Sistem Penjahat Terkuat

Sistem Penjahat Terkuat
Kamu Kalah


__ADS_3

Bab 50 Kamu Kalah


Ning Rong mendengus dan sedikit tersenyum dia membidik Fang Yuan sambil mengeluarkan suara, “Jangan bangga dulu kamu! Aku sekarang mulai serius!” seru Ning Rong.


Fang Yuan juga membuat pose kuda jaranan dan sambil tersenyum. “Baiklah gunakan seluruh kemampuan mu,” ucap Fang Yuan tersenyum.


Ning Rong berlari seperti cetah dan menemukan ada sebuah batu sebesar bola kasti langsung menendangnya.


Bang!


Fang Yuan mengayunkan tangan kanannya dan memukul batu itu sehingga memunculkan ledakan yang sangat kuat. Apalagi serpihan itu langsung berpencar segala arah sehingga Fei Yue yang menyaksikan pertempuran itu, menutupi wajah dengan serius.


Ning Rong memiliki beberapa kemampuan ketrampilan lebih dari satu, jika Fang Yuan diganti dengan orang lain, tentu saja Fei Yue sudah akan menebak bahwa orang itu akan kelelahan dan kehabisan energi sehingga kalah lebih awal.


Tetapi sekarang Ning Rong sedang melawan Fang Yuan, yang jelas-jelas Fang Yuan adalah seorang monster yang sangat nyata. Persetan dengan rumor bahwa Fang Yuan adalah sampah yang terkenal. Tapi setelah dirinya mengetahui kehebatan Fang Yuan, dia tidak berani mengatakan bahwa Fang Yuan adalah sampah.


Melihat pertempuran itu, Fei Yue sudah menebak bahwa Fang Yuan jelas-jelas sedang membidik Ning Rong.


"Adik laki-laki! Cepat kalahkan dia!" Fei Yue berteriak sambil memberikan semangat.


Fang Yuan hanya tersenyum dia terus memukuli batu besar yang sedang menerpa ke arah dirinya. Sekitar sepuluh lemparan batu itu tidak berhasil melukai Fang Yuan, Ning Rong membuat serangan kedua. Dengan beralih mode serius, Ning Rong kedua jemari kiri ke kan langsung membuat bentuk telunjuk seperti pisau.


Dia melompat sambil mendekati Fang Yuan dan dua jari seperti pisau sungguh sangat tajam dan akan sangat dikhawatirkan jika mengenai manusia biasa maka orang itu akan luka parah.


Namun, Fang Yuan mengulur tangannya dan tangan itu seperti ular yang meliuk-liuk sangat indah. Menggunakan pergelangan tangan yang tumpul, Fang Yuan memukul tangan Ning Rong ke samping kiri. Setelah itu, tangan yang satunya meraih pundak dan menarik ke depan.


Baru saat itulah, Fang Yuan menendang perut Ning Rong menggunakan siku kaki dengan kekuatan sedikit ditingkatkan setara armor naga emas peringkat empat.


Bang!

__ADS_1


Seketika Ning Rong terhuyung-huyung kebelakang sambil merasakan rasa sesak di dadanya. Tangan itu memegangi perutnya dan Ning Rong menatap wajah Fang Yuan tidak percaya.


"Ayo! Jika kamu memiliki ketrampilan lagi, kamu bisa memamerkan kepada ku,” angguk Fang Yuan tersenyum. Bagi Fang Yuan, itu adalah senyuman biasa, tapi bagi Ning Rong itu adalah senyuman yang mengejek.


“Jangan meremehkan ku!” Ning Rong menegakkan tubuhnya dan menyerangnya Fang Yuan kembali dengan semangat juang yang tinggi.


Seperti atraksi parkour, kaki menendang-nendang Fang Yuan, begitu sangat energik. Tetapi Fang Yuan yang dibekali mata mangekyou sharingan bisa mengendalikan kecepatan musuh sehingga diperlambat. Itu adalah keuntungan Fang Yuan yang memiliki mata mangekyou sharingan. Jika dia belum memilliki, mungkin saja Fang Yuan sudah babak belur dipukuli oleh Ning Rong selusin kali.


Fang Yuan sambil menghindari tendangan Ning Rong, dia juga mengeluarkan pedang Alucard dan mencoba mengayunkan ke Ning Rong.


Wsuh!!


Apa yang tidak diduga oleh Fang Yuan adalah, dia melewati pedang Alucard sambil menginjak dengan ringan.


Ning Rong yang sudah menginjak pedang Alucard sebentar, langsung memutarkan tubuhnya dan kaki kirinya dia berniat menendang kepala Fang Yuan dengan sangat keras.


Bang!


Tanpa pikir panjang, Fang Yuan menggunakan kekuatan tinjunya Tyrannosaurus Rex di bagian sisi perut Ning Rong.


Bang!


Aduh!


Ning Rong menukik ke samping kanan dengan muntah darah, sepertinya Dia merasa bahwa serangan Fang Yuan sekarang, lebih kuat daripada serangan tadi.


Bahkan akibat pukulan yang mengenai pinggang itu, dia terjatuh dan berguling-guling beberapa kali akhirnya dia berhenti setelah menabrak pohon dengan batang yang besar.


Fang Yuan langsung menggunakan kekuatan maksimal dari Armor Naga Emas dia meloncat sangat cepat langsung meninju wajah Ning Rong. Ning Rong yang melihat tinju sangat menakutkan dari kepalan tangan Fang Yuan, seketika memiringkan kepalanya ke kiri sehingga tinju itu mengenai batang pohon.

__ADS_1


Bang!


Pohon yang sangat besar langsung tumbang hanya terkena satu pukulan tangan Fang Yuan.


Ning Rong sungguh ketakutan dia menghindar ke samping tetapi selanjutnya terkena tamparan sangat keras langsung mendarat di pipinya.


Plak!


Satu tamparan dengan suara yang sangat renyah, alhasil membuat Ning Rong pingsan tidak sadarkan diri.


Setelah Ning Rong pingsan, Fei Yue mendekati ke arah Fang Yuan dan tatapannya juga melihat Ning Rong yang sedang tergeletak dengan pipinya yang sebelah ada bekas tamparan dari Fang Yuan.


“Apakah kamu tidak berperasaan? kamu menampar begitu sangat keras lihatlah pipinya ada bekas tampak yang sangat merah." Fei Yue terkekeh.


“Dalam pertempuran tidak ada belas kasih selama memiliki kekuatan yang cukup, maka kamu menang. Tetapi jika sebaliknya bertempur dengan kekuatan yang sangat tidak signifikan, sudah dipastikan akan tumbang lebih awal." Fang Yuan menjelaskan apa yang dia tahu apa aku baru pertempuran itu.


Hmmm!


Fei Yue menganggukkan kepalanya dan tidak berkata-kata apa-apa lagi. Tapi setelah memikirkan kemungkinan akhirnya wajahnya menjadi sangat aneh, ”Adik. Jika kamu mengambil semua poin kontribusi dari Ning Rong, apakah kamu juga tega?"


”Tentu aku juga tega ngapain takut dengan identitas dia. Ini adalah pertempuran dan ini adalah pertempuran yang sudah disepakati dua belah pihak. Tidak ada yang melanggar aturan." Fang Yuan menganggukkan kepalanya dia langsung di samping Ning Rong sambil menunggu dia bangun dari pingsannya.


Enam menit kemudian, akhirnya Ning Rong terbangun dan tiba-tiba dia bergumayn kepada diri sendiri, ”Uhhh pipiku sangat sakit dan sangat perih,"


“Nona. Setelah kamu sudah bangun dari pingsannya, aku akan menagih janji yang telah dibuat sebelum pertemuan. Karena kamu kalah maka sesuai peraturan sebelum pertempuran itu kamu harus memberikan seluruh poin kontribusi kepadaku." Fang Yuan tersenyum dengan lembut, tetapi bagi Ning Rong, senyuman itu adalah senyuman bencana.


Untuk mengumpulkan segitu banyaknya poin, tiba-tiba hilang menjadi asap setelah kamu kalah berjudi melawan Fang Yuan.


“Kamu!" Ning Rong menggertakan giginya, tapi langsung dipotong pembicaraan oleh Fang Yuan. ”Kamu sebaiknya jangan melanggar peraturan yang kamu buat tadi. Jika kamu kalah, maka kamu kalah. Kamu tidak bisa berkutik untuk berdalih.”

__ADS_1


Alhasil Ning Rong dengan perasaan yang tidak ikhlas dan hati yang penuh darah, langsung memberikan seluruh poin kontribusi kepada Fang Yuan.


”Bajingan!" Ning Rong hampir ingin menangis setelah mengeluarkan seluruh poin itu kepada Fang Yuan.


__ADS_2