
"Nona, tuan muda dari keluarga Earl datang ke mansion dan menemui tuan duke di ruangan kerjanya oleh karena itu anda harus cepat bersiap dengan cantik," ucap seorang pelayan dengan para pelayan yang memiliki semangat menggebu-gebu masuk ke dalam ruangan itu
Luna yang sedang duduk menikmati sarapan sendirian di kamar, menatap dengan tidak peduli dan melanjutkan makanannya, karena dia sudah terbiasa dengan sosok laki-laki itu yang datang ke mansion keluarganya pastinya bukan untuk mencari dirinya, tetapi mencari sosok ayahnya yang memiliki banyak kekuasaan dalam mengurus masalah. Namun tiba-tiba terdengar suara berat seperti seorang laki-laki dan tidak asing membuat Luna langsung menoleh ke arah pintu untuk melihat sosok yang datang.
"Padahal aku jauh-jauh datang dari wilayah Earl ke tempat ini, tapi kamu bersikap dingin kepadaku dan asyik kepada sarapanmu,"
"Luna, apakah kamu tidak rindu kepadaku? Aku cemburu karena kamu tidak memberikan aku perhatian loh," ucap sosok laki-laki yang terdengar tidak asing hingga membuat Luna menoleh ke asal suara
"Jidatmu rindu, kita bahkan tidak bertunangan dan bukan pasangan,"
"Jangan membuat kesalahpahaman yang tidak perlu, lihat para pelayanku jadi bertingkah," ucap Luna yang menunjuk para pelayan yang terlihat sangat senang melihat pasangan baru di mansion dengan cepat para pelayan itu pergi menjauh setelah merasa di berikan isyarat keluar oleh sang nona padahal jelas-jelas Luna hanya menunjuk para pelayan
"Tapi sepertinya para pelayanmu senang melihat kedekatan kita, walaupun kita bukan pasangan,"
"Apakah kamu mau Luna berpasangan dengan laki-laki yang tampan ini?"
"Kamu tenang saja, kalau aku akan setia denganmu walaupun kamu bersikap bodoh," ucap Ian dengan seringai ke arah Luna yang hampir tersedak pada saat makan
__ADS_1
Luna merasa merinding ketika mendengarkan ucapan yang begitu percaya diri keluar dari mulut laki-laki itu, beruntungnya dia tidak tersedak mendengarkan ucapan berlebihan itu, tetapi dia kesal setelah mendengarkan ucapan yang di ucapkan
"Aku tidak pernah bersikap bodoh dan juga kenapa kamu mengganggu sarapan orang lain di pagi hari seperti ini? Bukankah kamu bertemu dengan orang tuaku?" ucap Luna dengan nada yang kesal sudah tidak berselera makan lagi ketika Ian datang ke kamarnya tiba-tiba
Tanpa banyak berbicara Ian menarik lengan milik Luna dan membuat Luna mau tidak mau mengikuti langkah sosok laki-laki yang menariknya tiba-tiba juga, Luna di tarik hingga akhirnya sampai di dalam kereta kuda.
"Ini namanya penculikan membawaku tiba-tiba masuk ke dalam kereta, katakan kamu mau membawaku ke mana? Kamu bahkan tidak bertanya kepada ayahku untuk membawaku keluar," ucap Luna dengan tatapan curiga dan sedikit panik kepada laki-laki itu
Luna terpikirkan kalau dia mungkin saja mati karena sosok laki-laki yang duduk di depannya, mengingat dia di bawa tiba-tiba dan sama sekali tidak meminta izin kepada orang tuanya. Luna menatap dengan tatapan menyidik ke arah sosok laki-laki di depannya berusaha memastikan tidak ada hal aneh yang akan terjadi jika dia pergi dengan Ian tiba-tiba tanpa izin orang tuanya. Tidak lama kemudian kereta kudanya berhenti, yang kemudian Luna kembali di tarik tangannya untuk turun dari kereta kuda hingga terlihat alun-alun kota.
"Ini alun-alun kota? Tunggu kamu menarik tanganku pada saat aku belum selesai makan dan kamu tidak bilang kalau akan membawaku ke alun-alun kota?" ucap Luna dengan tatapan serius kepada sosok laki-laki di depannya
Luna menoleh ke arah lain di saat Ian membahas masa lalunya yang menyeret Ian dengan semena-mena dan hampir mati karena pedang yang di arahkan kepadanya, tiba-tiba layar sistem muncul di depan Luna dengan sebuah misi baru, misi kali ini adalah menghancurkan perbudakan ilegal yang berada di kota dan harus di selesaikan dalam waktu tiga hari hadiah dari misi ini adalah sebuah penghargaan dari kerajaan dan beberapa hadiah special, sedangkan jika Luna gagal menyelesaikannya dia akan menjadi budak dan kemudian mati.
'Perbudakan memang menjadi masalah yang sangat besar di kerajaan ini, tidak di berbagai negeri karena mereka membuat manusia menjadi lebih buruk dari seekor binatang yang tinggal di hutan. Banyak bangsawan dan orang-orang penting yang memburu para pelaku perbudakan ilegal ini, tetapi di sisi lain juga banyak bangsawan dan orang-orang penting mendukungnya,'
'Aku tidak mungkin jadinya membiarkan itu terjadi, baiklah sekarang aku harus mencari di mana perdagangan budak itu terjadi hingga aku bisa mendapatkan misi ini,' ucap Luna di dalam hatinya sambil menatap misi di sistem dan mengingat setiap daerah kota yang pernah dia pelajari di dalam buku
__ADS_1
Ian yang melihat Luna lagi-lagi melamun, menyentil dahinya untuk menyadarkan Luna dan itu membuat dahi Luna memerah dan meringis kesakitan akibat perbuatan sosok laki-laki di sebelahnya.
"Ian, kamu bisa tidak untuk tidak membuat masalah untukku?" ucap Luna dengan tatapan tajam ke arah sosok laki-laki itu sambil menyentuh dahinya yang memerah karena di sentil oleh Ian
Tidak lama setelah pembicaraan itu, Luna mendengarkan suara teriakan orang dari sebuah gang kecil dan gelap di sana. Ketika Luna ingin berjalan dia langsung di hentikan oleh Ian, dengan menggenggam tangannya dan gelengan kepala oleh sosok laki-laki itu.
"Berbahaya jika kita ke sana, karena di sana bukan tempat orang seperti kita,"
"Banyak orang yang berbuat kotor dan buruk disana aku mengkhawatirkan dirimu jika kamu pergi ke sana," ucap Ian dengan gelengan kepala pelan ke arah Luna supaya Luna tidak berjalan ke arah itu
Luna yang penasaran dan memiliki firasat kalau itu berhubungan dengan misi yang di berikan, dia berusaha melepaskan tangannya dari genggaman Ian.
"Aku tetap ingin membantunya, aku paham kekhawatiran dirimu tetapi aku merasa di sana ada hal yang lebih perlu di khawatirkan," ucap Luna dengan tatapan serius dan senyuman lembut kepada Ian
Setelah ucapan itu Luna melangkah ke arah gang kecil itu dan pada saat dia masuk ke sana betapa terkejutnya Luna kalau di sana banyak sekali orang-orang yang berpakaian compang camping, kotor, kurus kering dan lain-lain. Di sana terlihat ada seorang anak perempuan dengan kedua laki-laki yang terlihat melakukan kekerasan.
"HENTIKAN ITU!!"
__ADS_1
Sistem Kekayaan Milik Antagonis