
Anita memutar bola matanya jengah dengan ucapan Andrew,"tuan biar aku di kamar ini saja," ucap Anita
,"berani kau membantahku? ucap Andrew
Anita diam seketika mendengar bentakan dari suara dingin sang tuan
,"sekarang juga kau ke kamar,kalau aku kembali ke kamar dan kau tak berada di dalamnya bersama barang-barang milikmu,kau akan merasakan hukuman yang lebih berat," ucap Andrew
secepat kilat Anita mengambil barang yang akan di bawa ke kamar tuanya,Anita seakan tak pernah sakit bahkan gerakan sangat lincah membuat Andrew terkejut saat melihat Anita bagaikan roket secepat kilat merapikan pakaian yang akan di bawanya
sudut bibir Andrew terangkat dia melangkah pergi ke ruang kerjanya meningalakan Anita di kamar
setelah merapikan semua paken yang akan di bawa ke kamar Andrew,Anita memukul kepalanya atas idenya yang pura-pura sakit
dengan wajah yang kesal di campur ngambek Anita membawa barang-barangnya ke kamar Andrew
Anita menyimpan tasnya di ruang ganti yang biasa di bersikan nya selama tinggal bersama Andrew.
__ADS_1
Anita sangat frustasi besok dia akan menjadi asisten si kutub Utara yang licik itu,tapi nampaknya otaknya sedang beristirahat karena tak satupun ide dalam otaknya yang muncul
", sepertinya aku harus mencari pencerahan agar otaku berfungsi anita berkata dalam hati,"
melihat suasana kamar yang sepi dan dia yakin sang tuan sedang di ruang kerjanya
akhirnya Anita melakukan gerakan kepala di bawah dan kaki di atas agar aliran darah ke otaknya lancar, sedangkan Andrew yang sedari tadi melihat semua tingkah Anita terkekeh geli.
Anita yang sedang mencoba kegiatan tersebut agar darah di otaknya lancar supaya dia bisa mendapatkan ide agar bisa kabur atau di usir sang majikan
karna Anita sangat konsentrasi dia tak sadar si majikan sudah berada di sofa melihat dirinya yang sedang melakukan gerakan menempel di dinding dengan kepala di bawah kaki di atas kaya lagu aja
,"apa yang kau lakukan kau ingging menggodaku," ucap Andrew
Anita langsung menatap Andrew apa dia sudah gila Bagamana dia berpikir aku sedang menggodanya
Anita tak sadar tadi saat di melakukan gerakan kepala di bawah kausnya terangkat hanya menyisakan paken dalam.
__ADS_1
Anita yang tersadar langsung menutup dadanya mengunakan tangan
,"telat sudah aku lihat," ucap Andrew dan berlalu
Andrew melangkahkan kakinya masuk ke kamar mandi dia tersenyum penuh arti sambil bersiul.
sementara Anita diam kaku di tempat mencerna semuanya begitu sadar dia langsung mengacaukan-acak rambutnya frustasi.
Andrew berada di kamar mandi tersenyum puasa sambil berendam
setelah berendam Andrew keluar,melihat Anita yang sedang duduk di sofa dengan wajah masamnya
,"mandi sana jangan diam aja kaya patung Pancoran," ucap Andrew
dengan kesal Anita ke kamar mandi,tapi begitu masuk di kamar mandi hatinya bersorak sejak kejadian itu dia belum pernah merasakan bahtub lagi.
Anita dengan riang masuk ke dalam bahtub,di setiap kesialan pasti ada keberuntungan pikir Anita buktinya dia bisa berendam untuk membuat urat syarafnya lebih rileks
__ADS_1
setelah berganti baju, Andrew mendengar suara ponsel yang berbunyi dia mengecek ponselnya tapi bukan.