Sistem Chek'In Anak Miskin

Sistem Chek'In Anak Miskin
Episode 42


__ADS_3


Jessica Mawar dan Adinda Ikut Ke Kota S



Keesokan harinya Erlangga bangun untuk pergi ke sekolah untuk memutuskan siapa yang akan ikut dengan Erlangga ke kota S.


" Sistem Chek'in." Ucap Erlangga


( Selamat Tuan mendapatkan 80% Saham PT Galaxy )


Erlangga mengingat apa itu PT Galaxy. Erlangga ingat PT Galaxy adalah PT yang bergerak di bidang dunia hiburan seperti tempat bermain anak-anak, Wisata yang memiliki pesona yang bagus seperti Pantai, Kolam renang dan sebagainya.


Omset perbulannya mencapai 500 juta atau lebih tergantung banyak nya pengunjung, PT ini menaungi banyak dunia hiburan.


Erlangga tersenyum mendengar notif dari sistem, sistem selalu memiliki hadiah yang membuat Erlangga puas. Tak lama dari itu Hp Erlangga berdering.


" Halo, dengan Tuan Erlangga."


" Benar saya sendiri." Ucap Erlangga


" Perkenalkan nama saya Noval direktur PT Galaxy ingin memberitahu kan kepada Tuan Erlangga selamat telah membeli saham kami, apa tuan ada arahan selanjutnya." Ucap Noval.


" Tidak ada nanti sekertaris ku yang datang dan memberikan arahan." Ucap Erlangga.


" Baik tuan kami akan menunggu arahan selanjutnya." Ucap Noval.


" Ya nanti Sekertaris ku menelpon dan datang ke sana." Ucap Erlangga


Setelah menutup telpon Erlangga turun ke ruangan makan, di ruang makan sudah di tunggu oleh Ibu dan Kak Citra di sana.


" Selamat pagi Ibu, Kak Citra." Ucap Erlangga.

__ADS_1


" Selamat pagi Sayang/ Angga." Ucap Ibu Erlangga dan Citra.


" Bagaimana hari mu." Ucap Ibu Erlangga.


" Baik sangat baik, banyak hal-hal menarik dan Kak Citra, kakak akan mengunjungi PT Galaxy dan memberikan arahan di sana." Ucap Erlangga.


" PT Galaxy." Tanya Citra.


" Ya PT Galaxy Kak Citra pasti tau tentang PT itu, saya baru saja membeli saham di sana." Ucap Erlangga.


Citra berserta Ibu Erlangga terkejut atas perkataan Bos/Anaknya, Erlangga baru saja membeli PT Galaxy yang menaungi tempat hiburan terbesar di Ibukota.


Kak Citra dan Ibu Erlangga tidak abis pikir tentang Bos/Anaknya mereka tidak tau apa isi kepala Erlangga mereka tidak tau kapan Erlangga membeli saham.


" Baiklah tuan muda nanti saya akan ke sana." Ucap Citra.


" Bagus lah, Ya udah Erlangga pergi ke sekolah dulu, Kak Citra dan Ibu Erlangga pergi dulu." Ucap Erlangga.


" Ya Tuhan muda." Ucap Citra.


Setelah berpamitan Erlangga pergi dari Mansion menuju ke sekolah. Seperti biasa Erlangga selalu di berikan jalan oleh pengendara lainnya.


Setelah sampai ke sekolah Erlangga duduk di bangku dan menunggu hasil keputusan kemarin yang Erlangga dan guru rapatkan.


Skip.


Di ruang guru, Erlangga duduk bersama guru-guru di sana dan memberikan nama-nama siapa saja yang ikut ke Kota S bersama Erlangga.


" Jadi ini nama-nama yang ikut bersama mu Angga." Ucap Ibu Eka.


" Baik Ibu Erlangga mendengarkan." Ucap Erlangga.


" baik Pertama Jessica, Ke dua Mawar dan Ketiga Adinda." Ucap Ibu Eka.

__ADS_1


Erlangga yang mendengar itu kaget apa-apa itu kenapa mereka yang ikut bukannya kemarin bukan Mereka yang tertera.


" Ibu kenapa mereka yang ikut bukannya kemarin sudah memilih nama yang ikut dengan ku." Ucap Erlangga.


" Kami tidak tau Erlangga, Kepala Sekolah yang memutuskan nya." Ucap Ibu Ayu


" Sial, bagaimana ini kenapa harus 3 perempuan itu yang ikut seperti nya ada yang tidak beres ini." Pikir Erlangga.


" Sistem kamu tau apa yang terjadi." Ucap Erlangga dengan sistem di pikirannya.


( Menjawab mereka bertiga telah menyuap kepala sekolah untuk supaya ikut dengan Tuan ke kota S. )


" Sialan mereka mentang-mentang punya uang malah melakukan seperti ini. Akan ku balas kalian." Ucap Erlangga yang menahan amarahnya.


Di sisi lain.


" Erlangga kamu dan aku tidak akan di terpisah." Ucap Jessica yang senang akan ikut bersama Erlangga.


" Wah-wah ada yang senang." Ucap Mawar.


" Mau apa kamu." Ucap Jessica.


" Kami berdua tau kamu menyogok kepala sekolah untuk ikut dalam olimpiade bersama Erlangga kan." Ucap Dinda.


" Kalau iya kenapa." Ucap Jessica yang tidak suka dengan kehadiran Mawar dan Dinda.


" Jangan senang dulu sayang, Kami juga akan ikut kami tidak akan membiarkan kamu mengambil langkah pertama." Ejek Mawar.


" Sialan kalian." Ucap Jessica yang marah mendengar itu dan pergi dari sana.


" Hahahaha... Untung kemarin kita mendengar perkataan Jessica bersama kepala sekolah jadi kita cepat bertindak." Ucap Dinda.


" Benar sekali." Ucap Mawar mereka tertawa karena berhasil membuat Jessica marah.

__ADS_1


Bersambung.....


__ADS_2