
botol kemudian di putar kembali dan kali ini Tris
"tantangan apa kejujuran , ucap Andrew
" tantangan , ucap Tris
"telepon mantan atau pacarmu saat ini,ucap Andrew
membuat Tris gela-lapan
"kurang aja Andrew,tau aja kemari aku dekati cewek gara-gara cari informasi,bisik Tris dalam hati
Tris melihat Elisa yang sedang menatapnya dengan tatapan tajam,tris mengeleng melihat Elisa
Tris mantap tajam Andrew, sedangkan Andrew tertawa dalam hati melihat ekspresi wajah tris
Tris menarik nafasnya panjang
"aku tak memiliki mantan kekasih jadi aku tak bisa menghubungi siapapun jadi...... belum sempat Tris melanjutkan ucapannya ponsel berbunyi dengan keras
membuat semua orang menatap ke arah ponsel Tris
tris melihat ponselnya tampak sebuah nama ...Tania
Tris ingin berdiri untuk mengakat telepon tersebut,tapi saat hendak berdiri
"pasti telepon dari mantan, celetuk Andrew
__ADS_1
membuat Tris mematung seketika
"maaf ini telepon penting dari pengacara, ucap Tris bohong
Tris melangkah meningalakan tempat tersebut dia berhenti untuk melihat Elisa
Elisa hanya membuang muka ke Samping saat melihat Tris menatapnya
sementara Andrew dan Anita yang melihat reaksi berdua saling meberi kode
Anita dan Andrew bangkit dari tempat tersebut secar diam-diam
sementara Elisa yang sedang ngambek tak menyadari Anita dan Andrew sudah pergi
Tris yang baru menelepon langsung kembali ke ruangan tempat bermain,tapi dia sangat bingung karena tinggal Elisa dengan botol yang di mainkan di tangannya
membuat Elisa tersadar dan melihat sekelilingnya, setelah menyadari Hanay ada Tris dirinya saja
Elisa bangkit dengan wajah kesalahannya langsung berjalan cepat ke kamarnya,tris yang melihat tersebut berusaha mengejar Elisa,tapi sayang pintu kamar Elisa langsung di tutup secara kasar
tris mengetuk pintu kamar Elisa berulang kali tapi Elisa tak juga membuka pintu tersebut
Tris menjadi sangat frustasi melihat hal tersebut
Tris menelepon dan mengirimkan pesan teks pada Elisa,ingin menjelaskan tentang siapa yang meneleponnya
tapi sepertinya Elisa Engan meladeni Tris
__ADS_1
sementara di kamar Elisa hanya bisa duduk melamun sambil melihat ke luar jendela mengabaikan semua panggilan yang berasal dari Tris
setelah tiga puluh menit mengetuk pintu kamar Elisa akhirnya Tris pergi dan kembali ke kamarnya
sementara di kamar Andrew dan Anita mereka bertiga ria karena berhasil mengerjai Tris dan mereka akhirnya mereka tau bahwa Tris dan Elisa saling mencintai
"bagaman kau bisa berkata seperti itu di waktu yang tepat,saat seseorang meneleponnya,ucap Anita
aku hanya iseng melakukannya, ternyata benar terjadi , ucap Andrew yang membuat Anita langsung tertawa
Tris yang berada di dalam kamarnya mulai frustasi saat Elisa mengabaikannya
"aku harus melakukan sesuatu sebelum dia semakin marah, bisa-bisa dia pulang duluan ,ucap Tris sambil memikirkan ide agar dapat merayu Elisa
sementara Elisa yang masih kesal pada Tris mahal terlelap setelah berpikir keras apa yang akan di lakukan selanjutnya untuk menghindari tris
di tengah malam tampak Elisa keluar kamar menuju dapur untuk mengambil air minum karena air di dalam kamarnya sudah habis
Tris yang menyadari kamar sebelah terbuka, langsung dengan sigap membiak kamarnya dia melihat Elisa yang menuju ke dapur
Tris dengan senyuman tipisnya langsung mengikuti langkah Elisa
Elisa yang tak menyadari ada yang mengikutinya dengan santai mengambil air
tapi saat akan berbalik dia terkejut melihat Tris. beranda di hadapannya
saat akan berteriak karena terkejut,Tris langsung membekap mulut Elisa
__ADS_1
jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya