
Bab 45
Xue Tong seketika cemberut dan wajahnya menghina kepada Fang Yuan. Bagaimana kamu begitu percaya diri? Kamu adalah murid pribadi yang mengandalkan betis guru Yu Ruyan. Kamu hanyalah sampah sebaik-baiknya sampah, akan menghasilkan barang sampah juga.
“Kamu sungguh sangat percaya diri untuk membunuh ku sampah!” Xue Tong mengeluarkan seni langkah bayangan.
Kecepatannya langkah itu sungguh cepat hanya salam sekejap, sudah tiba di wajah Fang Yuan mencoba menikam menghunuskan pedang milik sendiri.
”Melebih-lebihkan sendiri, sehingga membuka mata pun tidak ada gunanya," kata Fang Yuan sambil tersenyum jahat lalu, tangannya menangkap pedang itu menggunakan cakar tukang surgawi nya.
Hap!
Begitu pedang yang sangat tajam ditangkap menggunakan tangan kosong saja, Xue Tong matanya hampir keluar melotot tajam setelah pedangnya ditangkap oleh tangan kosong. Hati Xue Tong penuh badai yang senantiasa akan mengamuk-ngamuk dia mundur sambil melepaskan pedang itu dan menatap wajah Fang Yuan.
”Sepertinya kamu memang memiliki kualifikasi untuk menjadi murid pribadi!" Xue Tong mendengus dingin sehingga dua lubang hidungnya mengeluarkan asap seperti kereta.
“Jangan terlalu banyak omong kosong, orang yang terlalu banyak omong akan meninggal lebih cepat.” Fang Yuan berlari menghampiri Xue Tong sambil mencibir.
Cakar Tulang Surgawi digunakan lagi, seketika jari jemari Fang Yuan menjadi sangat menakutkan langsung meraih tangan Xue Tong.
Crack!
Ahhh!
Tangan Xue Tong berubah menjadi bubur setelah diremass. Dia melihat Fang Yuan menjadi horor.
Tidak menunggu waktu yang lama, Cincin Green Lantern bercahaya hijau langsung membentuk pedang seketika menusuk dahi Xue Tong hingga tembus ke belakang.
Alhasil Xue Tong meninggal.
[ Ding! Kamu membunuh Xue Tong mendapatkan poin 1000! ]
__ADS_1
Fang Yuan tersenyum dan meloncat menggunakan baling-baling bambu Doraemon untuk mencari tempat yang lebih berbahaya.
Sekarang hanya menyisakan murid 49 yang tersisa dan pastinya murid dalam banyak yang gugur. Hanya sebentar lagi penilaian gelang akan dilakukan sehingga mereka semua akan dikembalikan untuk mengumpulkan poin masing-masing.
Ketika Fang Yuan sedang terbang yang lebih dalam, dia melihat ada wanita yang sedang tergeletak banyak darah berceceran di tubuhnya.
Fang Yuan menyipitkan matanya seketika mengintip apa yang sebenarnya terjadi.
”Aku tak menyangka bahwa kamu akan mencoba menikam ku dari belakang, jika kamu ingin meminta poin, seharusnya jangan seperti ini.” Bi Jian'er murid pribadi dari Sekte Naga Ilahi, memegangi perutnya yang sudah bolong mengerikan dan banyak darah yang keluar. Akan sangat dikhawatirkan kurang satu jam, dia meninggal.
”Humpp! Untuk memenangkan permainan ini, menggunakan cara tercela itu diperbolehkan. Tidak terkecuali sesama Sekte.” Murid pribadi Sekte Naga Ilahi bernama Qiao Kun, mendengus dingin sambil mengamati tubuh montok dari Bi Jian'er.
Bi Jian'er paham situasi, langsung menggertakan giginya. ”Kamu bajingan! Bahkan jika aku mati, aku tidak rela tubuh ku akan dinikmati oleh bajingan mesum seperti mu!”
”Hahaha dihutan seperti ini, tidak ada yang mencurigai bagaimana aku melakukan tindakan. Bahkan kematian mu hanya akan menyebabkan pihak sekte menutup mata.” Qiao Kun tersenyum mesum. Pertama-tama harus membunuh Bi Jian'er, setelah itu merebut gelang poin dan barulah mencicipi tubuh yang indah dari Bi Jian'er.
”Hahhaha!” Qiao Kun mengeluarkan pedang hendak ingin menusuk leher Bi Jian'er, tapi seketika dia terpana karena tiba-tiba dia terjatuh dan melihat bahwa tubuhnya masih berdiri.
Bi Jian'er terkejut setelah Qiao Kun mati dalam leher terputus. Tapi dia juga tidak tahu siapa yang membunuh Qiao Kun begitu sangat cepat.
Baru saat itulah ketika tubuh Xue Tong yang tanpa kepala terjatuh, ada sosok pemuda yang tidak terlalu tampan jatuh dari atas dan menatap ke arah dirinya dengan tenang.
Melihat keadaan tubuh sendiri yang sangat mengenaskan, Bi Jian'er berkata pasrah. ”Apakah kamu juga ingin merampok poin kontribusi ku dan melecehkan ku?”
”Jangan melebih-lebihkan pikiran liar mu. Aku tidak tertarik dengan poin mu dan tubuh mu.” Fang Yuan menjawab dengan tenang. Dia berkata lagi di dalam hatinya, ‘Berikan potion penyembuhan kualitas terbaik. Aku sangat malas membuka Mall sistem!’
[ Ding! Laksanakan (o´・_・)っ! ]
[ Ding! 1900 poin, sudah di potong untuk membeli obat penyembuh tingkat C! ]
Dering sistem membuat Fang Yuan linglung. ‘Tunggu sistem! Bukankah potion penyembuhan tingkat C berharga 100 poin? Kenapa kamu memotong poin begitu banyak?’
__ADS_1
[ Ding! 1800 poin biaya Tuan rumah setelah memerintahkan sistem ini! Jika Tuan rumah tidak ingin terkena biaya pajak sistem, maka dianjurkan Tuan rumah agar tidak malas (っ.❛ ᴗ ❛.)っ! ]
‘Bajingan kamu sistem! Kamu hanyalah sistem berperut hitam!’ Fang Yuan berkedut mulutnya, sudah membunuh ribuan koloni semut, akhirnya poinnya hangus sia-sia hanya karena memerintah sistem untuk mencari poin yang terbaik.
Lupakan! Poin bisa dicari lagi, tapi kehidupan tidak bisa. Karena itulah, Fang Yuan langsung berjongkok dan mengeluarkan obat berwarna hijau.
Tanpa pikir panjang memasukan Pill itu kemulut Bi Jian'er dengan paksa.
”Mmmmmm!” Mata Bi Jian'er melotot tajam ke arah Fang Yuan, tapi ketika Pill tersebut memasuki ke dalam mulutnya seketika meleleh dan menyebar keseluruhan tubuh sehingga Bi Jian'er menjadi terkejut.
“Pill ini?’’ Bi Jian'er menatap kagum ke arah Fang Yuan.
Tapi, setelah menemukan bahwa tubuhnya sudah sembuh dan luka perut sudah kembali semula, dia melihat bahwa Fang Yuan melompat pergi meninggalkan dirinya.
[ Ding! Tugas sistem dipicu. Harap Tuan memilih setidaknya dua opsi! ]
[ Ada jurang setinggi dua kilo meter dan jurang paling kanan terdapat gua dengan lebar lima belas meter. Gua tersebut ada monster singa bersayap yang memiliki umur diatas seratus tahun. Harap Tuan memilih dua opsi ! ]
[ Opsi satu: Sebaiknya kamu jangan kegabah, monster dengan umur dua ratus setidaknya memiliki kekuatan yang hebat. Sebagai mengharagai kehidupan, lebih baik Tuan tidak mengambil tugas ini.]
[ Hadiah opsi satu: Sepatu sepak bola milik Ronaldo! ]
[ Opsi dua: Ambil Monster itu, dan bunuh sebagai pemilik sistem, bagaimana Tuan begitu pengecut! ]
[ Hadiah opsi dua: 4000 Poin, dan Seni Pedang Tertinggi Xiejian! ]
[ Hukuman misi: Jika Tuan rumah memiliih opsi dua dan gagal, maka tuan rumah akan memiliki payudaraa sebesar guru Yu Ruyan! ]
Uhhhh!
Fang Yuan sungguh ragu-ragu ingin mengambil tugas atau tidak. Tapi setelah itu, dia mendengar ledakan pertempuran yang berasal dari jurang tersebut. Otomatis Fang Yuan mendekatinya dan melihat ada setidaknya ada lima murid yang sedang menyerang monster singa itu.
__ADS_1