
Bab 22 Yu Ruyan
Fang Yuan akhirnya berjalan pelan-pelan menuruni tebing yang curam sangat hati-hati. Dia hanya ingin tahu dan mengintip orang yang sedang melakukan anu.
Semakin kamu mendekati sumber suara, semakin lebih jelas bahwa suara itu adalah suara wanita yang sepertinya sudah memiliki umur tiga puluh tahun an.
Pandangannya sungguh terhalang asap tipis tapi karena pendengaran Fang Yuan tajam, dia hanya mengikuti naluri.
Pada saat itu, Fang Yuan akhirnya melihat siapa yang sedang melakukan hubungan itu. Fang Yuan sungguh sangat terkejut setelah melihat semua ini, karena Fang Yuan melihat dua wanita yang sedang bercinta satu sama lain.
Yang membuat terheran-heran adalah, dua wanita itu satunya guru dan satunya murid.
"Uhh ... Guru, bagaimana jika kita ketahuan,” ucap murid itu sambil merintih karena anunya di mainkan oleh guru yang sangat cantik. Guru itu bernama Yu Ruyan.
Penampilan sungguh aduhai dan sangat tidak bisa digambarkan dengan kata-kata, matanya berair tapi memiliki pandangan kebijaksanaan yang tinggi dan tempramen sungguh tenang.
Lekuk tubuhnya sungguh mulus, dua dada yang sangat elastis bahkan dua bokong yang lebar ditambah kaki yang panjang sangat putih sungguh sangat cocok menjadi dia sebagai ratu kecantikan Miss universe di dunia Bumi.
Saat ini walaupun Yu Ruyan sudah mengantisipasi dengan asap, tapi itu tidak berfungsi karena Fang Yuan menggunakan mata Sharinggan level dua yang bisa melihat tembus pandang.
“Ckckckck ... Guru kamu sungguh sangat cantik, menjadi pengagum mu itu juga tidak apa-apa. Tapi sangat disayangkan guru penyuka barang tumpul, njir sungguh sia-sia barang mu guru, jika guru ingin bercinta, banyak laki-laki yang sangat bersedia kapan pun!" Fang Yuan menggelengkan kepalanya sambil menyeka mimisan di hidung akibat mengintip.
Fang Yuan tidak ingin melihat barang berdosa, dia meninggalkan tempat itu tanpa memikirkan bahwa apa yang dia pihak menimbulkan jejak.
Beberapa saat kemudian akhirnya Yu Ruyan memakai baju dan murid wanita yang tidak terlalu populer juga memakai baju langsung menyelinap pergi sambil berhati-hati.
Yu Ruyan duduk dan menghela nafas, “Aku lebih suka melakukan dengan wanita kecil yang pemalu, aku sungguh membenci laki-laki.”
Yu Ruyan menghela nafas lagi menggugat masa lalu yang membuat dirinya takut dan sekaligus membenci laki-laki. Bahkan saking membenci dengan lawan jenis, akhirnya menjadi lesbian dan menyukai wanita kecil yang pemalu. Tapi dibalik semua itu, dia adalah wanita yang sedih dan kesepian selama sisa hidupnya.
Dunia tidak ada warna, seolah apa yang dilihat Yu Ruyan tidak ada artinya setelah hal buruk terjadi pada masa lalu.
Setelah memakai baju dan menggunakan kekuatan untuk mematikan aray jimat penghalang, akhirnya matanya terbelalak tajam setelah melihat ada jejak kaki laki-laki.
Yu Ruyan berjongkok sebentar dan melihat telepak kaki yang nampak jelas, ”Bajingan ada penyusup, dan itu adalah laki-laki yang mencoba mengintip ku! Tidak akan ku maafkan, aku secepatnya harus membunuh agar citra ku tidak terlihat."
"Ahhhh ..." Yu Ruyan menggaruk kepalanya karena pusing setelah ada orang mengintip ketika sedang melakukan hal itu. Tapi bukankah seluruh area sudah dilindungi aray penghalang? Lantas bagaimana orang itu bisa menyusup?
Yu Ruyan sudah menduga bahwa orang yang mengingintip adalah orang yang sudah memiliki kekuatan tinggi. Karena itulah untuk mencari orang itu sungguh sangat sulit, apalagi sekte Tangwu memiliki ratusan murid sehingga sama saja sedang mencari jarum di tumpukan jerami.
~
~
__ADS_1
Pada saat itu, Fang Yuan sudah meninggalkan tempat Yi Ruyan dia mencari kayu dengan sangat semangat. Setelah memiliki kekuatan seperti jenus yang lain, dia harus mendedikasikan dirinya untuk melindungi sekte Tangwu sementara.
Persetan dengan guru yang kuat, dia hanyalah egois coba bayangkan, ketika malam hari, mungki saja Yu Ruyan dan Beitang Yu tidak tahu bahwa Sektenya sudah diserang oleh mahluk hingga mengakibatkan kerugian.
Secepatnya jika menemukan Beitang Yu, kamu harus melapor dan mengatakan apa yang sebenarnya terjadi.
Fang Yuan mencari kayu bakar sangat jauh, dia menemuka gua yang sangat sering dilewati, dulu sebelum mempunyai kekuatan, dia tidak berani memasuki kedalam. Tapi, sekarang setelah mendapatkan dukungan sistem akhirnya Fang Yuan mencoba memasuki gua yang sudah dia lihat pada waktu itu tanpa rasa takut.
Gua itu sungguh sangat dalam, selama enam meter banyak pohon merambat yang menutupi jalan, tapi dengan pengaktifan Sharinggan, Fang Yuan bisa melihat lebih jelas.
Setelah ada dua menit, Fang Yuan sungguh terkejut karena gua ini menghubungkan tempat tersembunyi, dia melihat mata air yang sangat deras dan bunga-bunga pada bermekaran seperti musim semi.
Fang Yuan mengikuti sampai pada suatu saat karena terlalu asyik, akhirnya tanpa sadar di bebatuan terpeleset kulit pisang dan langsung menyemplung air terjun yang sangat deras dan sangat cepat.
Uhhh!
Fang Yuan terseret sekitar beberapa kali tubuh-tubuhnya terkenal bebatuan. Untung saja sudah memiliki armor naga sehingga rasa sakit itu masih bisa ditahan.
Fang Yuan jatuh ketinggian enam meter dan mendarat di sungai yang sangat tenang. Ketika Fang Yuan mencoba memunculkan kepalanya, seketia melihat wanita telanjang tanpa baju sedang berjemur di atas batu.
“Mati aku!” Fang Yuan memarahi mulutnya karena dia tahu wanita yang ada didepannya. Dia adalah Beitang Yu.
Pada saat itu, Beitang Yu merasa ada yang janggal, akhirnya melirik ke samping. Betapa kagetnya karena pada saat itu, Beitang Yu menatap seorang pemuda, pemuda itupun menatap dirinya.
Beitang Yu dengan tenang langsung mengambil baju dan memakainya. Dia menatap ke arah Fang Yuan seraya berkata: ”Kamu sudah melihat tubuhku selama enam detik lebih, ini baru pertama kali tubuhku di perlihatkan oleh lawan jenis yang jelas-jelas bukan pasangannya. Kamu sungguh mesum dan lancang, sepertinya kamu harus diberikan pelajaran oleh ku, lagi pula tempat ini tidak ada yang tahu selain kamu dan aku ....”
"Jika kamu mati tidak ada yang tahu selain aku. Bagaimana? Apakah kamu ingin mencipi kematian?"
Sosoknya menghilang sudah tiba dihadapan Fang Yuan langsung memukul perut Fang Yuan hingga memuntahkan darah cukup banyak.
Engah!
Fang Yuan bukan tandingannya, dia mencoba menstabilkan tubuhnya dan berkata kepada Beitang Yu, “Guru biar saya jelaskan, saya tidak sengaja datang ke sini, ahhh!”
Fang Yuan menjerit seperti kucing diinjak ekornya langsung menghindar setelah Beitang Yu menghunuskan pedangnya.
Dang!
“Sial tidak baik!”
Fang Yuan menggertakan giginya langsung menggunakan api hitam level 11.
Bom!
__ADS_1
Ledakan api hitam itu, merusak tanaman Beitang Yu sehinga marahnya semakin menjadi-jadi.
”Kamu telah merusak tanaman ku! Sepertinya kamu menyembunyikan kekuatan cukup baik, mungkin hanya aku yang tahu saja bahwasanya kamu tidak lemah. Tapi tetap saja kamu sudah melihat tubuhku dan kamu pantas untuk dihilangkan!”
Kecepatan meningkat dan Fang Yuan yang sudah mengaktifkan mata Sharinggan masih tidak cukup mengimbangi gerak dia.
Fang Yuan mengindari tebasan pedang, dan tangan kirinya mencoba memukul menggunakan tinju tyrannosaurus Rex.
Bang!
Akan tetapi, tinju itu langsung ditahan oleh tangan kirinya Beitang Yu.
"Sial sungguh sakit!" Fang Yuan mringis kesakitan dia mundur sungguh sangat ketakutan.
Beitang Yu mendekati Fang Yuan dan memainkan pedang sambil menatap ke arah Fang Yuan menyringai menawan.
“Hahaha sekarang giliran aku, lihat orang ku yang sangat tajam, bagaimana jika melukai leher mu." Pada saat itu, Beitang Yu mengangkat pedangnya dan berniat menyayat leher Fang Yuan.
Fang Yuan sungguh ketakutan dia tidak ingin mati kedua kalinya, tapi seketika teringat bahwa dia pernah mendapatkan hadiah berharga dari sistem.
Otomotif Fang Yuan memgeluarkan benda seperti parfum dan memiliki wadah berwarna pink.
"Sebenarnya aku tidak ingin, tapi ini terpaksa! Ahhh!" Fang Yuan menyemprotkan semprotan peningkatan birahii kepada Beitang Yu.
Baunya wangi, bahkan Beitang Yu bingung apakah bocah gila itu akan membalas hanya menggunakan benda aneh itu? Tapi beberapa detik kemudian seketika tubuh Beitang Yu lemas dan nafasnya sungguh sangat cepat. Wajahnya n memerah setelah melihat Fang Yuan.
Beitang Yu memelototi Fang Yuan, “Benda apa yang kamu taburkan ke dalam tubuhku! Ahh sungguh sangat panas, aku tak tahan.”
Beitang Yu ingin membunuh Fang Yuan, tapi dia tidak bisaa melakukannya sepertinya dia melihat Fang Yuan begitu sangat menggoda. Akhirnya dia menjatuhkan pedang itu dan mendekati Fang Yuan dengan sangat bringas.
Bruak!
Tubuh Beitang Yu lemas dan terjatuh sambil menatap Fang Yuan yang sedang mendekatinya.
“Apa yang kamu lakukan! Jangan mendekat!"
"Maaf saya terpaksa guru,” Fang Yuan mendekati Beitang Yu dan memainkan barang tersembunyi yang sangat menjulang tinggi. Anehnya Beitang Yu tidak menolak, dia malahan meminta lebih akhirnya karena sungguh sangat panas, dia tidak memperdulikan langsung membuka baju dan menerkam Fang Yuan.
Plak!
”Bajingan kamu menampar Pantat ku!"
Akhirnya Fang Yuan melepaskan masa lajang dengan terpaksa ....
__ADS_1
Mereka sungguh melakukan dengan sangat mesra, kami tidak ingin mengganggu, harap dimaklumi!