
Tris tampak tampan dengan balutan jas,Elisa juga tak kalah memukau dengan baju yang sudah di siapkan oleh Anita saat mereka ke butik bersama
orang tua Andrew yang menggantikan orang tau Tris sangat terharu karena mereka sempat khawatir pada tris,karena masa kalau orang tuanya tapi ternyata cinta bisa meluluhkan segalanya bahkan pada hati manusia yang hanya punya keinginan untuk balas dendam atas pembunuhan orang tuanya
acara pernikahan Tris dan Elisa pun di adakan dengan sederhana
setelah acara pernikahan berakhir Tris dan Elisa langsung kembali beristirahat di kamar mereka
Elisa masih merasa malu saat bersaman Tris di dalam kamar
"maafkan aku memberikanmu pernikahan sederhana dan maafkan aku sudah melakukan malam pertama sebelum pernikahan," ucap Tris
Elisa hanya tertunduk malu semua bukan sepenuhnya salah Tris di sini dia juga salah malam itu karena tak menolak saat Tris melakukannya
Tris yang melihat tak ada pergerakan pada Elisa, semakin mendekat hingga tak ada jarak antara Mereka
"percayalah,setiap hari akan menjadi malam pertama Untuk kita ," ucap Tris
membuat Elisa semakin merona saja
__ADS_1
ketukan pintu membuat suasana romantis Tersebut langsung terhenti
Tris mencabik kesal seraya bangkit untuk membuka pintu,tampak Andrew di depan pintu dengan senyuman manisnya, membuat Tris menatap curiga
"ada apa kau mencarimu," ucap Tris yang berada di depan pintu kamarnya
"aku hanya ingin mengajakmu merayakan pernikahanmu si balkon belakang," ucap Andrew dengan senyuman manisnya yang tak pernah lepas
Tris langsung menatap Andrew dengan tatapan yang sulit di artikan
"sebaiknya kita merayakan saat makanan siang saja,ini sudah larut dan aku lelah," ucap Tris mencari alasan
"sebaiknya kita secepatnya ke balkon untuk merayakan pernikahanku,ucap tris Serama mungkin
Tania adalah gadis gila yang tak kenal kata menyerah dalam Kamusnya walaupun sudah di tolak dia tak pernah menyerah, Tris Taku Tania akan melukai Elisa bila dia tau bahwa Elisa adalah istrinya,Tris akan menyingkirkannya saat dia sudah mendapatkan semua informasi mengenai dalang di balik kematian ke dua orang tuanya
tanpa meminta ijin pada Elisa yang sedang mandi,Tris langsung melangkah kan kakinya mengikuti langkah kaki Andrew ke balkon belakang
tampak minuman dan makan ringan sudah tertata di atas meja makan tersebut,tampak asisten Andrew tersenyum menyambut mereka
__ADS_1
"baiklah karena kita akan merayakan pernikahanmu jadi kau yang akan minum terlebih dahulu setelah itu kami," ucap Andrew
tanpa curiga sedikitpun,Tris meminum alkohol yang sudah di sediakan oleh Andrew
setelan minum nampak Tris merasakan tubuhnya lemas dan langsung terkapar tak berdaya baiklah bersihkan semuanya
"jangan lupa angkat tubuhnya dan taruh di pohon mangga depan,biarkan dia bermalam bersama nyamuk sebagai hadiah pernikahan dariku,"ucap Andrew sambil tersenyum bahagia karena berhasil mengerjai Tris
beberapa bodyguard Andrew membopong tubuh Tris ke pohon mangga dengan memberikannya kasur busa sebagai alas
setelah itu bodyguard itu kembali ke posisi mereka masing-masing
sementara Elisa yang telah selesai mandi, mengedarkan pandangannya mencari Tris tapi tak tampak,hanya ada ponselnya dan kunci mobil serta dompet tris saja yang berada di naska tempat tidur
karena berpikir Tris munkin hanya ke dapur untuk mengambil minum,Elisa menunggu Tris di ranjang Mereka
saat jam menunjukan pukul dua belas malam Elisa sangat gelisah karena Tris tak kunjung kembali ke kamar,karena merasa lelah akhirnya Elisa terlelap karena kelelahan menunggu Tris.
jangan lupa like, komen, vote dan Hadiahnya
__ADS_1