
Desi melemparkan kaca yang berada di tangannya ke sembarang arah ,"wanita brengsek....!!! membuat wajahku seperti setan, ucap Desi frustasi
ibu Desi berusaha membuat Desi tenang, " sabar nak sebaiknya kau fokus pada kesehatan dan juga pengobatan mu agar wajahmu bisa kembali seperti semula ," ucap ibu Desi
membuat Desi diam sejenak memikirkan perkataan ibunya
aku Ingin segera sembuh agar bisa bertemu dengan Andrew ibu dia pasti mencemaskan diriku ,ucap Desi penuh percaya diri,bukan hanya mukanya yang rusak tampaknya otaknya juga sudah rusak .
akhirnya Desi bersama menuju rumah sakit yang di rekomendasikan oleh dokternya yang merawatnya sebelumnya
tapi dokter bingun pasalnya ada empat dokter di dalam salahsatunya dokter jiwa
Desi menatap bingung ke empat dokter yang akan menangani dirinya, sebenarnya dokternya yang menangani Desi hanya dua orang saja tapi setelah berdiskusi bersama ke dua orangtuanya
dokter bedah plastik dan dokter kulit memutuskan untuk menambah dokter jiwa serta serta dokter saraf
__ADS_1
setelah pemeriksan menyeluruh para dokter mengambil keputusan satu Minggu lagi akan mengadakan operasi pertama yaitu memperbaiki hidung Desi setelah itu akan di lanjutkan operasi selanjutnya
sementara di belahan bumi lain para keluarga Besara Andrew sudah berdatangan di rumah ke dua orangtua Andrew
Anita sangat terkejut begitu tau ternyata sodara sang mertua hampir seumuran dengan Andrew
pesta pernikahan mereka akan di gelar tiga hari lagi membuat suasana di rumah semakin ramai
Elisa yang sedang Gegana hanya bisa mengikuti semua kegiatan yang ada dengan berat hati,dia berpikir akan dapat bertemu Tris saat berada di rumah Andrew
tapi semua itu tak berlangsung lama tampak seorang pria datang dan langsung memeluk Elisa membuat Tris naik pitam, tangannya terkepal wajahnya memerah melihat pria tersebut
pria tersebut pamit ke toilet,Tris mengikuti pria tersebut membekapnya lalu mengikatnya di bawah pohon mangga yang berada di belakang rumah
sedang Elisa mengedarkan pandangannya mencari kakak sepupunya yang ijin ke toilet tapi tak pernah kembali
__ADS_1
belum juga Tris beristirahat, Tampak seorang pemuda kembali mendatangi Elisa,kembali mereka saling memeluk dan melempar candaan tampak wajah Elisa memerah karena malu
pria tersebut kemudian mencari Anita,Tris terus memperhatikan pria tersebut,Tris sangat terkejut saat pria tersebut memeluk dan mencium ke dua pipi Anita
Andrew yang tadi sedang ke toilet melihat adegan tersebut terbakar api cemburu,tapi dia tak munkin memukul pria tersebut
Andrew melihat tersebut akan ke arah taman begitu terlihat sepi, Andrew langsung memukul pria tersebut sampai pingsan, kebetulan Tris juga akan melakukan hal tersebut,mereka sama-sama terkejut,tanpa pikir panjang mereka membekap mulut pria tersebut dan mengikatnya kalau membawanya ke pohon mangga sebelumnya
setelah melakukan aksinya Mereka langsung berpisah karena Tris tidak mau sampai Elisa melihatnya sebelum hari pernikahan
Elisa dan Anita menjadi bingung karena ke dua kakak sepupu mereka tak tampak setelah ijin akan ke toilet tapi karena mereka seorang pria Elisa dan Anita tidak terlalu khawatir
sementara Andrew dengan santainya terus bersama dengan Anita tanpa memikirkan nasib ke dua orang pria yang mereka ikat di pohon mangga belakang rumah yang jarang di lalui oleh orang
sedangkan Tris setelah melihat Elisa dan merasa sudah aman karena menyingkirkan ke dua pria tersebut,Tris langsung masuk ke dalam kamarnya untuk beristirahat
__ADS_1
jangan lupa like, komen, vote, dan hadiahnya