
"Ini adalah sebuah keajaiban,"
"Padahal seharusnya dia berada di ambang kematian dan kemungkinan hidup tidak sampai sepuluh persen, tetapi nona bisa sadar dan lukanya sembuh,"
"Mana sihir milik nona mengalami peningkatan, tetapi anehnya itu bukan mana sihir biasa penyihir gunakan tetapi mana sihir kegelapan,"
Semua orang yang berada di dalam ruangan itu tidak terkecuali Ian membelalakkan mata mendengarkan ucapan yang di ucapkan oleh sang dokter, namun berbeda dengan Villette dia tidak tampak terkejut lagi dengan hal itu. Luna terdiam dan tertunduk bersiap menghadapi setiap konsekuensi dari sang Duke.
"Baiklah aku mengerti, tidak masalah jika memang itu sekalipun adalah sebuah mana sihir terlarang dari para iblis yang aku harapkan hanya putriku bisa hidup dengan baik dan tumbuh sehat,"
"Tolong kalian rahasiakan ini dari kerajaan dan Luna beristirahat untuk pemulihan dirimu, aku bangga padamu dari semua yang telah kamu lalui hanya untuk menyelamatkan nyawa orang-orang dengan berkorban untuk mereka,"
"Aku akan mengunjungimu lagi nanti, dan soal akademi selamat kamu lulus dari ujian tes dengan nilai tertinggi Luna," ucap laki-laki itu sambil mengelus kepala Luna yang kemudian pergi meninggalkan ruangan bersamaan dengan yang lain tidak terkecuali Ian
Luna berada di dalam ruangan sendirian sekarang dan baru saja dia menghela nafas lega, tiba-tiba layar sistem muncul memberikan notifikasi kalau misi mendapatkan nilai tertinggi di ujian dan misi menghancurkan perbudakan ilegal yang berada di kota, hadiah dari sistem langsung diberikan kepada Luna sebuah penghargaan dari kerajaan yang harus menemui sang raja, beberapa hadiah special berupa sebotol racun, obat-obatan dunia modern di kehidupannya yang sebelumnya, poin reputasi akademi dan terpilihnya Luna sebagai anak tahun pertama yang menjadi anggota dewan kesiswaan.
Luna menatap dengan syukur kalau dia bisa menyelesaikan semua misinya dengan baik, tetapi Luna juga merasa ada yang janggal mengenai mimpinya. Dia seperti merasa benar-benar dekat dengan laki-laki itu padahal dirinya sendiri belum pernah bertemu dengan laki-laki itu.
__ADS_1
"Siapa ya laki-laki di mimpi, aku merasa dia mengucapkan namaku kemudian kata-kata selanjutnya tidak lagi terdengar?"
"Jika aku tadi tidak berada di neraka, aku ada di mana di dalam mimpi itu?" gumam Luna yang tidak bisa bergerak sama sekali di atas tempat tidur karena tubuhnya sangat lemah tidak bertenaga saat ini
Beberapa hari itu juga layar sistem tidak memberikan Luna misi baru, karena dia masih harus beristirahat dan sangat sering Ian datang mengunjungi Luna dengan bersikap seperti biasanya tanpa menjauh dari Luna, setelah mengetahui Luna memiliki kemampuan sihir terlarang.
"Kapan tahun ajaran baru akademi Atreya akan dimulai? Aku tidak boleh meninggalkan kelas," ucap Luna yang duduk bersandar batal yang berada di belakang punggungnya
Ian yang mendengarkan ucapan Luna yang sudah mulai bisa berbicara, walaupun terdengar sangat serak tetap berusaha berbicara, karena tenggorokan milik Luna telah kering selama tiga hari hanya bisa menggelengkan kepala dan menatap khawatir.
"Bagaimana bisa orang sakit seperti dirimu masih berpikir tentang tahun ajaran baru untuk siswa-siswi di mulai? Pikirkan dirimu sendiri sekarang," ucap Ian yang menyentil kening Luna hingga membuat Luna mengerutkan keningnya dan memegang dahinya yang memerah dengan wajah yang cemberut
"Sekali lagi, terima kasih dan maafkan aku membuatmu terlibat banyak hal yang mengancam nyawamu," ucap Luna dengan kepala tertunduk
"Luna, kamu semakin bodoh ya? Aku ingat aku sudah mengatakan tidak masalah kepadamu," ucap Ian dengan menyentil dahi Luna lagi membuat Luna meringis kesakitan lagi dan hampir menangis
"Aku tidak bodoh tau,"
__ADS_1
"Ian, terima kasih kamu adalah teman terbaik," ucap Luna sambil tersenyum dengan lembut
Ian merasakan kalau dia di tusuk oleh sesuatu terhadap ucapan yang di ucapkan oleh Luna, tetapi dia juga senang melihat senyuman dari gadis yang dia sukai. Beberapa hari kemudian karena sudah dalam keadaan yang baik, Luna yang memaksa ingin hadir ke acara penerimaan siswa baru di tahun ajaran yang baru mau tidak mau di turuti, karena dia setiap hari datang ke ruangan duke untuk mendesaknya bisa masuk ke acara masuk akademi dan sebab dari desakan yang Luna lakukan memiliki alasan yang tidak lain, itu berasal dari sistem memberikan dirinya sebuah misi baru yaitu untuk hadir dalam upacara peresmian siswa-siswi baru akademi dan mengambil posisi ucapan sambutan perwakilan para siswa-siswi baru hadiah yang akan Luna jika berhasil adalah poin reputasi dari seluruh siswa-siswi yang hadir dan sebuah alur cerita yang sedikit berubah untuk pemeran antagonis, tetapi jika Luna gagal maka posisi perhatian akan jatuh kepada tokoh protagonis game ini dan membuat Luna mengikuti alur cerita di dalam game.
'Aku juga sebenarnya tidak ingin melakukannya, tetapi sayangnya aku tidak bisa menolak misi itu sebab aku masih hidup dan tinggal di dunia ini aku tidak tau kapan aku akan di tendang dari mansion ini,' ucap Luna di dalam hatinya dengan teriakan kesedihan di dalam hati setelah keluar dari ruangan kerja duke
Keesokan paginya setelah Luna mendesak duke terus menerus selama beberapa hari itu dengan tatapan serius dan penuh tekad sama seperti Luna yang dulu menginginkan belajar pendidikan sebagai calon pewaris lebih awal akhirnya sang duke setuju dengan sebuah syarat yang membuat Luna merasakan kehangatan yang tidak pernah akan menjadi miliknya.
Sesampainya di gerbang akademi terlihat ada seorang laki-laki yang pernah bertemu dengannya di bawah pohon dulu pada saat pendaftaran masuk akademi. Sebelum Luna ingin berpura-pura tidak mengenal sosok laki-laki itu, Luna malah di datangi oleh laki-laki yang sudah dia masuki ke daftar hitam miliknya. Ketika laki-laki itu menatap Luna, semua gadis yang dari jauh mengagumi wajah tampan dan lemah lembut itu menatap dengan tatapan tajam, kesal dan iri sambil menggigit sapu tangan dengan air mata.
"Nona kecil, sudah lama tidak bertemu dengan dirimu,"
"Aku dengar kamu mendapatkan nilai tertinggi saat ujian masuk ke akademi,"
"Dan aku juga mendengarkan kalau baru-baru ini kamu berhasil menyelamatkan para rakyat yang di culik dan di jual di pelelangan sebagai budak, bahkan aku dengar kamu sampai mengorbankan nyawamu sendiri,"
"Tunggu, semua yang kamu katakan itu artinya kamu mengetahui namaku bukan?"
__ADS_1
"Kenapa kamu memanggilku nona kecil?"
Sistem Kekayaan Milik Antagonis