
setelah makan malam Andrew,Anita ,Elisa dan Tris bersantai di kasebo belakang villa
,"kalian sepertinya sangat akrab," goda Anita pada Elisa yang sedang memakan cemilannya
,"tidak juga aku hanya di jadikan pembantu di apartemennya," ucap Elisa
sontak saja ucapan Elisa membuat Tris melotot
sedangkan Andrew dan Anita saling melirik dan tersenyum
,"wah kalian sedekah itu sampai sudah saling tau tempat tinggal," ucap Andrew
yang membuat Elisa tak berkutik saat Andrew mengatakan hal tersebut
karena malu Elisa cepat-cepat menghabiskan makan malamnya
sementara Tris santai saja mendengar hal tersebut
membuat Elisa bertambah kesal saja
setelah makan malam mereka berbincang-bincang di ruang keluarga
tiba-tiba ponsel Andrew berbunyi
Andrew yang sedang bercerita mengehentakan perkatannya lalu melihat orang yang menelepon
Andrew hanya melihat tak berniat mengakat telepon tersebut
__ADS_1
Anita yang merasa heran langsung bertanya," siapa sayang,"
Andrew hanya melihat sang istri dan tersenyum
,"no baru sayang," ucap desalan
Anita hanya mengangguk
jam sudah menunjukan pukul sebelas merekapun segera bergegas tidur
sedangkan di rumah saki Desi yang di temani ibunya karena sang ayah harus pulanga memaksa ibunya menghubungi Andrew
,"bagaman ibu apa Andrew mengakat teleponnya," ucap Desi yang berharap Andrew akan iba atas masalah yang menimpanya
,"maaf nak sedari tadi ibu telepon tidak diangkat,bahkan sekarang ponselnya sudah Tidak aktif ," ucap ibu Desi
,"tapi ibu aku ingin melihat Andrew sebelum aku keluar negri ," ucap Desi mengiba pada sang ibu
ibunya yang sangat menyayangi Desi tak tega melihat anakannya memohon seperti itu
,"Baiklah besok ibu akan ke apartemen Andrew, untuk memintanya menjenguk mu," ucap ibu Desi
Desi tersenyum dan mengaguk
,"sekarang istirahatlah ,"ucap ibu Desi
Desi langsung menutup matanya dengan senyuman yang menghiasi wajahnya
__ADS_1
sedangkan di tempat lain tepatnya di kamar Andrew sedang memeluk Anita dari belakang sambil melihat pemandangan di balkon kamar mereka
"sayang kenapa kau tak ingin menjenguk Desi ?......, ucap Anita
,"aku hanya tak ingin dia berpikir bahwa aku memberikan harapan padanya dengan menjenguknya," ucap Andrew
,"tapi kondisinya saat ini pasti sanagat buruk apalagi menurut informasi hidung dan wajahnya rusak," ucap Anita
,"semua itu bisa di perbaiki oleh orang dengan jalan operasi plastik,hanya hati seseorang yang tak bisa di perbaiki oleh orang lain selain diri sendiri," ucap Andrew
membuat Anita yang dalam pelukan Andrew langsung membalikkan badannya setelah mendengar perkataan Andrew
," apa maksudmu dengan berkata seperti itu," ucap Anita merasa heran dengan sang suami seperti ada sesuatu yang dia sembunyikan yang membuatnya kesal
Andrew langsung mencium bibir istrinya dengan rakus
Andrew tak ingin membahas Desi dia muak mendengar nama wanita tersebut yang merupakan otak di balik semua berita tentang istrinya
Anita yang di cium meronta Karen masih ingin berbicara tapi tampaknya sang beruang tak ingin hanya materi tapi juga langsung praktek lapangan
Andrew langsung membawa tubuh sang istri ke tempat tidur untuk memberikannya kenikmatan
Anita yang sudah terbuai membalas semu yang di lakukan sang suami
sementara itu di bawah Tris sedang bersantai di belakang entah apa yang di pikirkan nya tapi sepertinya dia mempunyai masalah yang cukup rumit
sedang Elisa sedang berpikir untuk menagih harga ciumannya, sampai akhirnya terlelap sendiri karena memikirkan uang.
__ADS_1
jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya