
Jessica melakukan rencana licik untuk mendapatkan Erlangga.
Di saat bel pulang berbunyi, anak-anak langsung membubarkan diri mereka, Erlangga terlihat merapihkan buku dan beranjak dari bangku.
Sesampai di parkiran Erlangga melihat Jessica yang di samping mobilnya.
" Hay Angga." Ucap Jessica.
" Mau apa kamu." Tanya Erlangga kepada Jessica
" Boleh aku pulang bersama mu." Ucap Jessica.
" Tidak, kamu pulang sendiri sana, kamu kan anak orang kaya jadi biasanya kan pulang bersama sopir kamu." Ucap Erlangga yang membuka mobilnya.
" Tapi sopir ku lagi sakit jadi dia tidak bisa menjemput ku." Ucap Jessica yang beralasan.
__ADS_1
Erlangga yang melihat Jessica ntah kenapa merasa risih Erlangga sudah meminta Sistem dan jawabannya adalah Jessica berbohong.
" Oh gitu. Ya sudah naik taksi saja mudahkan." Ucap Erlangga yang melihat kesamping Jessica.
" Tapikan aku mau pulang bersama mu." Ucap Jessica yang bersikukuh.
" Maaf aku sibuk, Sampai jumpa." Ucap Erlangga yang menyalakan mobil dan pergi dari sana.
" Sial awas saja kamu Erlangga suatu hari nanti kamu akan menjadi milikku." Ucap Jessica yang kesal tapi dia seperti mempunyai rencana untuk membuat Erlangga menjadi miliknya.
" Hahahaha... Jessica-Jessica kasian di tolak sama Angga ya." Ucap Mawar, Jessica melihat siapa yang memanggilnya terlihat Mawar di sana.
" Kamu tidak akan bisa mendapatkan Erlangga karena masih ada aku dan Adinda yang akan merebut hati nya Angga." Ucap Mawar.
" Sialan aku tidak akan membiarkan kalian merebut Angga, karena Angga hanya milikku." Ucap Jessica.
" Hahaha... Tapi terlihat dari perilaku Angga dia tidak suka dengan dirimu Jessica, kalau dia suka pasti akan mengantarkan dirimu." Ucap Mawar.
" Kamu pikir aku akan menyerah begitu saja tentu tidak." Ucap Jessica
__ADS_1
" Kita liat saja kedepannya karena pasti Angga akan tidak mau dekat-dekat dirimu yang dulu suka membuly nya." Ucap Mawar yang pergi setelah mengatakan itu.
" Sial aku tidak akan membiarkan satu pun dari kalian mendekati Angga ku, karena dia hanya milikku dan tidak akan membiarkan kalian mendekati nya." Ucap Jessica yang tersenyum kalau di lihat-lihat senyum Jessica cukup mengerikan kalau di liat orang-orang.
Di sisi lain
" Hah, sial 3 perempuan itu kenapa datang di saat aku sudah mempunyai kekayaan seperti ini." Ucap Erlangga.
Bagaimana pun Erlangga tau tabiat dari 3 perempuan yang suka merendahkan orang lain yang tidak di sukai oleh Erlangga, karena mereka kaya bisa melakukan apa saja yang mereka mau, Mereka hanya menggunakan kekuasaan dari Ayah mereka bukan dari hasil kerja kerasnya sendiri.
" Benar kata Ayah dulu ' Setelah kamu kaya dan mempunyai kekuasaan, perempuan mana yang tidak mau dengan mu, mereka akan melakukan seribu satu cara untuk mendapatkan dirimu ' itulah kata-kata Ayah nya dulu."
" Sekarang aku tau maksud dari perkataan Ayah kepada ku dulu, jadi ini yang di maksud, dari kekayaan dan kekuasaan mudah bagi Angga mendapatkan apa saja yang dia mau perempuan atau yang lainnya." Pikir Erlangga.
" Sekarang bukan saat nya memikirkan itu, Sekarang ada 2 rencana yang harus di lakukan. Pertama Yaitu kehancuran keluarga Dewantara dan satu lagi harus bisa menghentikan 3 perempuan gila seperti mereka tadi." Pikir Erlangga.
Erlangga bukannya takut dengan 3 perempuan itu hanya menjaga-jaga dirinya karena Erlangga tidak tau apa yang di rencanakan oleh 3 perempuan yang mengaku predator itu.
Karena bagi Erlangga mereka hanya kawanan yang suka di mangsa oleh predator yang lebih kejam seperti Erlangga
__ADS_1
Bersambung.....