seorang pria paruh baya yang cukup tinggi dan berambut putih panjang


Aku hanya menatap datar Bajak Laut Helm Besar itu karena semua-nya terlihat Lemah, Lalu salah satu Anak Buah Bajak Laut itu menatap ke arah Kami Bertiga dan Memandang Kiwi serta Mozu dengan Tatapan Mata yang Mesum.


"Kapten, Ada 2 Perempuan yang Seksi dengan 1 Orang Pria yang Menyebalkan".

__ADS_1


"Wahh, Sepertinya malam ini kita akan puas".


"Ya, Itu benar karena Para Tukang Kayu itu pasti masih sibuk mengurus pekerjaan kota sebelah dan ini adalah kesempatan kita".


Ucap Para Anak Buah Bajak Laut Helm Besar itu dengan berjalan mendekat ke arah-ku


Jumlah mereka ada 12 Orang dengan Kapten-nya dan Saat ini Bajak Laut Helm Besar itu mencoba untuk melawan-ku serta mengambil 2 Gadis yang ada di belakang Tubuh-ku sedang sembunyi.


"Sial, Kami tidak membawa Senjata".Ujar Mozu pelan yang memeluk tubuh-ku dari belakang


"Uhh, Mereka terlalu banyak".Gumam Kiwi Pelan


Han saat ini menatap ke arah Kapten Bajak Laut Helm Besar yang bernama Mikazuki itu dengan berniat untuk menahan Tawa Besar-nya.


"Pfftt, Bwahahaha....! Muka-nya si Kapten Tua itu mirip sekali dengan Setan!".Pekikku yang sambil Tertawa Terbahak-bahak tanpa rasa Takut dan Menunjuk langsung ke arah Mikazuki


Para Warga water seven serta Anak Buah Bajak Laut Helm Besar membuka rahang lebar + Wajah mereka menjadi Pucat serta Ketakutan.


"Bocah Brengsek! Aku ini Kapten Bajak Laut yang di Takuti dengan Harga Buronan 36 Juta Berry. Dasar Sialan...".Pekik Mikazuki yang sangat Kesal dengan berlari cepat ke arah-ku menggunakan Satu Pedang-nya untuk Menebas-ku


'Lambat sekali, Sepertinya aku mendapatkan jackpot yang besar '.Pikirku sambil Tersenyum Tipis dengan Aura yang Mengerikan


Ketika Pedang itu hampir mengenai Tubuh-ku, Aku pun langsung saja melesat dengan cepat sekali meninju perut Mikazuki dan Menendang Kepala-nya dengan sangat Kuat sekali.


*Buagh*Duagh*Gubrakk*


Tinju Petir Biru dari tangan kiri-ku dan Tendangan Angin Kuat yang mengenai Kepala Mikazuki itu membuat-nya terhempas jauh sampai Menabrak ke salah satu Tembok Bangunan dan Si Kapten Bajak Laut Helm Besar itu langsung Pingsan.


"Hmm, Kapten itu Lemah sekali ya. Aku pikir dia punya kekuatan yang kuat sebagai Buronan 36 Juta Berry!".Tanggapku yang dengan Santai


Para Warga dan Anak Buah dari Bajak Laut Helm Besar itu terperangah Terkejut melihat Mikazuki Tumbang begitu saja dengan 2 Gerakan Bela Diri. Han saat ini tersenyum mengerikan ke arah Para Anak Buah Bajak Laut Helm Besar Tersebut.


"Chidori Senbon!".Tanggapku dengan Santai dan Mengarahkan tangan kiri-ku untuk Menyerang para anak buah bajak laut helm besar


*Bzzttt*Jdrrrr*Brakk*Brukk*Gubrakk*


Han tanpa basa-basi langsung saja menyerang anggota bajak laut helm besar yang tersisa saat ini dengan beberapa Jarum Petir Biru Kecil yang membuat semua anak buah bajak laut itu Jatuh Pingsan Tak Sadarkan Diri. Untungnya, Aku bisa mengontrol Chakra dari Elemen Petir Tersebut.


"Kiwi-chan dan Mozu-chan, Tolong bawakan aku tali untuk mengikat mereka semua dan Mengirim mereka ke Markas Angkatan Laut".Ucapku yang sambil Tersenyum Manis menatap Kedua Gadis Kembar itu yang masih terlihat Terkejut dan Saat ini menjadi Salting melihat Senyuman-ku


Mereka berdua langsung pergi dengan cepat saat ini mencari Tali dan Akhirnya, Banyak orang yang berkumpul di sekeliling-ku untuk berterima kasih serta Para Seluruh Keluarga Franky dan Ada juga Para Pembuat Kapal yang datang ke Tempat-ku.


"Yosh, Tinggal menunggu Uang 36 Juta Berry di Tangan-ku saja".Ujarku yang sambil Berjongkok di atas Tubuh Mikazuki yang masih Pingsan


Semua warga water seven melampiaskan Kesal dan Amarah-nya kepada Bajak Laut Helm Besar dengan Menginjak serta Memukul mereka yang masih tak sadarkan diri sedangkan Aku saat ini sedang mengikat dengan tali yang tebal Tubuh si Kapten Mikazuki ini untuk diserahkan ke Markas Angkatan Laut agar bisa mendapatkan Uang.

__ADS_1


To Be Continued ...


__ADS_2