Sistem Chek'In Anak Miskin

Sistem Chek'In Anak Miskin
Episode 41


__ADS_3


Seleksi Lomba Olimpiade.



Erlangga sudah sampai di sekolah. Dan menuju ke ruangan yang di sediakan sekolah untuk menyeleksi calon pasangan Erlangga untuk olimpiade antar sekolah di kota S.


" Selamat pagi Nak Angga." Ucap Kepala Sekolah.


" Selamat pagi pak." Ucap Erlangga yang tersenyum.


" Kita akan menyeleksi calon pasangan kamu nanti di kota S kamu siap." Ucap Kepala Sekolah.


" Aku siap kapan saja pak." Ucap Erlangga.


" Baik silakan duduk." Ucap Kepala Sekolah.


Erlangga duduk di meja juri yang sudah di persiapkan untuk menyeleksi murid. Erlangga di dampingi dua guru untuk menyeleksi.


" Selamat pagi Nak Angga." Ucap Ibu Ayu ( Guru Matematika)


" Pagi Ibu makin hari makin cantik saja." Ucap Erlangga yang bercanda dengan Ibu Ayu.


" Hahahaha... Kamu mah bisa saja Nak Angga." Ucap Ibu Ayu.


" Lah kenapa ketawa Ibu, menang benar kalau tidak Pak Bagas mana mau sama ibu kalau ibu tidak cantik." Ucap Erlangga yang tersenyum.


" Sudah-sudah kita akan menyeleksi murid yang akan ikut dengan Nak Angga ke kota S acara nya sebentar lagi akan di mulai lebih baik kita siap kan soal yang agak susah bagaimana pun di sana kita tidak tau soal apa yang di berikan jadi lebih baik mempersiapkan semua." Ucap Ibu Eka ( Guru Bahasa Inggris )


" Benar kata Ibu Eka, jadi apa saja yang akan kita persiapkan untuk menyeleksi calon pasangan ku nanti, apa soalnya agak kita susah'in sedikit." Tanya Erlangga.


" Soal itu, Ibu sudah mempersiapkan beberapa soal." Tunjuk Ibu Ayu.

__ADS_1


" Ok kita liat." Ucap Erlangga.


Erlangga melihat soal-soal dari Ibu Ayu, soal itu tentang sejarah Erlangga yang melihat itu hanya bisa berharap kepada anggota yang terpilih untuk di seleksi.


Bagaimana pun juga Ibu Ayu selalu membuat soal sulit untuk mengetes kemampuan murid nya. Erlangga berkeringat dingin melihat soal-soal dari Ibu Ayu.


" Bagaimana menurut kamu Nak Angga." Ucap Ibu Ayu


" Oh ini, bagus Bu, tapi ibu yakin dengan soal ini bagaimana pun juga soal ini agak susah." Ucap Erlangga yang bertanya kepada Ibu Ayu.


" Ya ibu yakin, kenapa kamu tidak bisa mengerjakan soal ini." Tanya Ibu Ayu kepada Erlangga.


" Ha-hah, ya bisa lah Ibu gampang." Ucap Erlangga yang gugup bagaimana pun juga Erlangga mampu menyerap semua yang di terangkan oleh semua guru.


" Nah bagus seperti yang Ibu harapkan kepada kamu pasti Nak Angga selalu bisa mengerjakan soal-soal dari Ibu." Ucap Ibu Ayu.


Erlangga tidak menjawab itu bagaimana pun juga Erlangga tau bagaimana sifat Ibu Ayu, dia selalu memberikan soal susah walaupun sudah ya terangkan kepada siswa nya ntah kenapa semua siswa selalu anjlok nilainya di mata pelajaran Ibu Ayu.


Tak lama kemudian.


" Kepada siswa dan siswi yang terpilih untuk di seleksi, silakan datang ke ruangan yang sudah kami sediakan terima kasih."


Setelah terdengar pemberitahuan semua siswa dan siswi yang terpilih di kelas masing-masing sudah berjalan ke ruangan.


Terlihat ada sekitar 4 perwakilan kelas di masing-masing kelas. Erlangga dan 2 guru yang melihat itu menatap serius.


" Kalian ambil nomor masing-masing yang sudah di sediakan,kalian maju sesuai nomor tertera di sana, paham." Ucap Ibu Eka.


" Kami paham Ibu." Ucap mereka serempak.


Skip


Setelah menyeleksi calon pasangan Erlangga.

__ADS_1


" Kami akan memberitahukan besok, jadi jangan bersedih hati kalau tidak terpilih, jadikan ini motivasi kedepannya untuk lebih baik lagi." Ucap Ibu Eka.


Setelah berkata itu semua murid keluar dan menuju kelas masing-masing. Terlihat Erlangga dan 2 guru di ruangan itu.


" Seperti nya kita akan lembur." Ucap Ibu Ayu yang melihat tumpukan kertas di meja.


" Ya bagaimana lagi Ibu, ini kan demi kebaikan bersama jadi bersabar lah." Ucap Erlangga


Ibu Ayu yang mendengar perkataan Erlangga menatap tajam mata nya. Erlangga yang melihat itu berkeringat dingin.


" Seperti nya aku salah mengatakan sesuatu." Pikir Erlangga yang melihat tatapan maut Ibu Ayu Kepada nya.


" Sudah-sudah ayo kita liat dan kita pilih." Ucap Ibu Eka.


Mereka melihat kertas jawaban dan menyeleksi semua jawaban murid.


Di sisi lain.


Terlihat perempuan yang berdiri dan menunggu seseorang yang memakai seragam sekolah yaitu Jessica, kenapa Jessica berdiri di luar kelas siapa yang dia tunggu.


" Maaf menunggu lama Nona Jessica." Ucap Kepala Sekolah


Kenapa dengan kepala sekolah bertemu dengan Jessica.


" Aku akan memberikan mu uang yang banyak asal kamu memastikan bahwa aku yang akan ikut bersama Erlangga ke kota S." Ucap Jessica.


" Baik bisa di atur." Ucap Kepala sekolah yang senang mendengar kata uang.


Jessica yang mendengar perkataan kepala sekolah tersenyum.


" Erlangga sayang aku akan melakukan apa saja asal aku bisa bersama diri mu." Pikir Jessica


Bersambung....

__ADS_1


__ADS_2