
,"tidak aku hanya khawatir padamu karena ponsel mu tak bisa aku hubungi ," ucap Elisa
Anita menepuk jidatnya
,"aku lupa di mana aku menyimpan ponselku,aku bahkan belum memegang ponsel tersebut dari kemarin saat aku tiba di sini ," ucap Anita
Elisa menganguk akhirnya dia mengerti kenapa sepupunya tersebut tampak baik-baik saja
,"aku akan mengambil ponsel ku, aku ingin melihat berita terbaru,".ucap Anita dan berlalu ke kamarnya untuk mengambil ponselnya
setelah menemukan ponselnya Anita langsung membuka sosial media miliknya
kemudian melihat berita kampus,bertapa terkejutnya Anita saat melihat berita mengenai Desi yang di siram air keras
anita langsung berlari sambil memanggil Elisa
Elisa sangat terkejut mendengar teriakan Anita
begitupun Andrew dan Tris yang sedang bercakap-cakap tak jauh dari tempat Elisa
Andrew secepat kilat berlari menuju istrinya
,"ada apa sayang kenapa kau berteriak," ucap Andrew setelah berada tepat di hadapan Anita
dengan Tris dan juga Elisa yang berada di tempat tersebut
,"Desi terkena musibah ," ucap Anita
semua orang bernapas lega
," syukurlah aku pikir ada sesuatu yang membuatmu sampai berteriak seperti itu," ucap Elisa
__ADS_1
membuat Anita menatap aneh pada Elisa
," kau ini ada-ada saja khawatir padaku ," ucap Anita
semua orang hanya saling memandang
,"aku serius seseorang menyiram wajah Desi dengan air keras dan kejadian tersebut terjadi di kampus ," ucap Anita
membuat Elisa langsung kepo, dengan gerakan cepat langsung mengambil ponselnya dan melihat berita tersebut
begitu melihat berita tersebut Elisa langsung menutup mulutnya apalagi di video tersebut sangat jelas saat wajah Desi melepuh
,"astaga ini benar-benar desi, sepertinya orang yang menyiram wajahnya memiliki dendam yang sangat mendalam ," ucap Elisa
sedangkan tri dan Andrew langsung berlalu setelah tau apa yang ke dua wanita itu hebohkan
,"kau benar,apakah kau tau siapa pelakunya ," ucap Anita
mata Elisa terbelalak saat mendapatkan informasi dari grup
," kau tau yang melakukan hal tersebut adalan Enda sahabat Desi ,' ucap Elisa
Anita sangat terkejut mendengar hal tersebut
,"apa kau tau apa yang terjadi sehingga Enda melakukan hal tersebut," ucap Anita
,"aku juga tidak tau apa yang sebenarnya terjadi,tapi semua ini pasti ada hubungannya dengan berita kemarin," ucap Elisa
," memang apa yang terjadi kemari, kenapa aku tak mengetahui apapun ," ucap Anita
Elisa langsung tersadar akan ucapnya
__ADS_1
,"kemarin mereka bertengkar di kampus," ucap Elisa bohong
Anita hanya mengangguk,
,"pasti pertengkaran mereka sangat mendalam sehingga membuat Enda nekat melakukan hal tersebut," ucap Anita
,"sepertinya begitu, apalagi kabarnya Enda tampak sangat berantakan saat melakukan perbuatan tersebut ," ucap Elisa
setelah mengobrol Anita dan Elisa ke belakang untuk memesak untuk makan malam
sementara Tris dan Andrew sudah berada di dalam ruang kerja
,"apa kau akan bekerja untuk ayahku ," ucap Andrew
,"paman memintaku menjadi asistennya ," ucap tris
,"kapan kau akan mulai bekerja," ucap Andrew
,"bulan depan aku akan mulai bekerja," ucap Tris
Andrew melihat sahabatnya tersebut,,"tolong jaga ayah ku ," ucap Andrew
,"itu sudah pasti dia juga seperti ayahku sendiri,sejak kecil dia yang merawat ku ," ucap Tris sambil tersenyum
,"oh iya apa kau sudah menemukan siapa pelaku yang merampok rumahmu dan membunuh ibumu ," ucap Andrew
Tris terdiam sambil mengaguk
,"kau bisa mengandalkan ku dalam hal apapun," ucap Andrew
jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya
__ADS_1