
Andrew langsung mengecup tangan Anita
Elisa hampir muntah melihat keromantisan ke dua orang suami istri yang tidak peduli pada dua jomblo di samping mereka
Tris berdecak sebal karena melihat pasnagan yang sok romantis
,"apa kau juga mau seperti itu,ucap Tris
Elisa menatap tak suka pada tris
membuat Tris semakin penasaran pada Elisa
,"aku tau kau jomblo apa kau ingin aku cium di tempat ini," bisik Tris di telinga Elisa
membuat wajah Elisa memerah,Tris merasa gemas saat melihat wajah Elisa yang memerah
tak berselang lama pesanan mereka datang
melihat makan Anita sangat antusias, membuat semua menatap meliahat pesanan makanan Anita
,"sayang kau memesan semua ini ,"ucap Andrew
,"iya aku ingin memakan semua makanan ini,ucap Anita
Tris dan Elisa yang melihat porsi makan anita begidik ngeri
Andrew hanya tersenyum ,"makanlah kalau kurang biar aku pesankan lagi ,"ucap Andrew santai
Tris langsung melotot tak percaya pada sahabatnya tersebut apakah sahabatnya jadi gila karena cinta apa dia tidak sadar dengan porsi makan istrinya yang berlebihan
__ADS_1
sedang Elisa menganga tak percaya sepupunya yang selama ini menjaga tubuh dengan santainya memesan makan berlemak porsi makan untuk empat orang
,"apa kau sedang kerasukan ,"ucap Elisa pada Anita
Anita langsung melotot ke arah sepupunya
,"sudahlah ayo makan ," ucap Andrew
akhirnya mereka makan dengan lahap,Tris terus mencuri-curi pandang pada Elisa
setelah makan malam mereka pulang karena besok pagi Anita dan Elisa akan masuk kampus
setelah mengatar Elisa dan Tris
Andrew dan Anita langsung kembali ke apartemen mereka
Desi sumringah mengetahui hal tersebut dia sudah tak sabar menunggu makan malam tersebut
Desi duduk bersama ke dua orang tuanya,"apa kau senang sayang ,"ucap ibu Desi
Desi mengaguk antusias
sementara orang tua Andrew di belahan dunia lain berpikir mungkin ada acara tertentu sehingga ayah Desi mengajak mereka makan malam
Anita dan Andrew sudah berada di dalam kamar
Andrew sangat penasaran kenapa Elisa dan Tris bersikap tidak biasa
,"sayang sebenarnya apa yang terjadi antara sepupumu dan sahabat ku," ucap Andrew
__ADS_1
Anita mengehela nafasnya dan menceritakan semua kejadian yang terjadi tadi sore sebelum mereka keluar makan malam
sontak saja Andrew tertawa pantas saja sahabatnya selalu melihat sepupu Anita
,"kenapa kau tertawa seperti itu,Elisa sangat malu," ucap Anita kesal melihat Andrew menertawakan sepupunya pikir Anita
,"aku tidak menertawakan sepupumu sayang tapi aku menertawakan Tris ," ucap Andrew
,"memangnya ada apa dengan Tris," ucap Anita
,"kau tau selama ini belum pernah ada wanita yang berani mengodanya seperti itu,bahkan jika ada wanita yang melihatnya dia langsung memasang muka seram ," ucap Andrew mengingat sahabatnya yang anti wanita
,"terus masalahnya di mana ," ucap Anita
,"aku yakin Tris menyukai sepupumu," ucap Andrew
,"bagaman kalau kita taruhan,"ucap Anita
,"baiklah apa taruhannya ," ucap Andrew
,"jika mereka menikah dalam waktu satu bulan aku menang tapi, jika mereka menikah di atas satu bulan aku kalah," ucap Anita
,"terus apa yang kau tawarkan," ucap Andrew
," jika mereka menikah dalam waktu satu bulan aku ingin kau membangun villa di pulau yang kau berikan sebagai mahar untuk ku." ucap Anita
,"tapi jika aku kalah aku akan memberikan mu servis plus-plus selama satu bulan dengan ronde yang kau mau," ucap Anita
,"Baiklah aku setuju," ucap Andrew
__ADS_1