
Bab 87 Hadiah Susano
Tubuh Fang Yuan hilang berubah menjadi residu bercahaya memasuki portal tak diketahui. Setelah tubuhnya menghilang dia dipindahkan ke dunia yang aneh.
Pohon-pohon sungguh sangat besar, lebar batang pehong sebesar gedung pencakar. ketika malam hari, terdapat dua bulan yang satu memancarkan cahaya pada umumnya, yang satunya lagi berwarna merah.
“Apakah ini adalah dunia iblis?” Fang Yuan bergumam dan merapikan tubuh sambil menggunakan topeng lagi untuk penyamaran. Entah kenapa, setelah dipindahkan ke dunia yang aneh, dia seperti tidak merasakan rasa nyaman.
Hanya saja belum cukup untuk mengagumi keindahan dunia iblis, tiba-tiba ada banyak orang dengan kepala memiliki tanduk dan tatapan mereka ditunjukkan kepada Fang Yuan begitu sangat ganas!
“Ketemu kamu!” Mereka semua mengepung Fang Yuan, sehingga Fang Yuan menjadi bingung.
“Ini ... Sebenarnya apa yang terjadi?” tanya Fang Yuan bingung.
“Jangan berdalih. Cepat dimana kamu menyembunyikannya wanita-wanita cantik yang kamu curi! Kamu Bajingan istri orang kamu embat!” satu orang bertanduk berkata sambil mengangkat golok.
Mulut Fang Yuan berkedut hebat, baru saja dipindahkan ke dunia iblis, tiba-tiba kamu difitnah bahwa kamu adalah pencuri wanita!
“Mohon maaf saudara-saudara, mungkin apa yang Anda katakan salah, Mungin saja itu salah orang.” Fang Yuan mencoba menenangkan perasaan yang membara yang sedang mengepung.
“Apakah kita semua ini buta, ayo kalian semua serang dia dan lucuti dia!”
Wush!
Pada saat itu, semuanya bergegas maju dengan gila-gilaan, berusaha sekuat tenaga untuk mengepung Fang Yuan.
“Kamu benar-benar ingin membunuh ku!” kata Fang Yuan dengan marah.
Pada saat ini, dia menggunakan Seribu Pedang Pembunuh, untuk melakukan serangan. Tiba-tiba, energi pedang yang menakutkan menyapu langit seperti hujan pedang, menutupi langit dan menyerang sekumpulan orang yang mengepung Fang Yuan.
Melihat formasi pedang seribu, akhirnya mereka langsung tercengang!
”Ini ... Jurus apa ini bangsat!” beberapa orang bertanduk langsung menghindari formasi pedang seribu.
Bom!
Sring!
__ADS_1
“Tidak ada gunanya kalian menghindar!” Fang Yuan mendekat seperti kilat dan meraung rendah setelah mereka menghindari serangan seribu formasi pedang.
Bang!
Bang!
Bang!
Sekali tinju, mereka semua seperti layang-layang putus dan terpental satu per satu dengan darah keluar dari mulut sungguh sangat banyak!
Setelah menyerang mereka, Fang Yuan menggunan Kamui dan tubuhnya terhisap oleh spiral yang berputar dari mata kirinya.
“Kemana dia? Dia menghilang!”
Seluruh orang bertanduk setelah mencoba bangun, menemukan bahwa pemuda bertopeng sudah hilang tanpa diketahui.
Beberapa jam kemudian setelah Fang Yuan berkelana, sudah tidak terasa pagi keluar dan ada dua matahari terbit dari timur ke barat. Yang satunya barat ke timur secara berbarengan!
“Sungguh dunia yang unik. Jika ini bumi, mungkin akan heboh karena kiamat.” Fang Yuan diam-diam menggelengkan kepalanya, entah kenapa dunia Bumi manusia gampang terpancing dengan berita yang belum pasti keasliannya.
Mengeluarkan mi ayam pangsit, dan berbagai sosis, Fang Yuan sarapan di atas batu besar dan didepannya ada jalan setapak yang cukup lebar. Mungkin jalan itu bisa dilalui gerobak pembawa barang!
Tanpa sadari setelah gerobak itu perlahan-lahan mendekat akhirnya berhenti di samping Fang Yuan.
“Apakah kamu ingin pergi?” tanya pemilik gerobak itu berkata dengan hormat kepada Fang Yuan.
“Ini ... Paman. Apakah yang sedang digunakan akan menuju ke tempat gunung Kunlun?” tanya Fang Yuan.
“Nah. Kamu bertanya kepada orang yang tepat. kemarilah! kebetulan gerobak ini adalah gerobak yang terakhir untuk pergi ke Gunung Kunlun.” jawab pemilik gerobak tersebut, walaupun di sini adalah dunia tempatnya prajurit berdominasi, tetapi masih banyak makhluk-makhluk yang menggunakan jasa goblok walaupun sebenarnya dia bisa terbang.
Fang Yuan langsung tersenyum menganggukan kepalanya dan melangkah maju untuk naik ke gobak yang besar itu. Begitu memasuki ke dalam gerobak tiba-tiba Fang Yuan menyesal untuk memasuki ke dalam gerobak itu.
Pasalnya di dalam gerobak, terdapat setidaknya tiga wanita dan di tengah-tengah wanita itu ada satu wanita berambut putih dan memakai baju putih. penampilannya seperti gunung es dan tidak melirik ke arah mana pun seolah kecuali dirinya mereka adalah makhluk yang tidak layak untuk dilihat.
Fang Yuan pun juga tidak peduli, Jika dia berbuat dingin kepada dirinya tidak masalah apa-apa yang terpenting duduk. Walaupun dirinya hanyalah satu-satunya laki-laki sehingga perasaannya membuat canggung.
Tiga wanita itu, lihat kedatangan Fang Yuan ketidak berkata apapun dia melihat pemuda bertopeng dan dari dalam lubang dua mata itu sepertinya sangat gelap dan tidak mengetahui bagaimana bentuk mata pemuda bertopeng.
__ADS_1
Rambutnya panjang berwarna hitam dan sedikit biru ketipisan, dan jubah hitam yang menutupi seluruh tubuh Fang Yuan membuat suasana seperti misterius dan membuat ingin tahu. Hanya saja setelah kemunculan Fang Yuan ke dalam, sepertinya pandangan Fang Yuan tidak menatap ke arah ketiga wanita, melainkan membelakangi sambil melihat pemandangan diluar.
Walaupun ketiga wanita itu sejatinya memiliki temperamental dingin dan tidak suka ditatap oleh lawan jenis dengan Tatapan yang mesum, Tetapi setelah melihat penampilan Pemuda bertopeng itu yang selalu mengabaikan ketiganya tiba-tiba langsung mengerutkan keningnya.
Apakah dirinya tidak cantik? mungkin itu kata-kata yang ada di benak ketiga wanita yang sedang menaiki gerobak.
Fang Yuan tidak tahu pikiran apa yang dialami oleh ketiga wanita tersebut karena dia sedang kaget setelah 1 bulan berlalu tiba-tiba ada membuka lotre gratis. Dalam turun 1 tahun kemarin dirinya mendapatkan lotre gratis tetapi hadiahnya tidak ada apa-apa melainkan hanya barang yang sangat sampah.
Sekarang setelah mendapatkan gacha gratis, semoga saja mendapatkan harta yang bagus tentu saja dengan harta yang bagus bisa mengimbangi kekuatan untuk mengambil Pedang Iblis di gunung Kunlun.
[ Ding! Lotre diputar (´(ェ)`)! ]
[ Din! Selamat kamu mendapatkan hadiah kanebo! ]
[ Ding! Kamu mendapatkan kandang burung! ]
[ Ding! Kamu mendapatkan baling-baling bambu Doraemon! ]
[ Ding! Kamu menguasai seluruh cheat game Playstation 2 ! ]
Seluruh tubuh Fang Yuan menggigil marah, dari beberapa bulan yang lalu memutar lotre tidak mendapatkan barang yang bagus, ingin sekali Fang Yuan menampar sistem, tapi Hadiah terakhir membuat Fang Yuan ingin berteriak kegirangan!
[ Ding! Kamu mendapatkan Susano versi sempurna! ]
Tepat ketika sedang kegirangan, ada ledakan di luar sehingga gerobak itu ngedrif seperti balap mobil!
“Serahkan semua harta mu jika kalian ingin selamat!”
Bom!
Sosoknya seperti iblis banteng dan diatas kepala banteng Raksasa ada manusia bertanduk dengan seluruh kulitnya merah.
“Gawat! Kita di cegat oleh bandit iblis besar! Ahhh!” Paman itu berteriak dan dia sungguh sangat ketakutan karena dirinya adalah iblis umum yang bahkan hanya dengusan saja langsung pingsan.
Fang Yuan juga menatap ke arah iblis besar itu, dan ketiga wanita yang keluar juga berkata dengan memerintah.
“Cepat kamu serang iblis itu, apakah kamu menunggu para wanita mengambil tindakan!” seru Ye Louyi dengan cemberut.
__ADS_1
Fang Yuan tidak melirik ketiga wanita itu, langsung berjalan untuk menyerang iblis besar.