Sistem Chek'In Anak Miskin

Sistem Chek'In Anak Miskin
Episode 51


__ADS_3


Erlangga pandai ber-Akting.



Erlangga keluar dari markas The Speceial Number menuju kediaman keluarga Dewantara.


Erlangga ingin tau apakah mereka mencari keberadaan Radit yang Erlangga sekap atau tidak.


Sesampai nya di kediaman keluarga Dewantara, Erlangga di ijinkan masuk dan menuju parkiran khusus. Setelah memarkirkan mobil Erlangga menuju Mansion.


Tok.!


Tok.!


Tok.!


Erlangga mengetuk pintu mansion dan keluar lah wanita tua.


" Selamat siang, bisa saya bantu tuan."


" Ya bisa bertemu dengan Tante Putri." Ucap Erlangga.


" Nyonya ada di dalam mari masuk."


" Terima kasih." Ucap Erlangga.


Erlangga masuk di temani oleh asisten rumah tangga. Erlangga di suruh tunggu di ruangan tamu. Tak lama kemudian datang Tante Putri.


" Selamat siang Nak Angga, tumben ke sini." Ucap Tante Putri yang mata nya sebab.


" Ya Tante kebetulan Angga ada di daerah sini jadi Angga mampir, Tante ada apa keliatan Tante sedih." Tanya Erlangga.


" Oh, tidak apa-apa Nak Angga cuma masalah kecil." Ucap Tante Putri.


" Kalau ada masalah coba Tante cerita siapa tau Angga bisa bantu." Ucap Erlangga yang menawarkan diri.


" Jadi gini Nak Angga, Ayah Tante kamu tau pasti Ayah Radit kan." Ucap Tante Putri.


" Ya Tante aku tau, kenapa dengan Kakek Radit." Ucap Erlangga yang terlihat tidak tau apa-apa.


" Sudah 2 hari ini dia tidak pulang, Tante sudah berusaha menghubungi nya tapi hp nya tidak aktif, Jadi Tante merasa khawatir tentang Ayah ku." Ujar Tante Putri kepada Erlangga.

__ADS_1


" Astaga, memang nya Kakek Radit tidak memberi tau Ke mana Kakek Radit berada." Ucap Erlangga.


" Kemarin Ayah cuma memberitahu mau ketempat teman nya saja, tidak akan lama tapi sudah 2 hari tidak pulang." Ucap Tante Putri yang menangis.


Erlangga yang melihat Tante Putri menangis mencoba menghiburnya.


" Tante tenang ya, Erlangga mencoba membantu mencari Kakek Radit." Ucap Erlangga.


" Kamu yakin Nak Angga." Ucap Tante Putri.


" Ya Tante, Jadi Tante tenang saja Angga pasti akan bantu." Ucap Erlangga yang berpura-pura.


Erlangga yang melihat Tante Putri agak tenang.


" Terima kasih Nak Angga sudah mau membantu." Ucap Tante Putri yang agak tenang.


" Tidak usah di pikirkan Tante." Ucap Erlangga.


Erlangga yang mendengar perkataan nya ingin tertawa, Erlangga cukup luar bisa soal Akting karena dari dia SMP Erlangga belajar Akting dengan Kaca karena cita-cita Erlangga menjadi Aktor.


" Sekarang Tante tenang ya, Kita cari secara perlahan-lahan." Ucap Erlangga.


" Ya terima kasih." Ucap Tante Putri.


Tante Putri tersadar karena ada di dalam pelukan Erlangga dan menyenderkan kepalanya di dada bidang Erlangga.


" Ma-maaf." Ucap Tante Putri yang gugup.


" Tidak perlu minta maaf Tante, karena perasaan Tante tadi lagi cemas jadi butuh ketenangan." Ucap Erlangga yang sadar karena tadi berpelukan dengan Tante Putri.


" Nanti Angga meminta anak buah Erlangga mencari keberadaan Kakek Radit." Ucap Erlangga.


" Ya terima kasih sekarang Tante merasa agak mendingan." Ucap Tante Putri yang menundukan kepala karena merasa malu.


" Tadi aku di peluk oleh Angga." Pikir Tante Putri.


Erlangga yang melihat Tante Putri seperti itu merasa heran.


" Kenapa Tante Putri menundukan kepala." Pikir Erlangga.


" Tadi aku merasa nyaman di pelukan Erlangga, dan jantung ku berdebar apa-apa ini." Ucap Tante Putri di dalam hati.


" Oiya Tante mana Garcia dan Wulan." Ucap Erlangga.

__ADS_1


" Oh, Garcia dan Wulan lagi sekolah.! Oiya Nak Angga kenapa tidak sekolah." Tanya Tante Putri.


" Itu Erlangga di berikan ijin tidak bersekolah selama 3 hari dari sekolah karena kemarin Erlangga ikut olimpiade." Ucap Erlangga.


" Wah bagus sekali Nak Angga." Ucap Tante Putri.


" Masih muda sudah menjadi pengusaha, pintar, ganteng pula.! Astaga Putri ingat Angga seumuran dengan anak mu apa yang kamu pikirkan." Ucap Tante Putri di dalam hati.


" Ya sudah Tante Angga ijin pamit nanti Angga berusaha mencari keberadaan Kakek Radit, dan Angga akan WA Tante kalau ada apa-apa." Ucap Erlangga.


" Terima kasih ya Angga, sudah mau membantu Tante mencari keberadaan ayah Tante. Nanti kita WA'an untuk bertukar informasi." Tante Putri yang senang dengan perkataan Erlangga untuk bertukar pesan.


" Baiklah Angga pamit ya Tante." Ucap Erlangga.


" Mari Tante antar." Ucap Tante Putri.


Tante Putri mengantarkan Erlangga menuju parkiran. Setelah sampai Erlangga masuk ke dalam mobil dan pamit.


Tante Putri yang melihat Erlangga menjauh ntah kenapa hati nya bergetar.


" Kenapa dengan hati ku melihat Erlangga tadi deg-degan." Ucap Tante Putri yang memegang dadanya.


" Apa aku jatuh hati lagi tapi usia Angga seperti anak ku Wulan."


" Biar saja, biar waktu yang menjawabnya." Ucap Tante Putri melangkah masuk ke dalam Mansion.


Di sisi lain.


Erlangga yang tersenyum atas Akting nya di kediaman keluarga Dewantara. Tante Putri seperti nya percaya kepada Erlangga akan membantu. Tapi tidak tau kalau Radit ada di tangannya.


" Rencana selanjutnya, memberi tau Ibu supaya masuk dan dekat dengan Tante Putri, setelah itu mereka menjadi teman akrab dan merebut aset yang memang hak dari Ibu." Ucap Erlangga.


" Hahahaha... Seperti nya Rencana ku berjalan lancar, tenang Angga kamu tetep harus waspada." Ucap Erlangga di dalam hati menenangkan diri sendiri.


Erlangga melaju kan mobilnya pulang dan bertemu Ibu nya dan menyusun rencana.


Bersambung....


Terima kasih sudah membaca novel ini, saya sebagai Author mengucapkan maaf kalau ada kata-kata yang kurang atau ada typo nya karena Keyboard hp Author sering berubah-ubah sendiri katanya.


Dan terima kasih untuk kalian pembaca setia, Author minta maaf kalau ceritanya kurang menarik karena banyak yang bilang tidak menarik dan sebagainya. Karena Author hanya mencurahkan isi ide kepala Author di Novel ini.


Dan Author minta maaf kalau cuma bisa Up 1 chapter karena kesibukan yang author miliki, jadi tidak bisa lebih karena banyak yang minta Up 2 chapter tapi Author tidak bisa, sekali lagi Author minta maaf 🙏

__ADS_1


__ADS_2