
,"mulai besok bangun pagi siapakan baju kantor dan air mandiku,dan mulai besok kau bekerja sebagai asisten pribadiku di kantor," ucap Andrew
sontak saja membuat Anita terkejut,bagaman bisa dia menjadi asisten pria menyebalkan ini ,dan dia akan setiap hari bersama pria tersebut.
tiba-tiba Anita pingsan di atas sofa dalam kamar Andrew
,"tak usah akting pingsan segala,kau pikir aku akan tertipu," ucap Andrew
Anita bangun dan memaksakan Langkahnya ke kamar mandi meyiapakan air Andrew dan setelah itu menyiapkan pakaian santai Andrew
Anita turun ke bawah membersihkan para peninggalan pra sejarah yang sangat mahal sambil memikirkan cara untuk bisa membuat dia terlepas dari hukumannya
Andrew turun dan melihat Anita yang membersihkan tempat yang sama sudah tiga puluh menit.
,"apa kau akan membuat lubang di batu tersebut," ucap Andrew
Anita tersadar begitu mendengar teriakan Andrew dari tangga.
,"tidak tuan tapi tadi ada noda dari pria yang tak punya perasan,"sontak saja ucapan Anita membuat Andrew emosi
,'sekarang bersihkan kamar mandi di sini juga di apartemen sebelah," ucap Andrew
tapi tuan untuk apa saya bersihkan kamar mandi sebelah," ucap Anita
__ADS_1
,"untuk membuat hati saya lega,"sontak ucapan Andre membuat darah Anita mendidi.
akhirnya Anita mengalah dari pada entar di suruh bersihkan satu gedung
akhirnya setelah membersihkan,Anita ke kamarnya untuk istirahat
,"mau ke mana ," ucap Andrew
,"mau istirahat, ucap anita
," enak saja kau istirahat di jam seperti ini aku saja belum istirahat," ucap Andrew
"ayo kemari ucap Andrew yang sedang duduk santai di sofa sambil menonton,"
,"ke ujung," ucap Andrew sambil kepalanya turun ke pangkuan Anita,"pijat kepalaku,
Anita yang terkejut karna Andrew menjadikan pahanya sebagai bantal merasa sangat grogi
,"tuan ," ucap Anita merasa kurang nyaman
,"pijat kepalaku cepat ," ucap Andrew
,"baik ,"tuan ucap Anita sambil memijat kepala Andrew,
__ADS_1
Anita memijat Andrew tanpa sadar dirinya yang ketiduran, Andrew bangkit dari pangkuan Anita , melihat Anita yang tertidur sambil duduk.
Andrew langsung memperbaiki posisi tidur Anita dan pergi ke ruang kerjanya
Anita yang pura-pura tertidur terbangun dan mengulas senyumannya,dia yakin laki-laki tersebut pasti akan luluh pada aktingnya,tapi dia harus mencari apa kelemahan pria tersebut agar dia dapat memanfaatkannya
tanpa Anita sadari dan dia munkin lupa ada cctv di ruangan tersebut
Andrew yang di ruangan kerjanya tersenyum penuh arti,"rubah manis kau akan masuk perangakap ku," ucap Andrew
Anita akhirnya bangkit dan kembali ke kamarnya dengan perasan bahagia,karna mendapatkan secercah harapan.
sementara itu Desi yang pulang dari apartemen Andrew langsung melaporkan kepada orangtuanya,sang ayah hanya menghela nafasnya berat,dia sangat tau dari dulu putrinya menyukai Andrew.
," Mama aku tidak mau aku mau menikah dengan Andrew,"tapi nak Andrew sampai saat ini belum inggin menikah ucap ibunya lembut,"aku ingging bertunangan dengannya,"mama Desi binggung harus menjawab apa ,, karena Andrew tak pernah sedikitpun mengatakan menyukai putri mereka
,'sebaiknya kau mencari pria lain saja sayang, misalanya sepupu Andrew dia pernah mengatakan bahwa dia ingging mneikahi mu," ucap mama desi
,"aku tak mau dengannya dia tak setampan dan sekaya Andrew," ucap Desi sambil terus memelas pada ke dua orang tuanya
Desi Langsung ke kamar untuk membersihkan dirinya dan istirahat setelah lelah mengis karna sering di tolak Andrew
jangan lupa like,komen,vote dan hadiahnya .salam sejahtera
__ADS_1