
Pergi ke Perjamuan (2)
Fang Yuan tentu saja langsung berdiri merapikan seluruh penampilannya dan langsung mengganti pakaian membeli di mall system.
Fang Yuan membeli pakaian seperti Kaisar Abadi Tun Ri, bajunya sungguh sangat bagus memancarkan cemerlangnya warna emas dan ada sedikit corakan agak yang melingkari sabuk emas itu.
Akan dikhawatirkan di sekte Tangwu ini, hanya dirilah yang memiliki baju yang sangat bagus ini.
Lou Yin menunggu di luar, pada saat itu juga Fang Yuan keluar menemui Lou Yin.
Semua mata tertuju pada Fang Yuan.
Dia terlihat luar biasa dan mengenakan pakaian gaya emas seperti kaisar, dan ini adalah acara mewah, jadi pakaiannya sangat cocok dengan semua murid sungguh mengagumi.
Fang Yuan sepertinya telah memperhatikan bahwa semua murid sedang menatapnya, jadi dia tidak bisa menahan diri untuk tidak melihat ke sekeliling dan menemukan bahwa mata ratusan orang di depannya tertuju padanya. Dia sedikit terkejut dan menyentuh kepalanya, dengan ekspresi seorang biksu yang tingginya dua kaki dan bingung.
“Aku tahu, aku sekarang menjadi tampan. Tapi jangan menatap ku seperti itu! Canggung tau!” Fang Yuan menggaruk kepalanya.
Dihadapan Fang Yuan sedang berjalan, ada Lou Yin seperti putri seorang bangsawan yang mengenalkan gaun yang sangat indah. Mata itu berseri-seri setelah melihat Fang Yuan.
Sekarang, Lou Yin akan mengundang menantu laki-laki Fang Yuan yang datang ke rumahnya!
Saat ini, dia sedikit gugup.
Lou Yin sangat cantik, dia memiliki fitur wajah yang sangat indah, kulit yang cerah, dan wangi yang harum.
”Ayo kita pergi.” Fang Yuan berkata dengan lembut lambung meraih tangan sepucat salju dan sehalus batu giok.
”Hmmm!” Lou Yin mengangguk dan ada rona samar di wajahnya.
Sekarang seluruh tubuhnya hampir menempel di tubuhnya. Jantungnya berdebar kencang dan berdetak lebih cepat. Tubuh Lou Yin sebenarnya gemetar, tapi ada perasaan campur aduk yang sangat bahagia.
Akhirnya saya mendapatkan kekasih yang kuat, ganteng, tentu saja maskulin!
Ketika adegan ini dilihat seluruh murid laki-laki, akhirnya mereka semua langsung menjadi hati babi, ususnya menjadi biru karena cemburu.
Bahkan mereka semua tidak percaya karakter tak tersentuh kecantikan seperti Lou Yin akan menjadi malu dihadapan Fang Yuan.
Mengabaikan tatapan kebencian, Fang Yuan dan Lou Yin memasuki gerbong ajaib dan sesaat kemudian langsung terbang begitu cepat untuk pergi ke keluarga Lou.
Di dalam gerbong!
Fang Yuan sedang duduk di kursi empuk, menyilangkan kaki, memperlihatkan kaki putihnya yang panjang, matanya tertuju pada Lou Yin dengan kekaguman yang tak bisa disembunyikan di matanya.
Lou Yin juga menyadari bahwa Fang Yuan sedang menatap terus-menerus ke arah dirinya sehingga langsung membalikkan kepalanya, kemudian tersenyum menawan.
Pada saat itu, Fang Yuan berbisik, “Ngomong-ngomomg, di sini hanya kita berdua. Ayo kita berciuman!”
Seketika wajah Lou Yin memerah, tapi dia mengangguk.
Fang Yuan kikuk dan mencium begitu bringas dan cakar iblis itu menjarah gunung merapi yang besar dan memainkan tonjolan pink begitu semangat.
Lou Yin juga mengerangg bahagia tangan Lou Yin juga begitu antusias menyusup ke adik laki-laki Fang Yuan yang sedang tertidur, dan memainkannya. Sehingga adik laki-laki Fang Yuan terbangun dengan perkasa.
__ADS_1
Dalam perjalanannya, mereka sedang bercumbu sampai basah.
~
~
Beberapa saat kemudian!
Fang Yuan melepaskan tangannya dan ada beberapa cairan lengket yang melumuri. Dia menatap Lou Yin dan berkata: “Cukup antusias.”
”Aku harus menjadi wanita yang pengertian.” Lou Yin menjawab sambil merapihkan rambutnya dan bajunya.
Karena beberapa saat kemudian, akan sampai di keluarga Lou akan sangat tidak sopan jika kakek yang sudah berumur 100 tahun akan marah dengan penampilannya.
Gerbong mendarat dan gerbang itu, terbuka setelah kedatangan Lou Yin, beberapa penjaga melihat kecantikan menawan Lou Yin semuanya pada memberi hormat.
Hanya saja ketika Lou Yin turun dan dibelakang ada sosok pemuda sedikit tampan yang mengikuti Lou Yin. Dia mengenakan baju yang sangat bagus.
Bercahaya emas dan sepertinya cahaya itu bisa mengilhami siapa pun yang melihatnya.
Lou Yin tanpa pamrih langsung meraih pergelangan tangan Fang Yuan. Akibatnya para penjaga terkejut tapi tidak bisa lancang, mereka hanya memberikan selamat kepada Lou Yin.
Kakek Lou Yin bernama Lou Yutian melihat putrinya yang sangat cantik sedang membawa sebuah pemuda tidak tampan.
Dia menunggu dan setelah Lou Yin mendekati, dia berkata kepada Lou Yutian. ”Kakek. Aku akan memperkenalkan, dia adalah Fang Yuan. Ummm ... bisa dibilang seperti teman yang lebih dekat lagi.”
Lou Yutian mengangguk dan menatap ke arah Fang Yuan dari atas sampai bawah. “Aku menghargai niat mu untuk mendapatkan hati putri ku. Aku tidak tahu bagaimana Putri ku yang dingin akan kepincut oleh mu. Hanya saja aku meminta kepada kamu untuk tidak mengecewakan.”
Mata Lou Yutian berbinar-banar. Jubah apa ini? Kenapa jubahnya sungguh berbeda! walaupun biasa saja, tapi enak di pandang!
"Aku menghargai niat baik mu nak.” Lou Yutian mengambil jubah Akatsuki dan memerintahkan kepada Lou Yin agar Fang Yuan duduk.
Sebenarnya sekarang adalah hari ulang tahun Lou Yutian, sehingga banyak para keluarga pedang kaya maupun keluarga besar datang untuk memberikan selamat.
Setelah itu, Lou Yutian kembali menghampiri tamu sambil menerima hadiah dari ulang tahun.
"Tuan Yutian, selamat ulang tahun. Saya memberi Anda sepasang gelang giok. Harganya tidak banyak, hanya sekitar beberapa keping ems. Saya harap Anda menyukainya," kata tamu dengan antusias.
“Tuan terkasih, Anda terlalu sopan, silakan duduk dengan cepat.” Lou Yutian mempersilahkan tamu itu untuk duduk.
”Tua Yutian ini hadiah ..... ”
Lou Yutian sungguh sangat sibuk, dan Lou Yin juga sangat senang, apalagi di sampingnya ada Fang Yuan.
Pada saat ini, banyak bos pedagang atau keluarga besar maju dan menyapa Lou Yutian dengan antusias.
Hanya pada saat itu, di sebuah lorong ada rombongan orang yang memiliki Aura yang sangat mematikan dan pada Aura aroganisasi yang sangat jelas terpancar dari kelompok itu.
Dia adalah keluarga pedagang Jiang.
Di sekumpulan orang itu, tengah-tengahnya ada pemuda yang sudah berumur empat puluh tahun, dia tampan dan berwibawa.
Pandangannya sungguh sangat tegas, dan terarah.
__ADS_1
Dia adalah Jiang Yi.
Salah satu pengagum Lou Yin nomer satu. Dia datang dengan senyuman cemerlang, dan memakai baju yang sangat bagus. Dia melihat Lou Yin yang sangat cantik akhirnya menatap dengan lembut.
Hanya saja setelah Lou Yin melihat sedang bermesraan dengan kepala itu disenderkan ke pundak pemuda, hatinya menjadi marah.
Jiang Yi otomatis langsung marah, dia berjalan begitu cepat dan mendekati ke arah Lou Yin.
“Yin'er! Siapa pria yang ada disamping mu!” urat dahi Jiang Yi keluar karena marah, akibatnya seluruh tamu diam tanpa suara.
”Perkenalkan dia adalah Fang Yuan. Kekasih ku. Dan aku meminta kepada mu di masa depan Jangan memanggilku dengan sebutan Yin'er.” Lou Yin menjawab dengan lembut.
Fang Yuan kemudian mendorong kepala Lou Yin yang sedang bersender sedikit, lalu berdiri dan mencoba berjabat tangan. Hanya saja Jiang Yi wajahnya muram seperti monster menatap ganas Fang Yuan.
"Kamu sungguh berani untuk mengambil Lou Yin dari pandangan ku! Apakah kamu bosan hidup. Ahh iya kamu Fang Yuan, 'kan? Kamu yang memenangkan juara itu, 'kan?” Jiang Yi berkata dan merasakan kekuatan yang berderet-deret di tubuhnya seolah ingin meletus dan mencoba menghantam tubuh Fang Yuan.
”Ini benar. Saya Fang Yuan yang kamu kamu katakan. Perihal kenapa aku mengambil Lou Yin, karena kamu sama-sama cinta.” Kemudian dengan tak tahu malu, Fang Yuan mencium lagi bibir manis Lou Yin.
Lou Yin mengelak dan memerah, ”Fang Yuan jangan berani banyak orang!”
Jiang Yi marah, apalagi sifat imut yang ditunjukkan oleh Lou Yin begitu sangat memukau, tapi masalahnya sifat malu-malu itu bukan ditunjukkan oleh dirinya. Melainkan kepada Fang Yuan.
Tidak bisa menerima!
Jiang Yi membuat kepalan begitu sangat menakutan.
”Kamu lancang bedebah!"
Bom!
Fang Yuan menyipit dan menangkap kepalan menakutkan dari Jiang Yi. Setelah itu Fang Yuan mendorong begitu ringan sehingga Jiang Yi terhuyung-huyung enam langkah.
Jiang Yi terkejut, ternyata dirinya kalah hanya didorong begitu ringan sampai mundur selusin langkah, ini tidak bisa menerimanya! Banyak orang yang melihat otomatis malu!
”Ahhh bajingan Fang Yuan!” Jiang Yi meloncat dan meledakkan kekuatan yang sangat mengerikan. Akan tetapi, Lou Yutian datang dan menghadang langsung.
”Berani membuat onar di keluarga kami!” Begitu suara keluar, Lou Yutian langsung menampar pipi Jiang Yi hingga terlempar jauh.
Bom!
Jiang Yi bangun dengan malu, “Kakek bajingan Fang Yuan mengambil Lou Yin ku!”
“Diam! Aku bukan kakek mu!” Lou Yutian langsung menyela.
"Uhhh... ” Wajah Jiang Yi begitu sangat menakutkan, dia pandangannya diarahkan kepada Fang Yuan dan berkata ganas, ”Fang Yuan aku ingin kamu mati!”
”Hahahah mati? Seharusnya kamu yang mati terlebih dahulu, biar aku katakan sebuah kebenaran kepada mu, kamu dalam satu bulan terakhir setiap jam enam malam darah mu mendidih seperti ada kekuatan yang melonjak, tapi setelah kekuatan itu muncul, kamu akan pingsan dan muntah darah. Apakah itu benar?”
“Kamu ....” Jiang Yi kaget, ini adalah rahasia kenapa Fang Yuan tahu.
Melihat keterkejutan Jiang Yi, Fang Yuan berbicara lagi: “Ada satu lagi, dalam sebulan ini kamu merasakan bahwa peniss mu semakin hari menyusut menjadi sejempol. Dalam dua hari lagi jika penyakit mu tidak diobati, pembuluh darah yang menghubungkan peniss akan mampet dan meledak. Setelah meledak, kamu menjadi Kasim hahaha!”
Fang Yuan yang sudah mendapatkan hadiah ahli medis sedikit tahu penyakit yang sedang diderita Jiang Yi.
__ADS_1