Sistem Chek'In Anak Miskin

Sistem Chek'In Anak Miskin
Episode 50


__ADS_3


Kemarahan Bos Red Fox.



Di dalam markas The Speceial Number, Erlangga menyiksa Radit.


" Tuan ini adalah alat nya."


" Terima kasih." Ucap Erlangga.


Alat Erlangga berbentuk kecil dengan gagang seperti gunting di bagian kepala berbentuk seperti huruf V yang mengeluarkan listrik.


" Kita liat saja apa yang akan kamu lakukan." Ucap Erlangga yang melihat benda di pegang nya.


Erlangga mengarah kan alat nya ke Radit, Radit yang melihat alat itu mulai memberontak.. Erlangga yang melihat itu geram dan mengarah kan tangannya untuk meninju muka Radit.


Brug.!


Suara tinju Erlangga mendarat ke muka Radit. Radit yang menerima tinju itu merasa sakit.


" Kamu bisa diam tidak." Ucap Erlangga.


Radit tidak menjawab, dia menahan rasa sakit di bagian wajahnya.


Erlangga yang melihat Radit telah diam mengarah kan alatnya ke arah kepala Radit dan kemudian...


Di isi kepala Radit.


" Hay Jack." Ucap Radit.


" Oh, kamu Radit. Ada apa kamu ke sini." Ucap Jack

__ADS_1


" Tidak ada hanya merasa bosan di rumah, ngomong-ngomong kenapa muka kamu kusut seperti itu." Ucap Radit.


" Kamu tau ada Organisasi baru, bernama The Speceial Number." Tanya Jack.


" Tidak sama sekali." Ucap Radit.


" Hah, mereka bergerak menguasai dunia bawah sedikit demi sedikit, itu yang membuat aku pusing siapa ketua dari Organisasi baru ini." Ucap Jack.


" Kenapa kamu tidak menyuruh anggota mu mencari tau." Saran dari Radit.


" Aku sudah melakukan nya, setiap aku mengerahkan anggota ku hasilnya mereka menghilang tanpa jejak, aku yakin Organisasi itu tidak akan membiarkan itu." Ucap Jack yang frustasi.


" Kenapa kamu tidak menggunakan jaringan informasi kamu di kota ini, kamu kan penguasa kota ini." Ucap Radit.


" Kamu tidak tau ya sekarang 50% wilayah sudah di kuasai oleh organisasi The Speceial Number, aku hanya bisa mengerahkan jaringan informasi ku hanya di batas wilayah ku." Ucap Jack.


" Seperti nya mereka ingin menjatuhkan organisasi mu secara perlahan Jack." Ucap Radit.


" Seperti nya mereka adalah musuh lama ku, tapi siapa aku tidak tau dia siapa yang memerintah kan anggota nya yang sangat ahli dalam hal membunuh." Ucap Jack.


" Maksud kamu presiden Wijaya Company." Ucap Jack.


" Benar dia sedang dekat dengan cucu ku perempuan jadi hal mudah bagi ku untuk meminta bantuan dirinya kalau tidak aku tidak akan memberi dia ketemu dengan ke 2 cucu ku." Ucap Radit.


" Seperti nya boleh, kamu memang licik kawan." Ucap Jack.


" Pasti Hahahah." Ucap Radit.


Selesai melihat isi kepala Radit.


" Sial orang tua ini memanfaatkan cucu nya." Pikir Erlangga yang kesal.


Erlangga yang melihat Radit telah pingsan karena tidak kuat dengan aliran listrik dari alatnya.

__ADS_1


" Dia benar-benar licik, rubah tua licik. Aku tidak akan membiarkan kamu melakukan rencana itu." Ucap Erlangga dengan hati.


" Kalian bilang ke Anggota lainnya, tekan trus organisasi Red Fox itu." Ucap Erlangga.


" Baik tuan."


Erlangga memikirkan rencana kedepannya. Seperti nya melepas rubah tua ini pasti akan menghancurkan rencana Erlangga.


" Seperti nya aku akan mengunjungi Kediaman Dewantara." Pikir Erlangga yang tersenyum tipis.


Di sisi lain.


Di Suatu ruangan terlihat pria tua yang marah.


Brug.!


Suara barang yang pecah.


" Sial di mana Radit." Ucap Jack yang marah.


" Aku lengah, pasti organisasi itu telah bergerak menangkap nya dan menekan ku menggunakan dia." Ucap Jack.


" Kalian cari terus keberadaan Radit bagaimana pun juga keselamatan dia adalah yang terpenting tanpa dia aku tidak bisa berada di sini." Ucap Jack.


" Baik bos."


" Seperti nya organisasi itu bukan organisasi sembarangan, mereka tau di mana keberadaan orang-orang ku dan sekarang Radit yang mereka incar untuk melemahkan ku"


"mereka sangat licin seperti belut dan sangat ahli dalam membunuh, ntah siapa ketua dari organisasi dari mesin pembunuh ini dia berhasil melatih anggota nya dengan sangat baik."


" Sampai-sampai semua anggota ku yang ku suruh mencari informasi dari organisasi The Speceial Number ini kehilangan jejak." Ucap Jack yang melihat dokumen tentang The Speceial Number.


" Hah, semoga Radit tidak apa-apa di tangan mereka, yang aku takutkan adalah mereka akan mencari informasi tentang organisasi ku dan Bisnis ku." Ucap Jack.

__ADS_1


Bersambung..


__ADS_2