
Andrew menyimpan ponselnya ke dalam saku jasnya dia melihat ke arah asistennya
,"singah ke toko buah dan langsung menuju rumah sakit kota," ucap Andrew
sang sopir langsung melakukan perintah tuanya berhenti di sebuah minimarket dan Remo segera keluar untuk membeli buah
Remo masuk ke dalam mobil dengan keranjang buah yang ada di tangannya
setelah Remo masuk sopir langsung melajukan mobil menuju rumah sakit kota tempat Desi di rawat
sementara Desi yang mendengar bahwa Andrew akan datang langsung merapikan dirinya agar tetap terlihat cantik
sementara ke dua orang tuanya hanya tersenyum melihat sang putri yang tersenyum sangat bahagia
Desi yang tak sabar menunggu hampir saja turun untuk mengecek keluar
sedang Andrew dan Remo yang sudah memasuki rumah sakit langsung menuju ke tempat perawatan Desi
tok tok tok celk
ayah Desi membuka pintu perawatan Desi dia tersenyum saat melihat Andrew
,"silahkan masuk ,"ucap ayah Desi
__ADS_1
Andrew dan Remo langsung masuk Remo menyerahkan buah yang tadi di belinya
Sementara Desi langsung tersenyum menatap Andrew
akhirnya Andrew mendekat ke arah ranjang Desi demi menghargai orang tua Desi
,"apa kau baik-baik saja,"ucap Andrew pada Desi dengan wajah datar
membuat Desi sangat bahagia atas pertanyaan Andrew menandakan bahwa Andrew memperhatikan dirinya
Desi langsung tersenyum dan mengangguk
Desi pikir Andrew akan bertanya dan mendekat ke arahnya
tapi ternyata pikirannya salah setelah bertanya Andrew langsung ke ayah Desi meminta maaf karna harus kembali ke perusahan
ayah Desi yang melihat putrinya tidak tau harus berbuat apa mau tidak mau di harus membiarkan Andrew pergi
Andrew langsung keluar bersama Remo dari ruang perawatan Desi dan langsung menuju lobi rumah sakit di mana sudah ada sang sopir yang menunggu
,"ayah aku mau ayah bicara pada paman agar aku dan Andrew dapat menikah ," ucap Desi
ayah Desi mengehela nafasnya panjang dia sangat mencintai putrinya tapi memaksa seseorang untuk menikah dengan putrinya apalagi pria yang di inginkan seorang pengusaha muda yang sangat terkenal akan kinerjanya di dunia bisnis
__ADS_1
,"sayang sebaiknya kau pulihkan kesehatanmu terlebih dahulu," ucap sang ayah
,"membuat wajah Desi langsung murung ,"membuat ibunya merasa sedih
akhirnya ke dua orang tua Desi kembali duduk di sofa ruangan perawatan Desi
,"sayang cobalah bicara pada orang tua Andrew siapa tau saja mereka setuju,"ucap ibu Desi
,"baiklah aku akan mencoba mengundang mereka makan malam saat mereka pulang ,"ucap ayah Desi
Desi yang berpura-pura tidur tersenyum saat mendengar pembicaraan ke dua orang tuanya akhirnya Desi merasa lega setelah ayahnya menyetujui usulan ibunya
sementara itu Andrew yang sudah tiba di kantor langsung duduk di kursi kebesaranya untuk bekerja
saat jam menunjukan pukul dua belas Andrew langsung menelpon sang istri
sedangkan Anita masih terlelap dengan damai
setelah menelepon beberapa kali ke ponsel istrinya tapi tak ada jawaban membuat Andrew sedikit khawatir
akhirnya Andrew menelepon telepon rumah pelayan yang bekerja di rumah Andrew mengakat panggilan tersebut
setelah menutup telepon Andrew bernapas lega saat sang pelayan mengatakan sang istri masih terlelap di dalam kamar mereka
__ADS_1
Andrew langsung tersenyum mengingat bagaimana nakalnya sang istri membuatnya langsung tak bisa menahan hasratnya akhirnya mengerjai istrinya dengan durasi yang sangat panjang.
jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya