
Elisa memberontak saat dalam gendongan Tris
"sayang tenanglah aku tak punya hubungan apapun dengan wanita tadi,jangan terus memberontak nanti jatuh ingat kau sedang hamil," ucapan Tris langsung membuat Elisa terdiam
Elisa langsun memasukan Elisa ke dalam mobil dan kemudian dia juga masuk dan langsung melajukan mobilnya
Tris melihat wajah Elisa yang masam se asam jeruk nipis
sementara Tina yang berada di rumah sakit masih terduduk di bangku rumah sakit tanpa berniat untuk pergi dia masih belum menerima apa yang terjadi
Tris dan Elisa sudah sampai di rumah mereka Elisa langsun keluar dari mobil dan Langsung masuk ke dalam rumah tanpa menoleh pada Tris
Elisa masuk ke dalam kamar dan Langsung mengunci pintu kamar
Tris yang baru tiba di depan pintu kamar berniat membuka pintu tapi nampaknya pintu di kunci dari dalam
"sayang aku mohon buka pintunya, aku sudah menjelaskan semuanya aku tak ad hubungan apa-apa dengan wanita tadi
"kau pasti bohong....!!! Pasti dia wanita yang menelepon mu saat kita berada di vila saat itu," teriak Elisa dari balik selimut
membuat Tris semakin frustasi mendengar perkataan Elisa
__ADS_1
"aku mau pulang ke rumah orang tua ku besok," ucapan Elisa sontak membuat detak jantung tris berpacu Sempur apalagi dia mempunyai surat perjanjian dengan sang mertua akan mengikuti semua keinginan Elisa
"sayang aku mohon buka dulu pintunya," ucap Tris frustasi
"tidak aku tak ingin melihatmu untuk saat ini ," ucap Elisa
Tris mengingat ada balkon di kamar mereka dengan tekat yang kuat Tris berusaha memanjat balkon Tersebut tapi sialnya balkon tersebut juga terkunci
Tris turun kembali dan dia baru sadar semua kunci di rumah ini memiliki duplikat
Tris langsung mencari kunci duplikat kamarnya bersama Elisa
Tris melihat Elisa yang sedang menutup seluruh tubuhnya di dalam selimut
Tris diam-diam mendekati Elisa yang sedang terisak di dalam selimut
"sayang panggil,"Tris sambil berusaha membuka selimut yang berada di tubuh Elisa
Elisa sangat terkejut spontan menua selimut dan melihat,siapa yang memanggilnya
"kau, kenapa kau bisa masuk kemari ," tanyak Elisa
__ADS_1
"aku mengambil kunci dan membuka pintu ," jawab Tris polos
Elisa mendengus sebal mendengar perkataan Tris
"keluar dari kamar ini aku tak ingin melihat wajahmu ," ucap Elisa pada Tris
"sayang aku mohon dengarkan aku,aku benar-benar tak punya hubungan khusus dengan wanita Tersebut aku hanya berteman untuk mencari informasi yang tak bisa ku dapatkan,kau bisa bertanyak pada Andrew," ucap Tris sambil berlutut di hadapan Elisa
"aku tak percaya bisa saja Andrew berbohong demi membatu mu ," ucap si bumil yang hormon kehamilannya mulai bereaksi
"astaga sayang aku sangat mencintaimu aku tak akan tergoda oleh wanita lain," ucap Tris
"buktinya tadi dia memegang lenganmu jika aku tak datang kau mungkin tak akan melepaskan tangannya ," ucap Elisa
"astaga sayang aku tadi terkejut karena saat aku akan pergi ke tempatmu dia menarik tanganku bertepatan kau keluar dari toilet dia menahan tangan ku,aku sangat terkejut apa lagi melihatmu datang," ucap tris
"kalau aku tak keluar pasti kau akan terus terkejut sampai wanita itu akan memegang bagian lainya," ucap Elisa
"sayang si polos sukanya sama yang roti legit milikmu,dia kurang suka sama roti tawar ," ucap tris
jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya
__ADS_1