
Bab 48 Membunuh Xian Jing
Xian Jing ditampar begitu sangat keras terhempas delapan meter ke belakang sambil berputar-putar layaknya bola dan terjatuh langsung tersangkut di ranting pohon.
Uhuk! Uhuk!
Xian Jing meludahkan darah sambil mengeluarkan beberapa gigi yang copot akibat ditampar oleh Fang Yuan begitu sangat keras.
Tamparannya sungguh sangat kuat bahkan tamparan dengan kekuatan penuh ayahnya tidak seperti ini. Jika tamparan Fang Yuan lebih kuat daripada tamparannya ayahnya, Kenapa dirinya tidak bisa melihat kekuatan prajurit dari tubuh Fang Yuan,?
Saat ini, Fang Yuan setelah menampar Xian Jing dan menemukan bahwa wajahnya sudah tidak seperti bentuk manusia melainkan babak belur seperti babi, akhirnya Fang Yuan berkata: “Tuan mudah Xian Jing. Bisakah kamu mengatakan lagi? Bisakah kamu percaya diri untuk merampas poin kontribusi ku?”
Senyumnya sungguh sangat menakutkan bahkan Xian Jing langsung terkencing-kencing dia ingin berkata tetapi sepertinya mulutnya itu dikunci dan tidak membiarkan dirinya mengeluarkan kata-kata.
Itu masuk akal Karena dia sudah terkena Genjutsu Fang Yuan. Fang Yuan langsung menonaktifkan mata mangekyou sharingan.
“Kamu sampah bedebah! Akan kubunuh kau!” Xian Jing setelah terbebas dari teknik mata mangekyou sharingan, dia bisa berbicara lantang kepada Fang Yuan dan dia juga berdiri langsung berlari mengeluarkan belati hendak membunuh Fang Yuan untuk melampiaskan rasa kesalnya.
Dia ditampar begitu memalukan, apalagi dia ditampar di hadapan wanita cantik bisakah kamu menerimanya? Tentu saja kamu tidak bisa menerima. Untuk menghilangkan rasa malu secepatnya kamu harus membunuh Fang Yuan!
Sekarang Xian Jing berlari sungguh sangat prima seperti Serigala kelaparan yang sudah menemukan mangsa daging yang sangat gemuk.
Setelah Xian Jing sudah dekat di hadapan Fang Yuan, belati itu langsung diayunkan tepat di hadapan wajah Fang Yuan.
Cahaya belati itu begitu sangat dingin, sehingga Fei Yue yang melihatnya langsung berteriak. ”Awas di depan berbahaya!”
Fang Yuan melirik Fei Yue dan bahasa tubuhnya mengatakan bahwa kamu tidak perlu berpikir panik, Fang Yuan bisa mengatasi kroco lemah seperti Xian Jing.
Setelah Fang Yuan menatap Fei Yue dengan penuh arti akhirnya dia menatap ke depan langsung tangan kanannya memunculkan api hitam dan tanpa berkompromi langsung menyambar separuh badan Xian Jing.
Akibatnya, Xian Jing tubuhnya dari tali pusar ke atas hilang hanya menyisakan pinggang dan kaki saja.
__ADS_1
"Api hitam itu!” Fei Yue akhirnya ingat jelas ketika sektenya diserang oleh monster yang mengamuk dari hutan. Pada saat itu, ada guru Beitang Yu dan Bai Xiaoyu.
Ketika mereka hampir putus asa, tiba-tiba ada seorang pemuda yang memakai penutup sempakk di wajahnya langsung memusnahkan monster ganas itu hanya menggunakan api hitam saja.
Sekarang dirinya Melihat adik mesum itu menggunakan api hitamnya untuk membunuh Xian Jing.
Tanpa berpikir panjang, Fei Yue langsung berlari dan berkata: “Itu kamu! Kamu adalah pahlawan mesum itu, 'kan?”
Seketika Fang Yuan cemberut dan tidak bahagia sama sekali. ”Apa yang kakak perempuan katakan, aku kurang tahu pahlawan mesum itu!”
”Iya itu kamu, 'kan,? Dia sama-sama bisa menggunakan keterampilan api hitam!” seru Fei Yue tidak percaya jika Fang Yuan terus berdalih.
Setelah Fang Yuan membunuh Xian Jing, di luar penilaian peserta Zhuge Longxuan maupun Panutua yang bertanggung jawab dari Sekte Matahari Ungu langsung tidak mempercayai apa yang mereka lihat, pasalnya dia melihat jenius sombong Xian Jing sudah meninggal.
Mereka semua berpikir bahwa Xian Jing meninggal akibat diterkam monsternya lebih ganas, padahal dia meninggal akibat terkena Api Hitam yang dilakukan oleh Fang Yuan.
Poin pertama masih dimenangkan oleh Fang Yuan yang hampir mencapai dua ribu poin. Cukup mencengangkan bukan? Untuk mendapatkan poin segitu banyaknya sangatlah mustahil, apalagi melawan monster yang sangat ganas mencapai poin seperti itu sangat tidak yakin. Tetap Fang Yuan buktinya bisa melakukannya.
Fang Yuan mendekati Fei Yue dan berkata: ”Ayo adik ini akan membantu kakak perempuan mendapatkan poin yang sangat banyak." Setelah itu, Fang Yuan membawakan Fei Yue mencari monster yang bertipe koloni.
Hanya membutuhkan beberapa saat, Fang Yuan melihat ada sekumpulan monster lebah raksasa sehingga Fang Yuan yang melihatnya tanpa pikir panjang langsung menyerang menggunakan teknik pedang Jianyu.
Langit seketika bercahaya dan memunculkan ratusan pedang menghantam sekumpulan koloni lebah raksasa.
Bom!
Bom!
“Kakak perempuan! Sekarang cepatlah kamu menggunakan gelang itu untuk mengambil poin kontribusi!” pekik Fang Yuan.
Hmmm!
__ADS_1
Fei Yue mengangguk dengan serius.
Bom!
Alhasil, jumlah poin Fei Yue naik pesat begitu panik yang tadi awalnya apanya 80 poin, tiba tiba naik begitu sangat mendesak menjadi 100.
200 poin!
600 poin!
900 poin!
Tiba-tiba poin itu berhenti di angka 1200 poin.
“Ini apa yang terjadi ...” Tang San dan Mo Fan mengusap-ngusap matanya begitu melihat poin kontribusi Fei Yue yang naik begitu sangat cepat seperti meminum air.
Saat ini, Ye Chen yang selalu rutin mengecek poin kontribusi langsung terkejut dengan kenaikan poin Fei Yue. Tetapi yang lebih membuat marah adalah Fang Yuan memiliki poin hampir 2000.
Ini tidak bisa diterima!
Ye Chen mengertakan giginya langsung mencari Fang Yuan. Dia sudah lama mencari keberadaan Fang Yuan, tapi tak kunjung melihat pergerakannya.
Mungkin Fang Yuan sedang berada di paling ujung daripada dirinya sehingga untuk mendekati juga membutuhkan waktu yang lama.
Saat ini, Ning Rong juga terkejut dengan kenaikan poin Fei Yue yang sangat mencengangkan. Tetapi pada saat itu, dia melihat dari kejauhan ada cahaya sehingga tanpa pikir panjang, Ning Rong langsung mendekati ke arah sumber itu.
Setelah Ning Rong tiba di tempat tujuan melihat bahwa hutan sudah pada rusak seperti terpotong-potong benda tajam. Dia juga melihat dua orang satu laki-laki dan satunya perempuan.
Ning Rong tahu bentul siapa mereka, apalagi pemuda itu dia sungguh ingat. Ketika kompetisi akan dimulai, pemuda itu yang memiliki nama Fang Yuan mengolok-olok seluruh murid.
Awalnya Ning Rong mengabaikan keberadaan Arogan seperti Fang Yuan, tetapi sekarang karena melihat bagaimana Fang Yuan mendapatkan poin yang sangat banyak hanya sesingkat itu, akhirnya mau tidak mau langsung mendekatinya dan tentu saja dia ingin tahu bagaimana Fang Yuan melakukannya.
__ADS_1
Fang Yuan dan Fei Yue juga melihat Ning Rong yang sedang mendekati ke arah dirinya.