Sistem Chek'In Anak Miskin

Sistem Chek'In Anak Miskin
Episode 37


__ADS_3


Memperkenalkan Ibu Erlangga Ke Publik.



Keesokan harinya Erlangga bangun dari tidur dan bersiap pergi ke sekolah. Erlangga bersiap pergi ke sekolah nya.


Setelah sudah siap Erlangga melangkah ke ruangan Keluarga sudah terlihat Ibu nya di sana.


" Bagaimana tidur mu sayang." Ucap Ibu Erlangga.


" Lumayan Ibu." Ucap Erlangga


" Oiya Kak Citra bagaimana acara nanti malam sudah selesai kan." Ucap Erlangga.


" Sudah tuan muda, undangan khusus sudah di sebar dan kru-kru televisi di Ibukota yang mendengar itu juga tidak mau ketinggalan." Ucap Citra.


" Bagus kalau begitu." Ucap Erlangga.


" Oiya tuan muda, menurut team pengamatan yang Citra buat tidak lama lagi kita akan menduduki peringkat pertama di Ibukota sebagai perusahaan besar karena bisnis kita bukan abal-abal." Ucap Citra


" Memang itu Tujuan ku Kak Citra, untuk menggulingkan posisi perusahaan Dewantara dan menjadi raksasa di Ibukota yang tidak boleh di singgung." Ucap Erlangga.


Citra sekarang tau apa tujuan dari Erlangga yaitu menjatuhkan perusahaan terbesar di Ibukota Dewantara, seperti nya tuan muda ingin bisnis Dewantara di tekan abis oleh kekuatan dari perusahaan Wijaya Company.


" Ya sudah aku berangkat ke sekolah dulu, dan Kak Citra urus saja persiapan acara nanti malam." Ucap Erlangga.

__ADS_1


" Baik tuan muda." Ucap Citra.


Selesai berbicara Erlangga pergi ke parkiran dan membawa motor nya karena Erlangga ingin cepat-cepat pergi ke Apartemen untuk mengundang Kak Aurel kenapa tidak telpon saja jawabannya adalah Erlangga lupa meminta nomor nya.


Tak lama dari itu Erlangga sudah sampai di sekolah, para siswa yang melihat Erlangga hanya berbisik saja seperti kemarin dan Erlangga mengacuhkan saja.


Skip jam Istirahat.


" Hay Angga." Ucap Adinda.


Erlangga yang lagi menyantap makanan nya menoleh ke suara perempuan yang memanggilnya


" Ada apa.?" Tanya Erlangga.


" Tidak apa-apa aku hanya duduk dan makan di sini saja." Ucap Adinda yang tersenyum.


" Terserah pada mu." Ucap Erlangga yang tak peduli dengan kehadiran Adinda


Adinda yang mendengar perkataan Erlangga senang karena bisa duduk bersama Erlangga tapi tak lama harapan nya pupus karena kehadiran Mawar.


" Mau apa kamu Mawar." Ucap Adinda.


" Ya duduk lah dan makan kamu kira apa." Ucap Mawar.


" Kan ada tempat lain kenapa di sini." Ucap Adinda yang kesal dengan acara berduaan dengan Erlangga terganggu.


" Helo, Adinda ini tempat umum jadi sah-sah aja kan aku duduk di sini benar tidak Angga." Ucap Mawar yang tersenyum ke arah Erlangga, terlihat mata Adinda menahan kekesalan nya.

__ADS_1


Erlangga yang mendengar itu hanya cuek aja, kehadiran dari nona-nona dari keluarga kaya ini membuat Erlangga risih sekali.


Erlangga tidak mau berlama-lama memakan makanannya dengan agak cepat. Setelah selesai Erlangga pergi dari 2 nona muda itu.


" Kamu liat gara-gara kamu Angga pergi." Ucap Adinda.


" Dinda sayang, aku tidak akan membiarkan begitu saja dong kamu berduaan dengan Angga." Ucap Mawar yang mengejek Dinda.


Dinda yang mendengar itu kesel dan berdiri pergi dari sana, Mawar yang melihat itu hanya bisa tersenyum kemenangan.


Skip pulang sekolah.


Erlangga datang ke Apartemen yang dulu Erlangga tempati dulu, Erlangga menunggu sosok perempuan yang di tunggu.


" Apa kabar Mba Aurel." Sapa Erlangga.


" Baik Angga, kenapa datang ke sini." Ucap Aurel.


" Angga ingin mengundang Mba Aurel ke acara ku nanti malam di Mansion ku." Ucap Erlangga.


" Mba merasa tersanjung karena di undang secara pribadi." Ucap Aurel yang menggoda Angga.


" Ya, Nanti Angga jemput Mba Aurel Nanti malam, oiya kita belum tukar nomor telpon biar mempermudah mengubungi Mba Aurel." Ucap Angga.


" Ya baiklah, kabarin saja nanti malam Ok." Ucap Aurel


" Ok." Ucap Erlangga.

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2