
pria yang tadi menegur Anita mengepalkan tangannya saat melihat Andrew memeluk dan terus menciumi rambut Anita
Anita segera menarik Andrew untuk kembali ke villa Tanpa menegur siapapun karena merasa malu
Elisa merasa sangat tak enak hanya dapat " maaf kami harus pergi ,,, sambil mengikuti langkah kaki Anita dan Andrew
sementara ketiga pria tersebut terus melihat kearah Anita yang menarik Andrew menuju villa Mereka
Anita dan Andrew langsung masuk ke dalam kamar mereka.
Elisa yang juga hendak masuk ke kamarnya .....tapi saat akan memegang gagang pintu, tiba-tiba tangannya di tarik seseorang
saat akan berteriak, mulutnya sudah di bekap
dengan gerakan cepat Tris menarik elisa ke kamarnya
Tris langsung mengunci kamar begitu mereka sudah masuk
"apa yang kau lakukan ,ucap Elisa sambil menatap tajam Tris
"apa yang aku lakukan,apa yang kau lakukan Dengan, genit dengan mengoda lelaki lain , ucap Tris
Elisa menatap Tris dengan tatapan bingun
"apa maksudnya berkata seperti aku tidak pernah mengoda atau genit dengan lelaki lain , Elisa sambil menatap Tris dengan tatapan yang sulit di artikan
__ADS_1
"kau jangan bohong kau mau menghianati ku, ucap Tris
sontak saja ucapan Tris membuat Elisa pusing dan tak habis pikir maksud pria yang ada di hadapannya saat ini
"apa kau lupa ingatan atau munkin otakmu bermasalah,apa kau dan aku punya hubungan khusus , ucap Elisa yang memang otaknya dangkal karena pada dasarnya saat orang berpacaran si pria harus mengungkapkan dengan kata-kata
sontak saja ucap Elisa menyadarkan Tris atas perkatannya
"tapi tetap saja kau tak boleh menggoda pria lain , ucap Tris tak mau kalah
membuat Elisa menatap Tris
"aku bukan,istrimu, tunanganmu,pacarmu,adikmu, sepupumu, terus kalau aku dekat dengan pria lain masalahnya apa,? .....ucap Elisia
"baik besok kita akan menikah agar kau langsung menjadi istri ku , ucap Tris tanpa beban
"kalau mimpi jangan di siang bolong, tunggu malam aja , ucap Elisa yang mengesar tubuh Tris ingin keluar dari kamar tersebut
tapi Tris tidak bergeming sama sekali dari tempat tersebut
"kau tau tidak kalau ingin menikahi seorang wanita dengan jalur cepat seperti lewat tol ada caranya,sontak ucapan Tris membuat Elisa langsung menatap Tris
"kau mulai gila ya mana ada orang langsung di jalan di nikahkan , ucap Elisa yang berpikir Tris hanya mengodanya saja
"apa kau ingin aku buktikan saat ini juga , ucap Tris dengan tatapan yang sulit di artikan
__ADS_1
melihat tatapan Tris yang berada membuat Elisa jadi merinding sendiri
Elisa langsung mundur beberapa langkah dari hadapan Tris
Tris tersenyum devil melihat Elisa yang ketakutan
Tris melangkah maju mendekat ke Elisa saat wajah mereka sudah semakin dekat tiba-tiba bunyi ponsel Tris membuat Elisa mengunakan kesempatan itu untuk kabur
sedang Tris yang melihat si penelepon adalah detektif yang selam ini dia sewa untuk Mecari tau tentang kematian kedua orangtuanya
langsung mengakat telepon tersebut
Elisa yang sudah keluar dari kamar Tris langsung masuk ke kamarnya dia mengelus dadanya dan langsung ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya
sementara itu di kamar Anita dan Andrew
Andrew ngambek karena Anita bertemu pria yang menolong
mengetahui suaminya sedang dalam mode cemburu
"sayang kenapa,? ucap Anita sambil terus mendekati Andrew yang duduk di ranjang
"kau sengaja kan jalan-jalan ke pantai untuk bertemu pria yang tadi , ucap Andrew yang tak ingin melihat Anita .
jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya
__ADS_1