
Bab 31
Di ruangan tertentu!
Fei Yue yang sedang tergeletak sekitar setengah jam, dan luka bakar yang ada di tangannya perlahan-lahan sembuh. Dengan potion yang dimiliki Yu Ruyan maupun pihak sekte, tidak akan mengambil pusing.
Hanya saja jika berita bahwa Fei Yue pingsan akibat dikalahkan oleh murid dalam baru yang statusnya bekas dari murid tukang abadi, mungkin akan sangat gempar.
Perekrutan Fang Yuan juga sudah melebar ke telinga murid dan guru, sehingga kemungkinan setelah perekrutan Fang Yuan, akan ada murid maupun guru yang meminta klarifikasi atas berita itu, apakah berita yang didengar hoax atau sebaliknya.
Setelah cukup lama pingsan, akhirnya Fei Yue terbangun dengan alis yang berkerut.
Hal yang pertama dilakukan Fei Yue adakah melihat kesekeliling, dia tertuju kepada guru Yu Ruyan yang sedang duduk sambil meminum beraroma Baygon.
“Guru, apakah murid ini kalah dengan adik?” Fei Yue mencoba bangun dan dia ingat akhirnya. Dirinya pingsan akibat terkena sekelebat api yang menakutkan keluar dari pedang yang digunakan oleh Fang Yuan.
Yu Ruyan menghela nafas, meletakkan cangkir itu dan berkata: “Benar kamu kalah, kamu dari awal berhadapan dengan Fang Yuan kamu sudah tidak ada lagi kemenangan, apalagi ketrampilan murid itu sungguh hebat. Tentu saja ketrampilannya bukan berasal dari ajaran Sekte ini.”
“Mungkin murid ini harus berlatih lebih giat dan mengasah ketrampilan langkah gosip angin agar menjadi cepat dan bisa mengalahkan adik Fang Yuan." Fei Yue berkata serius dan menggegam tanganya sangat erat.
“Apakah kamu tahu, pedang yang digunakan oleh Fang Yuan adalah pedang lanka, sepertinya memiliki kelas yang tinggi. Apa yang membuat guru ini bingung dia menemukan orang tersebut di sungai.” Yu Ruyan menjelaskan semua yang dia tahu kepada Fei Yue sehingga Fei Yue mendengarkan hal itu, dia sekali lagi ingin pingsan.
Menemukan harta pedang dengan kualitas tidak bisa di sungai dalam posisi mengambang seperti kotoran? Itu tidak mungkin menurut Fei Yue, mungkin ada rahasia yang Fang Yuan tidak mereka ketahui, itupun Fei Yue sudah curiga bahwa identitas Fang Yuan tidak sederhana yang dirinya kira.
__ADS_1
Fang Yuan buka anak yatim-piatu, tapi mempunyai keluarga yang tersembunyi itu adalah pikiran Fei Yue.
Kemudian Yu Ruyan yang melihat antusiasme dari Fei Yue akhirnya tersenyum dengan raut wajah tidak bisa dijelaskan, ”Kamu ingin berlatih agar bisa mengalahkan Fang Yuan, guru sangat khawatir kesenjangannya akan semakin jelas. Guru pikir dia sangat berbahaya, dia akan membunuh tanpa belas kasih. Guru sarankan agar berhati-hati kepada Fang Yuan."
Pada saat itu, Fang Yuan sudah menjauh dari Fei Yue dia mencoba mengeklik mall sistem, sebenarnya ada beberapa ikon yang sudah dikelompokkan agar Fang Yuan tidak pusing.
Mall sistem terdapat logo seperti, [ Kekuatan Mata ]
Setelah mengeklik ikon kekuatan mata, Fang Yuan melihat ada berbagai mata super yang dijual.
[ Mata Roh Dewa: Mata Roh Dewa adalah mata roh yang sangat menantang surga. Penggunaan asli yakni Protagonis Zhao Feng dari novel Raja para Dewa. Dalam catatan novel, Zhao Feng ketika umur di bawah sepuluh tahun adalah jenius keluarga Zhao, tapi ketika memasuki umur dua belas tahun ke atas Zhao Feng mendek dalam hal bakat sehingga keluarga Zhao tidak ada harapan. Setelah malam itu mendapatkan Mata Roh Dewa, Zhao Feng akhirnya bisa bangkit dalam keterpurukan ]
[ Harga Mata Roh Dewa: 10.000 poin! ]
Fang Yuan muntah darah walaupun sudah mempersiapkan mental agar tidak berdarah hatinya dia masih kaget dengan harga itu.
Mengelus dada, Fang Yuan melihat dari sudut kanan bawah.
[ Mata Teknik Eksekusi: Mata teknik eksekusi menurut lailatur kuno, adalah jajaran empat mata batin yang kuat. Mata itu hanya muncul 12.000 setahun sekali. Di di mana zaman keemasan atau era para raja banyak yang sukses dan menjadi hebat akibat menggunakan Mata Teknik Eksekusi, sudah pastikan dengan teknik mata itu maka pengguna akan berdiri di puncak dunia. ]
[ Pendahuluan: Setelah 12.000 tahun kemudian terdapatlah anak bernama Lin Xian alias Protagonis dari novel Lukisan Sembilan Dewa yang mendapatkan artefak lukisan yang terdapat didalamnya ada sembilan dewa. Dalam cerita pertama, Lin Xian membuka satu kunci dewa Alkima sehingga Lin Xian mewariskan Teknik Mata Eksekusi. ]
[ Harga Teknik Mata Eksekusi: 5000 poin!]
__ADS_1
Semakin Fang Yuan membaca teknik mata yang menentang surga, semakin dia muntah darah karena harganya terlalu mahal, tapi dia juga melihat tombol ikon dengan harga yang termurah salah satunya adalah, [ Mata Tertinggi. ]
Setelah mengeklik ada sederet tulisan.
[ Mata Tertinggi: Mata Tertinggi pemilik aslinya dari tokoh bernama Raja Bradley dari sereal animasi jepang. Mata itu berguna untuk melihat gerakan yang tidak bisa dilihat oleh orang lain seperti serangan dan gerakan arus angin. ]
[ Harga Mata tertinggi: 3900 poin! ]
Fang Yuan menghela nafas, harga itu masih tinggi dan tidak ada mata yang murah, tapi itupun sebanding dengan kekuatannya.
Mengecek poin yang hanya [ 4039 ] , Fang Yuan menghela nafas. Dia hanya mencoba membeli teknik Genjutsu dari Uchiha Shisue.
Genjutsu Uchiha Shisue adalah Genjutsu paling bagus menurutnya karena memiliki ilusi yang membuat musuh ketakutan. Melihat bahwa Genjutsu memiliki harga 3000 poin, maka Fang Yuan hatinya berdarah seketika mengeklik untuk membeli.
[ Ding! Pembelian Genjutsu Uchiha Shisue berhasil senilai 3000 poin, poin Tuan rumah saat ini tinggal 1039. ]
Bom!
Begitu sudah mendapatkan teknik Genjutsu, Fang Yuan langung merasakan bahwa matanya diiris-iris ribuan bilah belati yang sangat banyak sehingga pada saat itu juga, matanya meneteskan darah cukup banyak.
Membuka mata, Fang Yuan seperti penjelmaan iblis.
Ketika Fang Yuan sudah menyelesaikan membeli teknik genjutsu dari Uchiha Shisue, dia melihat dari kejauhan ada wanita yang memakai penutup gelap yang mencoba memasuki ke dalam gubuknya.
__ADS_1
”Bajingan ada penyusup, walaupun kamu wanita aku tidak akan ampun memukul pantat mu!" Pada saat itu, Fang Yuan berjalan cepat mendekati gubuknya.