
Desi bersiap-siap hari ini dia akan melakukan rencananya dia berdandan secantik mungkin dia sengaja akan ke apartemen Andrew Sora hari
Desi mengetuk pintu apartemen Andrew
nampak Anita yang sedang berdiri di depan pintu yang telah di buka
,"maaf nona tuan Andrew sedang tak ada di rumah," ucap Anita sopan
Desi langsung nyelonong masuk tanpa menghiraukan Anita
Anita hanya mengehela nafas panjang dan menutup pintu saat melihat Desi sudah duduk di ruang tamu
sedang di sebuah perusahaan tepatnya di sebuah ruangan tampak Andrew sedang bersiap untuk pulang mengingat sang istri
Desi melihat koleksi Andrew yang sangat di sayangi Andrew
Desi mendekati koleksi Tersebut membuat Anita ikut mendekat
,"apa kau tau betapa harga giok langka ini ," ucap Desi
__ADS_1
,"yang aku tau harganya sangat mahal ,"ucap Anita
,"Haraga giok ini sama dengan harga sebuah jet pribadi ," ucap Desi sambil memegang giok tersebut
dengan sengaja Desi menyenggol benda tersebut dan menarik Anita hingga ke atas tubuhnya dan mengacak penampilannya seolah-olah dia dan Anita habis bertengkar
Anita yang menyadari hal itu langsung menjambak dan memukul kepala Desi dan langsung mengubah posisi mereka secepat kilat
kejadian tersebut bertepatan dengan Andrew membuka pintu apartemen
betapa terkejutnya saat melihat ke dua perempuan itu sudah acak-acakan
Andrew langsung menyuruh anak asisten menarik Desi sedang Andrew langsung memeluk sang istrnya yang rambutnya dan pakeanya acak-acakan dan bajunya hampir robek
Desi yang melihat hal tersebut meradang saat Andrew langsung mengakat tubuh Anita dan menaruhnya di sofa
,"kakak dia telah memecahkan giok kakak dan memukulku,"ucap Desi sambil menunjuk ke arah Anita
Anita langsung mengis sejadi-jadinya
__ADS_1
,"mas dia memfitnah ku bahkan dia yang sengaja menyenggol dan berniat memukul ku ,"ucap Anita dengan wajah sangat imut membuat Andrew sangat gemas
Desi yang melihat perlakuan Andrew sangat berbeda dengan dirinya bahkan Andrew tak akan peduli saat dia menagis
,"kenapa kakak sangat peduli pada pembantu itu ,"ucap Desi dengan menahan amarahnya
,"dia bukan pembantu tapi dia adalah nyonya rumah ini ,"ucap David lantang membuat Desi diam mematung mencerna semua ucapan Andrew
,"kau jangan bercanda kakak aku tak suka ,"ucap Desi dengan mata menyala penuh emosi
,"maaf Desi tapi dia adalah istriku kami telah menikah dan aku harap kau mengerti ,"ucap Andrew
,"kakak pasti berbohong agar aku tak datang mengganggu kakak lagi,tapi aku mohon kakak tarik semua ucapan kakak aku tak bisa kehilangan kakak, Kakak tau aku mencintai kakak dari kecil," ucap Desi menangis sambil menutup wajahnya
Andrew juga merasa kasih pada Desi tapi mau tidak mau dia harus berkata jujur jangan sampai Masalahnya sampai berlarut-larut dan membaut Desi semakin memendam rasa padanya
,"maafkan aku tapi itu adalah kenyataan yang terjadi kami sudah menikah sebelum ke dua orang tuaku pergi ke luar negeri jadi aku mohon berhenti mengharapkanaku mulai saat ini,"ucap Andrew
Desi langsung pergi berlari keluar hatinya hancur mendengar semua perkataan Andrew padanya,dia tak menyangka akan mendengar berita buruk tersebut langsung dari mulut Andrew
__ADS_1
Desi melakukan mobilnya dia tak peduli dengan jalanan yang rame yang dia pikirkan saat ini agar segera tiba di rumahnya
jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya