
Andrew tersenyum lalu merangkul sahabatnya yang sudah seperti keluarga baginya
,"kau tau kan kami adalah keluarga mu apalagi ketika kau menikah sepupu istriku," ucap Andrew menggoda Tris
membuat wajah Tris merona seketika
Andrew tertawa terbahak-bahak melihat Tris baru kali ini dia melihat seorang Tris terpesona dengan seorang wanita sampai wajahnya memerah
Anita dan Elisa yang sudah selesai memasak makanan langsung memanggil Andrew dan Tris
mereka berempat telah berada di meja makan tampak Tris terus melihat ke arah Elisa
sedangkan Elisa hanya fokus pada makanannya
sedang Anita masih memikirkan Desi haruskan dia pergi menengoknya
akhirnya Anita membuka suara
,"sayang apa kau tidak ingin melihat keadaan desi," ucap Anita pada Andrew
Andrew langsung menatap sang istri
," sebaiknya kita jangan mengganggunya untuk sementara waktu," ucap Andrew
membuat Anita diam seketika.
sementara itu di rumah sakit Desi masih belum sadar setelah di berikan obat penenang
__ADS_1
kedua orang tua Desi yang baru pulang dari kantor polisi untuk menemui Enda
merasa sangat meradang , apaalgi pengakuan Enda tentang Desi yang melakukan hal-hal buruk untuk membuat nama baik Anita rusak
saat masuk ke ruang perawatan Desi kedua orang tuanya menatap kosong sang anak yang sedang terbaring lemah di atas tempat tidur pasien
tak berselang lama tampak Desi yang mulia siuman
Desi membuka matanya melihat sekelilingnya
wajahnya terasa sangat sakit
alisnya berkerut sempurna saat tersadar dia berada di rumah sakit
matanya melihat ke,kedua orangtuanya yang sedang melihat ke arahnya
,"ayah, ibu apa yang terjadi,kenapa aku di sini," ucap Desi yang menahan sakit di wajahnya
Desi ingin memegang wajahnya tapi rupanya tangannya terikat sesuatu
Desi kemudian berteriak histeris,kedua orang tua Desi langsung mendekati Desi
,"wajahku ......apa yang terjadi dengan wajah ku...?? ," ucap Desi
,"sabar sayang wajahmu baik-baik saja hanya butuh beberapa prosedur untuk mengembalikan wajahmu dalam keadaan semula ," ucap ibu Desi
membuat Desi mengeleng
__ADS_1
," tidak jangan katakan wajahku rusak ," ucap Desi sambil menangis
kedua orang tua Desi Hanya mampu menangis
Desi langsung memberontak dan berteriak membuat perawatan dan dokter yang tadi sempat di panggil oleh ayah Desi masuk dan memeberikan suntikan penenang untuk Desi
begitu selesai dokter langsung mengajak ke dua orang tua Desi berbicara
,"maaf ibu bapak sebaiknya Desi di berikan pengertian agar pengobatan yang akan di lakukan berjalan baik, soalnya kondisi mentalnya juga dapat mempengaruhi jalannya proses pengobatan yang akan kami lakukan ," ucap dokter tersebut
,"maaf dok kapan kami bisa membawa Desi untuk operasi ," ucap ayah desi
dokter tersebut menarik nafasnya
,"sebenarnya kalian membawanya kapan saja asalkan dia sudah lebih satabil ," ucap dokter tersebut
,"kami ingin membawa Desi ke luar negeri untuk melakukan operasi plastik ," ucap ayah Desi
setelah itu dokter tersebut langsung pergi setelah berbicara ke pada ke dua orang tua Desi
,"apa sebaiknya kita minta tolong pada Andrew Agar Desi cepat sembuh ," ucap ibu Desi
," sebaiknya jangan mengagu Andrew lagi,aku tidak malu dengan semua perbuatan Desi pada istri Andrew," ucap ayah Desi
,"tapi anak kita bagmana,dia anak kita satu-satunya ," ucap ibu desi sambil menangis
,"kita akan mengusahakan segalanya agar dia bisa sembuh seperti sedia kala," ucap ayah Desi
__ADS_1
ibu Desi hanya mengangguk pasrah atas keputusan suaminya.
jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya