Sistem Kekayaan Milik Antagonis

Sistem Kekayaan Milik Antagonis
Bab 39 Aku Harap Kamu Tau Diri


__ADS_3

"Luna, kamu tua beberapa bulan dibandingkan dengan Amy? Apakah kamu tidak bisa mengalah?"


"Dia telah lama hidup di luar dan baru kali ini kembali ke kediaman duke," ucap duke dengan tatapan serius sambil memeluk putri kandungnya


Luna tersenyum pahit dengan keadaan sosok berubah begitu drastis kepadanya, dia paham hal ini terjadi karena bagaimanapun dia hanya seorang putri angkat yang di anggap sebagai pengganti dan pengganti itu harus menerima risiko kalau hal ini cepat lambat akan terjadi, Luna menatap duke sesaat kemudian dia menghela nafasnya.


"Aku suka kamar ini, kenapa aku harus memberikan milikku?"


"Aku rasa bukan karena aku lebih tua, tetapi karena aku hanya seorang putri angkat keluarga duke hanya di adopsi oleh tuan duke untuk mengisi kekosongan putri anda yang hilang,"


"Aku bukan orang yang setara dengan putri kandungmu yang merupakan anak dari cinta istrimu yang telah tiada dan dirimu," ucap Luna yang kemudian langsung mendapatkan tamparan keras dari duke


Luna sadar kalau ucapannya barusan adalah ucapan yang tidak sopan dan menyinggung orang yang telah merawatnya, tetapi tidak seharusnya sang duke harus sampai menampar dirinya. Layar sistem tiba-tiba muncul dan memberikan notifikasi bahwa misi yang Luna jalankan gagal, dan hukuman kehilangan kamar dan poin langsung di berikan itu karena sampai menyulut emosi dari sang duke.


"Villette, perintahkan para pelayan untuk memindahkan barang-barang Luna ke kamar lain dan masukkan barang-barang milik Amy ke dalam kamar ini," ucap sang duke dengan tatapan lembut ke arah putri kandungnya


Luna di pindahkan ke sebuah kamar yang tidak terlalu besar ataupun terlalu kecil, walaupun Luna sama sekali tidak setuju dengan yang di perintahkan oleh duke. Beberapa hari berlalu, Luna sama sekali tidak keluar dari kamarnya dari mulai makan sampai mengerjakan tugas seorang calon penerus sedangkan Amy bermain di temani oleh duke setiap harinya seperti sosok keluarga pada umumnya.


"Nona, tidak baik untuk anda mengerjakan semuanya sendirian secara terus-menerus,"


"Saya paham anda masih tidak bisa menerima situasi ini, tetapi saya selalu ada di sisi anda jadi tolong beri tau saya," ucap Villette yang membantu Luna menyelesaikan tumpukan-tumpukan kertas

__ADS_1


Angin yang kencang tiba-tiba muncul di dalam ruangan dan terlihat sosok laki-laki yang datang ke mansion duke menggunakan sihir teleportasi, sosok laki-laki itu adalah teman terbaik untuk Luna.


"Aku mendapatkan informasi dari pelayanmu, kalau kamu mengurung diri di kamarmu dan bekerja dengan gila,"


"Apakah kamu sudah menjadi sangat bodoh hingga tidak bisa beristirahat?" ucap sosok laki-laki itu dengan mengambil paksa pena bulu milik Luna


Luna saat itu hanya fokus bekerja dengan kertas-kertasnya bahkan sampai kedatangan sosok laki-laki itu dia sama sekali tidak menoleh ke arah depannya untuk melihat. Luna benar-benar membuat dirinya terikat dengan tumpukan kertas, sampai pena bulunya di ambil barulah dia sadar kalau ada sosok laki-laki yang datang ke mansion dan kamarnya.


"Ian, kembalikan pena milikku masih banyak pekerjaan yang harus aku selesai-"


"Tidak, istirahat sekarang juga,"


"Jangan bersikap seperti orang normal seperti bukan dirimu yang biasanya," ucap Ian yang langsung membuat Luna memukul meja hingga terbelah dua


Villette yang berada di tengah-tengah keduanya hanya bisa diam memperhatikan pertengkaran itu, tetapi di satu sisi dia merasa lega tidak harus menemani Luna lembur setiap harinya. Ian merasa senang melihat Luna kini tidak lagi diam memandangi kertas itu dan bertengkar dengannya, tepat di depan Luna layar sistem muncul lagi memberikan Luna sebuah misi untuk hadir ke pesta dansa yang di adakan kerajaan khusus untuknya bersama dengan Ian menggunakan pakaian couple. Hadiah jika berhasil dari misi ini adalah reputasi Luna menjadi baik dan jika Luna gagal maka dia akan mendapatkan hukuman


'Aku lebih baik aku mengikuti lembur aslinya, daripada harus mengikuti pesta yang harus berpasangan dengan Ian,'


'Bukankah di dalam game Ian akan jatuh cinta dengan pemeran utama? Jadi kenapa aku harus repot-repot ikut campur?' ucap Luna di dalam hatinya menatap ke arah sosok laki-laki yang ada di depannya dengan tatapan tajam


Ian yang sejak tadi di tatap hanya tersenyum melihat Luna yang dimatanya terlihat Luna sangat kesal dengan dirinya saat ini, karena mengambil pena bulunya tiba-tiba dan mengatakan Luna adalah orang yang cukup gila.

__ADS_1


"Ian, aku yakin kamu telah menerima surat pesta dansa yang di adakan oleh kerajaan,"


"Bisakah kamu mengenakan pakaian pasangan bersama denganku? Maksudku pakaian yang warnanya sama," ucap Luna dengan tatapan serius sedangkan Ian mengalihkan pandangannya dengan wajah yang sedikit memerah setelah mendengarkan ucapan manis yang keluar dari mulut Luna


"Baiklah, aku mengerti tapi apakah itu artinya kamu akan hadir denganku?" ucap Ian dengan tatapan pengharapan kepada sosok gadis yang ada di depannya


"Iya, kalau kamu tidak mau tidak apa-apa, karena aku juga bukan benar-benar putri keturunan Duke yang asli,"


"Aku akan mencari pasangan lain, mumpung masih ada waktu untuk aku mencari partner," ucap Luna yang langsung mendapatkan anggukan kepala setuju oleh Ian yang tentu tidak ingin berpikir panjang tentang sosok gadis yang dia cintai


Beberapa hari kemudian pesta dansa di adakan Luna dan Ian sama-sama mengenakan pakaian yang berwarna merah, untuk membuat mereka terlihat seperti sepasang kekasih. Keduanya yang baru memasuki ruangan langsung menjadi topik pembicaraan, sebab seorang putra keluarga Howard yang terkenal dengan ketampanan dan kekayaannya datang dengan putri angkat keluarga Duke, bukan dengan putri kandung keluarga Duke yang menunjukkan kalau kedekatan keluarga Howard dan Arley bukan untuk politik semata, tetapi untuk menyatukan dua orang.


Tidak lama setelah Luna dan Ian masuk ke dalam ruangan, beberapa orang menyusul masuk Duke Arley, putrinya Amy Arley, kepala pimpinan menara sihir penyihir Lilia Grey dan putra makhota kerajaan timur Li Jun masuk ke ruangan bersama-sama. Luna yang sedang berada di sudut ruangan untuk beristirahat tiba-tiba di hampiri oleh seorang gadis.


"Kakak, kita bertemu setelah sekian lama tidak bertemu di dalam mansion,"


"Aku tidak menyangka kakak akan datang ke tempat pesta ini, tapi tidak mungkin bukan orang seperti kakak melewati pesta yang di adakan raja untuk kakak,"


"Sebab itu tidak akan sopan sama sekali,"


"Memang benar, karena ini acara yang khusus untukku bukan untukmu jadi nikmati pestanya,"

__ADS_1


"Aku harap kamu tau diri,"


Sistem Kekayaan Milik Antagonis


__ADS_2