
Bab 26
Pada saat ini, Fang Yuan memarahi sistem beberapa kali sampai mulutnya kering. Sayangnya sistem itu tidak merespon seoalah dia sudah terlelap tidur.
“Brengsek! Apa boleh buat, aku harus menjadi pemuda yang cool, jika misi ini gagal, sudah dipastikan aku akan menjadi wanita. Ahh!” Mengingat jika dirinya menjadi wanita, dia sungguh sangat merinding dan tidak ingin membayangkan adik laki-lakinya menghilang.
“Sekarang aku harus berpenampilan dingin seperti kulkas? Tapi bagaimana caranya bukankah semua orang sama, hanya saja watak yang berbeda?" Fang Yuan sungguh pusing, dia mengusap-usap rambut beberapa kali karena pusing.
Tetapi, setelah memikirkan tidak ada gunanya mengeluh, tapi menurut apa yang diketahui Fang Yuan secara pribadi jika ingin menjadi pemuda yang dingin seperti kulkas, maka harus menerapkan setidaknya ada beberapa hal, seperti; acuh tak acuh, tidak peduli dengan sekelilingnya, berbicara sedikit, selalu menghindar keramaian dan tidak mengurusi hidup orang lain apa lagi iri dengan kejeniusan murid yang lain. Tapi, poin utamanya kamu harus bersikap keren.
”Yosh! Demi agar kelamin ku tidak berubah menjadi wanita, maka aku harus menerapkan seperti itu, ” ucap Fang Yuan mengepalkan tangannya dan meraih beberapa baju untuk dibawakan ke sungai untuk di cuci.
Setelah mengambil baju tersebut, Fang Yuan yang biasanya jika melewati sekumpulan murid wanita yang sedang berlatih dengan tatapan kagum, dia akhirnya mencoba bersikap biasa dan tid melirik.
Apalagi, ketika ada Lin Rouxi yang sedang berlatih energik setelah mendapatkan ada Fang Yuan yang sedang berjalan disampingnya, akhirnya merasa jijik.
Tetapi setelah melewati dirinya dia tidak melihat bahwa Fang Yuan melirik sedikit pun, biasanya dulu selalu menunduk malu jika melewati dirinya. Tapi sekarang kok aneh ya, Fang Yuan seperti sudah tidak seperti dulu lagi, dia bahkan tidak melirik dan tidak memiliki aura pemuda yang mesum.
Lin Rouxi curiga mungkin saja setelah ditolak seratus kali olehnya, Fang Yuan akhirnya memiliki kesehatan mental yang terganggu. Apa boleh buat, jangan salahkan kenapa Lin Rouxi menolak, tapi salahkan kamu atas kelemahan yang dimiliki.
__ADS_1
Tapi tetap saja, kepribadian Fang Yuan yang sekarang membuat Lin Rouxi tidak menyukainya, guru Beitang Yu yang melihat juga ada jejak membunuh, tapi jejak membunuh itu seolah cair dengan energi ketidak pedulian yang dipancarkan oleh Fang Yuan sehingga pada saat itu, tongkat yang sedang dipegang oleh Beitang Yu pecah.
Clarck!
‘Bajingan kamu Fang Yuan, apakah ini sifat busuk mu memang seperti itu, kamu setelah merusak tubuhku kamu akan memiliki sifat acuh dan meremehkan diriku, kamu Fang Yuan akan aku bunuh!’ hardik Beitang Yu dalam benaknya.
Pada saat itu juga, Lin Rouxi dan yang lain setelah melihat bahwa Beitang Yu mematahkan tongkat, seketia berkata.
“Guru ada apa dengan mu, kenpa kamu memotong tongkat secara tiba-tiba?” tanya Bai Yuki.
“Tidak apa-apa, saya hanya menggunakan kekuatan dengan berlebihan sehingga tingkat itu patah," kata Beitang Yu yang tatapanya tidak pernah luput dengan Fang Yuan.
Pada saat ini juga Fang Yuan entah kenapa merasakan rasa merinding yang tiba-tiba tidak bisa dijelaskan, tapi karena dia sedang melakukan tugas bersikap dingin seperti kulkas, dia mengabaikan perasaan merinding.
Sekumpulan murid wanita pada awalnya menjerit tapi setelah melihat perilaku Fang Yuan yang sangat acuh tak acuh akhirnya tertegun.
”Hey lihat? Apakah dia sudah memiliki kesehatan mental setelah ditolak oleh Dewi Lin seratus kali?"
”Sungguh kasian ya, padahal dia juga dibilang tampan tetapi karena Dewi Lin sudah memiliki pasangan bahkan sebentar lagi akan bertunangan dengan senior Ye Chen, andaikan saja jika Fang Yuan tidak terganggu dalam masalah mentalnya aku bersedia menjadi kekasihnya.” Dia menggeleng kepalanya sambil menutupi gunung kecil menggunakan handuk.
__ADS_1
Pada saat itu, Fang Yuan berbalik badannya menghadap ke wanita tersebut dan berkata dengan tenang, "Jangan bermimpi! Aku tidak memiliki ketertarikan dengan wanita yang tepos!”
Seketika wanita itu langsung berkedip mulutnya dia meraih batuk yang memiliki besar seperti semangka langsung dilemparkan kepada Fang Yuan.
“Bajingan kamu Fang Yuan! Kamu menghina ku, walaupun aku tidak berisi, setidaknya hidup ku tidak semua menyedihkan seperti kamu!" Dia memarahi Fang Yuan sungguh sangat galak seperti ayam Oren.
“Halah wanita jelek pun jika memiliki bandan yang berisi, itu adalah sebuah keberuntungan. Dibandingkan dengan kamu? Ahhh bahkan mata ku perih melihat tubuh mu lama-lama," kata Fang Yuan pergi menyelinap takut diamuk masa.
Wush!
Woww!
“Aaaa ! kamu berengsek akan ku habisi kamu! Aaaa!" akhirnya wanita tepos menangis karena di ejek Fang Yuan.
Tetapi Fang Yuan menghindari lemparan batu dengan sangat mudah langsung pergi ke tempat pencucian yang sering dia gunakan untuk mencuci baju.
Saat ini ketika Fang Yuan sedang asyik mencuci baju tanpa ada halangan apapun, tiba-tiba dari air yang sangat deras ada ****** ***** yang hanyut dalam sungai yang sangat deras itu.
Otomatis Fang Yuan mengerutkan keningnya karena pakaian dalam itu berwarna putih dan seperti desainnya untuk wanita. Dia meraih dan memeras langsung ditumpuk ke ranjang baju yang sudah dicuci.
__ADS_1
Fang Yuan tidak berpikir akan ada masalah yang menghampirinya dia masih berfokus untuk mencuci sampai pada suatu saat, ada wanita yang terbilang cukup cantik tetapi dirinya tidak pernah melihat wanita tersebut langsung menatap ke arah dirinya dengan sangat ganas.
“Kamu bedebah mesum, kamu mencuri ****** ***** ku!”