
Bab 78 Pergi ke Perjamuan (1)
Lou Yin begitu sangat ikhlas membiarkan bibirnya dijarah oleh Fang Yuan, dia memejamkan matanya dan menikmati apa itu ciuman. Baru pertama kali berciuman, tapi Lou Yin sungguh sangat cepat untuk beradaptasi.
Air liur itu keluar dan menetes ke bajunya masing-masing, Fang Yuan yang sedang mencium langsung melepaskan karena tiba-tiba hidungnya gatal. Lou Yin yang sedang menikmati ciuman yang manis, tiba-tiba berkata tanpa sadar kepada Fang Yuan, “Uhh ... Tuan Fang kenapa kamu melepaskannya ....” Dia sedikit tersesat, kemudian wajah Lou Yin menjadi pucat dan memerah.
Fang Yuan tersenyum lucu, “Apa yang nonya katakan, apakah kamu ingin berciuman lagi.”
“Tidak ... Tidak banyak orang itu tidak baik.” wajahnya memerah dan Lou Yin menggelengkan kepalanya terus-menerus.
“Baik itu bisa dibicarakan, oh iya kapan kamu mengundang aku?” tanya Fang Yuan.
“Saya menjemput tuan Fang ketika matahari akan terbenam.” Setelah itu, Lou Yin buru-buru pergi meninggalkan fang Yuan terbang langsung dengan wajah yang memerah.
Semua murid laki-laki mengutuk keras Fang Yuan, sihir apa yang digunakan sehingga kecantikan negara seperti Lou Yin bertekuk lutut. Bahkan Lou Yin hampir ketagihan untuk berciuman.
Dari kejauhan Beitang Yu mengepalkan tangannya, dia mengertakan gigi sambil menginjak dan pergi untuk mengintip Fang Yuan sambil memarahi Fang Yuan diam-diam.
Yu Ruyan setelah melihat Fang Yuan begitu bajingan sungguh tidak suka, dia kebencian terhadap pria menjadi meningkat. Tetapi ada pengecualian, setelah melihat Fang Yuan begitu ganas, entah kenapa hatinya tidak nyaman dan dia juga ingin rasanya berciuman dengan seorang Pria.
Dia tidak tahu pria yang akan dicium, tapi setelah melihat Fang Yuan tiba-tiba hatinya penuh tekad dan senyuman itu menjadi terlihat. “Murid Fang Yuan, ada sesuatu hal yang sangat penting untuk dibicarakan. Ayo ikutlah kepada ku.”
Fang Yuan bingung, tapi mengangguk dan berjalan mengikuti Yu Ruyan, kemudian ketiga wanita itu juga pergi dan sudah disediakan gubuk masing-masing.
Sekte Tangwu sungguh bahagia sekali, akibat Fang Yuan, jenius Ning Rong maupun dua lainya akhirnya bergabung ke Sektenya. Ini semata-mata karena Fang Yuan. Kehilangan satu murid jenius akan berdampak pada kekuatannya, begitu pula sebaliknya.
Kini Fang Yuan yang sudah mengikuti Yu Ruyan, tiba-tiba Yu Ruyan membawakan Fang Yuan ke sebuah tebing, dan Fang Yuan mengetahui ini adalah markas dimana guru Yu Ruyan melepaskan birahinya!
Setelah memasuki kedalam tempat persembunyian Yu Ruyan, Fang Yuan dipersilahkan untuk duduk dan saat ini juga, Yu Ruyan memberikan sebuah minuman sambil menyalakan dupa wewangian untuk pengharum.
Fang Yuan sudah mendapatkan gelar keahlian medis, tanpa sepengetahuan langsung mengenali dupa itu.
__ADS_1
Itu adalah dupa pelepasan diri!
Orang yang terkena efek wewangian akan lemas tidak bisa bergerak, namun seluruh pikiran masih sadar.
Tidak ada penawarannya, kecuali kamu memiliki peringkat prajurit ditahan dua puluh, kamu bisa menahan efek wewangian ini.
Fang Yuan setelah menghirup wewangian itu, tubuhnya menjadi lemah dan ambruk dan terjatuh di lantai batu yang sangat bersih.
Yu Ruyan yang melihat tersenyum, tanpa lama-lama mencopot seluruh bajunya sehingga lekuk tubuh yang indah, terlihat oleh mata telanjang Fang Yuan.
“Guru ini adalah seorang pecinta wanita, tapi setelah melihat bagaimana kamu melakukan dihadapan semua murid, guru sungguh sangat tertarik. Karena guru hanya mengenal kamu Fang Yuan, maaf jika guru lancang.” dia berjalan mendekati Fang Yuan, lalu mencopot seluruh baju Fang Yuan.
Fang Yuan di situ menahan kegembiraan, “Guru. Apakah kamu ingin melecehkan ku?”
Tetapi Yu Ruyan tidak bergeming dia langsung memasukan itunya Fang Yuan ke itunya Yu Ruyan.
Ahhhh!
[ Ding! Sistem menyarankan Tuan agar diam saja seperti Raja, dan membiarkan sang Permaisuri melayani Raja ( ╹▽╹ ) ! ]
‘Memang ini sistem bajingan mesum (人 •͈ᴗ•͈) ! ]
Beberapa saat kemudian, Yu Ruyan sudah terengah-engah, dia baru pertama kali melakukan itu dengan lawan jenis, ternyata melakukan hal tabu sungguh mengasyikkan!
Dia mencopot itunya dan Yu Ruyan berdiri langsung mengambil baju untuk dikenakan.
"Ingat murid, ini adalah rahasia kamu dan aku. Tidak seorang pun yang mengetahui.” Yu Ruyan berkata dengan tenang sambil merapihkan rambutnya.
Tetapi Fang Yuan lagi cemberut, seharusnya dirinya lah yang mendominasi, tapi tadi Fang Yuan sungguh tidak berdaya seperti ayam lemah.
Tanpa pikir panjang, Fang Yuan tidak berkata apapun langung mengganti baju dan setelah itu, langsung keluar tanpa menoleh ke arah Yu Ruyan. Suasananya sungguh sangat suram.
__ADS_1
Yu Ruyan setelah ditinggalkan oleh Fang Yuan tiba-tiba menjadi sangat rumit, dia bahkan bertanya-tanya kepada diri sendiri, apakah yang dilakukannya memang salah? Tetapi bukankah semua pria menyukai hal itu?
Memikirkannya Yu Ruyan menjadi sedih, ”Murid bodoh!”
Fang Yuan sudah pergi dari tebing tempat persembunyiannya Yu Ruyan, dia langsung memasuki ke gubuk Beitang Yu.
Beitang Yu sedang duduk sambil meminum teh, dikejutkan oleh Fang Yuan, tapi Fang Yuan sepertinya dalam keadaan yang tidak bahagia.
“Tumben sekali kamu memiliki wajah seperti itu, biasanya kamu selalu nakal dan nakal. Apakah kamu sungguh puas mencium nyonya Lou di hadapan semua murid? Cih ... Bajingan!” Beitang Yu mendesahh tidak bahagia.
Fang Yuan menatap ke arah Beitang Yu dan berkata: ”Guru apakah kamu cemburu?”
Pfff!
Beitang Yu seketika menyemprotkan teh yang sedang diminum, “Bahh ... Aku cemburu, ini tidak mungkin, bagaimana mungkin aku cemburu dengan bajingan seperti mu!”
Fang Yuan menggelengkan kepalanya, berdiri langsung dan mendekati Beitang Yu dan tubuhnya diangkat langsung sehingga Beitang Yu gugup dan Fang Yuan menaruh Beitang Yu di kasur, lalu mereka berdua saling berpelukan satu sama lain.
“Biarkan aku memelukmu agar kamu tenang!” Fang Yuan berkata sambil mengusap punggung Beitang Yu.
"Ini tidak mempan, lepaskan!” Beitang Yu cemberut, dia merasakan rasa aman setelah dipeluk oleh Fang Yuan.
Setelah satu jam mengomel, Beitang Yu entah kenapa tertidur bersama Fang Yuan, dan ini baru pertama kali dia tertidur begitu lelap seolah ada perasaan aman.
Beberapa jam kemudian Beitang Yu terbangun sambil menguap, dia kaget dan baru ingat bahwa dirinya sedang tertidur dengan Fang Yuan, entah kenapa bibir itu tersenyum dan berdiri langsung meninggalkan Fang Yuan.
Fang Yuan juga terbangun dia hanya membersihkan wajah sambil menunggu kedatangan Lou Yin untuk menjemputnya dan pergi ke keluarga Lou.
Tiba-tiba ada suara pecah sehingga Fang Yuan keluar menemukan di langit ada sebuah empat kuda bersayap yang sedang menarik sebuah gerbong ajaib.
”Lihat Nonya Lou Yin kembali lagi! Apakah ini memang benar, Nyonya Lou sengaja menjemputnya Fang Yuan!”
__ADS_1
“Ya ampun!”