
Elisa langsung masuk ke kamarnya Dengan hati yang sangat kesal,Elisa langsung membersihkan dirinya dia ingin berendam untuk melepaskan lelah hati dan jiwanya
setelah berendam Elisa langsung beristirahat untuk menyambut hari yang begitu cerah eksok nya
sementara Tris yang berada di apartemennya sangat gelisah memikirkan Elisa, apalagi Elisa saat ini sangat marah padanya membuat Tris ketar-ketir sendiri
setelah berpikir dan mendapatkan ide brilian akhirnya Tris tertidur
sedangkan di apartemen Anita dan Andrew, mereka sedang menikmati makan sepiring berdua
"sayang bagaman aktingku ," ucap Andrew
"wah kau memang luar biasa ,kau membuatku menjadi sangat bergairah," ucapan fulgar Anita membuat si beruang kutub panas dingin apalagi beruang yang bersembunyi di balik kain
Andrew langsung tersenyum penuh arti pada anita
"kau tau sayang karena aktingku sangat bagus bukankah seharusnya aku mendapatkan hadiah yang pantas atas prestasi ku,ucap Andrew sambil tersenyum mesum pada Anita
Anita yang tak menyadari perkatan akan mengakibatkan dirinya bergadang
__ADS_1
Anita langsung terbelalak menyadari kesalahan fatalnya,tapi semuanya sudah terlambat
Andrew Langsung mengakat tubuh Anita menuju kamar mereka,Anita sontak terkejut langsung mengalungkan tangannya ke leher Andrew
"sayang apa yang kau lakukan sebaiknya kita melakukannya sehabis mandi ,"ucap Anita mengulur waktu
"tenang saja sayang kita akan mandi sebagai makanan pembuka terlebih dahulu dan setelah selesai kita akan makan makanan utama dan akan makan makanan penutup saat selesai , sontak saja ucapan Andrew membuat Anita shyok
Andrew melakukan aksinya di dalam kamar mandi
sementara itu di belahan dunia lain tampak Desi yang sedang sangat kesal karena kedua orangtuanya membawa dalam keadaan tak sadarkan diri apalagi dirinya gagal bertemu Andrew membuat Desi semakin kesal
kedua orang tua Desi hanya diam melihat kelakuan anak semata wayangnya tersebut
"aku tak mau melakukan pengobatan apapun sebelum aku bertemu Adara,' ucap Desi keras kepala
membuat ke dua orang tua Desi terdiam sesaat saat mendengar perkataan putri merek
"sayang apa kau tak merasa malu bila bertemu Andrew dalam keadaan seperti ini, sebaiknya kau melakukan pengobatan terlebih dahulu sebelum bertemu Andrew,"rayu ibu Desi kepada Desi agar mau melakukan pengobatan pada wajahnya yang terlihat mengerikan
__ADS_1
Desi terdiam sejenak memikirkan hal tersebut , "apa wajahku sangat jelek sehingga ibu berkata seperti itu",ucap Desi yang sama sekali tak pernah melihat wajahnya setelah insiden tersebut
membuat sang ibu langsung menitipkan air mata
"ibu aku ingin melihat wajahku ,ucap Desi
membuat kedua orang tua Desi saling memandang sang ayah mengeleng ,sedangkan sang ibu hanya terdiam sambil menatap Desi
"sayang sebaiknya kau melihat wajahmu setelah menyelesaikan pengobatan," ucap ayah Desi
membuat Desi sangat penasaran sejelek apa mukanya sehingga orang tuanya tak ingin dirinya melihat wajahnya sendiri
"aku mau melihat wajahku,aku akan melakukan pengobatan setelah melihat bagaimana wajahku saat ini,"
dengan ragu ibu Desi mengambil sebuah kaca di dalam tasnya lalu meyerahkan pada Desi dengan ragu-ragu
Desi tanpa sepatah kata langsung mengambil cermin tersebut
aaaaa.........aaaaaa!!!!! teriakan Desi,"apa yang terjadi,!!!! panik Desi,kenapa hidungku bisa hilang dan kenapa wajahku begini, ucap Desi yang shyok meliahat wajahnya hancur dengan sebagian hidupnya melepuh membuat tulang putih hidupnya keluar .
__ADS_1
jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya