
Bab 36 Merasa Tersaingi
Beitang Yu bersendawa sangat keras dia duduk disamping Fang Yuan dengan cemberut. ”Bocah tengik, kamu kemana saja sepertinya dalam seminggu akhir-akhir ini kamu menghilang.”
“Guru jangan mengkhawatirkan murid ini guru, yang pastinya murid sedang menutup pintu karena berlatih.” Fang Yuan mengangguk meraih baju panjangnya langsung mengelap bubur yang menempel di bibirnya Beitang Yu.
“Guru kamu sudah besar tapi makan seperti anak kecil. Nah sudah bersih kan? Kalo begitu murid akan pergi!” Fang Yuan berdiri dan keluar untuk pergi menyendiri.
Hanya saja Beitang Yu menggertakan giginya langsung memanggilnya! “Murid bodoh! Ada hal yang ingin aku sampaikan!"
Fang Yuan berhenti dan melirik Beitang Yu, “Ada perlu apa guru?”
Ragu-ragu sebentar, Beitang Yu melirik Ye Chen, Bai Xiaoyu dan Lin Rouxi. Kemudian berkata memohon, “Guru mohon maaf. Ada hal yang ingin guru sampaikan kepada murid Fang Yuan hanya empat mata.”
Bai Xiaoyu tidak berpikir jauh, karena pada dasarnya hanyalah wanita dengan otak terbelakang. Hanya saja Lin Rouxi dan Ye Tian tatapannya aneh, dia merasakan bahwa Beitang Yu dan Fang Yuan ada hal yang mereka tidak ketahui.
Dengan berat hati, Lin Rouxi pergi sambil meraih pergelangan tangan Ye Chen. Hanya saja Ye Chen ada otak terselubung, dia entah merasa bahwa plot bukan seperti ini, seolah Fang Yuan sudah merubut sesuatu yang bahkan dirinya tidak mengetahuinya.
Sebelum melewati Fang Yuan, Ye Chen menatap ke arah dia sambil menggeluarkan aura yang sangat jahat karena cemburu.
Fang Yuan hanya tersenyum biasa, hanya saja bagi Ye Chen, senyuman itu senyuman mengejek.
Tak tahan dengan semua ini, Ye Chen meledakkan kekuatan yang sangat menakutan langung menghantam kepala Fang Yuan.
Bang!
Fang Yuan tidak siap juga terhempas keluar menabrak dinding gubuk Beitang Yu hingga jebol dan masih menabrak pohon besar hingga pohon itu patah.
“Hahahahah!" Fang Yuan tertawa sambil berdiri dengan susah payah, wajahnya cukup sakit, tapi Fang Yuan sedikit bangga dengan yang sekarang. Jika itu dulu, sekali tinju sudah dipastikan mati.
Ye Chen yang sudah memukul Fang Yuan seketika kaget, ternyata Fang Yuan menyembunyikan kekuatannya, buktinya dia masih bertahan setelah terkena tinju.
__ADS_1
Bukan hanya itu saja, Fang Yuan bahkan ketawa seperti tidak ada rasa sakit.
Beitang Yu seketika marah dia mendekati Fang Yuan dan mengusap-usap wajah Fang Yuan sambil berkata penuh nada khawatir, ”Fang Yuan apakah kamu tidak apa-apa?” Setelah itu menatap ke arah Ye Chen dan memarahi: ”Kamu murid Ye Chen apakah sekarang kamu menjadi sangat arogan, bukankah kamu sudah tahu bahwa peraturan tidak boleh melukai sesama murid.”
Ye Chen menghirup napas, dan tidak mengatakan apa-apa lagi, hanya saja dia belum puas memukul wajah Fang Yuan.
Fang Yuan perlahan berdiri: “Apakah kamu dengar guru Beitang Yu tidak ingin ada perseteruan sesama murid. Tapi kamu melanggarnya, untung saja ini di dalam sekte. Jika tidak, aku yakin kepala mu babak belur seperti kepala babi.”
“Jika kamu memiliki kekuatan jangan berkata omong kosong! Jika kamu berani lawan aku,” kata Ye Chen muram.
“Melawan mu sebenarnya tidak perlu menggunakan kekuatan sama sekali karena percuma.” Fang Yuan menatap wajah halus Beitang Yu dan berpura-pura terkejut, “Lihat guru bibir kamu ada apa biar murid yang usap,”
“Uhh ... Apakah benar?” Beitang Yu tidak tahu bahwa dia sedang digoda. Hanya saja dia belum ngeh ketika tangan Fang Yuan menyentuh bibirnya dan mengusap-usap.
Lin Rouxi dan Ye Tian matanya sekali lagi melotot tajam kepada Fang Yuan.
Ye Chen sungguh sangat marah, langsung menggunakan pukulan gajah emas.
“Ye Chen! Apakah kamu gila? Semua guru tidak mengajarkan seperti itu, kamu sungguh membuat kekacauan sekte ini!” pekik Beitang Yu.
“Guru aku tidak peduli, selama aku puas memukul Fang Yuan Bastard, aku puas!” Ye Chen membalas dengan garang.
Lin Rouxi dan Bai Xiaoyu juga tidak tahu berbuat apa-apa dia hanya terpaku dengan penampilan Ye Chen yang seperti orang gila. Entah kenapa Ye Chen menjadi seperti itu, dia seperti tidak biasanya yang tenang dan kalem.
Pada saat itu ketika pukulan Ye Chen sedang hendak mendarat di pipi Fang Yuan, Beitang Yu sudah tahu bahwa Fang Yuan tidak bisa menahannya, terpaksa dia berdiri di hadapannya.
Fang Yuan cukup terharu, apakah guru Beitang Yu menjadi lunak setelah keracunan joni agung miliknya? Fang Yuan masih tidak tahu, dia mencoba berdiri dan meraih bahu Beitang Yu dan membisikkan kata-kata yang pelan.
“Guru kamu di belakangku, masalah ini karena dia sudah membenci ku. Bahkan Ye Chen menaruh kebencian terhadapku dengan alasan yang tidak jelas.”
"Uhhh ....” Beitang Yu terpukau, dia menatap ke punggung Fang Yuan yang sangat gagah seperti pahlawan. Entah kenapa hati itu sedikit bergetar hangat.
__ADS_1
”Fang Yuan ... Ummm murid bodoh berhati-hatilah jangan cedera!” Wajah Beitang Yu sungguh sangat rumit ada perasaan campur aduk.
Fang Yuan setelah bergegas maju di hadapan Beitang Yu, ketika tangan kanannya membuat kepalan dengan tinju tyrannosaurus rex yang sudah memiliki peringkat enam.
Jangan meramalkan tinju peringkat enam yang diproduksi oleh sistem! Karena produk sistem adalah produk yang sangat bagus, peringkat enam memiliki kekuatan seperti peringkat sembilan jika Fang Yuan menggunakan tinju itu dengan serius.
Tinju Fang Yuan tidak memiliki energi yang menyilaukan seperti tinju dari Ye Chen. Dia seperti kepalan tangan biasa tetapi setelah tinju itu berhadapan saling berbenturan, Ye Chen terbalik terbang ke belakang sangat jauh sekitar sepuluh meteran.
Bang!
Ye Chen langsung bangun dari tidurnya dia melihat tangan sendiri yang sedikit lecet setelah mengenai tinju Fang Yuan. Sementara itu, Fang Yuan setelah melihat kepalan tangan sendiri hanya mengeluarkan beberapa asap.
Bangsat!
Ye Chen tidak menyangka akan kalah oleh Fang Yuan, sehingga mencoba berdiri dan berlari sambil mengeluarkan pedang berwarna hijau seperti daun.
Pedang itu adalah pedang killin angin, sehingga Bai Xiaoyu maupun yang lain, cukup terkejut. Ternyata Ye Chen memiliki pedang killin angin, pantas saja dia sombong dan bangga.
Fang Yuan masih tenang sambil menunggu Ye Chen mendekati ke arahnya, sehingga Ye Chen maupun yang lain sudah menduga bahwa alasan Fang Yuan tidak bergerak karena ketakutan.
Otomatis Ye Chen mengangguk penuh kemenangan. Hanya saja setelah perang killin angin itu hendak mengenai tubuh Fang Yuan, tiba-tiba Fang Yuan mengeluarkan pedang killin api seketika ada api yang mengamuk seperti ledakan gas LPG mencoba menyambar Ye Chen.
Bomm!
Uhhh!
Ye Chen maupun Fang Yuan terhempas setidaknya lima meter.
Ye Chen menatap pedang killin api milik Fang Yuan dengan keterkejutannya yang sangat tinggi.
Lagi-lagi, Lin Rouxi terpukau oleh Fang Yuan yang sekarang berubah menjadi 90°.
__ADS_1