
Bab 21 Jurus Garukan Pantat Singa
Pada saat itu, Fang Yuan sudah berjalan lagi untuk istirahat sebentar sambil bersila melihat panel poperti dan mengecek poin.
Ketika dia mengecek, poin bertambah [ 1.228 ], akhirnya cukup untuk meningkatkan tinju sekali. Tapi dia berpikir lagi, “Tubuh manusia yang terlemah adalah dibagikan fisik, baiklah aku harus meningkatkan fisik ku terlebih dahulu.”
Akhirnya Fang Yuan meningkatkan armor naga emas.
[ Ding! Armor naga emas kamu ditingkatkan menjadi level enam! ]
Baru saat itulah, Fang Yuan merasakan kekuatan misterius langsung memasuki ke dalam tubuhnya. “Uhhhh!” Fang Yuan tidak bisa menahan geraman lembut yang mengasyikkan.
Dia merasakan tubuhnya penuh dengan energi, sehingga ketika Fang Yuan mengepalkan tangannya ada energi yang menakutkan yang menyelimuti kepalan tangannya.
”Yah sekarang aku tidak akan takut lagi jika Ye Chen datang untuk memusuhi ku. Sekarang armor naga emas sudah menjadi level enam bagiku sudah cukup kuat,” angguk Fang Yuan.
Fang Yuan membenamkan tubuhnya dan mata itu hendak ingin terpejam, akan tetapi tiba-tiba pintu di dobrak sungguh sangat keras.
Bruak!
Mata Fang Yuan melotot tajam dan beranjak bangun, mulutnya berkedut hebat dan dia melihat ada Feng Zhu yang sudah menatap ganas kepada Fang Yuan.
“Aku ingin bertanya kepada mu, benda apa yang kamu berikan kepada Dewi Xiaoyu!” Feng Zhu mendekati Fang Yuan dengan tenang. Tapi auranya sungguh menakutkan seperti keluar hewan buas yang secara siap mencoba menerkam Fang Yuan.
“Benda apa?” Fang Yuan pura-pura lupa sambil berpikir keras.
“Bajingan kamu jangan main-main! Benda apa yang kamu berikan di dalam Kotak kecil kepada Xiaoyu!” Feng Zhu meraih kerah Fang Yuan dan meletuskan udara yang sangat mengerikan, bahkan perasaan Fang Yuan sendiri tidak nyaman.
"Ahh ... Benda dalam kotak kecil? Ahh ... Aku mengingatnya, benda itu adalah CD ku. Dewi Xiaoyu meminta agar saling bertukar dengan CD masing-masing,” angguk Fang Yuan.
“Bajingan!"
Bang!
__ADS_1
Feng Zhu sungguh sangat marah dia menghajar pipi Fang Yuan sungguh sangat keras sampai Fang Yuan terhempas dan keluar dari gubuknya.
Feng Zhu memiliki perasaan kepada Dewi Xiaoyu, walaupun Sebenarnya dia ada rasa merendah diri dan selalu mengalah kepada Ye Chen, tapi jika selain Ye Chen, dia berani menghajar siapa yang lancang menggoda Bai Xiaoyu.
Sekarang ucapan Fang Yuan itu setelah dikeluarkan sungguh tidak menerimanya, Walaupun dia masih belum percaya apa yang dikatakan oleh Fang Yuan.
Feng Zhu merasa berani disebabkan tidak ada Ye Chen, harus memberi pelajaran sekeras-kerasnya kepada Fang Yuan. Jika itu kemarin dia mengalah karena ada Ye Chen, sekarang Ye Chen sedang berlatih mencari pengalaman di luar sekte akhirnya dia harus melanjutkan lagi untuk memberi pelajaran kepada Fang Yuan.
Kemarin rasa amarahnya belum meredam, sekarang bertambah marah lagi ketika kamu melihat Fang Yuan memberikan hadiah kecil kepada Bai Xiaoyu.
Tunggu apalagi cepat kamu hajar Fang Yuan selagi Ye Chen sedang berlatih di luar sekte. Jika kamu tidak memberikan pelajaran kepada Fang Yuan, maka kesempatannya tidak akan datang kedua kalinya.
Pada saat ini, Feng Zhu berjalan dengan gagah layaknya gorila, dia menatap Fang Yuan yang sedang terkapar di tanah.
Tentu saja kejadian itu banyak yang melihat dari kalangan murid tukang maupun murid dalam. Fang Yuan yang telah terkena tamparan di bagian pipi akhirnya tidak merasakan rasa sakit yang teramat luar biasa.
Walaupun sakit, bagi Fang Yuan tergolong bisa ditahan.
“Hahaha aku melakukan seperti itu juga tidak harus meminta izin kepadamu kan? Memangnya siapa kamu apakah aku dan kamu ada hubungan saudara sedarah? Bahkan kamu bukan ayah dari Dewi Xiaoyu. Bagiku Kamu adalah badut hahaha!" Fang Yuan menyeka darah di bagian pipi kanannya.
Bang!
Crack!
“Ahhhh!” Feng Zhu menjerit kesakitan dia melihat bahwa kepalan tangannya patah ke belakang bahkan sampai terlihat tulang pergelangan tangannya itu.
Feng Zhu menatap Fang Yuan tidak percaya, “Kamu bedebah menyembunyikan kekuatannya dari!” Feng Zhu seketika meminum potion penyembuhan sehingga tangan yang sudah rusak patah seketika beberapa saat sudah kembali seperti semula. Akan tetapi, untuk mendapatkan perhatian penyembuh yang memiliki kecepatan pemulihan luka yang sangat cepat, Feng Zhu harus meraukeh uang yang sangat banyak.
Sekarang karena potion penyembuh tinggal satu-satunya sudah dimakan, maka kamu baru semaksimal mungkin untuk mengalahkan Fang Yuan.
Potion penyembuhan! Fang Yuan yang sudah melihat tangan dari Feng Zhu pulih kembali dengan sangat cepat. Tapi, Fang Yuan masih percaya diri dengan tinju miliknya.
Jurus garukan pantat singa!
__ADS_1
Tangan kanan Feng Zhu melengkung ke atas, kemudian yang kiri ke bawah langsung Ingin menggaruk perut Fang Yuan.
Wushh!
Fang Yuan menghindar dengan serius akibatnya serangan Feng Zhu mengenai batu hingga terbelah menjadi dua bagian.
Fang Yuan menghindari ke kiri seperti jaranan begitu eksotis. Tidak sekali Fang Yuan mengambil batu yang cukup besar untuk dilemparkan ke arah Feng Zhu.
Bang!
Bang!
Batu itu pecah menjadi beberapa bagian dan Feng Zhu tidak memperdulikan dia masih kukuh untuk mendekati Fang Yuan.
”Jangan menghindar terus bajingan! Hahaha!" Dia meloncat langsung menampar Fang Yuan, tapi Fang Yuan tidak menghindari langsung tangannya menjadi lentur seperti ular.
Menggunakan persik pencuri monyet, seketia buah zakarr bagian kanan Feng Zhu hilang dan darah di selangkangann, memuncrat sangat banyak.
”Ahhhh! Telur ku! Kamu mengambil telurku!” Feng Zhu mundur sambil memegangi anu nya. Dia melihat di bawah keluar darah sangat banyak. Saking takut menjadi Kasim, Feng Zhu pingsan.
”Aku hanya mengambil satu telur berharga mu, jadi kamu masih aman di masa depan jika ingin mempunyai anak karena masih ada satu telur." Fang Yuan menyringai.
Pada saat itu, murid tukang sungguh sangat kagum dengan pencapaiannya Fang Yuan. Ada murid tukang yang selamanya menjadi tukang, tapi dia bisa mengalahkan murid dalam.
Sangat luar biasa!
Fang Yuan membuang telur yang dilumuri darah, dia mencoba untuk melanjutkan pekerjaannya sebagai mencari kayu bakar.
Berjalan ringan dia tiba-tiba sudah di tengah hutan. Pada saat itu, Fang Yuan mendengar suara geraman seperti wanita yang sedang bercinta.
“Sial apakah ada wanita sedang bercinta di tengah hutan ini!" Fang Yuan memarahi mulutnya seketika tanpa sadar mimisan langsung mencari sumber suara tersebut dan berniat mengintip.
Fang Yuan merasa bahwa suara itu berasal dari tebing, karena dia melihat dari tebing itu ada gua yang cukup terarah.
__ADS_1
“Heheh apakah wanita itu sedang melakukan hubungan di dalam gua!” Fang Yuan menyringai.