
setelah merasa mengantuk Tris langsung menuju kamarnya untuk beristirahat
sementara di rumah sakit setelah Desi tertidur
ibu Desi merenung entah apa yang dipikirkannya ,setelah merasa lelah dia masuk dan tidur
esok paginya ayah Desi datang membangunkan ibu Desi
,"bagaman keadannya," ucap ayah Desi
," lebih baik dari kemarin ," ucap ibu Desi
"Alhamdulillah, ucap ayah Desi
,"ayah,ibu mau keluar sebentar ya,sekarang ibu mau mandi dulu ,"ucap ibu Desi langsung masuk ke kamar mandi
setelah bersiap ibu Desi langsung pamit dan keluar
ayah Desi hanya melihat saja tak ingin membuat istrinya tertekan
ibu Desi melajukan mobilnya menuju apartemennya Andrew
setelah sampai ibu Desi langsung menuju lantai tempat apartemen Andrew
ibu Desi menekan bel pintu tapi tak ada respon sama sekali
setelah beberapa kali mencoba dan ternyata hasilnya masih sama
ibu Desi pun kembali ke rumah sakit
ayah Desi mendekati istrinya karena melihat wajah istrinya yang seperti sedang kesusahan
__ADS_1
," ada apa kenapa wajah ibu seperti orang lagi ada Maslah ," ucap ayah Desi
ibu Desi melihat suaminya dia langsung menyandarkan kepalanya ke dada sang suami
,"tidak aku hanya merasa kelelahan saja," ucap ibu desi
ayah Desi tersenyum dan mengaguk lalu memeluk erat tubuh istrinya
," sebaiknya ayah cepat berangkat bekerja ," ucap ibu Desi yang melihat jam di tangannya
," baiklah sayang ," ucap ayah Desi mencium kening istrinya lalu mencium kening Desi
ayah Desi langsung keluar untuk melihat perusahannya
ibu Desi duduk di sofa menatap Desi yang masih terlelap
tak berselang lama Desi terbangun
,"apakah ibu sudah menemui Andrew," ucap Desi
ibu Desi hanya mengeleng saja
,"kenapa ibu tidak pergi menemuinya, bukankah ibu sudah berjanji padaku ," ucap Desi
,"ibu sudah ke sana tapi kata satpam Andrew dan istrinya sedang pergi berlibur ," ucap ibu Desi
membuat Desi sangat marah tangannya terkepal sempurna
,"pasti wanita itu sengaja mengajak Andrew liburan ," ucap Desi
membuat ibu desi bingun melihat sifat labil putrinya
__ADS_1
,"sebaiknya kau jangan dulu memikirkan Andrew, Bagaimana kalau kau fokus saja pada peyembuhan mu," ucap ibu Desi
,"aku hanya ingin melihatnya sebelum kita berangkat ," ucap Desi mempertahankan sikap egoisnya
," tapi nak kita tidak tau di mana Andrew dan ponselnya sampai saat ini tak bisa di hubungi," ucap ibu Desi
,"ibu bisa meminta pada mommy Andrew untuk menghubungi Andrew atau meminta no istri Andrew," ucap Desi sudah putus asa
membuat ibu Desi diam sesaat atas perkatan putrinya
,"tapi apa yang akan ibu katakan pada mommy Andrew,pasti dia akan berpikir yang tidak-tidak ," ucap ibu desi
,'terserah ibu saja mau mengatakan apa yang pasti aku ingin bertemu Andrew sebelum aku berangkat untuk melakukan pengobatan ," ucap Desi keras kepala
,"baiklah akan ibu pikirkan ," ucap ibu Desi mengalah demi sang putri
setelah memberi makan Desi dan memberikan obat
Desi yang sudah kembali terlelap akibat pengaruh obat membuat ibu Desi sedikit lega
ibu Desi duduk di sofa sambil menunggu suaminya yang akan segera kembali
nampak ayah Desi tersenyum melihat istrinya
,"sayang ini makan dan kue ,aku tadi membelikan mu sebelum ke sini ," ucap ayah Desi
ibu Desi tersenyum sambil menerima bingkisan makanan yang di berikan suaminya
,"ayah bisakah ayah mengabulkan keinginan ibu ," ucap ibu Desi sambil melihat suaminya
jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya
__ADS_1