
esoknya di kampus tampak Anita dan Elisa sedang memasuki kelas mereka dari jauh nampak Desi meliahat ke arah Anita dengan tatapan benci
Elisa yang melihat mereka seakan-akan ingin memukul mereka langsung menyenggol Anita
,"lihatlah di sana tampaknya wanita Tersebut memiliki dendam kesumat denganmu ," ucap Elisa
membuat Anita menoleh melihat siapa yang di maksud Elisa
Anita menghembuskan nafas panjang sungguh dia tak ingin berurusan dengan Desi saat ini
sebelum Desi mendekat ke arah mereka, salah satu dosen yang akan mengajar di kelas Desi lewat di jalan Anita menuju kelas desi
membuat Desi bergegas kembali ke kelasnya
Anita dan Elisa juga langsung masuk ke kelasnya
kelas Anita dan Elisa berakhir mereka langsung menuju kantin
tampak Desi bersama sahabatnya Enda
Desi langsung mendekati Anita
,"hai pelakor," ucap Desi sontak saja ucapan Desi membuat teman Desi langsung terbelalak dan melihat ke arah ke arah Anita
untung saja tak ada yang mendengar kata-kata Merkea selain mereka sendiri
Anita tersenyum mengejek,,"hai pelakor teriak pelakon,ucap Anita yang membuat Desi menatap tajam pada Anita
__ADS_1
," dasar wanita murahan,tak tau malu," ucap Desi
membuat Anita langsung berdiri
,"kalau murahan tak akan di kejar pria, yang murah itu sudah di tolak tapi masih di kejar,pake adegan amnesia lagi ," ucap sarkas Anita
membuat Desi terdiam tangannya terkepal menahan emosi
,"awas kamu ya aku akan membalas semua perbuatanmu,kau pikir kakak Andrew mencintaimu,dia hanya mempermaikan mu ," ucap Desi
Anita yang tadi bangkit langsung mendekat ke telinga desi
," mempermaikan kok sampai di nikahin, apalagi tiap malam minta jatah lagi ," ucap Anita berbisik di telinga Desi
membuat wajah Desi merah padam
Desi berniat membuat kaki Anita tersandung dan terjatuh
tapi naas bagi Desi kaki Anita bukannya tersangkut tapi kakinya yang sakit karena di injak oleh Anita
,"aduh," ucap Desi merasakan sakit di kakinya
Anita langsung tersenyum tipis ,"aduh maafkan aku karena tak melihat kaki panjang mu sudah sampai di luar jalur ," ucap Anita
membuat desi tampak geram
setelah kepergian Anita Elisa, beberapa pemuda tampan mendekati meja desi,mereka adalah Kakak tingkat Desi
__ADS_1
desi dan sahabat memperbaiki penampilannya,karena ke tiga pria tersebut adalah pria tertampan dan terkaya di kampus tersebut
mendapatkan mereka tidaklah rugi karena mereka juga adalah orang berbakat di olahraga dan pelajaran
," hai," ucap salah satu pemuda tersebut
," hai ," ucap mereka dengan tersipu malu
,"apa kalian hanya berdua ,"ucap basa basi pria tersebut
Desi dan sahabat hanya mengangguk dan tersenyum sumringah
ketiga pria tersebut menganguk.
,"apa kalian mengenal ke dua wanita yang duduk di meja ini sebelum kalian duduk ," ucap salah satu pria
duarrrr........duarrrr ....duarrrr
bagai di sambar petir berulang-ulamg Desi sangat kesal saat menyadari bahwa ketiga pria di hadapannya,bukan bermaksud berkenalan dengan mereka tapi bertanyak mengenai Anita
senyuman yang tadi bertengger di bibir Desi langsung hilang berganti muka judes
,"maaf kami tidak kenal," ucap Desi tanpa senyuman sedikitpun lalu bangkit berlalu begitu saja sambil menarik tangan sahabat
ketiga pemuda uang tadi bertanya merasa heran dengan perubahan sifat ke dia gadis tersebut
,"mereka sangat tidak sopan untung saja dia bukan wanita incaran ku ," ucap pria yang paling tampan di antara dua pria lainnya.
__ADS_1
jangan lupa like komen vote dan hadiahnya