
mendengar hal tersebut pelayan tersebut terdiam seketika,ia mengingat wanita yang makan bersamanya mengatakan bahwa Elisa adalah perempuan yang merebut kekasihnya,karena Inging hidup enak
pembantu tersebut langsung mengedarkan pandangannya pada semua barang yang ada di rumah tersebut, sepertinya perkatan mbah Nunung benar, Elisa memang bukan orang sembarang
tapi belum juga dia berpikir dari arah pintu tampak Andrew dan Anita datang dengan asistennya lengkap dengan beberapa orang pelayan di belakangnya
tak lama pelayan lama melewatinya karena penasaran siapa Anita dan David si pelayan baru bertanyak, pelayan tersebut semakin terkejut saat tau Anita adalah sepupu Elisa yang di kenal sebagai istri pengusaha no satu
sedangkan Andrew setelah mengatar istrinya bergegas kembali ke kantor hanya ada Lia dan beberapa pengawal yang menjaga Anita
Anita dan Elisa langsung ke ruanga santai sambil mengobrol dan berbagai cerita serta beberapa tips
"Lia kemarilah." pangil Anita pada teman sekaligus pengawalnya tersebut,Lia mendekat.." kenapa kau Hanaya berdiri tidak bergabung bersama kami,aku sedari tadi menunggu mu untuk bergabung." ucap Anita
__ADS_1
"tapi nyonya." ucap Lia yang merasa tak enak ...."sudah ayo gabung kita ini teman kuliah jangan terlalu sungkan." ucap Anita
mau Tidak mau Lia terpaksa duduk bersama ke dua wanita tersebut,setelah lelah bergosip mereka makan siang,entah apa yang mereka ceritakan dari pagi sampai sore,mereka masih saja bercerita,bahkan para pengawal merasa heran dengan kedua sepupu tersebut,sedangkan Lia tertidur di sofa karena mendengar pembicaraan antara Anita dan Elisa yang tak ada habisnya
Andrew dan Tris yang tiba bersama di depan rumah langsung masuk ,mereka melihat kedua ibu hamil itu salin curhat dengan toples yang ada di tangan mereka masing-masing
membuat Tris dan Andrew tak habis pikir, sebenarnya apa yang mereka bicarakan sampai tak habis-habisnya
menyadari suami mereka datang mereka menghentikan kegiatan gibahnya
" perasan ku sedikit lega karena sudah berbicara sedikit dengan Elisa ." sontak saja ucap Anita membuat semua orang yang ada di situ Selin Elisa, tak percaya dengan apa yang mereka dengar,bicara sedikit Mereka berdua hanya istirahat di saat makan selebihnya selama beberapa jam mereka terus bicara
" iya padahal kita hanya bicara sedikit,aku juga belum puas." ucap Elisa
__ADS_1
"tapi sayang ini Sudah jam lima sore, sebaiknya kita pulang dulu nanati lain kali Elisa yang akan datang ke rumah ." ucap Andrew
Anita hanya mengaguk,lalu meminta ijin pada sepupunya untuk pulang
para pelayan geleng-geleng dengan kedua wanita hamil itu yang bercerita tak berhenti dengan santainya berkata hanya sedikit,mereka saja yang mendengarnya kupingnya menjadi panas
"Tris mencium kening istrinya,jadi apa yang kalian bicarakan." tanyak Lewis
"kami hanya berbicara mengenai kampus tapi gak terasa sudah sore padahal baru nama mahasiswa baru yang ada di kelas yang kami bahas." ucapan Elisa membuat Tris begidik ngeri
Hanya nama mahasiswa baru butuh seharian bagaman kalau satu kelas yang mereka bahas bisa bertahun-tahun, pikir Tris
"baikalah sayang sekarang mari pergi membersihkan diri dan istirahat kau pasti lelah karena seharian berbicara." ucap Tris sambil menandu, istrianya berjalan menuju kamar mereka
__ADS_1
sementara pembantu tersebut sedang berada di dalam kamarnya, ponselnya berbunyi tampak nama Tina tertera di sana.
jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya