Sistem Penjahat Terkuat

Sistem Penjahat Terkuat
Sanguan Suli


__ADS_3

Bab 32 Sanguan Suli


Fang Yuan melompat dan menyelinap lewat belakang. Dia tidak tahu motif wanita itu, tapi memasuki pintu tanpa permisi sopan atau tidak? Tentunya tidak dong!


Karena inilah Fang Yuan melihat wanita yang ditutupi seluruh tubuhnya langsung mengintip dari belakang.


Dalam penglihatannya mata itu sungguh indah dan memiliki karismatik, walaupun wanita itu seluruh tubuh menggunan jubah panjang, lekukan tubuh tidak akan menyembunyikan keindahannya.


Fang Yuan mengeluarkan belati ketika bersembunyi dibalik pintu, seketika tangan Fang Yuan menyerang menggunan belati tersebut.


Sring!


Wanita penutup cadar melihat serangan dibalik pintu hendak menyerang bagian wajahnya, akhirnya tatapan menjadi bermartabat penuh kesalehan.


Sring!


Kepalanya memiringkan ke bawah, seketika belati itu melewati dan akhirnya selamat dari tikaman mendadak dari belati Fang Yuan. Setelah menghindari, kaki kiri menggeser kebelakang sedikit, kemudian kaki kanannya menendang ke arah atas seketika belati yang sedang digenggam oleh Fang Yuan, terhempas ke atas.


Wanita bercadar langsung melompat, dan meraih belati itu dan mencoba menghunuskan ke arah wajah Fang Yuan.


Sring!


Tatapan Fang Yuan dingin mata Sharinggan diaktifkan sehingga kecepatan belati itu menjadi sangat lambat dan kepalanya memiringkan ke kanan, terus tangan kanannya meraih pergelangan wanita itu.


Setelah menangkap pergelangan yang sangat mulus seperti giok polesan, tangan kiri Fang Yuan membuat tinju dan di arahkan bagian perut.


Bang!


Wanita itu terhempas menabarak dinding hingga jebol dan masih menabarak dinding lagi dan jebol juga, dia berguling-guling di tanah beberapa kali sambil menatap ke arah Fang Yuan sangat ganas.


“Saya tidak tahu siapa Anda, jika Anda mengetuk pintu, maka saya akan sopan dan memanjakan Anda layaknya Ratu. Tapi karena anda begitu tak sopan, maka saya akan mendidik Anda.” Fang Yuan keluar dari gubuk sambil menatap wanita tersebut dengan ganas.


"Bangsat kau!" Wanita itu memarahi Fang Yuan, bahkan dari cadar itu, terdapat cairan darah akibat pukulan yang sangat keras diarahkan di bagian perut.


Fang Yuan menyipit mengepalkan tangannya dan mencoba menyerang menggunan tinju.


Hap!


Tinju Fang Yuan seperti tinju pengadilan surgawi, kekuatan membuat wanita itu menyerah dan ada kilatan cahaya samar yang membungkus tinju Fang Yuan.

__ADS_1


Tidak baik!


Wanita itu melompat ke belakang dengan sangat panik dia tidak tahu jenis keterampilan tinju apa yang digunakan oleh pemuda yang sedikit tampan.


Bahkan setelah tinju itu tidak mengenai dirinya melainkan mengenai ruangan kosong, ada sedikit teriak kekuatan yang sangat menakutkan. Jika saya tinju tersebut mengenai dirinya sudah dipastikan akan KO.


Wanita itu seketika menggunakan keterampilan belati tersembunyi, berlari menghampiri Fang Yuan seketika mencoba memukul bagian Fang.


Hiya!


Fang Yuan langsung meraih tangan itu tetapi seketika dari tangan yang sangat mulus keluarlah belati langung mencoba menusuk pergelangan tangan Fang Yuan.


Sring!


Tangan Fang Yuan terkena belati tajam, tetapi karena memiliki Armor naga emas yang sudah memiliki peringkat enam, senjata itu hanya bisa meluas sedikit dan tidak terlalu serius.


Fang Yuan menarik tangan itu dan mundur tiga langkah.


Fang Yuan menghabiskan sisa poin untuk membeli beberapa item pedang bisa sekitar lima buah pedang, Setelah membeli pedang dia menggunakan teknik bertarung cara Killer Bee dari serial Naruto.


Wushh!


Sring!


Ahhh!


Dia menghindar tetapi ada pedang dari atas langsung mengenai punggung wanita tersebut hingga berdarah.


Ahhhh!


Baharna Api!


Wanita tersebut tubuhnya meledakkan api yang sangat panas sehingga Fang Yuan ikut terpental ke belakang sekitar 4 meter dan dia melihat bahwa wanita tersebut berubah menjadi api dan menyebar lalu melarikan diri.


Fang Yuan menatap kejauhan dia tidak tahu siapa sih yang mencoba menyusup ke dalam gubuknya. Ketika wanita itu melarikan diri, Fang Yuan melihat Yu Ruyan dan Fei Yue yang masih sedikit cedera menghampiri dirinya.


Dia berkata: “Ada apa?”


“Ada penyusup wanita cantik menggunakan penutup yang mencoba memasuki gubuk ku.” Kemudian Fang Yuan memperlihatkan gubuk yang sudah jebol bekas pertempuran tadi.

__ADS_1


“Oh, kenapa kamu tidak memanggil guru?" tanya Yu Ruyan.


Seketika wajah Fang Yuan aneh, “Murid tidak sempat memanggil guru, jika murid ini memanggil guru terlebih dahulu, maka dia sudah mencuri barang berharga ku.”


Seketika Yu Ruyan canggung dia mengangguk dan berkata sambil mengalihkan topik, “Humm baik. Maka aku akan memerintahkan murid lain untuk memperbaiki gubuk mu."


Yu Ruyan menghilang dan hanya menyisakan Fei Yue yang tatapannya tidak pernah luput dari Fang Yuan.


“Adik pertama. Walaupun kakak perempuan ini kalah dengan mu, aku akan berlatih giat dan bdja mengalahkan mu.” Wajah Fei Yue sungguh sangat saleh.


Seketika Fang Yuan melirik Fei Yue dan tersenyum, “Adik ini yang jarang berlatih juga bisa mengalahkan kakak perempuan, andaikan adik ini belajar lebih giat, maka kakak perempuan tidak akan bisa mengalahkan adik ini.”


Sangat sombong!


Fei Yue serius dan harus memukul kepala Fang Yuan agar patuh. Sekarang dirinya adalah kakak pertama berani tidak sopan harus dihukum.


Apalagi sifat cueknya sungguh sangat menyebalkan sehingga Fei Yue tidak ingin lama-lama untuk memukul kepalanya.


~


~


#Tempat Lain!


Wanita itu yang sudah melarikan diri cukup jauh menggunakan perubahan api, akhirnya menyatu menjadi manusia dan melepaskan seluruh penutup wajah sehingga wajah yang sangat cantik, seketika terlihat.


Punggungnya berdarah dia tertatih-tatih memasuki kedamaian gua yang sangat bagus. Dalam gua ada satu pemuda yang tanpa busana sambil bersemedi.


Pemuda itu yang tidak lain adalah Ye Chen. Dia sehabis melakukan kultivasi ganda dengan wanita bercadar dengan nama Sanguan Suli.


Ketika Ye Chen merasakan kehadiran Sanguan Suli, akhirnya membuka matanya dengan tatapan lembut. Tapi setelah melihat bahwa wanita itu sedang terluka parah, akhirnya kaget dan marah.


Tanpa pikir panjang mengabaikannya Adik laki-laki yang besar terlihat oleh mata Sanguan Suli, dia meraih punggungnya dan ada luka pedang yang sangat dalam, bahkan terlihat tulang-tulangnya.


“Li'er. Siapa yang berani melukai mu! Biar aku turun tangan untuk membunuhnya!” Mata Ye Chen sungguh sangat kejam penuh kebencian. Sanguan Suli duduk dan menceritakan dari pertama sampai terakhir ketika bertarung dengan murid pribadi di sekte Ye Chen berada.


Tapi, wajah Ye Chen seketika sulit dan tidak bisa dimengerti. Pasalnya murid pribadi hanyalah wanita saja yaitu kesombongan Fei Yue. Namun menurut apa yang dikatakan Sanguan Suli ada murid pribadi yang sudah menempati gubuk tersebut.


“Aku tidak tahu murid pribadi yang dimaksud kamu, tapi aku ingin memastikan dan memberi pelajaran kepada orang yang sudah menyakiti wanita ku.” Ye Chen wajahnya mendung seperti hujan akan turun.

__ADS_1


__ADS_2