
Tris dan Elisa keluar menuju ruang tamu untuk menemui ke dua orang tua Elisa yang akan kembali pulang ke kota tempat ke dua orang tuanya menetap
kedua orang tua Elisa tersenyum melihat Elisa dan Tris yang tampak bahagia
Elisa dan Tris duduk di hadapan ke dua orang tua Elisa, sementara ke dua orang tua Andrew sedang ada pekerjaan ke luar negri mereka berangkat tadi pagi
"ayah dan ibu hanya memberikan ini," ucap kedua orang tua
sebuah kunci rumah lengakap dengan sertifikat,sebuah perusahan,rumah sakit dan hotel serta beberapa surat kepemilikan saham
membuat Tris sangat terkejut melihat semua yang di berikan mertuanya,setahunya mertuanya hanya seorang dokter yang memiliki beberapa perusahan kesehatan dan hidup sederhana dengan sang istri
"ini semua adalah milik Elisa dari kakeknya,aku hanya menyimpannya sampai dia menikah ," ucap ayah Elisa pada Tris
Tris tak menyangka bahwa istrinya sangat kaya raya,bahkan lebih kaya dari kedua orang tuanya
__ADS_1
"ini semua adalah peninggalan kakek mu untuk mu jadi semua ini hanya di ketahui oleh ke dua orang tua papa dan papa serta mama,karena kakek takut sodaranya akan berniat jahat pada kami jika dia mengetahui bahwa semua harta kakek atas nama Elisa sodara kakek berpikir semua telah di sumbangkan," ucap ayah Elisa
membuat semua yang mendengar hal tersebut tercengan dengan perkatan ke dua orang tua Elisa
"kami merasa yakin memberikan semuanya padamu dan suamimu tapi satu wasiat kakek, Agar semua harta yang kakek berikan harus kau berikan pada cicit pertama," ucap ayah Elisa
Tris dan Elisa hanya mengaguk setelah mendengar semua penjelasan ke dua orang tuanya Elisa pun memeluk ke dua orang tuanya, begitupun Tris melakukan hal yang sama
"oh iya aku harap kalian saling menjaga dan mencintai, dan secepatnya membuatkan kami cucu,"ucap ayah Elisa
membuat Elisa wajah Elisa memerah bagai Tomat
membuat ke dua orang tua Elisa langsung tertawa terbahak-bahak mendengar ucapan sang menantu
jangan lupa jenguk kami di saat kalian ada waktu," ucap ayah Elisa yang sudah menyelidiki Tentang menantunya yang memiliki masalah lalu yang cukup menyedihkan, karena menyaksikan bagaman ke dua orangtuanya di bunuh, dan Tris akan menjadi tangan kanan ayah Andrew yang merupakan pembisnis nomor satu itu tentu suatu kehormatan bagi tris di mana dia bisa belajar menghadapi dunia
__ADS_1
"kami akan selalu berkunjung,ayah dan ibu kalau sudah tak betah di sana tingalah bersama kami," ucap Tris
ayah Elisa tersenyum "semoga semua yang kau lakukan mendapatkan titik terang dan semua berjalan sesuai yang kau inginkan," ucapan ayah Elisa membuat Tris semakin percaya diri karena yakin mertuanya sudah mengetahui tentang dirinya serta masa lalunya
"ibu Elisa mengeluarkan sesuatu dari tasnya,ini adalah hadiah dari paman dan bibi mu," ucap ibu Elisa meyerahkan sebuah amplop pada Elisa
"ini dari Paman dan bibiku," ucap ibu Elisa memberikan tiket bulan madu dari ke dua orang tua Anita
"kenapa paman bibi tidak memberikannya langsung," ucap Elisa sedikit kesal padahal dia ingin memeluk bibinya tersebut
"kau tau bibi mu selain uang dan pamanmu semuanya tak ada artinya ," ucap ibu Elisa yang tau tabiat sodaranya tersebut,padahal sedari lahir mereka tak pernah kekurangan,tapi kenapa sodaranya tersebut sangat matre walaupun uangnya banyakan untuk membantu orang lain
"bibi itu tidak matre tapi berpikir untuk kedepannya," bela Elisa baginya bibinya sama seperti ibunya,dan bibinya juga mengunakan uang tersebut untuk membantu orang lain.
jangan lupa like, komen, vote, dan hadiahnya
__ADS_1