Sistem Chek'In Anak Miskin

Sistem Chek'In Anak Miskin
39


__ADS_3


Memperkenalkan Aurel kepada Ibu.



Malam hari telah tiba. Banyak tamu undangan yang datang di acara Erlangga. Mereka sangat kagum kepada Erlangga memiliki kekayaan pada usia muda.


Banyak anak perempuan dari pejabat hingga pem-bisnis ingin mendekati Erlangga dengan tujuan masing-masing.


" Bagaimana Citra, kamu sudah menempatkan penjaga di seluruh Mansion kan." Tanya Erlangga.


" Sudah tuan muda, seperti tuan muda katakan total 100 penjaga keamanan sudah di posisi masing-masing." Ucap Citra kepada Erlangga.


" Bagus aku tidak mau acara Ibu ku ada hal-hal yang tidak di inginkan." Ucap Erlangga.


" Ya sudah suruh mereka siap-siap acara akan di mulai sebentar lagi dan bilang kepada Ibu saya ingin menjemput seseorang." Ucap Erlangga.


" Baik tuan muda." Ucap Citra.


Erlangga pergi dari sana untuk menjemput Aurel. Erlangga memakai sopir dan bodyguard 1 orang untuk menemaninya.


Skip di Apartemen.


" Halo Mba, Erlangga sudah di loby." Ucap Erlangga.


" Baik tunggu sebentar." Ucap Aurel.


Tak lama dari telpon itu Aurel turun dengan memakai dress navy dan juga di bagian leher dan di setengah dada lengan nya berwarna putih jaring-jaring.



...'Seperti ini baju nya'...


Erlangga yang melihat menampilan Aurel sedikit terpesona kecantikan nya.

__ADS_1


" Hey Angga." Ucap Aurel.


" Hay Aurel kau sangat cantik sekali." Ucap Erlangga dengan sepontan.


" Hahahaha... Kamu bisa saja." Ucap Aurel yang malu mendengar pujian dari Erlangga.


" Ya sudah mari kita ke acara sebentar lagi akan di mulai." Ucap Erlangga.


" Em.. Baiklah." Ucap Aurel.


Erlangga dan Aurel bergandengan tangan, Sopir dan Bodyguard yang melihat itu hanya bisa melirik satu sama lain.


" Siapa perempuan yang di jemput oleh Bos nya." Itulah yang di pikiran masing-masing mereka.


Aurel dan Erlangga sudah di jalan menuju ke Mansion mereka berbicara dan bercanda di dalam mobil, Sopir dan Bodyguard yang mendengar itu hanya bisa melirik bos nya di spion mobilnya.


Tak lama dari itu Erlangga dan Aurel sudah sampai di depan Mansion milik Erlangga. Para tamu yang melihat Erlangga dengan seorang wanita hanya menerka siapa yang di samping Erlangga.


" Ibu." Ucap Erlangga.


" Ya ini tadi menjemput teman dulu, Ibu perkenalkan ini Aurel dan Aurel ini Ibu ku." Ucap Erlangga.


" Salam kenal Tante saya Aurel teman Erlangga." Ucap Aurel.


" Wah-wah jadi ini toh wanita yang di bilang Angga kepada Tante, cantik juga." Goda Ibu Erlangga.


Erlangga dan Aurel menahan malu mendengar godaan dari ibu Erlangga dan Erlangga yang terlihat menahan malu muka Erlangga memerah mendengar perkataan Ibu nya.


" Sial kenapa Ibu berbicara seperti itu di depan Aurel secara langsung." Pikir Erlangga yang malu.


Ibu Erlangga yang melihat itu tersenyum karena ke dua orang di depannya malu-malu.


" Ya sudah Ibu Erlangga mencari Citra untuk memulai acara nya." Ucap Erlangga yang bergegas dari hadapan Ibu nya karena menahan malu.


" Jadi Nak Aurel mengenal Anak Tante dari mana." Tanya Ibu Erlangga.

__ADS_1


" Itu Tante di saat anak Tante di Apartemen." Ucap Aurel.


" Apartemen." Ucap Ibu Erlangga


" Ya Tante Apartemen Cahaya, tidak sengaja kita ketemu." Ucap Aurel.


Mereka masih berbicara dan di sisi lain Erlangga ke tempat Citra.


" Citra kita mulai acaranya." Ucap Erlangga.


" Baik tuan muda." Ucap Citra.


Setelah berbicara seperti itu, Tak lama dari itu acara di mulai.


" Selamat datang para hadirin dan tamu yang terhormat di acara pemilik Wijaya Company, saya di sini sebagai MC ingin menyampaikan beribu-ribu terimakasih sudah datang."


" Di sini saya sebagai MC akan mengatakan kepada tamu yang hadir acara ini akan memperkenalkan ibu dari pemilik Wijaya Company, pasti kalian bertanya siapa itu, karena Ibu pemilik Wijaya Company tidak pernah terlihat maka dari itu pemilik Wijaya Company akan memperkenalkan ibu nya."


" Baiklah saya sebagai MC akan memperkenalkan Ibu dari pemilik dari Wijaya Company kita sambut Ibu dari Pemilik perusahaan Wijaya Company yaitu Amanda Dwi Wijaya." Ucap MC.


Terlihat seorang wanita naik dengan pemilik Wijaya Company dia adalah Ibu dari Erlangga. Dan Erlangga yang melihat ibu nya menganggukkan kepala pertanda di persilakan untuk berbicara


" Terima kasih semua sudah datang di acara ku, saya di sini akan memperkenalkan Ibu ku kalian pasti bertanya-tanya kenapa Ibu ku tidak pernah terlihat, saya akan menjawab itu."


" Ibu ku tinggal di Amerika aku di kirim ke sini di usia muda oleh ke dua orang tua ku, karena mereka ingin aku hidup mendiri dan juga menjadi orang sukses tanpa bantuan dari orang tua ku, seperti ujian bertahan hidup."


" Tapi jangan salah sangka walaupun mereka seperti itu mereka selalu mengawasi ku dari kejauhan dan mereka bangga kepada ku karena bisa Melawati Pase di mana saya bisa merintis bisnis saya dan ini adalah hasil kerja keras ku dan Ibu ku akan tinggal menetap di Ibukota dengan ku untuk menghabisi hari tua nya di sini di samping ku." Ucap Erlangga.


Erlangga tersenyum dengan ucapannya karena Erlangga sudah mempersiapkan semua dengan rapih.


Para tamu yang mendengar itu terkejut atas perkataan Erlangga, dari dia masih muda dia sudah di uji oleh kedua orang tua nya untuk hidup mandiri.


Seperti mereka juga sudah memakan manis pahit kehidupan, Mereka bertepuk tangan karena perjuangan dari Erlangga tidak sia-sia di usia muda sudah menjadi pem-bisnis yang sudah terkenal.


Dan para perempuan yang di sana apa lagi 3 orang perempuan di keluarga kaya di sekolah Erlangga akan memakai Ibu Erlangga untuk mendekati Erlangga.

__ADS_1


Bersambung....


__ADS_2