Si Ninja Misterius Di Dunia One Piece

Si Ninja Misterius Di Dunia One Piece
Mulai Berlayar Di Lautan


__ADS_3

Han sudah 1 Bulan berada di Dunia One Piece ini, Di suatu pulau yang tak berpenghuni bagian Laut Grand Line. Kekuatan, Mental, Stamina, dan Daya Tahan Tubuh-nya sudah mulai Membaik.


"Yosh, Akhirnya aku selesai juga latihan senjata selama seminggu...".Ujarku Pelan yang sambil Tersenyum Tipis dan Saat ini Tubuh-ku penuh dengan keringat di Pagi Hari yang Cerah


Aku pun melihat ke sekeliling Hutan di Pulau ini dengan banyak sekali bekas Tebasan + Tusukan Senjata Tajam milik-ku. Han saat ini mahir dalam menggunakan Serangan Jarak Dekat dengan Senjata Tantou (Pedang Kecil), Kunai, Chakra Blades, dan Juga Kusari sedangkan Serangan untuk Senjata Jarak Jauh masih Amatiran.


'Hmm, Ternyata melempar shuriken kecil dengan tepat sasaran sangat sulit ya'.Pikirku yang selalu saja meleset ketika melempar ke Pohon


Han kembali mengumpulkan 7 Senjata Ninja-nya dan Menyimpan-nya di dalam Gulungan Ninja. Aku hanya membiarkan Senjata Pedang Kecil (Tantou) yang ada di belakang Punggung-ku.


"Yosh, Saatnya aku bersiap-siap untuk Pelayaran Pertama-ku di Lautan ini!!".Pekikku yang dengan penuh Semangat menatap ke arah Lautan


Aku memutuskan untuk memanggil si 'Yoda' atau Ular Hijau Besar yang sekarang menjadi Hewan Kontrak-ku secara Resmi. Kami berdua juga suka berlatih bersama selama Minggu terakhir ini.


"Kuchiyose No Jutsu!!".Tanggapku yang sudah selesai melakukan Segel Tangan


*Pofftt* Bunyi Suara Asap yang Mengepul.


Lalu muncul Seekor Ular Hijau Besar yang saat ini ada di Bawah Kaki-ku. si Yoda terlihat bingung saat ini dengan Panggilan-ku yang tiba-tiba.


"Hmm, Ada apa Han-kun?".Tanya Yoda dengan Raut Wajah yang Kebingungan menatap-ku


"Hehehe, Aku ingin membuat Perahu Kecil yang Kuat untuk berlayar. Bisakah kau membantu-ku untuk membuat-nya?!".Jawab-ku yang sambil Terkekeh Kecil menatap ke arah Yoda


Ular Hijau Besar itu merasa Sweatdrop dan Saat ini terlihat sangat kesal sekali menatap-ku.


"Cih, Baiklah kalau begitu!".Tanggap Yoda yang dengan Kesal dan Tau bahwa diri-nya ditugaskan untuk mengumpulkan beberapa Batang Kayu

__ADS_1


"Terimakasih banyak, Kawan".Ujarku yang sambil tersenyum lebar menatap Yoda


Yoda yaitu Ular Hijau berukuran besar (Monster) partner hewan-ku yang saat ini memiliki beberapa Kekuatan yang sangat Unik sekali. Diri-nya sangat Berbahaya sekali dalam berbisa (Racun) yang ada diantara Gigitan-nya bisa Membunuh Manusia atau Hewan Buas secara Perlahan kecuali yang memiliki Daya Tahan Tubuh yang Kuat terhadap Racun hanya Mengalami Koma beberapa Minggu dan Penawar Racun-nya hanya ada di Kulit Sisik Tubuh Yoda, Lalu kemampuan dari Ular ini bisa mengontrol Tanaman/Kayu sesuai Kehendak-nya dan Daya Tahan Tubuh-nya juga lumayan Keras. Kelemahan Yoda adalah Terhadap Elemen Api atau Petir yang mampu membakar Kulit-nya. Aku diberitahu semua Kelebihan dan Kekurangan si Ular Yoda karena kami berdua akan jadi Partner di Dunia One Piece ini. Batasan waktu dari Jutsu Ruang-waktu/Pemanggilan sekitar 10 Menit saja, Karena mungkin Energi Chakra yang ada di dalam Tubuh-ku masih belum terlalu Banyak.


...****************...


Han saat ini sedang sibuk melakukan pekerjaan untuk membangun sebuah perahu kecil (sekoci). Ini adalah pertama kali-nya Han membuat Perahu Kecil dan Butuh waktu beberapa Jam untuk bisa membangun sebuah Sekoci dengan 2 Dayung Kayu yang lumayan Kuat. Aku menyelesaikan Tugas-ku selama 3 Jam dan Si Ular Yoda sudah kembali ke Alam-nya karena hanya 10 Menit.


"Yosh, Akhirnya Perahu Kecil-ku sudah jadi meski hasil-nya tak memuaskan...".Ujarku yang hanya bisa membuat Sekoci seadanya saja


Keterampilan-ku dalam membuat Perahu Kecil masih Jauh di bawah Franky dan Usopp. Tetapi, Sekoci ini masih bisa Berlayar di Lautan Grand Line dengan keadaan yang lumayan Kuat.


"Hmm, Saatnya berlayar!".Tanggapku yang saat ini mendorong sekoci sampai ke Lautan dan Aku pun mulai menaiki-nya dengan 2 Dayung Kayu yang ada di Kedua Tangan-ku untuk berlayar


Pulau Tak Berpenghuni itu sudah kelihatan agak Jauh dari Pandangan Mata-ku dan Saat ini aku berada di Lautan dengan Suasana Siang yang lumayan panas karena sinar Matahari. Han saat ini memutuskan untuk mengeluarkan Ponsel-nya dan Melihat Peta Dunia One Piece dengan Gps yang mulai menunjukkan arah petunjuk Jalan.


Persediaan Makanan yang Han miliki untuk saat ini hanya beberapa ekor ikan bakar serta Daging kecil dari Seekor Burung yang Terbang waktu itu dan Minuman-nya hanya 3 Botol Air Putih biasa yang di Masak waktu berada di Pulau Terpencil.


"Kondisi ekonomi-ku sangat miskin sekali ya dan Aku benar-benar dibuat Terdampar di Pulau yang antah berantah...".Gumam-ku pelan dan Fokus mendayung Perahu Kecil ini sambil menyetel lagu barat di Tengah Lautan yang Sunyi saat ini


Pada siang hari ini, Tak ada satupun Kapal yang melintas dan Lewat di sekitaran Tempat-ku. Aku benar-benar dibuat tak berdaya di Tengah Laut yang penuh dengan Ketenangan Lautan. Sampai pada sore hari, Aku memutuskan untuk Makan dan Mencoba untuk bermain-main dengan Air Laut di sekitar tengah laut ini meskipun karena Bosan serta Gabut. Aku juga mencoba bermain Satu Game yang ada di Smartphone-ku dengan membiarkan Perahu Kecil ini terombang-ambing begitu saja di Tengah Lautan Grand Line.


/Beberapa Jam Kemudian/


Waktu sudah menunjukkan pukul 7 Malam dan Saat ini Lautan menjadi lumayan Dingin dengan Suasana yang berubah Mencekam. Aku pun lalu terperangah melihat Seekor Katak yang lumayan besar dengan penuh Luka di Tubuh-nya sedang Berenang dengan Gaya Bebas. Untung saja, Aku memiliki Fungsi Lampu Senter di Ponsel-ku dan Malam hari ini benar-benar sangat Gelap sekali.


'Sial, Bukankah Katak itu yang muncul di Anime sebelum Arc Water Seven ya!'.Pikirku yang baru saja Tersadar melihat Katak Besar tersebut

__ADS_1


Tiba-tiba saja, Di depan-ku ini yang tak jauh dari Lokasi Keberadaan-ku. Ada suara yang terdengar sangat Nyaring sekali, Lalu terlihat sebuah Kereta Laut yang sedang melintas dengan sangat cepat di depan-ku melewati Lautan begitu saja dengan Lintasan Air Laut di Bawah-nya. Seekor Katak yang bernama Yokozuna itu hanya menatap ke arah Kereta Laut dengan Tenang meskipun ada Ekspresi Sedih yang terpampang di Wajah-nya.


"Woahh, Itu benar-benar Kereta Laut. Berarti saat ini aku sudah berada di dekat Pulau Water Seven ya".Ujarku yang sambil Tersenyum Tipis


Tanpa sadar, Katak Besar si Yokozuna itu mulai berenang dengan Gaya Bebas ke arah-ku + Wajah milik-nya itu terlihat Panik sekali dengan Gerakan Renang yang sangat Cepat. Han terlihat terkejut dan Mencoba untuk bersiap melawan Yokozuna. Sampai Akhirnya, Angin pun berhembus sangat Kencang dan Aku merasakan bahaya dari arah belakang Tubuh-ku dengan berbalik melihat-nya.


'Sialan, Apakah aku akan mati?!'.Pikirku dengan Wajah yang Pucat melihat Ombak Air Raksasa yang ada di belakang Perahu Kecil-ku


Rupa-nya, Yokozuna berenang cepat ke arah-ku untuk Menolong. Han saat ini hanya bisa Pasrah saja melihat Aqua Laguna yang mulai mendekat ke arah-nya dengan Air Laut yang Mengamuk.


'Sial, Aku tak boleh menyerah!'.Pikirku dengan Tekad yang Kuat untuk bertahan Hidup


Aku memilih untuk melompat dari atas Perahu Kecil-ku dan Mulai berdiri di Atas Air Laut yang lumayan Susah sekali untuk mengontrol Energi Chakra diantara Kedua Kaki-ku karena Air Laut saat ini tidak Tenang. Han mencoba berusaha dengan Naluri Hidup-nya dan Berlari ke arah yang berlawanan dengan si Katak Yokozuna yang saat ini Terkejut melihat-ku bisa Berlari di Atas Laut.


"Oe, Katak Bodoh!! Berbaliklah dan Kita kabur dari sini!".Pekikku dengan Keras dan Mulai melarikan diri dari Kejaran Aqua Laguna yang Ganas sekali


Si Yokozuna langsung tersadar dari Lamunan-nya dan Mulai Berenang cepat dengan Gaya Bebas ke arah Pulau Water Seven. Kami berdua saat ini terlihat seperti sedang Balapan di Tengah Laut pada Malam Hari dan Han bisa melihat di depan ada sebuah Pulau yang sudah terlihat sangat indah dengan beberapa Nomor di bagian Tembok + Air Mancur yang muncul di Pulau Tersebut.


'Yosh, Aku sebentar lagi sampai di pulau..'.Pikirku yang saat ini Berlari Cepat sekali di Atas Lautan


Han dan Yokozuna saat ini terlihat sangat Panik sekali. Sampai akhirnya, Aku merasa kelelahan dan Tanpa sadar tersandung di Tengah Lautan.


"Uwahh, Sial...!!".Pekikku yang dengan Terkejut


*Jebyuurr*. Suara Bunyi Hantaman Air di Laut.


Yokozuna mencoba berenang mendekat ke arah Tubuh-ku yang Tenggelam Ke Lautan dan Kami berdua akhirnya malah Terhantam Ombak Air dari Aqua Laguna. Seluruh Tubuh-ku mulai pucat dan Aku kehabisan nafas sampai akhirnya Pingsan tak sadarkan diri di dalam Laut dengan keadaan Tubuh-ku serta si Katak Yokozuna yang terseret oleh Aqua Laguna dengan Cepat + Kuat.

__ADS_1


To Be Continued ...


__ADS_2