
Merubah penampilan Ibu Erlangga.
Keesokan harinya.
Erlangga duduk di ruangan keluarga bersamaan Ibu dan Citra.
" Ibu perkenalkan nama perempuan sebelah Ibu adalah Citra dia adalah sekretaris pribadi dan asisten pribadi Erlangga." Ucap Erlangga
" Salam nyonya perkenalkan nama saya Citra." Ucap Citra.
" Ya salam kenal saya ibu Erlangga." Ucap Ibu Erlangga.
" Jadi Citra saya tugas kan kamu, rubah penampilan Ibu saya biar tidak ada satu pun mengenali nya di luar sana." Ucap Erlangga.
" Baik tuan, saya akan kerjakan tugas nya dengan sangat baik." Ucap Citra.
" Hubungi Derektur Queen yang sudah menjadi bangi'an dari kita, suruh mereka merombak penampilan Ibu ku, dan tugas kamu jaga Ibu ku di sana." Ucap Erlangga.
" Baik tuan muda." Ucap Citra.
" Ibu sekarang, ibu ikut dengan citra ke perusahaan Queen, ibu tenang saja mereka akan mengikuti perkataan bos besar mereka." Ucap Erlangga
" Baiklah, ibu akan ikut kemanuan kamu, tapi setelah ini kamu akan memperkenalkan ibu di luar sana kan." Ucap Erlangga
" Ibu tenang saja, aku sudah memberi tau Kepada Citra, Ibu duduk manis saja biar Erlangga yang mengurus nya." Ucap Erlangga.
Ibu Erlangga tersenyum mendengar perkataan anak nya, Dia tidak tau bagaimana Anaknya sekarang memiliki kekayaan dan menduduki perusahaan nomor 2 di Ibukota.
" Citra kerjakan sekarang." Ucap Erlangga.
__ADS_1
" Baik tuan muda, mari nyonya ikut saya, saya sudah menelpon perusahaan Queen dan mereka sudah mempersiapkan semua kebutuhannya di sana." Ucap Citra.
" Baiklah, Erlangga Ibu pergi dulu, dan ingat janji kamu." Ucap Ibu Erlangga.
" Ya ibu, tenang saja Erlangga tidak akan mengingkari janji Erlangga." Ucap Erlangga yang tersenyum.
Setelah melihat Ibu dan Citra pergi, Erlangga melihat jam tangan nya menunjukan pukul 09 pagi berarti besok Erlangga sudah masuk sekolah.
" Hah, besok ya sekolah kenapa aku jadi males pergi sekolah." Ucap Erlangga.
Entah Kenapa Erlangga enggan masuk sekolah besok rasanya baru kemarin dia libur semester dan sekarang Erlangga sudah di hadapkan masuk sekolah.
" Dari mikir seperti itu, lebih baik aku melakukan rencana, dari mana dulu, apa aku mengubungi Garcia dan mengajak nya jalan untuk lebih dekat." Pikir Erlangga.
" Ya lebih baik seperti itu, aku mengunakan Garcia dan Wulan sekarang biar rencana ku berjalan dengan mulus." Ucap Erlangga.
Tak lama dari itu Erlangga menelpon Garcia.
" Halo Adik manis." Ucap Erlangga.
" Ya kakak akan mengajak kamu jalan-jalan seperti janji kakak kemarin mumpung kakak ada waktu senggang." Ucap Erlangga.
" Asik Garcia tunggu ya Kakak." Ucap Garcia.
" Ya kamu beri tau Ibu mu dan siap-siap." Ucap Erlangga.
" Baik." Ucap Garcia.
Setelah menutup telpon Erlangga pergi ke kamarnya dan bersiap-siap pergi ke tempat Garcia.
Setelah semua siap Erlangga melangkah ke parkiran mansion dan menaiki mobilnya.
Tak lama dari itu butuh sekitar 30 menit Erlangga sampai ke rumah Keluarga Dewantara. Erlangga sudah di kenali oleh satpam di sana dan di buka gerbang nya.
__ADS_1
Setelah sampai Erlangga turun dan memencet bel mansion. Tiba-tiba Pintu terbuka melihat kan Tante Putri di sana
" Eh, Nak Angga telah datang. Masuk dulu Nak Angga." Ucap Tante Putri.
" Terimakasih Tante Putri." Ucap Erlangga.
Setelah masuk Erlangga mengikuti Tante Putri ke ruangan keluarga.
" Silakan duduk Nak Angga." Ucap Tante Putri.
" Terimakasih Tante." Ucap Erlangga yang tersenyum.
" Jadi apa kabar kamu, beberapa hari ini di Kota B." Ucap Tante Putri.
" Baik Tante, di sana lagi mengurus bisnis ya Tante tau lah bagaimana susahanya." Ucap Erlangga
" Hahaha, iya Tante Tau kok, oiya Tante lupa bagaimana keadaan orang Tua Nak Angga. Tante tak pernah liat orang tua Nak Angga." Ucap Tante Putri
" Kebutuhan Ibu Erlangga akan datang ke Ibukota, Ibu Erlangga tinggal di Luar negeri Tante, jadi sekarang Ibu Erlangga akan menetap di Ibukota bersama Erlangga, sedang kan Ayah Erlangga sudah tidak ada." Ucap Erlangga
" Wah maaf ya Nak Angga, Tante tidak tau." Ucap Tante Putri.
" Ya Tidak apa-apa Tante, nanti Angga akan memperkenalkan ibu Erlangga setelah beberapa hari di Ibukota, Erlangga lagi mempersiapkan semua nya." Ucap Erlangga
" Wah boleh dong Nanti Tante di perkenalkan." Ucap Tante Putri.
" Boleh kok Tante." Ucap Erlangga yang tersenyum.
Tak lama dari itu Garcia datang dan mengajak Erlangga bermain, Dan Tante Putri tidak pernah mempermasalahkan kedekatan Garcia dan Erlangga.
Tak kenapa Tante Putri nyaman di samping Erlangga, hati nya berkata seperti mengenal Erlangga tapi di mana.
Bersambung....
__ADS_1
Maaf ya gays tadi gangguan sinyal nya jadi baru Up biasa sinyal nya mau ngajak gelud terus 😅